1. Tata kelola yang baik (good governance) sangat penting bagi lembaga keuangan syariah karena memastikan transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam pengelolaan dana dan operasionalnya. Dalam konteks keuangan syariah, tata kelola yang baik juga mencakup penerapan prinsip-prinsip syariah yang sesuai dengan hukum Islam, sehingga lembaga dapat menjaga kepercayaan nasabah dan pemangku kepentingan lainnya. Selain itu, tata kelola yang baik mendorong pengelolaan risiko yang efektif, mengurangi potensi penyalahgunaan, serta mendukung stabilitas dan pertumbuhan lembaga keuangan syariah. Dengan tata kelola yang kuat, lembaga dapat lebih mudah beradaptasi dengan perubahan regulasi, menjaga kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat serta perekonomian secara keseluruhan.
2. Meskipun perusahaan skala kecil seperti UMKM sering kali memiliki sumber daya yang terbatas, penerapan tata kelola perusahaan yang baik tetap sangat penting. Tata kelola yang baik membantu UMKM dalam mengatur proses bisnis secara lebih terstruktur, meningkatkan efisiensi operasional, dan mengurangi risiko kesalahan atau penyalahgunaan. Dengan memiliki sistem pengelolaan yang jelas, UMKM dapat meningkatkan transparansi dalam pengambilan keputusan, membangun kepercayaan dengan pelanggan, mitra bisnis, dan investor, serta mematuhi regulasi yang berlaku. Selain itu, penerapan tata kelola yang baik dapat mendorong pertumbuhan yang lebih berkelanjutan, memperkuat daya saing, dan meningkatkan peluang akses ke pendanaan atau kerjasama bisnis. Dengan kata lain, meskipun kecil, UMKM yang menerapkan tata kelola yang efektif akan lebih siap untuk berkembang dan menghadapi tantangan pasar yang kompetitif.