LMS-SPADA INDONESIA
Sahabat mahasiswa, materi yang akan dibahas pada pertemuan ini adalah Konsep Pengembangan Media Pembelajaran, Tujuan Pengembangan Media Pembelajaran, Model-Model Pengembangan Media Pembelajaran, dan Contoh Pengembangan Media Pembelajaran. Anda harus membaca secara detil materi ini agar memudahkan Anda dalam mempersiapkan diri dalam mengembangkan media pembelajaran yang ada.
Terdapat beberapa model pengembangan media pembelajaran yang telah dikembangkan untuk membantu para pengembang media dalam merancang dan mengembangkan alat pembelajaran yang efektif. Berikut ini adalah beberapa model pengembangan media pembelajaran yang populer:
A. Model ADDIE:
B. Model ASSURE:
C. Model Dick and Carey:
D. Model Kemp: Model ini mirip dengan model ADDIE, tetapi menekankan pada peran desain instruksional yang kuat dalam pengembangan media pembelajaran.
E. Model SAM (Successive Approximation Model): Model ini menekankan iterasi dan revisi berulang dalam pengembangan media pembelajaran. Proses pengembangan tidak linier, dan revisi dilakukan sepanjang proses.
F. Model Morrison, Ross, dan Kemp (MRK): Model ini mencakup tiga tingkat perencanaan (mikro, meso, dan makro) yang memungkinkan perencang untuk memahami konteks lebih baik.
G. Model Rapid Prototyping: Model ini mengusulkan pendekatan yang lebih cepat untuk pengembangan media pembelajaran dengan fokus pada iterasi dan umpan balik siswa sejak awal.
Pemilihan model pengembangan media pembelajaran harus disesuaikan dengan konteks, sumber daya, dan kebutuhan spesifik dari proyek pengembangan media. Setiap model memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing, dan pengembang media harus memilih model yang paling sesuai dengan tujuan dan kondisi mereka.
Sahabat Mahasiswa, Penjelasan selanjutnya tentang beberapa model pengembangan dapat dibaca pada book chapter kami yang berjudul NEW TECHNOLOGIES IN TEACHING AND LEARNING pada Bab 9. Perangkat Web dalam pembelajaran (Model Pengembangan Web dalam Pembelajaran) dari halaman 201-214.