Pencarian global tidak diaktifkan.
Lewati ke konten utama

Ringkasan topik

  • Perkenalan Mata Kuliah

    Selamat bergabung di Kelas e-Learning

    Pengantar Arsitektur (TKA 1101) 

    Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura, Pontianak. 

    IDENTITAS MATA KULIAH

    Nama Mata Kuliah   : Pengantar Arsitektur
    Kode Mata Kuliah    : TKA 1101
    Beban SKS            : 3 SKS
    Jenjang                    :  Sarjana (S1)
    Perguruan Tinggi     : Universitas Tanjungpura


    Pengantar Arsitektur


     


    • MK yang dipelajari ini memuat materi pengenalan dan pengantar ilmu arsitektur guna mendapatkan pengetahuan dan pemahaman awal tentang arsitektur dan ilmu-ilmu terkait dengan arsitektur. Sikap kritis dan daya kreatif sangat perlu dikembangkan guna memahami dan mengeksplorasi berbagai materi pada pokok bahasan yang tersedia.  

      Kompetensi juga senantiasa terasah oleh komitmen untuk menuntaskan berbagai  bahan, interaksi dan referensi disetiap topiknya, yang berintikan tentang berbagai topik yang berhubungan dengan ilmu arsitektur secara langsung maupun tidak langsung. 

      Ada 14 Topik yang harus dijalani dan dituntaskan dalam mata kuliah Pengantar Arsitektur. Topik-topik dalam materi kuliah Pengantar Arsitektur yaitu:

      1.Asal Mula Budaya Arsitektur
      2.Teori, Kritik, dan Sejarah Arsitektur
      3.Pengkajian Lingkungan-Perilaku
      4.Industri Bangunan
      5.Pengembangan dan Ekonomi Bangunan
      6.Rancangan dan Proses Perancangan
      7.Pemrograman Arsitektur
      8.Konsep-konsep dalam Arsitektur
      9.Dasar-Dasar Persepsi untuk Perencanaan Arsitektur
      10.Pertimbangan-Pertimbangan Struktural
      11.Sistem Pengendalian Lingkungan
      12.Energi, Arsitektur, dan Bangunan
      13.Penelitian dalam Arsitektur
      14.Evaluasi Pascahuni

    • Mahasiswa menggali pemahaman tentang pengertian arsitektur dan tujuan arsitektur melalui referensi, wawancara dengan ahli dan pendapat pribadi. Tugas dikerjakan mulai minggu ke 5 hingga minggu ke 12 dalam bentuk essai berupa laporan tugas dengan ketentuan:
      - Laporan minimal memuat latar belakang, tujuan, metode dan hasil
      - Laporan diketik rapi di kertas HVS Uk. A4 dan dijilid rapi
      - Laporan dikumpul pada minggu ke 13

      Apa itu arsitektur?
    • Deskripsi Mata Kuliah

      MK yang dipelajari ini memuat materi pengenalan dan pengantar ilmu arsitektur guna mendapatkan pengetahuan dan pemahaman awal tentang arsitektur. Asal mula budaya arsitektur diperkenalkan untuk memberikan gambaran perkembangan arsitektur dan manusia secar kognitif yang membentukknya. Pada perkembangannya arsitektur tidak hanya berfungsi sebagai naungan namun juga mewakili sikap dan aspek social, budaya, teknologi dan konteks lingkungan. Sikap kritis dan daya kreatif sangat perlu dikembangkan guna memahami dan mengeksplorasi berbagai materi pada pokok bahasan yang tersedia khususnya kaitan arsitektur dengan disipilin ilmu lainnya.

       

      Relevansi 

      Menumbuhkembangkan pembelajar yang fokus pada keilmuan dan pengetahuan arsitektur didukung dengan keahlian menganalisis untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kritis terkait topik kuliah. 

      Kemanfaatan MK 

      1.    Mengenalkan lingkup pengetahuan tentang arsitektur;

      2.    Mengenal arsitektur sebagai hasil budaya manusia, ilmu pengetahuan, teknologi seni dan profesi

      3.    Memahami arsitektur sebagai proses dan produk perancangan yang meliputi aspek fungsi, teknologi, estetika dan konteks lokasi

      4.    Mengembangkan referensi dan wacara terkait arsitektur dan hubungan dengan disiplin ilmu lainnya;

      5.    Meningkatkan pemikiran kritis dan analitik terkait arsitektur dan hubungannya dengan disiplin ilmu lainnya.

      Capaian Pembelajaran

      1.    Sikap (Attitude) kian mantap yang sadar akan tugasnya sebagai mahasiswa 

      2.    Pengetahuan, Keterampilan dan Kepekaan (Skill, Knowledge and Sensibility) berkembang dalam bidang arsitektur yang terus diasah: 

      ·  Mampu membedakan konsep-konsep kunci yang berkaitan dengan arsitektur, seperti cakupan, prinsip, pengalaman, batas, lingkung bangun, bentang alam, konstruksi, dan profesi arsitek

      ·  Mampu menjelaskan elemen-elemen pembentuk dan pembatas dari ruang dan bangunan

      ·  Mampu menjabarkan aspek-aspek aktivitas manusia yang mempengaruhi dan/atau melatarbelakangi arsitektur.

      ·  Memiliki wawasan dan pengetahuan mengenai profesi arsitek.

      1. Kreativitas (Creativity) dalam bidang arsitektur dan mampu meramunya dengan bidang ilmu lainnya.

      Jadwal/Durasi Kuliah:

      1. Kuliah daring penuh adalah 16 topik/babak;
      2. Ujian (UTS) pada topik 8 dan topik 16 untuk UAS;
      3. Satu topik berdurasi 1 pekan (7 hari kalender);
      4. Topik lanjutan muncul pada hari pertama minggu berikutnya;
      5. Topik posisi terkini ditandai latar biru muda;
      6. Setiap Penugasan, Berlatih Multaplikasi, Quiz, dan bentuk feedback lainnya (kecuali UTS/UAS) diberlakukan durasi, retriksi, due date dan cut of date;
      7. Due Date untuk point 4 adalah 1 pekan (7 hari kalender) terhitung sejak topik dibuka dan ditutup pada waktu yang sama (08.00) / (8:00 AM). Setiap keterlambatan detik-jam-minggu ditandai merah otomasi oleh sistem
      8. Cut of Date untuk point 4 adalah 1 bulan (30 hari kalender)  terhitung sejak topik dibuka dan ditutup pada waktu yang sama (08.00) / (8:00 AM). Cut of Date bersifat final dan berakibat tertolaknya secara otomasi penyerahan, jika melampaui batas waktunya; 
      9. Durasi UTS dan UAS ditentukan kemudian.  

    • Klik fitur page untuk mengetahui lebih rinci tentang cara belajar, strategi dan instrumen penilaian

  • Topik 1: Asal Mula Budaya Arsitektur

    Deskripsi Materi
    Pokok bahasan ini berhubungan dengan pengenalan umum arsitektur  sebagai salah satu bentuk budaya manusia
    dan awal mula budaya arsitektur terbentuk dalam diri manusia dan lingkungannya.
    Capaian Pembelajaran
    • Anda akan dapat dapat memahami pengaruh perkembangan budaya terhadap perkembangan karya arsitektur.
    • Anda akan dapat memahami bidang disipilin ilmu lain terhadap arsitektur seperti struktur, perilaku, industri bangunan, ekonomi teknik dan lain-lain.
    • Anda akan dapat menata profil diri berdasar standar kualifikasi dan kompetensi dibidang profesi arsitek dan relevansinya dengan profesi lain.
    Indikator Capaian 

    Dapat menguraikan hubungan peradaban kebudayaan dengan perkembangan arsitektur.

    Dapat menyimpulkan apa pengertian dan makna arsitektur terkait dengan budaya manusia.

    Dapat menjelaskan proses perencanaan dan perancangan dalam arsitektur.

    Dapat menjelaskan hubungan antara perilaku dan lingkungan arsitektur.

    Dapat menyimpulkan pentingnya evaluasi purna huni dalam pengembangan arskitektur.

      • Pelajari dengan cermat materi ini yang terdiri dari 3 bagian yakni: Pengantar - Uraian - Ringkasan. Pahami setiap rincian dari bagian Uraian isi dan ringkasan. selanjutnya klik fitur page.

      • Kunjungi dan pelajari konten dalam webpage yang relevan dengan materi bahasan ini. Sebagai pengaya dan pembanding daripada materi yang ada sebelumnya. Selanjutnya klik fitur Link.

      • Kerjakan kuis essay atas materi yang telah dipelajari. Kuis dibuka sejak tgl 19 Agustus 2019 pukul: 08.30 s.d pukul 09.00. Anda hanya diberikan kesempatan dua kali percobaan, durasi terbatas (60 menit) untuk segera final submit tanda tuntas. Berikut sistem akan memberikan skor realtime pada jenis soal kuantitatif, dan menunggu jika soal essay.

      • [1]        Dumarcay, Jackues. (1991). The Palace of Southeast Asia: Architecture and Customs, Oxford:Oxford University Press

        [2]        Fletcher, Banister. (1986). A History Of Architecture On The Comperative Method. Batsford Ltd.

        [3]        Frampton, Kenneth. (1980). Modern Architecture A Critical History, Thames And Hudson.

        [4]        Handinoto dan Paulus H. Soehargo. (1996). Perkembangan Kota & Arsitektur Kolonial Belanda di Malang, Universitas Petra- Surabaya dan Andi Offset -Yogyakarta.

        [5]        Jeremy Robinson & Patricia Markert. (1979). Religious Buildings, McGraw-Hill, NY.

        [6]        Jencks, Charles. (1982). Modern Movements, Penguin Books.

        [7]        Michell, George. (1996). Architecture of The Islamic World, Thames & Hudson, London.

        [8]        Nas. P.J.M.. (2002). Masa Lalu dan Masa Kini Arsitektur di Indonesia , PT. Gramedia Pustaka Utama., Jakarta

        [9]        Norberge-Shulz, Christian. (1993). Meaning in Western Architecture, Rizzoly International Publication.

        [10]    Rapoport, Amos. (1969). House Form and Culture, Prentice Hall inn

        [11]    Ria Wikantari dan Wondoamiseno, 1990, Regionalisme dalam Arsitektur Indonesia

        [12]    Sumalyo, Yulianto. (1988). Arsitektur Kolonial Belanda di Indonesia, , Gajah Mada University Press.

        [13]    Trahtenberg, Marvin Dan Isabella Hyman, Harry N. Abrams. (1986). Architecture from Pre-History To Post-Modern, , New York,

    1. Topik 2

      Teori, Kritik dan Sejarah Arsitektur

      Teori sejarah, berkaitan utk menelaah atau mempelajari memahami arsitektur. Teori membicarakan ttg apaka arsitektur itu apa yg harus dilakukannya, dan bagaimana merancangnya. mSejarah berkaitan dengan teori, membahas mengkaji peristiwa, metode perancangan yg digunakan, dan hingga bangunan-bangunannya. Kritik arsitektur tidak selalu tentang subjek pengkajian para arsitek, tetapi sebagai proses dan catatan tanggapan terhadap lingkungan buatan, kritik langsung berkaitan dengan teori dan sejarah, sejarah itu menceritakan hasil yang terjadi, sejarah ini bentuk kritik juga. Memadukan menjadi salah satu dasar bagi kita utk pengkajian dan praktek arsitektur.


    2. Topik 3

      Industri Bangunan

      Jaman dulu masyarakat tidak memiliki banyak kemauan dalam hal membangun rumah atau gedung lainnya. Namun seiring perkembangan jaman bahkan dalam dunia kearsitekturan maka banyak sekali masyarakat yang tidak puas dengan gedung atau bangunan yang seadanya saja. Mereka memilih untuk membuat gedung yang mereka miliki menjadi semakin berkarakter dengan desain semaksimal mungkin. Hal ini tentu saja berpengaruh terhadap adanya perkembangan industri bangunan atau material

    3. Topik 4 - Pengkajian Lingkungan dan Perilaku

      PENGKAJIAN LINGKUNGAN DAN PERILAKU
      Deskripsi Materi

      Manusia tinggal/hidup dalam suatu lingkungan. Sehingga manusia dan lingkungan saling berhubungan dan saling mempengaruhi.

      Lingkungan – Manusia saling mempengaruhi, lingkungan dapat merubah perilaku manusia dan manusia dapat merubah lingkungan


      Capaian Pembelajaran
      • Anda akan dapat menjelaskan dan membedakan lingkungan yang terkait dengan diri manusia
      • Anda akan dapat menjelaskan konsep naungan sebagai tanggapan manusia terhadap kondisi lingkungan
      • Anda akan dapat menjelaskan hubungan antara manusia dan lingkungan


      • Mata kuliah ini mengkaji pengaruh lingkungan-perilaku dalam proses perancangan serta menguraikan hubungan antara lingkungan dan perilaku terhadap proses perancangan suatu desain arsitektur.
        Mata kuliah terdiri dari 3 bagian yakni: Pengantar - Uraian - Ringkasan. Pahami setiap rincian dari bagian uraian isi dan ringkasan.

      • Kunjungi dan pelajari konten dalam webpage yang relevan dengan materi bahasan ini. Sebagai pengaya dan pembanding daripada materi yang ada sebelumnya. Selanjutnya klik fitur Link.

      • Elyacoubi, Elyasse, “Psychology and architecture, what relationship? A Psychological Approach to the Traditional Moroccan House”, a paper published in the Internet, ElyasSoft Virtual Site, 1999. 

        Ingold, Tim, The Perception of the Environment: Essays on Livelihood, Dwelling and Skill,
        Abingdon: Routledge 2000

        Gappell, Millicent, “Psychoneuro-immunology”, a paper presented in the fourth symposium on Healthcare Design, Boston, MA, 1991.

        Lang, Jon, “Creating Architectural Theory: The Role of the Behavioral Sciences in Environmental Design”, Van Nostrand Reinhold Company, USA, 1987. 

        Lawrence, Attila, “Learning about Human Spatial Behavior, Cyper space is a good place to start”, a paper published in the Internet, web page: www.nscee.edu/unlv/Colleges/Fine_Arts/Architecture/Faculty/alawrence.html, 2005


    4. Topik 5

      PENGEMBANGAN DAN EKONOMI BANGUNAN

      Ekonomi teknik adalah ilmu yang mempelajari tentang analisis ekonomi untuk pekerjaan teknik dengan kriteria efisiensi ekonomi agar diperoleh suatu keputusan yang baik secara ekonomi.
    5. Topik 6

      PROSES PERENCANAAN ARSITEKTUR

      Arsitektur merupakan satu kesatuan antara masukan - proses - produk yang mendukung dalam perancangan Arsitektur. Perencanaan adalah sebuah proses untuk menetapkan tindakan yang tepat di masa depan melalui pilihan-pilihan yang sistematik (Paul Davidov, 1982).

    6. Topik 7

      PERSEPSI DALAM ARSITEKTUR

      Secara psikologi persepsi berkaitan dengan bagaimana cara seseorang berhubungan dengan lingkungannya. Bagaimana cara seseorang mengumpulkan informasi dan menginterpretasikannya. Hal ini menjadi dasar kontinuitas proses belajar, mengambil keputusan, menginterpretasikan, dan bereaksi terhadap lingkungan. Ini terjadi sejak seseorang dilahirkan dan berlangsung terus sepanjang hidupnya.
    7. Topik 8: Ujian Tengah Semester (UTS)

      UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS)

      • Kerjakan kuis UTS berupa essay atas materi yang telah dipelajari ditopik-topik sebelumnya. Kuis dibuka sejak pada Hari Selasa tgl 22 Oktober 2019 pukul: 07.30 s.d pukul 09.30. Anda hanya diberikan kesempatan satu kali percobaan, durasi terbatas (mis. 120 menit) untuk segera final submit tanda tuntas. Berikut sistem akan memberikan skor realtime pada jenis soal kuantitatif, dan menunggu skor jika soal essay.
    8. Topik 9

      PROSES PERANCANGAN ARSITEKTUR

      Perancangan adalah usulan pokok yang mengubah sesuatu yang sudah ada menjadi sesuatu yang lebih baik, melalui tiga proses: mengidentifikasi masalah-masalah, mengidentifikasi metoda untuk pemecahan masalah, dan pelaksanaan pemecahan masalah. Dengan kata lain peraancangan adalah pemograman, penyusunan rancangan, dan pelaksanaan rancangan (John Wade, 1997).

    9. Topik 10

      KONSEP ARSITEKTUR

      Konsep merupakan dasar untuk mengembangkan rancangan, dengan demikian sebelum rancangan dikembangkan maka perlu dirumuskan terlebih dahulu konsepnya. Konsep dapat menjadi dasar bagi arahan perancangan untuk mencapai hasil akhir yang baik dan optimal. Konsep dapat menjadi dasar bagi arahan perancangan untuk mencapai hasil akhir yang baik dan optimal. Konsep menjadi landasan untuk mengarahkan bagaimana bangunan dibentuk dan diolah.

    10. Topik 11

      STRUKTUR DALAM ARSITEKTUR

      Struktur adalah metoda untuk mewujudkan gaya ekstern menjadi mekanisme pemikulan beban internal sehingga dapat mendukung konsep arsitektural. Hubungan antara bentuk dan struktur dalam arsitektur dapat berkaitan dalam berbagai cara yang beragam mulai dari dominasi struktur secara penuh pada arsitektur yang ekstrim hingga pengabaian sepenuhnya persyaratan struktural dalam penentuan bentuk bangunan dan pengolahan estetikanya.

    11. Topik 12

      PENELITIAN ARSITEKTUR

      Kegunaan penelitian arsitektur adalah untuk memahami keinginan si pemakai tanpa mengabaikan kondisi tapak/lingkungan setempat, dan akhirnya menterjemahkan ke dalam bentuk suatu disain. Untuk mendapatkan hal-hal tersebut, maka seorang arsitek harus melakukan penelitian, survai, pengumpulan data, analisis, sintesis, dan konsepsi.

    12. Topik 13

      APLIKASI KOMPUTER ARSITEKTUR

      Penggunaan aplikasi komputer untuk pekerjaan arsitektur semakin berkembang. hampir seluruh proses desain dan presentasi menggunakan aplikasi dalam arsitektur. berikut dikenalkan beberapa aplikasi yang dipergunakan dalam arsitektur untuk memberikan gambaran perkembangan dunia digital dalam arsitektur.

    13. Topik 14

      EVALUASI PURNA HUNI

      Evaluasi Pasca Huni (EPH) adalah proses evaluasi terhadap bangunan dengan cara sistematis dan teliti setelah bangunan selesai dibangun dan telah dipakai untuk beberapa waktu. Evaluasi Pasca Huni (EPH) adalah kegiatan dalam rangka penilaian tingkat keberhasilan suatu bangunan dalam memberikan kepuasan dan dukungan kepada penghuni, terutama dalam pemenuhan kebutuhan-kebutuhannya. Penggunaan EPH adalah untuk menilai tingkat kesesuaian antara bangunan (lingkungan binaan) dengan nilai-nilai dan kebutuhan penghuni/ pemakainya dan sebagai masukan dalam merancang bangunan dengan fungsi yang sama.

    14. Topik 15

      UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS)