LMS-SPADA INDONESIA

Selamat bergabung di Mata Kuliah Evaluasi Pengalaman dan Antarmuka Pengguna (EPAP).
Mata Kuliah ini merupakan salah satu MK penting dari untuk mencapai kompetensi UX Specialist yang menjadi keunggulan kompetensi dari Prodi SI. Mata kuliah ini juga menjawab kebutuhan industri dalam bidang antarmuka pengguna dan pengalaman pengguna yang sangat tinggi di Indonesia saat ini karena semakin banyak perusahaan dan organisasi yang menyadari pentingnya pengalaman pengguna yang baik dalam produk atau layanan mereka.
Mata Kuliah EPAP berisi pembahasan tentang berbagai metode evaluasi antarmuka dan pengalaman pengguna secara kualitatif, kuantitatif dan gabungan keduanya. Mahasiswa dibimbing untuk menganalisis, memilih, merencanakan dan mengevaluasi antarmuka pengguna dan pengalaman pengguna. Mata kuliah ini juga dapat menjadi bekal bagi mahasiswa yang ingin melakukan penelitian eksperimental pada ranah interaksi manusia dan komputer.
Deskripsi Mata Kuliah: Mata kuliah ini merupakan mata kuliah yang membahas evaluasi usability dan user experience pada sistem interaktif . Mahasiswa dibimbing untuk memilih metode evaluasi usability dan atau user experience yang tepat sesuai kondisi organisasi. Mahasiswa juga diarahkan untuk mengidentifikasi masalah dan menyusun serta menjalankan metodologi yang sistematis untuk memecahkan permasalahan. Mahasiswa diharapkan mampu melakukan analisis yang logis dan kritis untuk mencapai tujuan evaluasi. Mahasiswa juga dituntut untuk mempu mendokumentasikan proses evaluasi secara lengkap dan sistematis.
Sifat: Pilihan
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah:
Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu
Pokok Bahasan Mata Kuliah:
Pustaka:
Anda mungkin sudah familiar dengan istilah user interface, usability dan user experience. Namun bagaimana pengertian istilah-istilah tersebut? Apa bedanya? Serta apa hubungan ketiganya? Juga apa pentingnya melakukan riset UX? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak penjelasan berikut!
Capaian Pembelajaran:
Durasi 5:30 menit
Materi bahan bacaan
Setelah mempelajari materi, kerjakan kuis berikut untuk menguji pemahaman Anda terhadap materi
Kapan perlu dilakukan evaluasi UX? Apakah hanya dilakukan pada tahap akhir desain? Serta, sejauh mana cakupan evaluasi UX? Simak penjelasan berikut!
Capaian Pembelajaran:
Durasi 6:23 menit
Materi slide atau bahan bacaan
Setelah mempelajari materi, kerjakan kuis berikut untuk menguji pemahaman Anda terhadap materi
Apa pentingnya melakukan riset UX? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak penjelasan berikut!
Capaian Pembelajaran:
Durasi 1:18:30 menit
Anda telah memahami UX dengan lebih baik. Namun, ketika ingin melakukan riset UX, Anda menyadari bahwa ada banyak sekali metode riset UX. Topik ini membantu Anda memilih metode riset UX yang tepat untuk kasus yang sedang Anda hadapi.
Capaian Pembelajaran:
Mahasiswa mampu menentukan metode evaluasi UX yang tepat dengan mempertimbangakan berbagai kriteria.
Setelah mempelajari materi, kerjakan kuis berikut untuk menguji pemahaman Anda terhadap materi
Capaian Pembelajaran:
Mahasiswa mampu melaksanakan prosedur evaluasi dengan metode Heuristic Evaluation & Cognitive Walkthrough
Evaluasi dengan melibatkan user secara langsung dianggap lebih utama karena dapat memberikan gambaran “nyata” terhadap kondisi dan permasalahan pengguna. Simak penjelasannya lebih mendalam pada topik ini.
Capaian Pembelajaran:
Mahasiswa mampu melaksanakan prosedur evaluasi dengan pendekatan user-based
Setelah mempelajari materi, kerjakan kuis berikut untuk menguji pemahaman Anda terhadap materi
Menentukan tujuan dan kebutuhan riset UX adalah langkah awal yang penting dalam proses UX research. Tujuan dan kebutuhan ini akan menjadi dasar untuk menentukan metode dan teknik penelitian yang akan digunakan. Simak penjelasan berikut untuk memahami lebih dalam!
Capaian Pembelajaran:
Mahasiswa mampu menentukan tujuan dan kebutuhan riset UX sebagai dasar untuk menentukan metode dan teknik penelitian yang akan digunakan
Analisis data kualitatif dalam konteks User Experience (UX) adalah proses untuk menggali wawasan dari data yang bersifat deskriptif dan non-angka, seperti wawancara, observasi, catatan lapangan, dan komentar pengguna. Simak penjelasan berikut untuk memahami lebih dalam!
Capaian Pembelajaran:
Mahasiswa mampu memahami teknik pengolahan data kualitatif
Analisis data kuantitatif adalah proses untuk menginterpretasikan dan memahami data yang berbentuk angka. Analisis data kuantitatif sering digunakan dalam penelitian UX untuk mengukur kepuasan pengguna, kinerja produk, dan dampak desain UX. Simak penjelasan berikut untuk memahami lebih dalam!
Capaian Pembelajaran:
Mahasiswa mampu memahami beragam teknik analisis data kuantitatif
Evaluasi UX fisiologis adalah proses untuk mengukur respons fisiologis pengguna saat menggunakan produk atau layanan. Evaluasi ini dapat digunakan untuk mengukur berbagai faktor, seperti tingkat stres, kelelahan, dan kenyamanan.
Capaian Pembelajaran:
Mahasiswa memahami beragam pengukuran fisiologis untuk mengevaluasi UX
Kuliah Tamu MK Evaluasi Pengalaman dan Antarmuka Pengguna
Kuliah Tamu MK Evaluasi Pengalaman dan Antarmuka Pengguna
Pelajari modul berikut untuk memandu dalam pelaksanaan simulasi
Setiap kelompok menentukan jenis/brand game yang memenuhi kriteria berikut:
Sebelum mengerjakan tugas, setiap mahasiswa wajib memahami panduan berikut ini.
Instruksi pengerjaan:
Anda diminta untuk mengevaluasi usability aplikasi “SoulMath”, aplikasi pembelajaran matematika untuk siswa SMK Tuna Grahita