Pencarian global tidak diaktifkan.
Lewati ke konten utama

Ringkasan topik

  • Banner course EVALUASI PENGALAMAN DAN ANTARMUKA PENGGUNA  Prodi S1 Sistem Informasi - Universitas Brawijaya

    Introduksi

    Selamat bergabung di Mata Kuliah Evaluasi Pengalaman dan Antarmuka Pengguna (EPAP).

    Mata Kuliah ini merupakan salah satu MK penting dari 
    untuk mencapai kompetensi UX Specialist yang menjadi keunggulan kompetensi dari Prodi SI. Mata kuliah ini juga menjawab kebutuhan industri dalam bidang antarmuka pengguna dan pengalaman pengguna yang sangat tinggi di Indonesia saat ini karena semakin banyak perusahaan dan organisasi yang menyadari pentingnya pengalaman pengguna yang baik dalam produk atau layanan mereka. 

    Mata Kuliah EPAP berisi pembahasan tentang berbagai metode evaluasi antarmuka dan pengalaman pengguna secara kualitatif, kuantitatif dan gabungan keduanya. Mahasiswa dibimbing untuk menganalisis, memilih, merencanakan dan mengevaluasi antarmuka pengguna dan pengalaman pengguna. Mata kuliah ini juga dapat menjadi bekal bagi mahasiswa yang ingin melakukan penelitian eksperimental pada ranah interaksi manusia dan komputer. 

     

    Tentang Mata Kuliah

    Deskripsi Mata Kuliah: Mata kuliah ini merupakan mata kuliah yang membahas evaluasi usability dan user experience pada sistem interaktif . Mahasiswa dibimbing untuk memilih metode evaluasi usability dan atau user experience yang tepat sesuai kondisi organisasi. Mahasiswa juga diarahkan untuk mengidentifikasi masalah dan menyusun serta menjalankan metodologi yang sistematis untuk memecahkan permasalahan. Mahasiswa diharapkan mampu melakukan analisis yang logis dan kritis untuk mencapai tujuan evaluasi. Mahasiswa juga dituntut untuk mempu mendokumentasikan proses evaluasi secara lengkap dan sistematis.

    Sifat: Pilihan

    Capaian Pembelajaran Mata Kuliah:

    Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu

    1. Memahami konsep dasar dari berbagai metode dan teknik evaluasi usability dan user experience sehingga mampu memilih metode atau teknik yang tepat sesuai kondisi organisasi 
    2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi kondisi sistem dan organisasi sehingga dapat menyusun metodologi evaluasi usability dan user experience yang tepat dan sistematis untuk menyelesaikan permasalahan terkait kondisi tersebut (
    3. Mahasiswa mampu menjalankan evaluasi dengan tepat dan serta menganalisis hasil evaluasi dengan logis dan kritis untuk mencapai tujuan evaluasi 
    4. Mahasiswa mampu mendokumentasikan proses evaluasi secara lengkap dan sistematis

    Pokok Bahasan Mata Kuliah:

    1. Pengantar
    2. UX Fundamental
    3. Dasar Pemilihan Metode Riset UX
    4. Identifikasi Kebutuhan Riset
    5. Evaluasi Expert Inspection
    6. Evaluasi User-Based
    7. Evaluasi Formatif vs Sumatif
    8. Evaluasi Fisiologis: Eye-tracking
    9. Analisis Kualitatif
    10. Analisis Kuantitatif
    11. UX untuk Disabilitas
    12. Simulasi

    Pustaka:

    1. Marcelo M. Soares, Francisco Rebelo, Tareq Z. Ahram. 2022. Handbook of Usability and User-Experience: Research and Case Studies (1st ed.). CRC Press. https://doi.org/10.1201/9780429343513
    2. Barnum Carol M. Usability Testing Essentials : Ready Set-- Test. Morgan Kaufmann 2011.
    3. Jeff Sauro and James R. Lewis. 2016. Quantifying the User Experience, Second Edition: Practical Statistics for User Research (2nd. ed.). Morgan Kaufmann Publishers Inc., San Francisco, CA, USA.
    4. ISO 9241-11:2018 Ergonomics of human-system interaction — Part 11: Usability: Definitions and concepts

  • Topik 1: Pengertian UI, Usability dan UX

    Anda mungkin sudah familiar dengan istilah user interface, usability dan user experience. Namun bagaimana pengertian istilah-istilah tersebut?  Apa bedanya? Serta apa hubungan ketiganya? Juga apa pentingnya melakukan riset UX? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak penjelasan berikut!

    Capaian Pembelajaran: 

    1. Mahasiswa memahami pengertian dan hubungan UI, usability dan UX
    2. Mahasiswa memahami pentingnya eveluasi usability dan UX

  • Topik 2: Periode & Cakupan Evaluasi UX

    Kapan perlu dilakukan evaluasi UX? Apakah hanya dilakukan pada tahap akhir desain? Serta,  sejauh mana cakupan evaluasi UX? Simak penjelasan berikut!

    Capaian Pembelajaran:

    1. Mahasiswa memahami tentang periode evaluasi UX.
    2. Mahasiswa memahami tentang cakupan evaluasi UX

  • Podcast UX: Riset dan Evaluasi UX di Industri

    Apa pentingnya melakukan riset UX? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak penjelasan berikut!

    Capaian Pembelajaran: 

    1. Mahasiswa memahami pentingnya eveluasi usability dan UX

    Video Podcast - Riset dan Evaluasi UX di Industri

    Durasi 1:18:30 menit

  • Topik 3: Memilih Metode Riset UX

    Anda telah memahami UX dengan lebih baik. Namun, ketika ingin melakukan riset UX, Anda menyadari bahwa ada banyak sekali metode riset UX. Topik ini membantu Anda memilih metode riset UX yang tepat untuk kasus yang sedang Anda hadapi.

    Capaian Pembelajaran:
    Mahasiswa mampu menentukan metode evaluasi UX yang tepat dengan mempertimbangakan berbagai kriteria.

    Video Penjelasan - Memilih Metode Riset UX

  • Topik 4: Evaluasi UX dengan Ahli

    Evaluasi usability dan UX dapat dilakukan dengan meminta seorang atau beberapa orang ahli menganalisis suatu desain. Apa kelebihan dan kekurangan evaluasi dengan melibatkan expert?
    Simak penjelasannya pada topik ini.
     

    Capaian Pembelajaran:
    Mahasiswa mampu melaksanakan prosedur evaluasi dengan metode Heuristic Evaluation & Cognitive Walkthrough

     

    Video Penjelasan

  • Topik 5: Evaluasi User-based

    Evaluasi dengan melibatkan user secara langsung dianggap lebih utama karena dapat memberikan gambaran “nyata” terhadap kondisi dan permasalahan pengguna. Simak penjelasannya lebih mendalam pada topik ini.

    Capaian Pembelajaran:
    Mahasiswa mampu melaksanakan prosedur evaluasi dengan pendekatan user-based

     

    Video Penjelasan

  • Topik 6: Evaluasi Formatif vs Sumatif

    Berdasarkan tahapan pengembangan produk evaluasi dilaksanakan, dapat dikategorikan 2 macam jenis evaluasi, yaitu formatif dan sumatif. Apa perbedaannya? Kapan evaluasi formatif dan sumatif harus dilakukan? Apa metode eveluasi yang disarankan? Simak penjelasannya pada topik ini.
    Capaian Pembelajaran:
    1. Mahasiswa mampu memahami periode evaluasi formatif dan sumatif
    2. Mahasiswa mampu memahami perbedaan tujuan evaluasi formatif dan sumatif
    3. Mahasiswa mampu memahami metode yang tepat untuk evaluasi formatif dan sumatif

      Video Penjelasan - Evaluasi UX Formatif & Sumatif

    1. UTS

    2. Topik 7: Menentukan Tujuan dan Kebutuhan Riset UX

      Menentukan tujuan dan kebutuhan riset UX adalah langkah awal yang penting dalam proses UX research. Tujuan dan kebutuhan ini akan menjadi dasar untuk menentukan metode dan teknik penelitian yang akan digunakan. Simak penjelasan berikut untuk memahami lebih dalam!

      Capaian Pembelajaran:
      Mahasiswa mampu menentukan tujuan dan kebutuhan riset UX sebagai dasar untuk menentukan metode dan teknik penelitian yang akan digunakan

       

      Video Penjelasan - Menentukan Tujuan dan Kebutuhan Riset UX

    3. Topik 8: Analisis Data Kualitatif

      Analisis data kualitatif dalam konteks User Experience (UX) adalah proses untuk menggali wawasan dari data yang bersifat deskriptif dan non-angka, seperti wawancara, observasi, catatan lapangan, dan komentar pengguna. Simak penjelasan berikut untuk memahami lebih dalam!

      Capaian Pembelajaran:
      Mahasiswa mampu memahami teknik pengolahan data kualitatif

      Video Penjelasan - Analisis Data Kualitatif

    4. Topik 9: Analisis Data Kuantitatif

      Analisis data kuantitatif adalah proses untuk menginterpretasikan dan memahami data yang berbentuk angka. Analisis data kuantitatif sering digunakan dalam penelitian UX untuk mengukur kepuasan pengguna, kinerja produk, dan dampak desain UX. Simak penjelasan berikut untuk memahami lebih dalam!

      Capaian Pembelajaran:
      Mahasiswa mampu memahami beragam teknik analisis data kuantitatif

      Video Penjelasan - Analisis Data Kuantitatif

    5. Topik 10: Evaluasi UX Fisiologis

      Evaluasi UX fisiologis adalah proses untuk mengukur respons fisiologis pengguna saat menggunakan produk atau layanan. Evaluasi ini dapat digunakan untuk mengukur berbagai faktor, seperti tingkat stres, kelelahan, dan kenyamanan.

      Capaian Pembelajaran:
      Mahasiswa memahami beragam pengukuran fisiologis untuk mengevaluasi UX

      Video Penjelasan - Evaluasi UX Fisiologis

    6. Kuliah Tamu #1: Riset UX Kualitatif

      Kuliah Tamu MK Evaluasi Pengalaman dan Antarmuka Pengguna

      • Judul:  Riset UX Kualitatif - data is more than numbers
      • Hari, tanggal : Senin, 23 Oktober 2023
      • Pukul : 09.30 – 11.30 WIB
      • Pemateri : Varrel Ilham Bramasta, S.E. (UX Researcher Blibli.com)
      • Moderator: Odilia Ning Intan Restu Hapsari (Mahasiswa Sistem Informasi UB)
      • Pembahasan:
          • Keunggulan riset kualitatif dalam UX
          • Tantangan riset kualitatif
          • Cara mendapatkan data yang insightful
          • Cara mengolah dan analisis data yang tepat
          • Best practice
          • Mini workshop

    7. Kuliah Tamu #2: UX untuk Disabilitas

      Kuliah Tamu MK Evaluasi Pengalaman dan Antarmuka Pengguna

      • Judul:  UX untuk Disabilitas
      • Hari, tanggal : Selasa, 14 November 2023
      • Pukul : 09.30 – 11.30 WIB
      • Pemateri : Rahma Utami (Suarise Indonesia)
      • Moderator: Naufal Sidqi Haekal (Mahasiswa UB)
      • Pembahasan:
        Kuliah tamu ini berbagi pengalaman serta pengetahuan seputar aksesibilitas digital. Pada kuliah tamu ini akan dijelakan tentang tantangan aksesibilitas yang dihadapi oleh teman-teman disabilitas dan solusi atas pemanfaatan teknologi. Selain itu, diskusi ini juga akan memaparkan bahwa Aksesibilitas digital tidak hanya penting agar  platform digital, dokumen digital maupun konten bisa ramah dan layak disabilitas, tetapi juga berguna untuk meningkatkan performa produk tersebut, serta membuka mata semua pihak bahwa tantangan mewujudkan aksesibilitas digital ini tugas kita bersama.

    8. Simulasi 1: Pengujian dengan Heuristic Evaluation

      1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 4-5 orang dengan pembagian peran: 1 orang sebagai leader, 1 orang sebagai notulen, dan 2-3 sebagai evaluator.
      2. Lakukan evaluasi dengan metode Heuristic Evaluation dengan subjek aplikasi yang telah ditentukan berikut.
      3. Susun hasil laporan pelaksanaan evaluasi dengan menggunakan instrumen pengambilan data yang telah disediakan.

      Pelajari modul berikut untuk memandu dalam pelaksanaan simulasi

    9. Simulasi 2: Evaluasi Aplikasi Mobile (Game)

      Setiap kelompok menentukan jenis/brand game yang memenuhi kriteria berikut:

      1. Kelompok 1: Memilih 1 Game AR/VR (mobile apps)
      2. Kelompok 2: Memilih 1 Game RPG (mobile apps)
      3. Kelompok 3: Memilih 1 Game MOBA (mobile apps) 
      4. Kelompok 4: Memilih 1 Game Sport (mobile apps)  

      Sebelum mengerjakan tugas, setiap mahasiswa wajib memahami panduan berikut ini.

    10. Simulasi 3: Evaluasi Website

    11. Simulasi 4: Evaluasi E-learning