IMPLEMENTASI KE LAPANGAN DALAM PENGERJAAN PROJECT CITIZEN TENTANG KEARIFAN LOKAL YANG SELARAS DENGAN TOPIK DAN MATERI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
PENGANTAR
Assalamu’alaikum, Wr. Wb.,
Shalom,
Om Swastiastu;
Namo Budaya;
Salam Kebajikan;
Selamat Sejahtera bagi kita semua.Teman-teman mahasiswa tidak terasa kita berjumpa kembali sampai dengan Pertemuan ke-15 (lima belas) pada pembelajaran matakuliah Kewarganegaraan, dimana kami selalu menghimbau agar di setiap pertemuan teman-teman melakukan beberapa hal berikut di bawah ini:
- Selalu melakukan setiap aktivitas pada Course Section sesuai Pertemuan
- mempelajari materi pada buku Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Perguruan Tinggi, Ditjen Belmawa Ristekdikti, cetakan I, 2016 (khususnya Bab 10 atau Modul 10) dan/atau materi pembelajaran lain tentunya relevan pada kajian atau pokok PROJECT CITIZEN UNTUK MATA KULIAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN;
- berpartisipasi dalam menjawab di forum diskusi dan quiz.
Semoga teman-teman selalu dalam keadaan sehat dan semangat, dan sebelum memulai pembelajaran Pertemuan ke-15 (lima belas) ini perlu dipelajari kembali tentang Strategi instruksional yang digunakan dalam model PROJECT CITIZEN, pada dasarnya bertolak dari strategi “inquiry learning, discovery learning, problem solving learning, research-oriented learning (belajar melalui penelitian, penyingkapan, pemecahan masalah)” yang dikemas dalam model “Project” ala John Dewey. Model ini sangat cocok untuk pembelajaran PKn dalam rangka menumbuhkan karakter warga negara Indonesia yang cerdas dan baik (smart and good citizen).
Sebelum kita belajar, mari kita berdoa terlebih dahulu agar Allah S.W.T., selalu memudahkan dan melancarkan kegiatan ini. Selanjutnya, untuk kemampuan akhir yang diharapkan dari teman-teman setelah mengikuti pertemuan Pertemuan ke-15 (lima belas) ini adalah terus melanjutkan mengembangkan ketrampilan dalam mempengaruhi pemerintah dalam membuat kebijakan publik.
Ketrampilan ini penting sekali karena kemungkinan besar para mahasiswa akan menggunakannya setelah dewasa. Yang perlu diingat adalah bahwa setiap kebijakan akan memerlukan revisi, dan setiap waktu akan bermunculanlah masalah-masalah baru yang ada dalam masyarakat yang tentunya akan memerlukan kebijakan baru. Membantu membuat kebijakan publik dan ikut mengambil langkah-langkah yang diperlukan merupakan tanggung jawab warga negara seumur hidup dalam pemerintahan yang berdaulat
Catatan
bagi teman-teman mahasiswa yang tidak berpartisipasi dalam forum diskusi selama 3 (tiga) pekan berturut-turut, maka ke-ikut sertaan-nya dalam pembelajaran ini dipertimbangkan untuk di non-aktif-kan.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb
MODUL AJAR
Untuk menunjang pembelajaran secara mandiri, tentunya teman-teman bisa membaca kembali pada Modul 10 dalam bentuk slide yang kami embed dalam materi Pertemuan ke-15 (lima belas) tentang PROJECT CITIZEN UNTUK MATA KULIAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN seperti dibawah ini!
RESUME MATERI
LANGKAH DAN MEKANISME PROJECT CITIZEN BERTEMA KEARIFAN LOKAL
Project Citizen adalah metode pembelajaran berbasis proyek yang dirancang untuk melibatkan siswa dalam pemahaman dan pemecahan masalah komunitas secara demokratis. Implementasi ke lapangan untuk pengerjaan Project Citizen dengan tema Kearifan Lokal yang relevan dengan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut:
- Identifikasi Masalah dengan memetakan dan menggali tentang Topik Kearifan lokal yang relevan dengan kehidupan masyarakat sekitar. Selanjutnya dengan melakukan Diskusi dengan bekerja dalam kelompok untuk mengidentifikasi masalah-masalah terkait kearifan lokal yang mulai terancam, seperti adat istiadat yang mulai ditinggalkan, pergeseran nilai budaya, atau pengaruh modernisasi. Contoh tema yang berkaitan dengan Menurunnya praktik gotong-royong atau Hilangnya tradisi lokal akibat urbanisasi dan lain-lain.
- Penelitian dan Pengumpulan Data, dapat dilakukan dengan Observasi Lapangan yaitu Mengunjungi lokasi yang memiliki praktik kearifan lokal. Kemudian melakukan proses Wawancara yang Melibatkan tokoh adat, pemuka masyarakat, atau generasi tua untuk memahami nilai dan praktik kearifan lokal tersebut. Ditunjang dengan Dokumentasi berupa Foto, video, dan catatan lapangan untuk mendukung analisis. Serta, Studi Literatur yang Mempelajari literatur atau dokumen tentang peraturan atau kebijakan yang mendukung pelestarian kearifan lokal.
- Analisis Masalah dapat dilakukan dengan Identifikasi akar masalah: Mengapa kearifan lokal mulai ditinggalkan? Apa dampaknya terhadap masyarakat? Analisis keterkaitan dengan materi PKn terkait Hak warga negara, nilai-nilai Pancasila, demokrasi, dan partisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat.
- Penyusunan Kebijakan, dimana mahasiswa merancang solusi dalam bentuk usulan kebijakan atau program untuk melestarikan kearifan lokal. Contoh kebijakan misalnya tentang Kampanye pelestarian budaya melalui media sosial, Program pendidikan lokal di sekolah-sekola. dan Pendirian komunitas penggiat budaya serta lainnya.
- Presentasi dan Advokasi, yaitu mahasiswa mempresentasikan solusi mereka di depan masyarakat, tokoh adat, atau pejabat setempat. Selanjutnya juga melaksanakan Diskusi dilakukan untuk menerima masukan dan menguatkan usulan.
- Implementasi dan Evaluasi, merupakan tindaklanjut dari Pelaksanaan program kecil sebagai uji coba melalui lomba budaya atau kegiatan gotong-royong. Tidak ketinggalan juga adanya Evaluasi dampak program dan rekomendasi untuk keberlanjutan.
- Integrasi Materi PKn, mahasiswa merelevansikan dengan Materi Terkait misalkan tentang Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup, Konsep demokrasi dan partisipasi warga negara, Nilai-nilai kebangsaan dan identitas nasional dan Hak dan kewajiban warga negara dalam pelestarian budaya.
Implementasi ini tidak hanya memperkuat pemahaman mahasiswa tentang kearifan lokal, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kemampuan untuk berpartisipasi aktif dalam masyarakat sesuai dengan tujuan dari Pendidikan Kewarganegaraan (PKn).
Selamat Belajar!
VIDEO PEMBELAJARAN PERTEMUAN KE-15
Sebelum masuk ke Forum Diskusi pada Pertemuan ke-15 (lima belas) tentang PROJECT CITIZEN BERTEMA KEARIFAN LOKAL YANG SELARAS DENGAN TOPIK DAN MATERI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN, maka teman-teman cermati video di bawah ini!
FORUM DISKUSI
Setelah mempelajari berbagai bahan dan sumber belajar dari Pertemuan ke-15 (lima belas) tentang PROJECT CITIZEN BERTEMA KEARIFAN LOKAL YANG SELARAS DENGAN TOPIK DAN MATERI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN, coba teman-teman perhatikan pertanyaan dibawah ini, kemudian jawab melalui menu replay jawaban pada platform ini!
- Jelaskan langkah-langkah konkret yang akan Anda lakukan untuk mengimplementasikan Project Citizen tentang kearifan lokal di lapangan.
- Bagaimana Anda melibatkan masyarakat setempat dan berbagai pemangku kepentingan untuk bekerja sama dalam pelestarian kearifan lokal tersebut?
- Bagaimana proyek ini dapat dihubungkan dengan materi pendidikan kewarganegaraan, terutama dalam membangun kesadaran dan partisipasi aktif warga negara dalam pelestarian kearifan lokal sebagai bagian dari identitas bangsa? Jelaskan bagaimana nilai-nilai yang diajarkan dalam pendidikan kewarganegaraan dapat diterapkan dalam proyek ini.
Selamat Mengerjakan!
QUIZ PERTEMUAN 15
Selanjutnya seperti pada pertemuan sebelumnya, untuk mengukur seberapa dalam pemahaman teman-teman setelah mempelajari semua materi tentang PROJECT CITIZEN BERTEMA KEARIFAN LOKAL YANG SELARAS DENGAN TOPIK DAN MATERI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN pada Pertemuan ke-15 (lima belas), silakan kerjakan quiz yang tersedia di bawah ini!
Selamat Mengerjakan!