LMS-SPADA INDONESIA
Selamat Datang Mahasiswa PGSD Hebat!Kami sangat senang menyambut Mahasiswa pada mata kuliah "Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia SD." Dalam mata kuliah ini, kita akan mempelajari berbagai aspek penting dari pengajaran Bahasa Indonesia di tingkat SD/MI, termasuk prinsip-prinsip, strategi, pendekatan, teknik, dan metode pengajaran yang efektif. Selain itu, kita akan mendalami keterampilan berbahasa seperti menyimak, berbicara, membaca, dan menulis, serta cara mengembangkan media dan sumber belajar yang inovatif. Kami juga berharap melalui perkuliahan ini, Mahasiswa akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang lebih mendalam dan siap menjadi guru yang profesional dan kompeten. Pembelajaran akan dilakukan dengan cara yang interaktif, baik secara mandiri maupun terbimbing, untuk memastikan Mahasiswa dapat membangun pemahaman yang kokoh. Evaluasi dalam mata kuliah ini akan meliputi partisipasi aktif, tugas-tugas wajib, ujian tengah semester, dan ujian akhir semester. Kami mengajak Mahasiswa untuk berkomitmen dan berpartisipasi aktif selama perkuliahan, sehingga kita dapat mencapai tujuan pembelajaran dengan optimal. Sekali lagi, selamat datang dan selamat belajar! Semoga perjalanan akademik ini penuh dengan pengetahuan dan pengalaman berharga yang akan mendukung karir Mahasiswa sebagai guru yang unggul. Salam hormat, |
Gambar 1. Deskripsi Mata Kuliah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia SD |
|
|
Halo, teman-teman mahasiswa. Saya Nunung Fatimah, M.Pd., dosen yang akan mengampu mata kuliah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia SD dari Pertemuan 1-8 ini. Saya adalah dosen di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) STKIP Taman Siswa Bima. Bidang keahlian saya adalah pendidikan bahasa dan sastra Indonesia di tingkat sekolah dasar. Saya juga aktif dalam penelitian mengenai metode dan strategi pembelajaran yang efektif untuk pengajaran bahasa dan sastra di sekolah dasar. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui grup Whatsapp Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia SD jika menemui kendala atau kesulitan dalam mengikuti kuliah ini. Saya akan dengan senang hati membantu. SELAMAT BELAJAR BERKOLABORASI DAN BERSENANG-SENANG. |
|
|
Halo, teman-teman mahasiswa. Saya Syafruddin Muhdar, M.Pd., dosen yang akan mengampu mata kuliah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia SD mulai dari pertemuan 9 sampai 16. Saya adalah dosen di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muhammadiyah Mataram. Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman di bidang pengajaran bahasa dan sastra, saya berdedikasi untuk membantu mahasiswa memahami dan menerapkan metode pembelajaran yang efektif dan inovatif. Saya juga terlibat aktif dalam penelitian tentang pengembangan kurikulum dan peningkatan kualitas pengajaran di sekolah dasar. Saya sangat mengutamakan interaksi dan diskusi aktif dalam kelas, jadi jangan ragu untuk menghubungi saya melalui grup Whatsapp Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia SD jika ada pertanyaan atau kesulitan. Saya siap membantu dan mendukung kalian dalam perjalanan akademik ini. SELAMAT BELAJAR DAN NIKMATI PROSES PEMBELAJARAN KITA. |
Adapun Petunjuk Perkulaiah yang dilakukan oleh Kedua Dosen yang Mengajar Mata Kuliah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia SD, dapat diliat pada Bagan sebagai berikut:
Gambar 2. Petunjuk Perkuliahan MK. Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia SD
Pengantar Mata Kuliah
Mata kuliah ini dirancang untuk membantu Anda sebagai calon guru SD dalam menguasai konsep, pendekatan, strategi, dan teknik pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia. Melalui mata kuliah ini, Anda akan mendapatkan pengetahuan mendalam mengenai prinsip-prinsip pembelajaran bahasa Indonesia yang berbasis karakter, serta kemampuan dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran yang efektif dan inovatif di kelas.
Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah ini mengkaji berbagai aspek penting dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SD/MI, meliputi:
Bahan Kajian
Konsep dan Hakikat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SD/MI
Gambar 1. Mind Mapp
Silahkan kepada Mahasiswa untuk bisa mempelajari dan mendiskusikan terkait materi tersebut, setelah itu bisa dikomunikasikan Kembali kepada Dosen yang mengajar di Pertemuan Pertama yaitu Nunung Fatimah, M.Pd.
Silahkan download dokumen ini sebagai bahan materi diskusi.
Dari video tersebut, Apa yang menjadi pentingnya dalam memahami prinsip-prinsip dasar pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia dalam konteks pengembangan karakter siswa di SD/MI?
Silahkan kepada mahasiswa untuk Klik link : Link GMeet Pembelajaran Sesi 1 untuk memulai pembelajaran.
Pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) merupakan fondasi penting dalam pengembangan keterampilan berbahasa anak-anak. Konsep pembelajaran ini mencakup pemahaman mendalam tentang bahasa sebagai alat komunikasi serta sastra sebagai media ekspresi budaya dan nilai-nilai moral. Hakikat pembelajaran bahasa Indonesia di SD/MI tidak hanya terbatas pada penguasaan aspek-aspek teknis berbahasa, seperti tata bahasa dan kosa kata, tetapi juga melibatkan pengembangan keterampilan berbahasa yang meliputi menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Selain itu, pembelajaran sastra di tingkat dasar bertujuan untuk menumbuhkan apresiasi terhadap karya sastra sejak dini, yang mencakup cerita rakyat, puisi, dan prosa anak-anak. Melalui pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada karakter, siswa diharapkan mampu memahami dan menginternalisasi nilai-nilai positif yang terkandung dalam bahasa dan sastra Indonesia, sehingga mampu menjadi individu yang komunikatif, kritis, dan berbudaya. Pembelajaran ini juga menekankan pentingnya penggunaan metode yang inovatif dan kreatif, serta pemanfaatan media pembelajaran yang relevan untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa.

Gambar 2. Peta Konsep Sesi 2
Silahkan kepada Mahasiswa Mendownload dan Memahami Materi di File Powerpoin ini, Agar kegiatan diskusi bisa berjalan dengan lancar.
Silahkan download dokumen ini sebagai bahan materi diskusi.
Bagaimana konsep pembelajaran bahasa sebagai alat komunikasi dan sastra sebagai media ekspresi budaya dapat diterapkan di SD/MI untuk mengembangkan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis, serta menumbuhkan apresiasi terhadap karya sastra sejak dini?
Gambar 3. Peta Konsep Sesi 3
Silahkan kepada Mahasiswa untuk bisa mempelajari dan mendiskusikan terkait PPT pada Sesi ke-3, setelah itu bisa dikomunikasikan Kembali kepada Dosen yang mengajar di Pertemuan Ketiga yaitu Nunung Fatimah, M.Pd.
Silahkan download dokumen ini sebagai bahan materi diskusi.
Bagaimana penerapan prinsip-prinsip kontekstual, fungsional, integratif, dan apresiatif dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SD/MI dapat membantu siswa mengaitkan materi dengan kehidupan nyata, menggunakan bahasa secara efektif, mengintegrasikan keterampilan berbahasa, dan mengembangkan apresiasi terhadap karya sastra?
Silahkan kepada mahasiswa untuk Klik link : Link GMeet Pembelajaran Sesi 3 untuk memulai pembelajaran.
Silahkan kepada Mahasiswa Mendownload dan Memahami Materi di File Powerpoin ini, agar kegiatan diskusi bisa berjalan dengan lancar.
Silahkan download dokumen ini sebagai bahan materi diskusi.
Bagaimana penerapan pendekatan kontekstual, komunikatif, humanistik, dan integratif, serta strategi pembelajaran berbasis proyek, kooperatif, berbasis masalah, reflektif, dan berbasis cerita dapat mendukung pengembangan keterampilan berbahasa dan karakter siswa di SD/MI?
Mahasiswa diminta untuk membuat proyek kreatif berupa antologi puisi atau cerita rakyat yang diadaptasi untuk anak-anak. Proyek ini harus disertai presentasi yang menjelaskan proses pembuatan dan nilai-nilai karakter yang ingin disampaikan.
Pembagian Kelompok
Teknik Bercerita (Storytelling) Teknik bercerita melibatkan guru atau siswa dalam menceritakan kisah atau cerita dengan menggunakan ekspresi wajah, gerakan tubuh, dan intonasi suara yang menarik. Teknik ini tidak hanya mengembangkan keterampilan berbahasa tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter melalui cerita-cerita yang sarat dengan pesan moral.
Teknik Bermain Peran (Role Play) Teknik bermain peran memungkinkan siswa untuk memerankan karakter dalam situasi tertentu. Melalui permainan peran, siswa dapat mengembangkan keterampilan berbicara dan mendengarkan serta menginternalisasi nilai-nilai seperti empati, kerjasama, dan tanggung jawab.
Teknik Diskusi Kelompok Teknik ini melibatkan siswa dalam diskusi kelompok untuk membahas topik atau masalah tertentu. Diskusi kelompok membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis, berargumentasi, dan mendengarkan pendapat orang lain. Nilai-nilai seperti saling menghargai dan toleransi juga dapat ditanamkan melalui kegiatan ini.
Teknik Menulis Jurnal Teknik menulis jurnal mengajak siswa untuk mencatat pengalaman, perasaan, dan pemikiran mereka dalam bentuk tulisan. Menulis jurnal dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan menulis dan refleksi diri, serta menginternalisasi nilai-nilai karakter seperti kejujuran dan introspeksi.
Teknik Tanya Jawab Teknik tanya jawab melibatkan guru dan siswa dalam proses interaktif di mana pertanyaan diajukan dan dijawab untuk menggali pemahaman siswa tentang materi pelajaran. Teknik ini mendorong siswa untuk berpikir kritis dan aktif berpartisipasi dalam pembelajaran.
Metode Ceramah Plus Metode ceramah plus adalah kombinasi antara ceramah dengan metode lain seperti tanya jawab, diskusi, atau demonstrasi. Guru memberikan penjelasan tentang materi, kemudian melibatkan siswa dalam diskusi atau kegiatan praktis untuk memperdalam pemahaman. Metode ini memungkinkan penyampaian informasi yang jelas dan terstruktur, serta melibatkan siswa secara aktif.
Metode Inkuiri (Inquiry-Based Learning) Metode inkuiri melibatkan siswa dalam proses penemuan dan penyelidikan untuk menemukan jawaban atau solusi terhadap pertanyaan atau masalah yang diajukan. Siswa didorong untuk bertanya, mengumpulkan data, menganalisis, dan menyimpulkan. Metode ini mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis serta nilai-nilai seperti rasa ingin tahu dan kerja keras.
Metode Demonstrasi Metode demonstrasi melibatkan guru dalam menunjukkan cara atau prosedur tertentu di depan kelas, kemudian siswa mengamati dan mempraktikkan sendiri. Misalnya, guru dapat mendemonstrasikan cara membaca puisi dengan ekspresi yang tepat atau cara menulis paragraf yang baik. Metode ini membantu siswa memahami materi dengan lebih jelas dan konkret.
Metode Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning) Metode ini melibatkan siswa dalam proyek jangka panjang yang menuntut mereka untuk merencanakan, melaksanakan, dan menyelesaikan tugas tertentu. Proyek-proyek ini biasanya melibatkan kerjasama kelompok dan menghasilkan produk atau presentasi. Pembelajaran berbasis proyek mengembangkan keterampilan berbahasa serta nilai-nilai karakter seperti tanggung jawab, kreativitas, dan kolaborasi.
Metode Pembelajaran Tematik Metode tematik mengintegrasikan berbagai mata pelajaran dalam satu tema yang kohesif. Dalam konteks bahasa dan sastra Indonesia, tema-tema yang relevan dengan kehidupan siswa dapat digunakan untuk mengajarkan keterampilan berbahasa sekaligus nilai-nilai karakter. Misalnya, tema tentang lingkungan dapat mencakup kegiatan membaca, menulis, berdiskusi, dan membuat proyek yang berhubungan dengan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Gambar 5. Peta Konsep
Silahkan kepada Mahasiswa untuk bisa mempelajari dan mendiskusikan terkait PPT tersebut, setelah itu bisa dikomunikasikan kembali kepada Dosen yang mengajar di Pertemuan Kelima yaitu Nunung Fatimah, M.Pd.
Silahkan download dokumen ini sebagai bahan materi diskusi.
Bagaimana teknik bercerita, bermain peran, diskusi kelompok, menulis jurnal, dan tanya jawab dapat diterapkan dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SD/MI untuk mengembangkan keterampilan berbahasa serta menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa?
Sub CPMK5: Mampu Menampilkan berbagai media pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia berbasis karakter di SD/MI (CPMK5), (C3), (A4)
Media pembelajaran merupakan alat bantu yang digunakan untuk menyampaikan materi pembelajaran secara lebih efektif dan menarik. Dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia berbasis karakter di SD/MI, penggunaan media yang tepat dapat membantu mengembangkan keterampilan berbahasa siswa sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter. Berikut adalah beberapa media pembelajaran yang dapat digunakan:
Silahkan kepada Mahasiswa Mendownload dan Memahami Materi di File Powerpoin ini, agar kegiatan diskusi bisa berjalan dengan lancar.
Silahkan download dokumen ini sebagai bahan materi diskusi.
Bagaimana penggunaan media pembelajaran seperti buku cerita, antologi puisi, media audio dan video, poster, flashcard, komik, majalah anak, serta alat peraga dan bahan manipulatif dapat mendukung pengembangan keterampilan berbahasa dan penanaman nilai-nilai karakter pada siswa di SD/MI?
Silahkan kepada Mahasiswa untuk bisa mempelajari dan mendiskusikan terkait PPT tersebut, setelah itu bisa dikomunikasikan Kembali kepada Dosen yang mengajar di Pertemuan Ke tujuh yaitu Nunung Fatimah, M.Pd.
Silahkan download dokumen ini sebagai bahan materi diskusi.
Apa manfaat utama dari penggunaan media pembelajaran yang berbeda dalam mendukung pembelajaran bahasa dan sastra berbasis karakter di SD/MI, dan bagaimana media tersebut dapat diintegrasikan secara efektif dalam proses belajar mengajar?
Mahasiswa merancang sebuah media pembelajaran yang fokus pada pengajaran nilai-nilai karakter. Media pembelajaran yang dirancang bisa berupa buku cerita, poster, flashcard, atau bentuk media lainnya yang relevan dengan materi pelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SD/MI.
UTS
Pada sesi ke-8, mahasiswa akan menjalani evaluasi belajar berdasarkan 6 topik yang telah dipelajari. Ujian Tengah Semester (UTS) mencakup materi yang telah dipelajari dan direncanakan dalam RPS. Mahasiswa harus memperhatikan bobot soal dan pencapaian CPMK untuk memastikan mereka mencapai kompetensi yang ditetapkan dalam RPS.
Sub CPMK6: Mampu menghubungkan Keterampilan Berbahasa Indonesia berbasis karakter berdasarkan tema dan lintas mata pelajaran lain dalam proses pembelajaran di SD/MI (CPMK6), (C3), (A4)
Pembelajaran bahasa Indonesia di SD/MI harus mencakup pengembangan keterampilan berbahasa yang komprehensif, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Pembelajaran ini juga harus mengintegrasikan nilai-nilai karakter agar siswa tidak hanya mahir berbahasa tetapi juga memiliki sikap dan perilaku yang positif. Berikut adalah uraian mengenai masing-masing keterampilan berbahasa berbasis karakter:
Silahkan kepada Mahasiswa untuk bisa mempelajari dan mendiskusikan terkait PPT tersebut, setelah itu bisa dikomunikasikan Kembali kepada Dosen yang mengajar di Pertemuan Ke Sembilan yaitu Syafruddin Muhdar, M.Pd.
Silahkan download dokumen ini sebagai bahan materi diskusi.
Bagaimana cara mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam kegiatan menyimak dan berbicara untuk meningkatkan keterampilan berbahasa siswa di SD/MI?
Silahkan kepada mahasiswa untuk Klik link : Link GMeet Pembelajaran Sesi 9 untuk memulai pembelajaran.
Silahkan kepada Mahasiswa untuk bisa mempelajari dan mendiskusikan terkait PPT tersebut, setelah itu bisa dikomunikasikan Kembali kepada Dosen yang mengajar di Pertemuan Ke sepuluh yaitu Syafruddin Muhdar, M.Pd.
Silahkan download dokumen ini sebagai bahan materi diskusi.
Bagaimana integrasi nilai-nilai karakter dalam kegiatan membaca, menulis, dan sastra dapat memperkaya keterampilan berbahasa siswa di SD/MI?
Silakan klik link berikut untuk masuk ke kelas
Sub CPMK6: Mampu menghubungkan Keterampilan Berbahasa Indonesia berbasis karakter berdasarkan tema dan lintas mata pelajaran lain dalam proses pembelajaran di SD/MI (CPMK6), (C3), (A4)
Silahkan kepada Mahasiswa untuk bisa mempelajari dan mendiskusikan terkait PPT tersebut, setelah itu bisa dikomunikasikan Kembali kepada Dosen yang mengajar di Pertemuan Ke Sebelas yaitu Syafruddin Muhdar, M.Pd.
Silahkan download dokumen ini sebagai bahan materi diskusi.
Apa peran pembelajaran sastra berbasis karakter dalam mengembangkan keterampilan berbahasa siswa di SD/MI, dan bagaimana aktivitas seperti pembacaan karya sastra, dramatisasi, dan proyek sastra dapat mendukung tujuan tersebut?
Sub CPMK7: Mampu menjelaskan sumber belajar bahasa dan Sastra Indonesia berbasis karakter di SD/MI (CPMK7), (C3), (A5)
Pengembangan sumber belajar yang efektif dan berbasis karakter sangat penting dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SD/MI. Sumber belajar yang baik dapat meningkatkan minat dan keterlibatan siswa, sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter. Berikut adalah beberapa strategi dan contoh pengembangan sumber belajar berbasis karakter:
Buku Teks dan Buku Cerita, yaitu terdiri dari a) Buku Teks Berbasis Karakter: Buku teks yang digunakan harus memuat materi yang tidak hanya mengajarkan keterampilan berbahasa tetapi juga menyisipkan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, kerja keras, tanggung jawab, dan kerjasama. Setiap bab atau unit dapat diakhiri dengan refleksi tentang nilai karakter yang dipelajari; b) Buku Cerita Anak: Pilih buku cerita yang mengandung pesan moral dan nilai-nilai karakter. Cerita rakyat, dongeng, dan fabel sering kali menyampaikan pesan moral yang kuat. Buku-buku ini dapat digunakan untuk membaca bersama di kelas dan mendiskusikan pesan moral yang terkandung di dalamnya.
Media Digital dan Aplikasi, yaitu terdiri dari a) Aplikasi Pembelajaran Berbasis Karakter: Gunakan aplikasi yang dirancang khusus untuk pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia yang menyertakan kegiatan interaktif, permainan edukatif, dan cerita digital yang mempromosikan nilai-nilai karakter; b) Video Pembelajaran: Buat atau gunakan video yang mengajarkan keterampilan berbahasa dan sastra melalui cerita atau situasi yang mencerminkan nilai-nilai karakter. Video ini dapat digunakan untuk menambah variasi dalam metode pengajaran dan membuat pembelajaran lebih menarik.
Modul dan Lembar Kerja Siswa (LKS), yaitu terdiri dari a) Modul Pembelajaran: Kembangkan modul pembelajaran yang mengintegrasikan kegiatan berbahasa dengan pengajaran nilai-nilai karakter. Modul ini dapat mencakup kegiatan membaca, menulis, berbicara, dan menyimak yang berfokus pada tema-tema karakter; b) Lembar Kerja Siswa: LKS yang dirancang dengan baik dapat membantu siswa mempraktikkan keterampilan berbahasa sambil menginternalisasi nilai-nilai karakter. LKS dapat mencakup tugas-tugas seperti menulis esai tentang pengalaman pribadi yang mengandung nilai moral atau menyusun cerita dengan pesan moral.
Silahkan kepada Mahasiswa Mendownload dan Memahami Materi di File Powerpoin ini, agar kegiatan diskusi bisa berjalan dengan lancar.
Silahkan download dokumen ini sebagai bahan materi diskusi.
Bagaimana cara mengembangkan dan memilih sumber belajar bahasa dan sastra Indonesia yang tidak hanya mendukung penguasaan keterampilan berbahasa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa di SD/MI?
Mahasiswa diminta untuk mengembangkan proyek pembelajaran yang mencakup kegiatan menyimak dan berbicara berbasis karakter. Proyek ini melibatkan pembuatan dan presentasi sebuah cerita atau dongeng yang mengandung pesan moral, serta penjelasan tentang cara mengajarkan nilai-nilai karakter seperti kejujuran dan tanggung jawab kepada siswa SD/MI melalui cerita.
Pembagian Kelompok
Sub CPMK7: Mampu menjelaskan sumber belajar bahasa dan Sastra Indonesia berbasis karakter di SD/MI (CPMK7), (C3), (A5)
Silahkan kepada Mahasiswa untuk bisa mempelajari dan mendiskusikan terkait PPT tersebut, setelah itu bisa dikomunikasikan Kembali kepada Dosen yang mengajar di Pertemuan Ke-13 yaitu Syafruddin Muhdar, M.Pd.
Silahkan download dokumen ini sebagai bahan materi diskusi.
Apa contoh proyek berbasis karakter yang dapat dilakukan di sekolah untuk mengembangkan keterampilan bahasa dan sastra Indonesia, serta menanamkan nilai-nilai karakter?
Sub CPMK8: Mampu menjelaskan Penilaian pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SD/MI (CPMK8), (C2), (A4)
Penilaian dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SD/MI berperan penting untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa dalam berbagai aspek keterampilan berbahasa serta memahami dan menginternalisasi nilai-nilai karakter. Berikut adalah beberapa pendekatan dan teknik penilaian yang dapat digunak
Silahkan kepada Mahasiswa Mendownload dan Memahami Materi di File Powerpoin ini, agar kegiatan diskusi bisa berjalan dengan lancar.
Silahkan download dokumen ini sebagai bahan materi diskusi.
Bagaimana cara menggunakan penilaian formatif dan sumatif untuk mengukur keterampilan berbahasa siswa dalam konteks pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia? Berikan contoh teknik penilaian yang sesuai untuk setiap jenis penilaian dan jelaskan manfaatnya dalam mengembangkan kompetensi dan nilai-nilai karakter siswa.
Sub CPMK8: Mampu menjelaskan Penilaian pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SD/MI (CPMK8), (C2), (A4)
Silahkan kepada Mahasiswa untuk bisa mempelajari dan mendiskusikan terkait PPT tersebut, setelah itu bisa dikomunikasikan Kembali kepada Dosen yang mengajar di Pertemuan Ke-15 yaitu Syafruddin Muhdar, M.Pd.
Silahkan download dokumen ini sebagai bahan materi diskusi.
Berikan contoh teknik penilaian untuk setiap keterampilan dan penilaian karakter serta jelaskan bagaimana teknik-teknik tersebut dapat membantu dalam mengembangkan kompetensi dan nilai-nilai karakter siswa.
UAS
Pada sesi ke-16, mahasiswa akan menjalani evaluasi belajar berdasarkan 6 topik yang telah dipelajari. Ujian TAkhir Semester (UAS) mencakup materi yang telah dipelajari dan direncanakan dalam RPS. Mahasiswa harus memperhatikan bobot soal dan pencapaian CPMK untuk memastikan mereka mencapai kompetensi yang ditetapkan dalam RPS.