Global searching is not enabled.
Skip to main content
Forum

Diskusi 3

Jawaban diskusi pertemuan 3

Jawaban diskusi pertemuan 3

by L.M RIFKI - Number of replies: 0

A. Pemahaman Konsep Dasar

  1. Sistem Pakar adalah sistem komputer yang meniru cara berpikir dan keputusan pakar manusia. Dua karakteristik utamanya adalah memiliki basis pengetahuan dan kemampuan penalaran otomatis.

  2. Tiga komponen utama sistem pakar:

  • Basis Pengetahuan: menyimpan fakta dan aturan IF–THEN.

  • Mesin Inferensi: melakukan penalaran untuk menarik kesimpulan.

  • Antarmuka Pengguna: sebagai media input dan menampilkan hasil kepada pengguna.

  1. Basis pengetahuan disebut “jantung” sistem pakar karena semua pengetahuan pakar disimpan di dalamnya dan menjadi dasar pengambilan keputusan. Contoh aturan: IF batuk AND demam THEN penyakit = ISPA.

  2. Antarmuka pengguna berfungsi untuk memasukkan data dan menampilkan hasil analisis. Antarmuka penting agar sistem mudah digunakan oleh masyarakat non-teknis.

  3. Pengetahuan deklaratif berisi fakta (contoh: suhu = 39°C), sedangkan pengetahuan prosedural berisi langkah atau aturan tindakan (contoh: jika suhu > 38°C beri obat penurun panas).


B. Analisis Penalaran

  1. Forward Chaining melakukan penalaran dari fakta ke kesimpulan (data-driven), sedangkan Backward Chaining melakukan penalaran dari kesimpulan lalu mencari fakta pendukung (goal-driven).

  2. Metode yang paling tepat untuk diagnosis medis adalah Forward Chaining karena dimulai dari gejala pasien lalu menuju penentuan penyakit.

  3. Langkah Forward Chaining dari fakta “hujan”:

  • Fakta awal: hujan

  • R1: hujan → tanah_basah

  • R2: tanah_basah → rumput_tumbuh

  • R3: rumput_tumbuh → kambing_senang
    Kesimpulan akhir: kambing_senang.

  1. Pada kasus pelanggaran lalu lintas, Backward Chaining dimulai dari tujuan “apakah melanggar peraturan”. Sistem mencari aturan yang menyimpulkan pelanggaran lalu memeriksa premis seperti tidak memakai helm atau melawan arus. Jika fakta mendukung, kesimpulan terbukti.

  2. Hybrid reasoning digunakan karena menggabungkan kelebihan kedua metode sehingga sistem lebih fleksibel, efisien, dan mampu menangani kasus kompleks.