LMS-SPADA INDONESIA


Media pembelajaran merupakan alat bantu pendidik dan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Oleh sebab itu, mahasiswa sebagai calon pendidik yang professional perlu mengenal dan mempelajari media pembelajaran sebagai bekal pengetahuannya sebelum mengembangkan, memanfaatkan atau mengevaluasi suatu media pembelajaran. melalui mata kuliah ini mahasiswa dibekali untuk mampu memahami konsep dasar media pembelajaran di sekolah dasar, fungsi dan manfaat media pembelajaran, karakteristik media pembelajaran, jenis-jenis media pembelajaran, prinsip pemilihan dan penggunaan media pembelajaran, media pembelajaran sederhana, landasan teori media pembelajaran, evaluasi media pembelajaran, photography & videography, pengembangan media pembelajaran non digital dan media pembelajaran digital (kekinian).


Sumber pustaka minimal yang digunakan dalam mata kuliah media pembelajaran

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Selamat pagi.... Selamat berjumpa di kelas online Media Pembelajaran di SD. Saudara mahasiswa, pada sesi ini kita akan belajar mengenai konsep dasar media pembelajaran di SD. Pemahaman tentang konsep dasar media pembelajaran diperlukan karena akan mendasari dalam merencanakan dan membuat media pembelajaran sehingga media yang dibuat akan efektif membantu pencapaian tujuan pembelajaran.
Sumber gambar: www.eurekabookhouse.co.id/
Bila menghadapai suatu pertentangan antara pikiran dan persepsi maka siswa akan memilih pengambilan keputusan logis, dan bukan keputusan perseptual. Operasi-operasi dalam periode ini terikat pada pengalaman individu. Siswa dalam periode ini sudah dapat menyusun satu seri obyek dalam urutan misalnya mainan dari kayu atau lidi, sesuai dengan ukuran benda-benda itu. Piaget menyebut operasi ini seriasi. Tetapi siswa hanya akan dapat melakukan ini selama masalahnya konkrit.
Pada video ini Anda akan mempelajari tentang pengertian sumber belajar dan media pembelajaran
Modul ini berisi bacaan terkait materi apa itu sumber belajar dan media pembelajaran. Dalam modul ini juga dikupas mengenai perbedaan antara sumber belajar dan media pembelajaran.

Rangkaian kegiatan pembelajaran selanjutnya adalah kuis. Dengan mengikuti kuis ini, Anda akan mengetahui sejauh mana pemahaman Anda terkait materi atau pokok bahasan pada pertemuan 1 ini. Nah, silakan Anda baca instruksi dari kuis ini dengan baik. Kerjakan soal-soal dalam kuis ini dengan mandiri, dan baca soal dengan cermat.
Silakan raih nilai tertinggi untuk menunjukkan kemampuan Anda dalam menyelesaikan soal-soal pada kegiatan kuis pertemuan 1 ini.
![]()
Kerjakan kuis ini sampai Anda mendapatkan nilai minimal 80.

Bismillahirahmanirohim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Pada video ini Anda akan menyaksikan talk show dengan ahli media. Adapun video talk show ini membahas tentang fungsi dan manfaat video pembelajaran
Pada modul ini Anda akan mempelajari tentang fungsi dan manfaat media pembelajaran.

![]()
Anda dapat mengerjakan kuis ini berulang kali, sampai mendapatkan nilai minimal 80

Bismillahirahmanirohim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Halo sobat mahasiswa,... Anda masih semangat kan mengikuti perkuliahan di kelas online ini.... Pastinya y...Setiap media pembelajaran memiliki karakteristik tertentu, yang dikaitkan atau dilihat dari berbagai segi. Misalnya, Schramm melihat karakteristik media dari segi ekonomisnya, lingkup sasaran yang dapat diliput, dan kemudahan kontrolnya oleh pemakai. Karakteristik media juga dapat dilihat menurut kemampuannya membangkitkan rangsangan seluruh alat indera.
Gerlach dan Ely mengemukakan tiga karakteristik media pembelajaran berdasarkan petunjuk penggunaan media pembelajaran, yaitu:
1. Ciri fiksatif
Yaitu menggambarkan kemampuan media untuk merekam, menyimpan, melestarikan, dan merekonstruksi suatu peristiwa atau obyek.
Yaitu kamampuan media untuk mentransformasi suatu obyek, kejadian atau proses dalam mengatasi masalah ruang dan waktu. Misalnya proses metamorfosis ulat menjadi kupu-kupu dapat disajikan dengan teknik time-lapse recording untuk mempercepat waktu. Atau sebaliknya, suatu kejadian/peristiwa dapat diperlambat penayangannya agar diperoleh urut-urutan yang jelas dari kejadian/peristiwa tersebut.
3. Ciri distributif
Dapat menggambarkan kemampuan media mentransportasikan obyek atau kejadian melalui ruang, dan secara bersamaan kejadian itu disajikan kepada banyak peserta didik, di berbagai tempat, dengan stimulus pengalaman yang relatif sama mengenai kejadian tersebut.
Pemahamaan tentang karakteristik media pembelajaran menjadi sangat penting untuk dapat mengelompokkan dan memilih media yang akan digunakan. Dengan mengetahui karakteristik, yang mencakup kelebihan dan kekurangan, dari media pembelajaran maka pendidik memiliki dasar dalam memilih media pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik, dengan karakteristik materi ajar, dan tujuan pembelajaran atau kompetensi yang ingin di capai.Disamping itu, pemahaman akan karakteristik media pembelajaran memberikan kemungkinan kepada pendidik untuk menggunakan berbagai media pembelajaran secara bervariasi.
Lantas, apa sajakah karakteristik media pembelajaran itu? Apa sajakah yang menjadi karakteristik pembeda dari satu media dengan media lainnya?
Modul pertemuan 3 membahas tentang karakteristik dari setiap jenis media, baik itu kelemahan maupun kelebihannya.

![]()

Bismillahirahmanirohim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Halo sobat mahasiswa, bagaimana kabar Anda hari ini??? Semoga Anda semua dalam kondisi sehat dan semangat dalam mengikuti perkuliahan ini y...
Sobat mahasiswa, sebelum kita mempelajari topik materi pertemuan kali ini, coba Anda perhatikan gambar berikut.

Gambar di atas adalah kerucut pengalaman atau cone of experience yang dikemukan Edgar Dale pada tahun 1946. Lalu apa hubungan antara gambar di atas dengan media pembelajaran?
Seperti yang kita ketahui, media pembelajaran adalah sebuah alat yang berfungsi untuk menyampaikan pesan pembelajaran. Proses penyampaian pesan ini merupakan proses komunikasi antara pendidik dengan peserta didik. Nah, pesan yang dikomunikasikan ini adalah isi pembelajaran (pengetahuan) yang ada dalam kurikulum yang dituangkan oleh pendidik ke dalam simbol-simbol komunikasi, baik simbol verbal maupun simbol non verbal (visual).
Proses komunikasi tidak akan berjalan lancar tanpa bantuan sarana penyampai pesan atau media. Dalam menyampaikan pesan pembelajaran, biasanya pendidik menggunakan alat bantu mengajar (teaching aids) berupa gambar, video, model, atau alat-alat lain yang dapat memberikan pengalaman konkrit, motivasi belajar, serta mempertinggi daya serap.
Jadi, jelas ya... bahwa dengan penggunaan media dalam pembelajaran dapat membantu peserta didik dalam memberikan pengalaman yang bermakna, serta mempermudah peserta didik dalam memahami sesuatu yang abstrak menjadi lebih konkrit. Hal ini sesuai dengan pendapat Jerome S Bruner bahwa siswa belajar melalui tiga tahapan yaitu enaktif, ikonik, dan simbolik.
Tahap enaktif yaitu tahap dimana peserta didik belajar dengan memanipulasi benda-benda konkrit. Tahap ikonik yaitu tahap dimana peserta didik belajar dengan menggunakan gambar. Sementara tahap simbolik yaitu tahap dimana peserta didik belajar dengan menggunakan simbol-simbol.
Nah, prinsip tahapan pembelajaran dari Jerome S Bruner ini dapat kita terapkan dalam Kerucut Pengalaman atau cone of experience dari Edgar Dale.
Untuk dapat menghadirkan pengalaman yang bermakna kepada peserta didik, maka seorang guru jelas harus terlebih dahulu mengenal jenis-jenis media pembelajaran. Mengenal jenis-jenis media pembelajaran menjadi hal penting agar pendidik dapat memililh dan menghadirkan berbagai media pembelajaran yang bervariasi dalam proses pembelajaran.
Banyak tokoh yang mengelompokkan berbagai jenis media pembelajaran. Yuks, kita pelajari apa saja sih jenis media pembelajaran itu? Mari kita tonton Video Pertemuan 4 berikut ini.
Pada video ini Anda akan menyaksikan video animasi tentang jenis-jenis media pembelajaran
Modul pertemuan 4 membahas tentang jenis-jenis media pembelajaran.

![]()

Bismillahirahmanirohim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Selamat pagi, salam semangat untuk Sobat mahasiswa semuanya...
Pada pertemuan ini, kita akan mempelajari prinsip pemilihan dan penggunaan media pembelajaran. Namun sebelumnya, silakan sobat perhatikan kedua gambar berikut ini.

sumber gambar: https://www.medcom.id/

Sumber gambar: https://jabar.tribunnews.com/
Kedua gambar di atas adalah gambar penggunaan media pembelajaran berupa monopoli. Apa yang membedakan kedua gambar tersebut? Yups,... yang membedakan adalah ukuran dari media monopoli tersebut. Menurut kalian, manakah yang lebih efektif?
Memilih media yang tepat untuk digunakan dalam pembelajaran tidaklah mudah, selain memerlukan analisis mendalam dengan mempertimbangkan berbagai aspek juga di butuhkan prinsip – prinsip tertentu agar pemilihan media bisa lebih tepat.
Media pembelajaran sangat berperan untuk keberhasilan proses belajar mengajar. Peranan media pembelajaran terutama adalah untuk membantu penyampaian materi kepada siswa. Dalam hal ini bisa terlihat bahwa tingkat kualitas atau hasil belajar juga dipengaruhi
oleh kualitas media pembelajaran yang digunakan. Untuk mendapatkan kualitas media pembelajaran yang baik agar dapat memberikan pengaruh yang signifikan dalam proses belajar mengajar, maka diperlukan pemilihan dan perencanaan penggunaan media pembelajaran
yang baik dan tepat. Pemilihan media pembelajaran yang tepat ini menjadikan media pembelajaran efektif digunakan dan tidak sia-sia jika diterapkan.
Seperti yang sudah Anda pelajari, ada banyak jenis media pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Lantas apakah kita menggunakan semua jenis media ini dalam setiap kali melakukan pembelajaran di kelas? Atau apakah kita memilih mana yang akan digunakan?
Tidaklah mungkin seorang pendidik menggunakan semua jenis media dalam setiap pembelajaran. Mau tidak mau, seorang pendidik harus memilih jenis media mana yang akan digunakan.
Nah, untuk menjawab semua pertanyaan di atas, silakan Anda tonton video pembelajaran 5 berikut. Kemudian pertajam pemahaman Anda dengan membaca modul pertemuan 5.
Selamat belajar....💪

Modul pertemuan 3 membahas prinsip pemilihan dan penggunaan media pembelajaran

![]()

Bismillahirahmanirohim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Hallo, selamat pagi Sobat mahasiswa...
Pada pertemuan kali ini kita akan membahas tentang media sederhana atau media non-digital.
Agar proses elajar mengajar mudah, efisiensi dan konsentrasi belajar meningkat, seorang pendidik harus memilih serta menggunakan media yang tepat dan berelevansi dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Media pembelajaran tidak harus mahal, dalam kegiatan belajar mengajar yang dibutuhkan adalah tercapainya tujuan pembelajaran. Jadi sesederhana mungkin media pembelajaran dapat dipakai sebagai sarana mencapai tujuan pembelajaran.
Pada video ini Anda akan menyaksikan penjelasan terkait materi "Media Pembelajaran Sederhana"
Bagaimana kesan Anda setelah menonton video pertemuan 6 tersebut? Saya harap Anda mulai memiliki pemahaman tentang media pembelajaran sederhana untuk SD.
Nah, untuk lebih meningkatkan pemahaman Anda tersebut. berikut telah disediakan bahan ajar berupa Modul Pertemuan 6. Silakan Anda baca dan pahami baik-baik modul tersebut y...
Modul ini berisi pemaparan tentang media pembelajaran sederhana di SD.
Setelah Anda membaca bahan ajar yang berupa modul pertemuan 6, tentunya pemahaman Anda tentang media pembelajaran sederhana makin meningkat. Yuks, sharing pemahaman dan pengalaman Anda dengan mahasiswa lainnya terkait media pembelajaran sederhana di SD.
Silakan Anda posting dan reply minimal 3 kali agar aktivitas ini terselesaikan. Ingat, dalam berdiskusi, diharapkan Anda menunjukkan kedalaman pemahaman konsep materi (tidak hanya sekedar post atau reply demi mendapatkan tanda centang saja)

![]()

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Selamat pagi Sobat mahasiswa...
Pembelajaran sangat identik dengan media. Namun sebenarnya bagaimana landasan mendasar perlunya media dalam pembelajaran? Pada materi pertemuan ini akan menjelaskan tentang landasan psikologis perlunya media dalam pembelajaran. Dengan memahami landasan psikologis penggunaan media akan mendukung kemampuan mahasiswa atau calon pendidik dalam mengembangkan media pembelajaran.
Apakah motivasi, memori, perhatian, emosi dan prestasi siswa dapat dipengaruhi oleh penggunaan media pembelajaran?
Setelah memahami materi ini, sobat mahasiswa dapat merencanakan dan menyusun media yang dapat meningkatkan motivasi, memori, perhatian, emosidan prestasi belajar peserta didik.
Pada video ini Anda akan mempelajari tentang Landasan Teori Media Pembelajaran
Modul ini berisi pemaparan tentang Landasan Teori Media Pembelajaran.
![]()
Bismillahirahmanirohim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Semoga Sobat mahasiswa dalam keadaan sehat dan masih semangat dalam menuntut ilmu.
Pada pertemuan ini, Anda akan mendesain sebuah media pembelajaran sebagai Ujian Tengah Semester. Adapun project UTS kali ini adalah berupa Rancangan Media Konvensional dan Video Pembelajaran.
Masing-masing mahasiswa akan mendapatkan 1 sub-tema, sesuai dengan pembagian kelasnya, yaitu:
Setiap mahasiswa akan mendapatkan 1 subtema sesuai dengan pembagian kelas di atas. Jika jumlah sub-tema lebih sedikit dari jumlah mahasiswa di kelas yang bersangkutan, maka 1 subtema diperbolehkan dipakai oleh 2 orang mahasiswa.
Untuk pembagian subtema silakan kalian kordinasikan untuk setiap kelasnya.
Berikut adalah kualitas video yang disusun oleh mahasiswa PGSD FIP UNM. Video ini dapat kalian jadikan referensi dalam masalah kualitas animasi, teknik pengambilan video, pencahayaan, serta kualitas suara..
Adapun video pembelajaran yang kalian susun adalah video pembelajaran berupa transfer of knowledge, sehingga video pembelajaran yang kalian susun dapat menggantikan guru dalam menjelaskan atau pada saat tranfer materi pembelajaran dalam proses pembelajaran di kelas.

Bismillahirahmanirohim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Pada video ini Anda akan mempelajari tentang Evaluasi Media Pembelajaran
Modul ini berisi pemaparan tentang Evaluasi Media Pembelajaran.

![]()


Bismillahirahmanirohim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Selamat pagi... Semoga Sobat mahasiswa sehat selalu dan masih semangat dalam belajar.
Mahasiswaku, kemampuan mendesain atau membuat video pembelajaran adalah sebuah keharusan bagi calon pendidik. Kemampuan ini merupakan bagian dari profesionalisme seorang pendidik.
Keberadaan video pembelajaran, apalagi pada masa pandemi Covid-19 ini, merupakan suatu keharusan. Membuat video pembelajaran tidaklah sesulit yang kalian bayangkan. Ada begitu banyak aplikasi, baik aplikasi di hanphone seperti kinemaster, vivavideo, likee; maupun aplikasi di PC seperti filmora, AOB, Adobe Premiere, Pinacle, dll. Yang jelas, pemilihan aplikasi itu didasarkan pada user dalam melihat fitur maupun user friendly nya.
Ananda mahasiswa sekalian, Sebelum kalian membuat video pembelajaran, silakan baca terlebih dahulu materi tentang video pembelajaran yang telah disediakan pada sesi ini.
Jika sudah membaca bahan ajar, silakan ananda melihat video tutorial pembuatan video berikut. Video ini bisa kalian jadikan sebagai salah satu referensi dalam membuat video pembelajaran.
Pada kegiatan ini Anda akan menyaksikan video tentang Photography & Videography dari praktisi professional.
Modul ini berisi pemaparan tentang Photography & Videography.

![]()


Pada topik ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan media pembelajaran non digital untuk pembelajaran di SD
Bismillahirahmanirohim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Pada video ini Anda akan mempelajari tentang Pengembangan Media Pembelajaran Non Digital

Pada video ini Anda akan menyaksikan video tutorial dalam mengembangkan Pengembangan Media Pembelajaran Non Digital

Pada video ini Anda akan menyaksikan contoh-contoh Media Pembelajaran Non Digital untuk pembelajaran di SD yang pernah dikembangkan.
Modul ini berisi pemaparan tentang Pengembangan Media Pembelajaran Non Digital

![]()


Bismillahirahmanirohim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Selamat pagi Sobat mahasiswa semuanya...
Silakan tonton video ini, kemudian ikuti kegiatan forum diskusi 8 berdasarkan video ini.

Pada video ini Anda akan menyaksikan video pengantar VR dan AR dalam pembelajaran.


Silakan Anda tonton video tutorial ini sehingga Anda mampu mengembangkan sebuah modul digital berbasis hypercontent. Anda juga dapat menonton video ini sembari Anda membuat modul digital Anda sendiri.
Bismillahirahmanirohim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sebagai akhir dari kegiatan perkuliahan, Anda dituntut untuk mengikuti kegiatan Ujian Akhir Semester yang berupa pengembangan produk media pembelajaran kekinian. Adapun produk media dikembangkan secara individual... Yuks baca intruksinya.
Instruksi Pengembangan Produk Media Pembelajaran Kekinian
Carilah guru di sekolah dasar, kemudian identifikasi kebutuhan mereka terkait bahan ajar berbasis elektornik. Bantulah mereka dengan membuat sebuah produk berupa modul digital berbasis hypercontent yang kreatif.
Anda dapat ATM (amati, tiru, modifikasi) dari hasil googing/youtube dalam mendesain modul digital yang Anda kembangkan
Silakan buat modul digital sekreatif mungking, dan disesuaikan dengan karakteristik pengguna/user yaitu siswa SD. Adapun modul digital yang kalian kembangkan sesuai dengan subtema yang kalian dapatkan ketika mengembangkan Video Pembelajaran produk UTS

Komponen Penilaian
