Global searching is not enabled.
Skip to main content

Topic outline

  • Mata Kuliah              : Teknologi Pertanian Organik

    Kode MK                   : AGR19538

    Dosen Pengampu      : M. Abror, SP, MM

    Semester                    : V (Lima)

    Tahun Akademik      : 2023/2024

    email : abror@umsida.ac.id

    No Hp : 08165406296

    Deskripsi Mata Kuliah : Mata Kuliah Teknologi Pertanian Organik [AGR] merupakan mata kuliah wajib di bidang pertanian organik  yang mempelajari tentang pengantar pertanian organic,  komuniasi dan organisasi, mutu, lahan dan budidaya organik. Setelah mengikuti kuliah ini diharapkan mahasiswa mampu menerapkan budidaya pertanian yang efektif dan bekerja secara professional sehingga menjadi inspektor organik tanaman.

    Untuk penjelasan dibawah ada RPS dan Buku-buku sebagai bacaan dan Referensi.

  • Pertemuan 1

    Assalamu'alaikum Wr. Wr.
    Bagaimana Kabarnya Hari ini, Sehat selalu. mudah-mudahan dalam rangka mencari ilmu diberi kesabaran dan keberkahan.
    Hari ini kita akan belajar dan diskusi tentang Pengantar Pertanian Organik

  • Pertemuan 2

    assalamu'alaikum Wr. Wb.  bagaimana kabar hari ini, sy berharap sehat selalu semua.

    Kita akan belajar tentang Cara mengorganisasi pekerjaan dan kelompok

  • Pertemuan 3

    hari ini kita belajar tentang Komunikasi efektif dan membangung jejaring kerja

     

    • Teman-teman mahasiswa bisa membaca untuk berkomuniasi dalam berorganisasi

    • "Jejaring kerja" atau "networking" dalam konteks bisnis dan karier mengacu pada proses membangun dan memelihara hubungan dengan orang lain untuk mendukung pertumbuhan profesional dan peluang bisnis. Jejaring kerja melibatkan interaksi dengan rekan kerja, mitra bisnis, klien, mentor, dan orang-orang lain yang dapat memberikan manfaat atau dukungan dalam karier atau bisnis seseorang.

      Jejaring kerja dapat terjadi melalui berbagai cara, termasuk pertemuan tatap muka, acara industri, konferensi, seminar, dan platform online seperti LinkedIn. Memiliki jejaring kerja yang kuat dapat membantu seseorang mendapatkan informasi tentang peluang pekerjaan, memperluas wawasan industri, memperoleh saran dari para ahli, dan meningkatkan visibilitas profesional.

      Penting untuk membangun jejaring yang otentik dan saling menguntungkan, di mana hubungan tidak hanya didasarkan pada mengambil, tetapi juga memberikan dukungan dan nilai kepada orang lain dalam jejaring tersebut. Jejaring kerja yang efektif dapat menjadi aset berharga dalam pengembangan karier dan kesuksesan bisnis

  • Pertemuan 4

    Menyusun, mempersiapkan, melaksanakan dan mengevaluasi program inspektor Organik Tanaman


    • Istilah "inspektor organik tanaman" biasanya merujuk pada seorang profesional yang bertanggung jawab untuk melakukan inspeksi terhadap pertanian organik atau tanaman organik. Pertanian organik melibatkan penggunaan praktik pertanian yang ramah lingkungan dan tidak menggunakan pestisida sintetis, pupuk kimia, atau bahan kimia lainnya.

      Tugas utama inspektor organik tanaman melibatkan memastikan bahwa petani atau produsen organik mematuhi standar dan regulasi organik yang ditetapkan oleh badan sertifikasi organik. Mereka melakukan kunjungan lapangan ke pertanian organik untuk memeriksa proses pertanian, manajemen tanah, penggunaan pupuk, pengelolaan hama, dan praktik pertanian lainnya guna memastikan kesesuaian dengan prinsip-prinsip pertanian organik.

      Inspektor organik harus memahami secara mendalam standar organik, termasuk ketentuan tentang penggunaan benih organik, perlakuan hewan, pengelolaan sisa tanaman, dan aspek-aspek lainnya yang berkaitan dengan pertanian organik. Setelah inspeksi selesai, mereka memberikan laporan kepada badan sertifikasi organik, yang kemudian akan menentukan apakah petani atau produsen memenuhi syarat untuk menerima sertifikasi organik.

      Sertifikasi organik memberikan jaminan kepada konsumen bahwa produk tersebut dihasilkan dengan menggunakan praktik-praktik pertanian organik yang sesuai dengan standar tertentu

    • cara inspeksi seorang inspektor organik tanaman

    • Diskusi tentang seorang Inspektor Organik Tanaman dapat mencakup berbagai aspek, termasuk peran mereka dalam mendukung pertanian organik, tantangan yang dihadapi dalam menjalankan tugas mereka, serta pentingnya sertifikasi organik dalam industri pertanian

    • Seorang inspektur tanaman organik memiliki tanggung jawab yang penting dalam memastikan bahwa petani dan produsen pertanian organik mematuhi standar organik yang ditetapkan

    • KInerja seorang Inspektor Organik Tanaman perlu difahami dalam melaksanakan inspeksi atau audit

    •  pilihan pertanyaan ke petani tentang audit

  • Pertemuan 5

    Assalamu'alaikum Wr. Wb.

    Hari ini kita belajar tentang Sistem Jaminan mutu organik

  • Pertemuan 6

    Assalamu'alaikum Wr. Wb.

    Bagaimana kabar hari ini? kita akan belajar tentang Analisis Sejarah Lahan

    • Mengetahui sejarah lahan dalam perubahan menuju pertanian organik dapat melibatkan beberapa langkah investigasi dan pengumpulan informasi, Wawancara dengan Pemilik Sebelumnya, Mengakses Catatan Pertanian, Peninjauan Visual Lahan, Menganalisis Tanah, Mencari Data Pencemaran, Berkonsultasi dengan Komunitas Lokal, Periksa Dokumen Sertifikasi Organik.

  • Pertemuan 7

    Teman-teman kita akan belajar tentang konversi Lahan

    • Konversi lahan menjadi lahan organik adalah suatu proses yang melibatkan transformasi dari praktik pertanian konvensional atau non-organik menjadi pertanian organik. Proses ini memiliki beberapa langkah yang perlu diperhatikan untuk memastikan bahwa lahan tersebut memenuhi standar pertanian organik

    • Diskusi tentang konversi lahan menjadi lahan organik dapat melibatkan berbagai aspek, termasuk motivasi, proses konversi, tantangan yang mungkin dihadapi, dan manfaat yang diharapkan, tentang

      • Motivasi dan Visi:
      • Proses Perencanaan:
      • Pemilihan Praktik Pertanian Organik:
      • Pemilihan Benih dan Pupuk:
      • Manajemen Air dan Sumber Daya:
      • Pengelolaan Gulma dan Hama:
      • Pendidikan dan Kesadaran:
      • Tantangan yang Diharapkan:
      • Manfaat yang Diinginkan:
      • Keterlibatan Komunitas dan Kerjasama:
  • Pertemuan 8 / Ujian Tengah Semester

     Silahkan dikerjakan soal dibawah ini, jawaban ditulis tangan, discan dan diupload dengan pdf. filename = nama dan nim

  • Pertemuan 9

    hari ini kita belajar tentang Pengelolaan Kesuburan tanah 

    Modul Pembuatan pupuk padat dari pupuk kandang kambing

  • Pertemuan 10

    Teman-teman mari kita belajar tentang Pemrosesan Pupuk Organik

    Cara membuat POC Daun Kelor

    POC Urin Kelinci

  • Pertemuan 11

    Kita akan belajar dan berdiskusi tentang Pengairan dalam Pertanain organik

  • Pertemuan 12

    kita lanjutkan diskusi kita tentang Pengendalian hama, penyakit dan Gulma secara Organik

    Pengendalian hama penyakit

  • Pertemuan 13

    kita diskusi tentang Pemrosesan Pestisida Organik/Nabati

    Cara membuat pEsnab Nabati

    Pesnab Air Kelapa dan LIdah Buaya

    • Pestisida nabati merujuk pada bahan-bahan yang berasal dari sumber tumbuhan dan digunakan untuk mengendalikan hama, penyakit, atau gulma di pertanian secara alami. Pestisida nabati sering dianggap sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan pestisida kimia sintetis karena bahan-bahan tersebut bersumber dari tumbuhan dan dapat terurai dengan lebih cepat di alam. Beberapa contoh pestisida nabati melibatkan penggunaan tumbuhan, minyak, dan ekstrak alami.

  • Pertemuan 14

    • Benih dan bahan tanaman organik merujuk pada jenis-jenis benih dan bahan tanaman yang dihasilkan dan dikelola sesuai dengan prinsip-prinsip pertanian organik. Pertanian organik menekankan penggunaan sumber daya alam secara bijaksana, pemeliharaan keberlanjutan, dan penghindaran bahan kimia sintetis

  • Pertemuan 15

    Pada Pertemuan yg ke 15 ini kita akan belajar tentang cara panen dan penanganan pasca panen pada Teknologi Pertanian Organik

    • Panen dan pasca panen dalam pertanian organik melibatkan serangkaian kegiatan untuk memanen hasil pertanian secara optimal, menjaga kualitas produk, dan menyimpannya dengan cara yang sesuai dengan prinsip-prinsip pertanian organik.

      1. Waktu Panen yang Tepat:
      2. Metode Panen:
      3. Penanganan Tanaman Saat Panen:
      4. Pengelolaan Tanaman Sisa:
    • Dengan menjalankan panen dan pasca panen sesuai dengan prinsip-prinsip pertanian organik, para petani dapat memastikan bahwa hasil pertanian mereka memenuhi standar organik yang tinggi, baik dari segi kualitas maupun keberlanjutan

  • Pertemuan 16 / Ujian Akhir Semester