LMS-SPADA INDONESIA


Selamat datang di modul pemrograman pada sistem tenaga listrik. Setelah menyelesaikan kuliah ini peserta kuliah diharapkan memiliki kompetensi dalam menyelesaikan permasalahan pada sistem tenaga listrik khususnya masalah aliran daya atau aliran beban. Kompetensi lain dari mata kuliah ini agar mahasiswa mampu menyelesaikan permasalahan dalam sistem tenaga listrik dengan membuat program sesuai kemampuan dalam bahasa pemrograman yang dikuasai oleh mahasiswa.
Aliran beban atau aliran daya adalah salah satu isu utama pada analisa sistem tenaga listrik. Dibutuhkan cara tertentu untuk menyelesaikan masalah aliran daya. Tahapan dalam membuat model sistem tenaga listrik serta penentuan parameter sistem tenaga kemudian memasuki tahapan tahapan dalam membuat persamaan persamaan aliran daya dalam bentuk matriks.
Pembahasan perkuliahan meliputi :
Buku Referensi
1. Prabha Kundur, Power system stability & control, http://www.amazon.com/System-Stability-Control-PrabhaKundur/dp/007035958X
2. Carlson Taylor, Power system voltage stability, http://www.amazon.com/Stability-Electric-ResearchInstitute-Engineering/dp/0070631840/ref=sr_1_1?s=books&ie=UTF8&qid=1435384373&sr=1-1&keywords=voltage+stability%2C+Taylor

Setelah menyelesaikan kuliah dari matakuliah pemrograman pada sistem tenaga listrik, mahasiswa diharapkan mampu memilih metode yang akan digunakan dan dapat menyusun program komputer untuk menyelesaikan permasalahan pada sistem tenaga listrik khususnya masalah aliran daya. Studi aliran daya digunakan untuk menentukan profil tegangan dan rugi rugi daya. +Ruang lingkup dari aliran daya berada pada sisi pembangkitan, sisi beban, sisi transmisi dan sisi pengoperasian sistem tenaga. Dibutuhkan komputasi numerik untuk memperoleh solusi yang konvergen.
materi aliran daya yang lain dapat diperoleh juga melalui alamat berikut:
http://mycourses.ntua.gr/courses/ECE1220/document/Load_Flow_Analysis.pdf
Setelah menyelesaikan Topik ini peserta kuliah diharapkan dapat
mengetahui permasalahan yang dihadapi pada sistem tenaga listrik
khususnya masalah aliran daya pada sistem tenaga listrik dan mampu
mengidentifikasi bagian bagian sistem tenaga listrik. Sistem tenaga listrik dimodelkan sebagai rangkaian linier.
Bahan bacaan ini berisi penjelasan umum sistem tenaga
listrik sebagai rangkaian listrik keadaan linear.
Bacaan ini ditulis oleh J.L.Kirtley Jr, sebagai bahan kuliah online yang
terbuka dan dapat dipakai untuk kepentingan pendidikan.
Video 1_1
Video 1_2
Video 1_1 dan Video 1_2 menjelaskan bagaimana sistem tenaga listrik dibuat menjadi model dalam bentuk simbol gambar maupun persamaan persamaan.
Setelah selesai mempelajari modul ajar, para peserta kuliah selanjutnya dipersilahkan untuk melatih dalam menyelesaikan problem pada tugas 1
Dalam bagian dapat dipelajari mengenai prinsip dasar sistem tenaga listrik, daya dalam rangkaian satu fasa AC, daya kompleks dan yang berhubungan dengan sistem tenaga listrik.
Kerjakanlah masalah 2 sampai 6 pada tautan berikut
Setelah menyelesaikan topik ini, mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan bagaimana aliran daya pada jaring tenaga listrik di hitung. Jaring tenaga listrik disusun dari komponen komponen yang dapat diperkirakan secara linier. Aliran daya elektrik, daya nyata dan reaktif adalah besaran besaran yang nonlinear. Perhitungan aliran daya dalam jaring tenaga adalah solusi dari beberapa persamaan nonlinier. dalam bagian ini hanya menjelaskan penyelesaian masalah masalah dasar, karena dalam keadaan yang sebenarnya, sistem tenaga elektrik terdiri dari beberapa sampai ratusan bus, sehingga dibutuhkan komputasi dan algoritma yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan aliran daya. Pada akhir dari topik ini akan di diskusikan program pendek mengenai aliran daya, walaupun hanya program pendek namun dapat dikembangkan untuk program yang lebih kompleks.
Dalam topik ini juga akan dibicarakan mengenai bilangan kompleks, fasor, fungsi waktu sinusoidal, tanggapan frekuensi, energi dan daya, hukum konservasi, aliran daya melewati impedansi dan saluran transmisi
Pada akhir topik terdapat program pendek dengan menggunakan Matlab sebagai bahasa pemrograman. Cobalah untuk menuliskan dan run program melalui komputer masing masing, hasilnya dapat menggunakan cetak layar dan kemudian di kirim.
Kerjakanlah masalah nomor 1 pada tautan berikut:
http://ocw.mit.edu/courses/electrical-engineering-and-computer-science/6-061-introduction-to-electric-power-systems-spring-2011/assignments/MIT6_061S11_assn07.pdf
Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa diharapkan membedakan penyelesaian dengan metode Gauss-Seidel dengan iterasi untuk solusi persamaan linier simultan dan metode Newton-Raphson dengan cara eliminasi untuk solusi persamaan non-linier. Untuk melakukan penyelesaian sebagai contoh adalah persamaan persamaan yang sederhana dan dapan menentukan konvergensi maupun divergensi dari permasalahan, namun untuk solusi nyata di lapangan tentu akan berbeda dan keadaan yang sebenarnya akan jauh lebih kompleks.
Video 2 Modul 3
Matriks admitansi bus adalah matriks yang elemennya merupakan representasi jaringan listrik. Pembentukan elemen matriks berdasar hukum arus kirchoff - KCL, Kirchoff Current Law.
Bus Admitance Matrix - Modul 4

Virtual Programming Lab is a programming assesment management system. It has three components are Moodle server is installed VPL plugin, Jail Server , and participants as a client. Moodle server is installed VPL plugin and Jail server must work on Ubuntu platform.
Topik ini menyediakan shortcut untuk mengakses VPL dan contoh aplikasi dengan script yang bisa diketik pada VPL editor.
Setelah menyelesaikan topik mata kuliah ini maka mahasiswa diharapkan memiliki kompetensi untuk membuat program program sederhana dengan bantuan Virtual Programming Lab sebagai compilernya, dan mahasiswa mampu mengaplikasikan bahasa pemrograman yang dikuasai dan di eksekusi melalui Virtual Programming Lab yang terinstall lokal.

Modul ini menjelaskan analisa load-flow menggunakan metode Gauss Seidel dan Newton-Raphson. Pembentukan admitansi matrik dari representasi jaringan berpotensi menjadi sparse-matriks, sehingga perlu pendekatan faktorial untuk menjembatani pembentukan matriks admitansinya. Komputasi terhadap elemen matriks memerlukan pengecekan dan pengkondisian agar komputasinya bisa konvergen.
Topik ini menyediakan shortcut koneksi ke VPL di local network dan shortcut koneksi ke demo server di internet.
VPL demo server adalah server latihan dalam kapasitas terbatas yang memerlukan koneksi internet. Berbeda dengan shorcut VPL terinstall di local network, server tersebut dapat di atur penggunaan dan featurenya sesuai keperluan.