LMS-SPADA INDONESIA
Topik: Sistem Pakar (Expert System)
| Istilah | Definisi |
|---|---|
| Sistem Pakar (Expert System) | Program komputer yang dirancang untuk meniru kemampuan pengambilan keputusan seorang pakar manusia dalam bidang tertentu menggunakan pengetahuan dan aturan logis. |
| Pakar (Expert) | Orang yang memiliki keahlian dan pengalaman mendalam dalam suatu bidang yang menjadi sumber pengetahuan bagi sistem pakar. |
| Basis Pengetahuan (Knowledge Base) | Komponen utama sistem pakar yang berisi kumpulan fakta, aturan, dan hubungan logis yang merepresentasikan pengetahuan pakar. |
| Mesin Inferensi (Inference Engine) | Bagian sistem pakar yang melakukan proses penalaran untuk menarik kesimpulan dari fakta dan aturan dalam basis pengetahuan. |
| Fakta (Fact) | Informasi yang dianggap benar dan menjadi dasar bagi sistem pakar dalam proses inferensi. |
| Aturan Produksi (Production Rule) | Bentuk aturan IF–THEN yang digunakan untuk menggambarkan hubungan antara kondisi dan tindakan dalam proses pengambilan keputusan. |
| Antarmuka Pengguna (User Interface) | Bagian sistem pakar yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan sistem melalui input dan output. |
| Working Memory (Memori Kerja) | Ruang penyimpanan sementara yang menyimpan fakta atau informasi yang sedang diproses oleh mesin inferensi. |
| Knowledge Acquisition (Akuisisi Pengetahuan) | Proses mengumpulkan dan mentransfer pengetahuan dari pakar manusia ke dalam sistem pakar. |
| Forward Chaining | Strategi penalaran yang dimulai dari fakta yang diketahui dan bergerak maju untuk menemukan kesimpulan. |
| Backward Chaining | Strategi penalaran yang dimulai dari tujuan atau hipotesis dan bekerja mundur untuk menemukan fakta-fakta pendukung. |
| Certainty Factor (Faktor Kepastian) | Nilai numerik yang menunjukkan tingkat keyakinan terhadap suatu fakta atau hasil dalam sistem pakar. |
| Knowledge Engineer | Orang yang bertanggung jawab dalam merancang, membangun, dan memelihara sistem pakar berdasarkan pengetahuan pakar manusia. |
| Knowledge Representation | Cara menyimpan dan menyusun pengetahuan dalam format yang dapat dipahami oleh sistem untuk keperluan penalaran. |
| Explanation Facility | Fitur dalam sistem pakar yang mampu menjelaskan kepada pengguna alasan di balik suatu kesimpulan atau rekomendasi yang diberikan. |
| Inference | Proses logis yang dilakukan sistem untuk menarik kesimpulan baru dari fakta dan aturan yang sudah diketahui. |
| Heuristik | Pendekatan praktis atau aturan jempol yang digunakan sistem pakar untuk mempercepat proses penalaran meskipun tidak selalu optimal. |
| Rule Base | Kumpulan aturan IF–THEN yang digunakan sebagai dasar dalam penarikan kesimpulan oleh mesin inferensi. |
| Diagnosis System | Jenis sistem pakar yang digunakan untuk mendiagnosis masalah atau gangguan dalam suatu domain, seperti kedokteran atau teknik. |
| Decision Support | Fungsi sistem pakar untuk membantu pengguna dalam membuat keputusan berdasarkan analisis logis dan pengetahuan pakar. |
| Validation (Validasi) | Proses pengujian sistem pakar untuk memastikan hasil inferensinya sesuai dengan pengetahuan pakar yang sesungguhnya. |
| Maintenance (Pemeliharaan) | Tahapan memperbarui basis pengetahuan agar tetap relevan dan akurat sesuai dengan perkembangan informasi baru. |
| Hybrid Expert System | Sistem pakar yang menggabungkan beberapa pendekatan kecerdasan buatan seperti logika fuzzy, jaringan syaraf tiruan, atau algoritma genetika untuk meningkatkan performa dan fleksibilitas. |
| Shell Expert System | Kerangka kerja (framework) sistem pakar yang sudah memiliki mesin inferensi dan antarmuka, sehingga pengguna hanya perlu menambahkan basis pengetahuan. |