Terima kasih atas pertanyaannya. betul sekali mbak harus menentukan taraf signifikansi. taraf signifikansi akan sangat mempengaruhi hasil. ketika nilai taraf signifikansi semakin kecil maka batas toleransi kita untuk melakukan kesalahan juga akan semakin kecil. oleh karena itu biasa digunakan untuk penelitian yang hasilnya sangat beresiko seperti dalam bidang kesehatan karena menyangkut nyawa manusia.
Ya, bisa berbeda. Perbedaan nilai α langsung memengaruhi keputusan uji hipotesis, terutama jika nilai p-value mendekati batas signifikansi. Contoh Kasus: Misalnya hasil uji menghasilkan p-value = 0,03. Jika α=0,01 maka H0 ditolak. tetapi jika α=0,05 maka H0 masih diterima.
Ya, bisa berbeda. Perbedaan nilai α langsung memengaruhi keputusan uji hipotesis, terutama jika nilai p-value mendekati batas signifikansi. Contoh Kasus: Misalnya hasil uji menghasilkan p-value = 0,03. Jika α=0,01 maka H0 ditolak. tetapi jika α=0,05 maka H0 masih diterima.