Global searching is not enabled.
Skip to main content

Topic outline

  • Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    Selamat datang di SPADA Indonesia! approve

    Kampus STKIP Muhammadiyah Kuningan pada matakuliah Psikologi Pendidikan

    Berikut ini adalah panduan agar Anda dapat memanfaatkan platform ini secara maksimal untuk mendukung proses perkuliahan.

    • Cara Login dan Mengakses Kelas→ Login→ Pilih Kelas Psikologi Pendidikan
    • Mengakses Materi Kuliah→ Buka Materi video, slide berupa video, slide dan infografis→ Belajar Mandiri
    • Mengikuti Kuliah Daring→ Sesi Kuliah melalui zoom meeting→ Presensi Online sesuai kehadiran di zoom meeting
    • Mengerjakan kuis→klik menu tugas dan latihan
    • Mengerjakan dan Mengumpulkan Tugas→ Instruksi Tugas →Unggah Tugas
    • Mengikuti Ujian Tengah Semester→ Siapkan Diri →Baca Teknis Pengerjaan
    • Menambahkan komentar → Menu Diskusi dan Refleksi
    • Mengikuti Ujian Akhir Semester→ Siapkan Diri →Baca Teknis Pengerjaan
    • Mengecek Pengumuman Secara Berkala →Pengumuman Penting
    •  Jika mengalami kendala hubungi pada TIM IT kampus dan Dosen
    • Meeting ID: 901 995 3225
      Passcode: 1Mi81v

    • View Make attempts: 1
    • Pembelajaran Berdiferensiasi. Guru perlu menerapkan strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan individu siswa. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap siswa mendapatkan tantangan yang sesuai dengan kemampuan mereka, sehingga dapat berkembang secara optimal. Pengembangan Keterampilan Sosial-Emosional. Sistem pendidikan perlu memberi ruang lebih untuk program yang mendukung pengembangan keterampilan sosial-emosional. Misalnya, penerapan program pelatihan regulasi emosi, kerja tim, dan resolusi konflik di dalam kelas akan membantu siswa menghadapi tantangan di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. Kolaborasi antara Sekolah dan Keluarga. Dukungan dari orang tua sangat penting dalam pengembangan kecakapan peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan kerjasama yang erat antara guru dan keluarga untuk memastikan bahwa siswa mendapatkan bimbingan dan dukungan yang konsisten di rumah dan sekolah. Untuk tindak lanjut, sekolah perlu mengadopsi evaluasi yang tidak hanya berfokus pada hasil akademik, tetapi juga mencakup perkembangan sosial-emosional siswa. Program pelatihan bagi guru juga perlu diperluas agar mereka dapat lebih memahami perbedaan individu dan mendukung siswa secara lebih efektif.