PEMBELAJARAN KEWARGANEGARAAN BERBASIS PROYEK DENGAN MODEL PROJECT CITIZEN UNTUK MENINGKATKAN CIVIC DISPOSITION
PENGANTAR
Assalamu’alaikum, Wr. Wb.,
Shalom,
Om Swastiastu;
Namo Budaya;
Salam Kebajikan;
Selamat Sejahtera bagi kita semua.Teman-teman mahasiswa tidak terasa kita berjumpa kembali sampai dengan pada Pertemuan ke-9 (sembilan) dan semoga kita semua tetap selalu menjaga kesehatan, sekaligus semangat dalam belajarnya yang menjadi salah satu indikator keberhasilan dalam perkuliahan ini. Selain itu, kami selalu menghimbau agar di setiap pertemuan teman-teman melakukan beberapa hal sebagaimana berikut di bawah ini:
- melakukan semua aktivitas dalam Course Section sesuai pertemuan;
- mempelajari materi pada buku Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Perguruan Tinggi, Ditjen Belmawa Ristekdikti, cetakan I, 2016 (khususnya Bab 8 atau Modul 8) dan/atau materi pembelajaran lain tentunya relevan pada kajian atau pokok HAKIKAT, INSTRUMENTASI, DAN PRAKSIS DEMOKRASI INDONESIA BERLANDASKAN PANCASILA DAN UUD NRI 1945;
- berpartisipasi dalam menjawab video H5P, forum diskusi dan quiz.
Semoga teman-teman selalu dalam keadaan sehat dan semangat, dan sebelum memulai pembelajaran Pertemuan ke-9 (sembilan) ini perlu dipelajari kembali tentang hakikat, instrumentasi, dan praksis demokrasi Indonesia berlandaskan Pancasila dan UUD NRI 1945. Sejalan dengan kaidah pembelajaran ilmiah yang aktif, teman-teman diminta untuk menelusuri, menanya, menggali, membangun argumentasi dan memdeskripsikan kembali esensi dan urgensi demokrasi Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD NRI 1945 baik secara lisan dan tulisan.
Sebelum kita belajar, mari kita berdoa terlebih dahulu agar Allah S.W.T., selalu memudahkan dan melancarkan kegiatan ini. Selanjutnya, untuk kemampuan akhir yang diharapkan dari teman-teman setelah mengikuti pertemuan Pertemuan ke-9 (sembilan) ini adalah:
- mahasiswa mempunyai sikap yang teguh pada pendirian mengenai hakikat, instrumentasi, dan praksis demokrasi Indonesia yang bersumber dari Pancasila dan UUD NRI 1945;
- mahasiswa mampu menganalisis hakikat, instrumentasi, dan praksis demokrasi Indonesia yang bersumber dari Pancasila dan UUD NRI 1945 sebagaiwahana penyelenggaran negara yang sejahtera dan berkeadilan;
- mahasiswa mampu mengkreasi peta konseptual dan/atau operasional tentang problematika interaksi antar hakikat, instrumentasi, dan praksis demokrasi Indonesia yang bersumber dari Pancasila dan UUD NRI 1945 sebagai wahana kolektif penyelenggaraan negara yang sejahtera dan berkeadilan.
Catatan:
bagi teman-teman mahasiswa yang tidak berpartisipasi dalam forum diskusi selama 3 (tiga) pekan berturut-turut, maka ke-ikut sertaan-nya dalam pembelajaran ini dipertimbangkan untuk di non-aktif-kan.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb
MODUL AJAR
teman-teman bisa mempelajari mandiri Modul 6 seperti slide yang kami embed dalam materi Pertemuan ke-9 (empat) tentang HAKIKAT, INSTRUMENTASI, DAN PRAKSIS DEMOKRASI INDONESIA BERLANDASKAN PANCASILA DAN UUD NRI 1945 dibawah ini!
RESUME MATERI
PEMBELAJARAN KEWARGANEGARAAN BERBASIS PROYEK DENGAN MODEL PROJECT CITIZEN
Pembelajaran Kewarganegaraan berbasis proyek (Project-Based Learning) dengan model Project Citizen adalah pendekatan pendidikan yang dirancang untuk mengembangkan pemahaman, keterampilan, dan sikap kewarganegaraan peserta didik melalui keterlibatan aktif dalam penyelesaian masalah nyata di masyarakat. Model Project Citizen menekankan pada proses partisipasi siswa dalam mengidentifikasi masalah publik, mengembangkan solusi, dan mempresentasikannya kepada otoritas atau komunitas terkait. Pendekatan ini bertujuan meningkatkan civic knowledge (pengetahuan kewarganegaraan), civic skills (keterampilan kewarganegaraan), dan civic disposition (sikap kewarganegaraan).
Langkah-langkah dalam Model Project Citizen
- Identifikasi Masalah Publik
Siswa bekerja dalam kelompok untuk mengidentifikasi masalah publik di komunitas mereka, seperti isu lingkungan, kesehatan, atau pendidikan. - Penelitian Masalah
Siswa mengumpulkan data, melakukan wawancara, dan menganalisis informasi terkait masalah tersebut untuk memahami akar penyebab dan dampaknya. - Pengembangan Kebijakan Alternatif
Siswa merancang solusi berupa kebijakan atau tindakan alternatif yang realistis untuk mengatasi masalah yang telah diidentifikasi. - Penyusunan Rencana Aksi
Siswa mengembangkan langkah-langkah untuk mengimplementasikan kebijakan tersebut, termasuk siapa yang bertanggung jawab dan bagaimana rencana itu akan dilaksanakan. - Presentasi Hasil
Siswa mempresentasikan temuan dan usulan kebijakan mereka kepada publik, termasuk pejabat pemerintah, masyarakat, atau pihak terkait lainnya. - Refleksi
Setelah proyek selesai, siswa merefleksikan proses pembelajaran, tantangan, dan dampak dari keterlibatan mereka.
Contoh Implementasi Pembelajaran
- Topik: Masalah sampah plastik di lingkungan sekolah.
- Identifikasi Masalah: Siswa menemukan bahwa banyak sampah plastik yang tidak terkelola di sekolah.
- Penelitian Masalah: Mengukur volume sampah plastik harian, wawancara dengan pengelola kebersihan, dan mempelajari dampak plastik terhadap lingkungan.
- Pengembangan Kebijakan: Mengusulkan program zero waste di sekolah, termasuk pengadaan tempat sampah terpisah dan sosialisasi kepada warga sekolah.
- Rencana Aksi: Mengadakan kampanye kesadaran, bekerja sama dengan bank sampah lokal, dan membuat jadwal untuk monitoring pengelolaan sampah.
- Presentasi Hasil: Siswa mempresentasikan usulan kepada kepala sekolah dan komite sekolah.
- Refleksi: Siswa berdiskusi tentang tantangan yang dihadapi, seperti kurangnya partisipasi.
Selamat Belajar!
- Identifikasi Masalah Publik
POSTER PEMBELAJARAN
Selanjutnya teman-teman perhatikan Poster Pembelajaran di Pertemuan ke-9 (sembilan) dengan membuka per-slide-nya tentang PENTINGNYA PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER seperti di bawah ini!
VIDEO PEMBELAJARAN PERTEMUAN KE-9
Sebelum masuk ke Forum Diskusi pada Pertemuan ke-9 (sembilan) yang membahas tentang WATAK KEWARGANEGARAAN, terlebih dahulu teman-teman cermati video Pod Cast di bawah ini dan jawablah pertanyaan (H5P) dalam video tersebut!
FORUM DISKUSI
Selanjutnya, setelah mempelajari berbagai bahan dan sumber belajar pada Pertemuan ke-9 (sembilan), coba teman-teman perhatikan pertanyaan dibawah ini dan kemudian teman-teman jawab melalui menu replay jawaban pada platform ini!
- Apa pendekatan paling efektif yang digunakan dalam pendidikan kewarganegaraan untuk membentuk watak kewarganegaraan?
- Bagaimana teknologi dan media sosial memengaruhi pembelajaran kewarganegaraan dan pembentukan watak kewarganegaraan?
Selamat Mengerjakan!
QUIZ PERTEMUAN 9
Selanjutnya sama seperti pada Pertemuan sebelumnya, untuk mengukur seberapa dalam pemahaman teman-teman setelah mempelajari semua materi pada Pertemuan ke-9 (sembilan) ini, silakan teman-teman kerjakan quiz yang tersedia di bawah!
Selamat Mengerjakan!