LMS-SPADA INDONESIA
Wext = Fext d cos 00 = mgh = mg(y2 ÔÇô y1)
Gravitasi juga bekerja pada benda sewaktu bergerak dari y1 ke y2 dan melakukan usaha sebesar:
WG = FG d cos Ôò¼┬® = mgh cos 1800 = -mgh = -mg(y2 ├ö├ç├┤ y1)
Jadi kemudian benda dilepaskan dari keadaan diam, maka benda akan jatuh bebas dibawah pengaruh gravitasi dan benda itu akan memiliki kecepatan setelah jatuh dengan ketinggian h sebesar:
v2 = v02 + 2gh = 2gh
Benda akan mempunyai energi kinetik Ôö¼┬ó mv2 = Ôö¼┬ó m (2gh) = mgh, dan jika benda mengenai sebuah tiang pancang maka benda itu bias melakukan usaha pada tiang itu sebesar mgh (teorema usaha-energi). Oleh karena itu, dengan menaikkan sebuah benda dengan massa m sampai ketinggian h membutuhkan sejumlah usaha yang sama dengan mgh. Maka energi potensial sebuah benda dapat didefinisikan dalam persamaan:
Ep = mgh
Dimana: Ep = energi potensial benda (J)
m = massa benda (kg)
g = percepatan gravitasi (m/s2)
h = tinggi benda (m)
Semakin tinggi suatu benda di atas tanah, maka semakin besar energi potensial yang dimilikinya.
Wext = mgy2 ÔÇô mgy1 = Ep2 ÔÇô Ep1 = Ep
Dengan demikian usaha yang dilakukan oleh gaya eksternal untuk menggerakkan massa m dari titik 1 ke titik 2 (tanpa perepatan) sama dengan perubhan energi potensial benda antar titik 1 dan titik 2. Selain itu Ep dalam hubungannya dengan usaha yang dilakukan gravitasi dapat ditulis dalam persamaan:
WG = -mgh = -mg(y2 ÔÇô y1)
Artinya usaha yang dilakukan ke titik oleh gravitasi sementara massa m bergerak dari titik1 ke titik 2 sama dengan negatif dari perbedaan energi potensial antara titik 1 dan titik 2.