PROJECT CITIZEN TENTANG KEARIFAN LOKAL YANG SELARAS DENGAN TOPIK DAN MATERI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN UNTUK MENINGKATKAN CIVIC DISPOSITION
PENGANTAR
Assalamu’alaikum, Wr. Wb.,
Shalom,
Om Swastiastu;
Namo Budaya;
Salam Kebajikan;
Selamat Sejahtera bagi kita semua.Teman-teman mahasiswa tidak terasa kita sampai dengan terakhir atau Pertemuan ke-16 (enam belas) pada pembelajaran matakuliah Kewarganegaraan, dimana kami selalu menghimbau agar di setiap pertemuan teman-teman melakukan beberapa hal berikut di bawah ini:
- Selalu melakukan setiap aktivitas pada Course Section sesuai Pertemuan
- mempelajari materi pada buku Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Perguruan Tinggi, Ditjen Belmawa Ristekdikti, cetakan I, 2016;
- berpartisipasi dalam menjawab di forum diskusi;
- mengumpulkan Tugas 3 berupa Tugas Proyek Citizenship pada matakuliah Pendidikan Kewarganegaraan dengan tema Kearifan Lokal; dan
- melaksanakan Post Test.
Semoga teman-teman selalu dalam keadaan sehat dan semangat, dan sebelum memulai pembelajaran Pertemuan ke-16 (enam belas) ini perlu dipelajari kembali tentang strategi instruksional yang digunakan dalam model PROJECT CITIZEN untuk pembelajaran PKn dalam rangka menumbuhkan karakter warga negara Indonesia yang cerdas dan baik (smart and good citizen).
Selanjutnya dalam pertemuan Pertemuan ke-16 (enam belas) ini, sekali lagi kami secara pribadi menyampaikan terimakasih, jika selama ini masih belum optimal dan banyak sekali kekurangan dalam mendampingi pembelajaran, namun prinsipnya kita semua belajar bersama-sama. Demikian juga atas kesalahan tutur kata maupun perilaku virtual dari kami selaku Dosen Pengampu Matakuliah Kewarganegaraan dalam pendampingan pembelajaran, baik disengaja maupun tidak di sengaja.
Tetap semangat teman-teman untuk belajarnya dalam menempuh studinya, semoga diberi kelancaran dan lulus tepat waktu nantinya. Amiiin..
- awan cerah langit biru,
- menjadi jingga ketika senja,
- selamat tinggal teman-temanku,
- semoga kita sukses bersama.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb
RESUME MATERI AKHIR
PROJECT CITIZEN TENTANG KEARIFAN LOKAL YANG SELARAS DENGAN TOPIK DAN MATERI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN UNTUK MENINGKATKAN CIVIC DISPOSITION
- Latar Belakang
Kearifan lokal merupakan nilai-nilai, norma, dan praktik-praktik yang berkembang dalam suatu masyarakat, yang dapat berfungsi sebagai panduan hidup yang harmonis, adil, dan seimbang dengan alam serta antar individu. Dalam konteks Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), kearifan lokal memiliki potensi besar untuk meningkatkan civic disposition, yaitu sikap dan perilaku positif terhadap kewarganegaraan, termasuk rasa tanggung jawab, partisipasi aktif, dan penghargaan terhadap hak dan kewajiban sebagai warga negara.
- Tujuan Project Citizen
- Meningkatkan Pemahaman tentang Kearifan Lokal: Melalui pemahaman yang lebih dalam tentang kearifan lokal, peserta didik akan lebih sadar akan pentingnya nilai-nilai budaya yang ada di masyarakat mereka.
- Meningkatkan Civic Disposition: Membantu peserta didik untuk mengembangkan sikap positif terhadap kewarganegaraan melalui pemahaman dan pelaksanaan nilai-nilai kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari.
- Mendorong Partisipasi Aktif: Melalui pengenalan kearifan lokal, diharapkan peserta didik dapat berpartisipasi dalam menjaga kelestarian budaya dan menciptakan perubahan positif di masyarakat.
- Langkah-langkah Project Citizen
- Penelitian dan Identifikasi Kearifan Lokal: Siswa melakukan penelitian untuk mengidentifikasi kearifan lokal yang ada di masyarakat mereka, baik yang berkaitan dengan lingkungan hidup, sosial, budaya, maupun pemerintahan. Contoh dapat mencakup sistem musyawarah untuk mufakat, tradisi gotong royong, atau sistem pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
- Pemetaan Relevansi dengan Materi PKn: Siswa menganalisis bagaimana kearifan lokal ini dapat mendukung topik-topik dalam Pendidikan Kewarganegaraan, seperti demokrasi, hak asasi manusia, partisipasi dalam pemerintahan, dan tanggung jawab sosial. Misalnya, tradisi musyawarah dapat dikaitkan dengan prinsip demokrasi dalam pengambilan keputusan.
- Penyuluhan dan Kampanye: Siswa membuat kampanye atau program penyuluhan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kearifan lokal dalam konteks kewarganegaraan. Ini bisa dilakukan melalui pembuatan poster, video, atau kegiatan langsung seperti diskusi atau lokakarya di sekolah atau masyarakat setempat.
- Aksi Nyata dan Partisipasi: Melibatkan siswa dalam kegiatan nyata yang menunjukkan penerapan kearifan lokal dalam kehidupan masyarakat, seperti kegiatan gotong royong, kebersihan lingkungan, atau penerapan sistem demokrasi dalam pengambilan keputusan di tingkat desa atau komunitas.
- Refleksi dan Evaluasi: Siswa melakukan refleksi tentang pengalaman mereka dalam menerapkan kearifan lokal dalam konteks kewarganegaraan. Mereka juga melakukan evaluasi terhadap dampak yang dihasilkan, baik terhadap sikap masyarakat maupun perubahan positif yang terjadi di lingkungan sekitar.
- Outcome yang Diharapkan:
- Civic Disposition yang Lebih Baik: Melalui pemahaman dan aplikasi kearifan lokal, siswa diharapkan dapat menunjukkan sikap aktif dalam kehidupan bermasyarakat, menghargai keberagaman, serta memiliki rasa tanggung jawab sebagai warga negara.
- Penguatan Identitas Lokal: Dengan mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembelajaran PKn, siswa dapat memperkuat identitas dan kebanggaan terhadap budaya lokal mereka, serta memahami pentingnya menjaga kelestarian nilai-nilai tersebut.
- Meningkatkan Keterlibatan Sosial: Siswa yang lebih peduli terhadap kearifan lokal akan lebih terlibat dalam kegiatan sosial dan masyarakat, sehingga dapat memunculkan perubahan positif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
- Kesimpulan
Project Citizen yang mengangkat kearifan lokal sebagai tema utama dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan civic disposition peserta didik. Dengan memanfaatkan nilai-nilai kearifan lokal dalam konteks Pendidikan Kewarganegaraan, diharapkan siswa dapat mengembangkan sikap yang lebih bertanggung jawab, aktif, dan peduli terhadap masyarakat serta negara, yang pada akhirnya berkontribusi pada penguatan demokrasi dan keberagaman di Indoensia.
Selamat Belajar!
VIDEO REFLEKSI
PERTEMUAN VIRTUAL
Pada Pertemuan Ke-16 ini kita akan bertemu secara virtual untuk mengakhiri kegiatan perkuliahan Kewaraganegaraan pada semester ini. Silakan persiapkan platfom pertemuan virtual ZOOM Meeting, dan bergabung sesuai jadwal melalui akses tautan berikut
Join Zoom Meeting
https://us06web.zoom.us/j/85728966061?pwd=Yd1S5882STv2UyVIA3tG4YVwEFiWgw.1Meeting ID: 857 2896 6061
Passcode: GOODCTZENUJIAN AKHIR SEMESTER (PROJECT)
Sebagai salah satu syarat kelulusan menempuh mata kuliah Kewarganegaraan, sesuai dengan kelompoknya, maka pada Pertemuan ke-16 (enam belas) ini tugas membuat Tugas Proyek Citizenship dengan tema Kearifan Lokal melalui Pelestarian dan Promosi Kearifan Lokal Seni dan Budaya Tradisional dapat dikumpulkan melalui Assigmnet berikut
UJIAN AKHIR SEMESTER (PROJECT)
Setelah kita mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pembelajaran mata kuliah kewarganageraan memalui platform SPADA Indonesia ini, yuk kita lakukan post-test untuk mengukur civic dispositionl Anda. Jawablah semua pertanyaan dengan jujur dan teliti.