LMS-SPADA INDONESIA
Setelah menempuh mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu:
Evaluasi berdasarkan pada penilaian acuan patokan (PAP) skala 100.
Kegiatan perkuliahan Biologi Konservasi dilakukan secara blended learning. Jenis tatap muka pada kegiatan perkuliahan adalah :
Media pembelajaran yang disediakan pada setiap perkuliahan meliputi:
Pertama-tama, Anda harus download media pembelajaran no 1, 2 dan 3 pada H-7 sebelum perkuliahan hari-H. Anda sebaiknya membaca handout, menonton video pembelajaran dan mengerjakan Latihan soal dengan tuntas dan benar. Pada Hari-H, perkuliahan akan membahas latihan soal dan diskusi dengan berpusat pada mahasiswa (Student centered learning).
Kegiatan tatap muka juga kadang dilengkapi dengan aktivitas tugas dan kuis khususnya diakhir topik pembelajaran). Tugas dapat merupakan tugas individu atau tugas kelompok, sedangkan kuis adalah tugas individu.Bahan bacaan berikut digunakan oleh dosen pengampu dalam membuat media pembelajaran. Silahkan untuk menggunakan referensi tambahan sebagai berikut :
Keanekaragaman hayati atau biasa disebut dengan biodiversitas memiliki pengertian sebagai jutaan tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme termasuk gen yang mereka miliki, serta ekosistem rumit yang mereka bantu menjadi lingkungan hidup. Dalam pertemuan ini kita akan membahas mengenai tingkat keanekaragaman dan kekayaan hayati di Indonesia. Materi yang akan dipelajari meliputi : 1) Definisi keanekaragaman hayati, 2) tiga tingkatan keanekaragaman, 3) pengelompokan keanekaragaman berdasarkan ukuran dan ruang lingkup
Capaian Pembelajaran Minggu ke-1:
Mampu menjelaskan tingkat keanekaragaman hayati dan contoh keanekaragaman hayati di Indonesia
Aktifitas Mahasiswa :
Pada pertemuan ke-1 ini mahasiswa akan melakukan beberapa aktifitas, diantaranya:
https://zoom.us/j/97970967219?pwd=bTNQR1dTdnNRZ0E2aXZtTitPVGFlQT09
Meeting ID: 979 7096 7219
Passcode: konservasi
Ketika suatu ekosistem memiliki nilai ekonomi dan keindahan yang tinggi, maka ancaman akan terus menghantui keberlangsungan ekosistem tersebut. Ilmu konservasi dikembangkan guna menghindari spesies dari ancaman kepunahan. Dalam pertemuan ini kita akan membahas mengenai ancaman-ancaman pada ekosistem dan spesies dengan populasi berukuran kecil. Materi yang akan dipelajari meliputi : 1) Penyebab kepunahan, 2) Kategori spesies yang rentan terhadap kepunahan, 3) Konsep dasar ukuran populasi yang efektif, 4) Masalah populasi berukuran kecil, 5). Teori pusaran kepunahan
Capaian Pembelajaran Minggu ke-1:
Mampu menerangkan ancaman terhadap keanekaragaman hayati dan populasi berukuran kecil
Aktifitas Mahasiswa :Pada pertemuan ke-2 ini mahasiswa akan melakukan beberapa aktifitas, diantaranya:
Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL) merupakan makhluk hidup yang paling terdampak akibat kerusakan ekosistem di bumi. Pemerintah global dan lembaga-lembaga pemerhati konservasi TSL mulai melakukan monitoring dan mengelompokan status konservasi bagi TSL tersebut. Dalam pertemuan ini mahasiswa akan mempelajari : 1).
Capaian Pembelajaran Minggu ke-3:
Mampu menyimpulkan status konservasi dari setiap spesies berdasarkan IUCN, CITES dan Permen LHK no.108 tahun 2018
Aktifitas Mahasiswa :
Pada pertemuan ke-3 ini mahasiswa akan melakukan beberapa aktifitas, diantaranya:
Dalam rangka melindungi spesies dari ancaman kepunahan, secara umum terdapat dua strategi yang diterapkan, yaitu In-situ dan ek-situ. Pada pertemuan ke 4,5,6, kita akan membahas mengenai strategi In-situ sebagai bentuk perlindungan TSL di habitat aslinya. Materi yang akan dipelajari pada pertemuan ke-4 meliputi : 1) Definisi dan tujuan strategi In-situ, 2) Contoh kegiatan-kegiatan pada strategi In-situ
Capaian Pembelajaran Minggu ke-4:
Mahasiswa
mampu
mempresentasikan definisi strategi insitu dan contoh penerapannya
Aktifitas Mahasiswa :
Pada pertemuan ke-4 ini mahasiswa akan melakukan beberapa aktifitas, diantaranya:
Suatu kawasan bentang alam dapat menjadi habitat bagi spesies-spesies yang terancam punah. Guna melindungi kawasan tersebut, maka pemerintah dapat menetapkan kawasan menjadi Kawasan Konservasi. Materi yang akan dipelajari pada pertemuan ke-5 meliputi : 1) Definisi kawasan konservasi, 2) kawasan Suaka Alam, 3) Kawasan Pelestarian Alam, 4). Menetapkan prioritas kawasan konservasi
Capaian Pembelajaran Minggu ke-5:
Mampu menjelaskan perbedaan kawasan suaka alam dan kawasan pelestarian alam
Aktifitas Mahasiswa :
Pada pertemuan ke-5 ini mahasiswa akan melakukan beberapa aktifitas, diantaranya:
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan membuat Strategi Rencana Aksi Konservasi (SRAK) untuk 25 satwa prioritas Indonesia. Dua belas SRAK bagi satwa prioritas dan SRAK bagi 12 tumbuhan prioritas teah disahkan Menteri LHK dan berlaku selama 10 tahun untuk meningkatkan populasi satwa tersebut. Materi yang akan dipelajari pada pertemuan ke-6 meliputi : 1) Proses pembentukan SRAK, 2) SRAK 12 satwa prioritas, 3) SRAK 12 tumbuhan prioritas Indonesia
Capaian Pembelajaran Minggu ke-6:
Mahasiswa Mampu
menerangkan definisi, contoh SRAK dan proses pembentukan SRAK
Aktifitas Mahasiswa :
Pada pertemuan ke-6 ini mahasiswa akan melakukan beberapa aktifitas, diantaranya:
Strategi Ek-situ merupakana bentuk perlindungan keanekaragaman hayati, Tumbuhan Satwa Liar, diluar habitat aslinya. Bentuk introduksi TSL secara ek-situ dapat berupa penangkaran dan perlindungan terhadap perdagangan satwa liar. Materi yang akan dipelajari pada pertemuan ke-7 ini meliputi : 1) Definisi strategi ek-situ, 2) contoh penerapan strategi Ek-situ
Capaian Pembelajaran Minggu ke-7:
Mahasiswa Mampu
membandingkan antara strategi ek-situ dengan in-situ
Aktifitas Mahasiswa :
Pada pertemuan ke-7 ini mahasiswa akan melakukan beberapa aktifitas, diantaranya:
Jadwal UTS Biologi Konservasi akan diinformasikan menyusul pada minggu ke-7
Keanekaragaman hayati atau biasa disebut dengan biodiversitas memiliki pengertian sebagai jutaan tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme termasuk gen yang mereka miliki, serta ekosistem rumit yang mereka bantu menjadi lingkungan hidup. Dalam pertemuan ini kita akan membahas mengenai tingkat keanekaragaman dan kekayaan hayati di Indonesia. Materi yang akan dipelajari meliputi : 1) Definisi dan karakter stakeholders, 2) Macam stakeholders dan peranannya
Capaian Pembelajaran Minggu ke-8:
Mahasiswa mampu
menguraikan peran masing-masing stakeholder dalam kegiatan konservasi
Aktifitas Mahasiswa :
Pada pertemuan ke-8 ini mahasiswa akan melakukan beberapa aktifitas, diantaranya:
Kawasan konservasi idealnya memiliki bentuk patch isodiametrik untuk memperbesar ukuran interior dan melindungi kawasan dari ancaman. Akan tetapi, kawasan konservasi di Indonesia umumnya mengikuti bentuk bentang alam seperti pegunungan yang memanjang ataupun pantai yang elongated. Materi yang akan dipelajari pada pertemuan ke-12 ini meliputi : 1) Bentuk desain yang ideal bagi kawasan konservasi, 2) Studi kasus bentuk patch di Kawasan konservasi DI. Yogyakarta
Capaian Pembelajaran Minggu ke-12:
Mahasiswa Mampu
menganalisis bentuk patch kawasan konservasi dan ancamannya
Aktifitas Mahasiswa :
Pada pertemuan ke-12 ini mahasiswa akan melakukan beberapa aktifitas, diantaranya:
Kawasan konservasi dengan luas hingga ratusan bahkan ribuan hektar memerlukan teknologi pendukung dalam memonitoring keanekaragaman hayati didalamnya. Materi yang akan dipelajari pada pertemuan ke-13, meliputi : 1) Drone , 2). Citra Satelit dan GIS, 3) Drone, 4) Perekaman suara dan soundscape
Capaian Pembelajaran Minggu ke-13:
Mahasiswa mampu menerangkan berbagai teknologi pendukung seperti drone, penginderaan jauh, camera trap, perekaman suara dalam memonitoring kawasan konservasi
Aktifitas Mahasiswa :
Pada pertemuan ke-13 ini mahasiswa akan melakukan beberapa aktifitas, diantaranya:
Kegiatan ekowisata atau wisata berkelanjutan mendasari konsep konservasi ekosistem, pemberdayaan masyarakat lokal, dan peningkatan ekonomi masyarakat. Materi yang akan dipelajari pada pertemuan ke-14, meliputi : 1) Konsep ekowisata, 2). Media promosi ekowisata, 3) Studi kasus ekowisata Gumuk Pasir Pantai Parangtritis dan Tangkahan
Capaian Pembelajaran Minggu ke-14:
Mahasiswa mampu menjelaskan berbagai bentuk promosi wisata alam yang berkelanjutan atau ekowisata
Aktifitas Mahasiswa :
Pada pertemuan ke-14 ini mahasiswa akan melakukan beberapa aktifitas, diantaranya:
Tidak ada perkuliahan dalam minggu ini. Minggu Tenang dipergunakan mahasiswa dalam mempersiapkan Ujian Akhir Semester (UAS) untuk tanggal 19 Juli - 31 Juli 2021.
Jadwal UAS mata kuliah Biologi Konservasi akan diinformasikan pada minggu ke-15