Sebuah universitas ingin memahami pola gaya belajar mahasiswa agar dosen dapat menyesuaikan metode pengajaran dengan karakteristik kelas. Data diperoleh dari survei terhadap 12 mahasiswa dengan tiga variabel utama:
- Frekuensi Belajar Mandiri (jam/minggu)
- Partisipasi Diskusi (%)
- Rata-rata Nilai Tugas
| No | Frekuensi Belajar Mandiri (jam/minggu) | Partisipasi Diskusi (%) | Rata-rata Nilai Tugas |
|---|---|---|---|
| 1 | 12 | 80 | 88 |
| 2 | 10 | 75 | 84 |
| 3 | 5 | 40 | 70 |
| 4 | 7 | 50 | 72 |
| 5 | 15 | 85 | 90 |
| 6 | 3 | 20 | 65 |
| 7 | 8 | 60 | 75 |
| 8 | 6 | 55 | 73 |
| 9 | 14 | 90 | 92 |
| 10 | 4 | 30 | 68 |
| 11 | 9 | 65 | 80 |
| 12 | 2 | 25 | 60 |
Tugas Diskusi
- Gunakan konsep K-Means Clustering untuk menganalisis data di atas dengan asumsi jumlah cluster k = 3, misalnya:
- Cluster 1: Mahasiswa mandiri dan aktif
- Cluster 2: Mahasiswa moderat
- Cluster 3: Mahasiswa pasif
- Jelaskan alasan pemilihan jumlah cluster tersebut berdasarkan sebaran data.
- Kelompokkan masing-masing mahasiswa ke dalam cluster yang dianggap paling sesuai (tidak harus menghitung secara penuh, tetapi gunakan penalaran logis dari pola data).
- Diskusikan bagaimana hasil pengelompokan ini dapat membantu dosen dalam:
- Menentukan strategi pembelajaran berbeda untuk tiap kelompok.
- Memberikan pendampingan tambahan bagi kelompok tertentu.
- Mengembangkan kelas yang lebih adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa.