LMS-SPADA INDONESIA


Assalamu'alaikum Wr. Wb
Selamat datang Rekan Rekan Mahasiswa/i yang saya banggakan.
Di manapun berada baik yang di Jakarta maupun Yogyakarta..., semoga selalu dalam keadaan sehat walafiat dan dalam Lindungan Allah SWT.
Selamat datang di Mata kuliah Manajemen Proyek Daring SPADA (Sistem Pembelajaran Daring) Jurusan Teknik Industri. Mata kuliah ini ditujukan bagi peserta didik yang sedang mengambil program S1 Sarjana pada rumpun Ilmu Teknik Industri.
Mata kuliah Manajemen Proyek ini memiliki beban SKS sebesar 3 SKS, dengan kode Matakuliah : MKB0783
Selamat mengikuti perkuliahan ini dengan baik,
Salam hangat dan tetap semangat !!
Wassalamu'alaikum Wr. Wb
Kajian Manajemen proyek adalah pendekatan terstruktur untuk merencanakan, mengelola, dan menyelesaikan proyek dalam batasan waktu, anggaran, dan sumber daya yang telah ditetapkan.
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat datang rekan-rekan mahasiwa/i yang kami banggakan. Segala puji kita panjatkan kepada Allah SWT atas berkat rahmat dan karunia-Nya kita dapat belajar bersama. Selamat datang di mata kuliah Manajemen Proyek Program Studi Teknik Industri dalam Kelas Kolaborasi Melalui Hibah Pembelajaran Daring Kolaboratif (PDK) DIKTI antara Universitas Islam Jakarta dan Universitas Widya Mataram - Yogyakarta.
Capaian pembelajaran yang di pertemuan 1 adalah Mahasiswa memahami aturan perkuliahan, memahami konsep dan manajemen proyek serta dapat membedakan antara kegiatan proyek dan kegiatan non proyek (CPMK1) [C2 ; A3]
Materi yang dipelajari pada pertemuan ini terkait tentang :
Selamat mengikuti perkuliahan dengan baik. Salam hangat dan tetap semangat!
Dosen Pengajar :
1. Ilmardani Rince Ramli, S.T., M.M. (Unv. Widya Mataram)
2. Inten Permatasari, S.T., M.T. (Unv. Widya Mataram)
Manajemen proyek adalah disiplin ilmu yang akan mengajarkan Anda untuk mampu mengorganisir, merencanakan, dan mengerjakan proyek secara sederhana. Melalui manajemen proyek, akan diajarkan untuk membuat berbagai tools yang dapat menghemat waktu dan biaya dalam mengerjakan tugas di perusahaan.
Tujuan dari manajemen proyek adalah memastikan bahwa suatu proyek dapat diselesaikan dengan efisien dan efektif, mencapai tujuan yang telah ditetapkan, serta memenuhi kebutuhan dan harapan para pemangku kepentingan atau stakeholders.
Silahkan Klik Judul/Link di atas, untuk melihat video Pengantar Manajemen Proyek
Klik pada Room di atas untuk dapat mengikuti perkuliahan Manajemen Proyek secara daring..
Jangan lupa ubah sesuai nama dan NPM serta asal prodi kalian masing-masing.
Silahkan Anda tanggapi beberapa diskusi ini.
1. Apa yang Anda ketahui tentang Manajemen Proyek?
2. Apa yang perbedaan antara Manajemen Proyek dan Manajemen Operasi?
3. Tahapan apa saja yang harus dilakukan dalam mengatur sebuah proyek?
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi dan selamat datang rekan-rekan mahasiwa/i Universitas Islam Jakarta dan Universitas Widya Mataram - Yogyakarta.yang kami banggakan. Segala puji kita panjatkan kepada Allah SWT atas berkat rahmat dan karunia-Nya kita dapat belajar bersama pada pertemuan ke-2.
Capaian Pembelajaran pada pertemuan 2 adalah tentang teknik dan metode penjadwalan yang digunakan dalam Manajemen Proyek (CPMK3) [C2 ; A3]
Materi yang akan dibahas pada pertemuan ini adalah Teknik dan metode penjadwalan waktu proyek melalui:
- metode dan tujuan penjadwalan proyek.
- Network Planning.
Dosen Pengajar :
1. Ilmardani Rince Ramli, S.T., M.M. (Unv. Widya Mataram)
2. Inten Permatasari, S.T., M.T. (Unv. Widya Mataram)
Sebelum mengerjaan suatu kegiatan alangkah lebih baiknya bila telah direncanakan secara matang terlebih dahulu. Bila jenis kegiatan yang akan dikerjakan tergolong kecil, membutuhkan waktu yang sedikit, dan tidak melibatkan banyak individu maupun instansi maka perencanaan sederhana dalam selembar kertas ataupun hanya diingat dalam kepala dapat dikatakan cukup. Lain lagi bila kegiatannya kompleks, misal perencanaan pembangunan pabrik peremuk atau pembuatan dokumen perijinan, maka perencanaan yang bersifat detail dan terperinci merupakan hal yang sangat dianjurkan. Salah satu alat (tool) dalam manajemen proyek adalah network planning.
Network Planning merupakan sebuah alat manajemen yang memungkinkan dapat lebih luas dan lengkapnya perencanaan dan pengawasan suatu proyek. (Soetomo Kajatmo, 1977). Network Planning juga dikatakan sebagai salah satu model yang digunakan dalam penyelanggaraan proyek yang produknya adalah informasi mengenai kegiatan-kegiatan yang ada dalam network diagram proyek yang bersangkutan. (Tubagus Haedar Ali, 1995). Network Planning pada prinsipnya adalah hubungan ketergantungan antara bagian-bagian pekerjaan (variabel) yang digambarkan/divisualisasikan dalam diagram network. (Sofwan Badri, 1997).
Berikut poin-poin detail kegunaan tool network planning :
a. Memberikan perencanaan, penjadwalan, dan pengendalian kegiatan menyeluruh.
b. Dapat memperkerikan waktu, biaya, serta sumberdaya yang diperlukan.
c. Sebagai dokumentasi proyek.
d. Mengetahui kegiatan kritis.
e. Sebagai alat komunikasi data, masalah, dan tujuan proyek.
Silahkan Klik Judul/Link di atas
SOAL :
1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan penjadwalan konstruksi!
2. Apa manfaat dari penjadwalan dan bagaimana cara menentukannya!
3. Apa pertimbangan dalam menentukan metode penjadwalan kontruksi!
Klik pada Room di atas untuk dapat mengikuti perkuliahan Manajemen Proyek secara daring..
Jangan lupa ubah sesuai nama dan NPM serta asal prodi kalian masing-masing.
Silahkan Anda tanggapi beberapa diskusi ini.
1. Apa kegunaan Network Planning dalam Manajemen Proyek?
2. Apa yang akan terjadi apabila seorang kontraktor tidak melakukan perencanaan di dalam proyek?
3. Tahapan apa saja yang harus dilakukan dalam menentukan Network Planning?
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi dan selamat datang rekan-rekan mahasiwa/i Universitas Islam Jakarta dan Universitas Widya Mataram - Yogyakarta.yang kami banggakan. Segala puji kita panjatkan kepada Allah SWT atas berkat rahmat dan karunia-Nya kita dapat belajar bersama pada pertemuan ke-3.
Capaian Pembelajaran pada pertemuan 3 adalah kemampuan dalam menerapkan penjadwalan kerja dengan menggunakan metode barchat dan membuat kurva ‘S’ (CPMK4) [C2 ; A3]
Meteri yang diajarkan pada pertemuan ini adalah Penjadwalan Kerja berdasarkan Barchart dan Kurva ‘S’:
1. Penjadwalan menggunakan Barchart.
2. Kurva ‘S’ pada penjadwalan Barchart
3. Hubungan penjadwalan dan barchart
Dosen Pengajar :
1. Ilmardani Rince Ramli, S.T., M.M. (Unv. Widya Mataram)
2. Inten Permatasari, S.T., M.T. (Unv. Widya Mataram)
Dalam proyek konstruksi terdapat beberapa jenis model instrumen penjadwalan yang biasa digunakan baik untuk proyek yang berskala kecil sampai yang besar baik yang bersifat formal maupun non formal. sering ditemukan jenis penjadwalan atau schedule berupa penjadwalan diagram batang/Gantt Chart dan Curve-S yang berfungsi memproyeksikan kemajuan progres bobot pekerjaan dan waktu pelaksanaan.
Pada pertemuan ini akan dibahas cara pembuatan Curve-s sebagai sebuah jadwal pelaksanaan yang juga berfungsi sebagai indikator kemajuan progres pekerjaan yang harus dijadikan tolok ukur di lapangan.
Silahkan Klik Judul/Link di atas untuk menampilkan Video terkait dengan Kurva 'S
SOAL :
Buatlah contoh kasus penjadwalan dan kemudian susun penjadwalan tersebut menggunakan metode barchart dan Kurva S’.
Klik pada Room di atas untuk dapat mengikuti perkuliahan Manajemen Proyek secara daring..
Jangan lupa ubah sesuai nama dan NPM serta asal prodi kalian masing-masing.
Silahkan Anda berikan tanggapan terkait materi yang sudah Anda pelajari.
1. Apa yang Anda ketahui tentang penjadwalan?
2. Apa fungsi kurva S dalam manajemen proyek?
Dosen Pengajar :
1. Ilmardani Rince Ramli, S.T., M.M. (Unv. Widya Mataram)
2. Inten Permatasari, S.T., M.T. (Unv. Widya Mataram)
Pernah mendengar istilah CPM atau yang sering disebut sebagai Critical Path Method?
Critical Path Method (CPM) adalah teknik untuk mengidentifikasi tugas yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek dan menentukan fleksibilitas perencanaan. Metode ini dalam manajemen proyek adalah rangkaian kegiatan terpanjang yang harus diselesaikan tepat waktu untuk menyelesaikan proyek. Ketika ada tugas-tugas penting yang tertunda, bagian lain dari proyek otomatis akan tertunda juga.
CPM berfokus pada menemukan tugas yang paling penting pada timeline proyek, mengidentifikasi dependensi tugas, dan menghitung durasi berapa lama tugas dikerjakan.
Silahkan klik Judul/Link di atas, untuk memberikan gambaran terkait Critical Path Method (CPM)
Klik pada Room di atas untuk dapat mengikuti perkuliahan Manajemen Proyek secara daring..
Jangan lupa ubah sesuai nama dan NPM serta asal prodi kalian masing-masing.
Silahkan berikan tanggapan terkait materi pertemuan 4 ini.
1. Apa yang Anda ketahui terkait Critical Path Method - CPM?
2. Apa kegunaan CPM dalam Manajemen Proyek?
3. Apa yang terjadi apabila seorang kontraktor dalam membangun tanpa memperhitungkan menggunakan CPM!
Dosen Pengajar :
1. Ilmardani Rince Ramli, S.T., M.M. (Unv. Widya Mataram)
2. Inten Permatasari, S.T., M.T. (Unv. Widya Mataram)
Membuat CPM adalah salah satu tugas terpenting dalam manajemen proyek. CPM membantu penetapan urutan pekerjaan dari awal sampai akhir. CPM adalah fase perencanaan urutan kegiatan dan jadwal yang diproses oleh Gantt chart.
Selain itu, CPM dapat membantu Meningkatkan identifikasi perencanaan mendatang: CPM dapat digunakan untuk membandingkan kemajuan yang diharapkan dan aktual. Data yang digunakan dari proyek saat ini dapat menginformasikan rencana proyek di masa depan.
1. Jelaskan tentang penjadwalan metode Critical Path Method – CPM!
2. Buat penjadwalan dan hitung menggunakan metode metode Critical Path Method – CPM pada data di bawah ini.
Tugas 4
Menganalisis tentang penjadwalan dengan metode Critical Path Method - CPM.
Tugas 5
Membuat penjadwalan dengan metode Critical Path Method - CPM
Klik pada Room di atas untuk dapat mengikuti perkuliahan Manajemen Proyek secara daring..
Jangan lupa ubah sesuai nama dan NPM serta asal prodi kalian masing-masing.
Silahkan Anda diskusikan terkait pertemuan hari ini bila ada yang ingin ditanyakan.
Dosen Pengajar :
1. Ilmardani Rince Ramli, S.T., M.M. (Unv. Widya Mataram)
2. Inten Permatasari, S.T., M.T. (Unv. Widya Mataram)
Project Evaluation and Review Technique (PERT) adalah suatu model jaringan yang mampu memetakan waktu penyelesaian kegiatan yang acak. PERT dikembangkan pada akhir tahun 1950-an untuk proyek U.S. Navy’s Polaris yang memiliki ribuan kontraktor. PERT dikembangkan agar tercipta ruang/potensi untuk pengurangan waktu dan biaya yang diperlukan untuk penyelesaian proyek tersebut.
Dalam pengelolaan proyek, sebuah ‘aktivitas’ adalah kegiatan yang harus dikerjakan dan sebuah ‘event’ atau ’acara’ merupakan tahapan penyelesaian dari satu atau lebih kegiatan. Sebelum sebuah kegiatan dapat dimulai, semua kegiatan yang menjadi prasyarat bagi kegiatan tersebut harus sudah terselesaikan.
Silahkan klik judul/Link di atas, untuk mendengarkan tayangan materi Project Evaluation and Review Technique (PERT)
Klik pada Room di atas untuk dapat mengikuti perkuliahan Manajemen Proyek secara daring..
Jangan lupa ubah sesuai nama dan NPM serta asal prodi kalian masing-masing.
Silahkan berikan tanggapan terkait materi pertemuan 6 ini.
1. Apa yang Anda ketahui dengan Project Evaluation and Review Technique – PERT?
2. Apa kegunaan Project Evaluation and Review Technique – PERT dalam Manajemen Proyek?
3. Apa fungsi jalur kritis pada Project Evaluation and Review Technique – PERT!
Dosen Pengajar :
1. Ilmardani Rince Ramli, S.T., M.M. (Unv. Widya Mataram)
2. Inten Permatasari, S.T., M.T. (Unv. Widya Mataram)
Metode Precedence Diagram Method (PDM) adalah alat untuk menjadwalkan aktivitas dalam rencana proyek . Ini adalah metode untuk membangun diagram jaringan jadwal proyek yang menggunakan kotak, yang disebut sebagai node, untuk mewakili aktivitas dan menghubungkannya dengan anak panah yang menunjukkan ketergantungan . Ini juga disebut metode aktivitas pada node (AON).
Elemen kunci meliputi penentuan pendahulu dan pendefinisian atribut seperti
Silahkan klik judul/link di atas, untuk mendengarkan tayangan terkait materi Precedence Diagram Method (PDM)
Tugas 6
Menganalisis tentang penjadwalan dengan metode Project Evaluation and Review Technique – PERT dan Precedence Diagram Method – PDM.
Tugas 7
Membuat penjadwalan dengan metode Project Evaluation and Review Technique – PERT dan Precedence Diagram Method – PDM.
Klik pada Room di atas untuk dapat mengikuti perkuliahan Manajemen Proyek secara daring..
Jangan lupa ubah sesuai nama dan NPM serta asal prodi kalian masing-masing.
Silahkan Anda chat jika ada yang ingin ditanyakan terkait pertemuan 7
Silahkan berikan tanggapan terkait materi pertemuan ini.
1. Apa yang Anda ketahui dengan Precedence Diagram Method – PDM?
2. Apa kegunaan dari Precedence Diagram Method – PDM dalam Manajemen Proyek?
3. Coba Anda sebutkan empat metode dari Precedence Diagram Method – PDM!
TATA CARA PELAKSANAAN UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS)
Silahkan download soal UTS di atas untuk dapat mengerjakan Ujian Tengah Semester (UTS)
Dosen Pengajar :
1. Cahyono, S.T., M.M. (Unv. Islam Jakarta)
Organisasi dalam proyek adalah proses mengatur dan mengorganisir sumber daya, tenaga kerja, material, peralatan, dan modal untuk mencapai tujuan proyek. Organisasi proyek juga dapat diartikan sebagai gaya koordinasi, komunikasi, dan manajemen yang digunakan tim proyek.
Silahkan Klik Judul/Link di atas, untuk menampilkan Materi Organisasi Dalam Proyek

Klik pada Room di atas untuk dapat mengikuti perkuliahan Manajemen Proyek secara daring..
Jangan lupa ubah sesuai nama dan NPM serta asal prodi kalian masing-masing.
Silahkan berikan tanggapan terkait materi pertemuan ini.
1. Bentuk Organisasi apa yang tepat diterapkan dalam sebuah proyek? Jelaskan!
2. Ada berapa pihak yang terlibat dalam sebuah proyek? Jalaskan!
3. Faktor-faktor apa yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan jenis organisasi!
Dosen Pengajar :
1. Cahyono, S.T., M.M. (Unv. Islam Jakarta)
Kontrak dalam proyek adalah perjanjian hukum yang dibuat antara dua pihak yang akan mengerjakan proyek. Kontrak ini mengatur hak dan kewajiban, tugas, harapan, dan aspek teknis, waktu, dan biaya dari kedua belah pihak. Kontrak proyek sangat penting untuk dibuat, terutama saat memulai pekerjaan baru dengan perusahaan luar.
Kontrak proyek memiliki beberapa fungsi, di antaranya: Menentukan jalannya proyek, Menentukan siapa yang bertanggung jawab, Mengatasi permasalahan yang mungkin muncul, Memastikan bahwa semua pihak memiliki tujuan yang sama, Menciptakan hubungan kerja yang harmonis dan produktif.
Silahkan Klik Judul/Link di atas, untuk menampilkan tayangan materi Kontrak Dalam Proyek

Sebagai kelompok yang sudah membentuk struktur organisasi dalam proyek. Buatlah Surat kontrak kepada klien sebelum menjalankan proyek tersebut. Diantaranya :
Klik pada Room di atas untuk dapat mengikuti perkuliahan Manajemen Proyek secara daring..
Jangan lupa ubah sesuai nama dan NPM serta asal prodi kalian masing-masing.
Silahkan berikan tanggapan terkait materi pertemuan ini.
1. Apa fungsi kontrak dalam sebuah proyek?
2. Ada berapa macam jenis kontrak pada sebuah proyek?
3. Apa saja yang harus ada dari isi sebuah dokumen kontrak!
Dosen Pengajar :
1. Cahyono, S.T., M.M. (Unv. Islam Jakarta)
Saat memulai sebuah proyek ada satu hal yang sangat penting untuk dipikirkan, yaitu apakah proyek tersebut memiliki risiko.
Seorang project manager harus mampu menganalisa risiko yang kemungkinan akan terjadi untuk menghindari adanya kerugian.
Dengan adanya project risk management maka project manager akan mampu melakukan tindakan preventif mengenai risiko yang kemungkinan akan terjadi.
Project risk management atau risiko proyek adalah proses identifikasi, analisis, dan merespon risiko yang kemungkinan akan muncul saat proses pengerjaan proyek agar tetap berjalan dan mencapai tujuannya.
Manajemen risiko biasanya bersifat reaktif, artinya harus cepat dalam melakukan respon dan mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan risiko yang ada.
Secara sederhana dapat disimpulkan bahwa project risk management merupakan proses identifikasi risiko yang kemungkinan akan terjadi dalam proses pengerjaan proyek dan bagaimana mencari solusi dari masalah tersebut.
Silahkan Klik Judul/Link di atas, untuk menampilkan tayangan materi Project Risk Management

Sebagai seorang Manager yang menjalankan sebuah proyek. Untuk mengantisipasi dan mengurangi dampak negatif risiko, dan meningkatkan peluang keberhasilan proyek, seorang manager perlu mengidentifikasi potensi masalah sejak awal. Cobalah Anda lakukan indentifikasi beberapa resiko yang kemungkinan bakal terjadi dalam sebuah proyek yang Anda akan buat!
Klik pada Room di atas untuk dapat mengikuti perkuliahan Manajemen Proyek secara daring..
Jangan lupa ubah sesuai nama dan NPM serta asal prodi kalian masing-masing.
Silahkan berikan tanggapan terkait materi pertemuan ini.
1. Apa yang Anda ketahui dengan resiko dalam sebuah proyek?
2. Bagaimana mengidentifikasi sebuah resiko dalam sebuah proyek?
3. Ada berapa macam resiko dalam sebuah proyek!
Dosen Pengajar :
1. Cahyono, S.T., M.M. (Unv. Islam Jakarta)
Project quality management adalah proses dan aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan untuk menentukan kebijakan kualitas, tujuan, serta tanggungjawab sehingga proyek dapat memenuhi kebutuhan dan mencapai harapan. Project quality management akan memastikan bahwa proyek yang dibangun akan memenuhi kebutuhan yang dilakukan. Dimana kualitas dari proyek merupakan faktor penting yang menjamin kesuksesan proyek. Adanya manajement kualitas proyek ini dapat membantu untuk mengendalikan biaya proyek, menetapkan standar, dan menentukan langkah-langkah untuk mencapai standar tersebut.
Silahkan klik judul/Link di atas, untuk menyaksikan tayangan materi Project Quality Management

Sebagai seorang Manager yang menjalankan sebuah proyek dan telah melakukan identifikasi beberapa resiko dalam proses pembangunan proyek guna meningkatkan peluang keberhasilan proyek.
Klik pada Room di atas untuk dapat mengikuti perkuliahan Manajemen Proyek secara daring..
Jangan lupa ubah sesuai nama dan NPM serta asal prodi kalian masing-masing.
Silahkan berikan tanggapan terkait materi pertemuan ini.
1. Apa yang Anda ketahui dengan Kualitas sebuah proyek?
2. Apa saya yang menjadi penting dalam menerapkan manajemen kualitas dalam sebuah proyek?
3. Alat kontrol apa saja yang dipakai dalam manajemen kualitas proyek!
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi dan selamat datang rekan-rekan mahasiwa/i Universitas Islam Jakarta dan Universitas Widya Mataram - Yogyakarta.yang kami banggakan. Segala puji kita panjatkan kepada Allah SWT atas berkat rahmat dan karunia-Nya kita dapat belajar bersama pada pertemuan ke-13 tentang materi Project Material and cost Management
Capaian pembelajaran pada pertemuan 13 yaitu Mahasiswa mampu mempehitungkan dan tentang Project Material and cost Management (CPMK4; CPMK5)
Dosen Pengajar :
1. Cahyono, S.T., M.M. (Unv. Islam Jakarta)
Project Material and Cost Management atau manajemen biaya proyek adalah proses untuk mengelola dan mengendalikan biaya proyek agar dapat diselesaikan sesuai dengan anggaran yang telah disepakati.
Silahkan Klik judul/Link di atas, untuk menyasikan tayangan meteri Project Material and cost Management

Klik pada Room di atas untuk dapat mengikuti perkuliahan Manajemen Proyek secara daring..
Jangan lupa ubah sesuai nama dan NPM serta asal prodi kalian masing-masing.
Silahkan berikan tanggapan terkait materi pertemuan ini.
1. Apa yang Anda ketahui Tentang Material dan Biaya Dalam proyek?
2. Bagaimana cara melakukan pengelolaan material dan biaya pada Proyek?
3. Apa manfaat dari pengelolaan material dan biaya pada sebuah proyek!
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi dan selamat datang rekan-rekan mahasiwa/i Universitas Islam Jakarta dan Universitas Widya Mataram - Yogyakarta.yang kami banggakan. Segala puji kita panjatkan kepada Allah SWT atas berkat rahmat dan karunia-Nya kita dapat belajar bersama pada pertemuan ke-14 tentang materi Harga Satuan Dasar Proyek
Capaian pembelajaran pada pertemuan 14 yaitu Mahasiswa mampu mempehitungkan dan tentang Harga Satuan Dasar Proyek (CPMK4; CPMK5)
Dosen Pengajar :
1. Cahyono, S.T., M.M. (Unv. Islam Jakarta)
Harga Satuan Dasar (HSD) adalah harga satuan komponen dari harga satuan pekerjaan per satuan tertentu. HSD merupakan data yang berisi informasi mengenai harga bahan, upah tenaga kerja, dan sewa peralatan yang berperan dalam pembangunan suatu pekerjaan konstruksi.
HSD dan Harga Satuan Pekerjaan Konstruksi (HSPK) dapat digunakan sebagai pedoman untuk menyusun harga perkiraan perancang, rencana anggaran biaya, atau harga perkiraan sendiri.
Faktor-faktor yang mempengaruhi HSD tenaga kerja antara lain: Jumlah dan keahlian tenaga kerja, Tingkat kesulitan pekerjaan, Ketersediaan alat, Lama kerja, Tingkat persaingan antar tenaga kerja.
Besaran HSD untuk pekerjaan manual atau semi-mekanis dapat ditentukan berdasarkan rental basis, dengan harga sewa per-jam atau per-hari.
Silahkan Klik judul/link di atas, untuk menayangkan materi Harga Satuan Dasar Bahan, Upah Tenaga Kerja, dan Peralatan

Sebagai seorang Manager yang menjalankan sebuah proyek. Cobalah Anda tentukan Wilayah tempat pembangunan proyek yang akan dilakukan dan gunakan Harga Satuan Dasar untuk bahan bangunan serta upah tenaga kerja yang nantinya akan digunakan untuk membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek!
Klik pada Room di atas untuk dapat mengikuti perkuliahan Manajemen Proyek secara daring..
Jangan lupa ubah sesuai nama dan NPM serta asal prodi kalian masing-masing.
Silahkan berikan tanggapan terkait materi pertemuan ini.
1. Apa yang Anda ketahui Tentang harga satuan dasar Dalam proyek?
2. Apakah harga satuan dasar pada tiap lokasi/wilayah berlainan? Mengapa demikian!
3. Faktor-faktor apa yang mempengaruhi harga satuan dasar?
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi dan selamat datang rekan-rekan mahasiwa/i Universitas Islam Jakarta dan Universitas Widya Mataram - Yogyakarta.yang kami banggakan. Segala puji kita panjatkan kepada Allah SWT atas berkat rahmat dan karunia-Nya kita dapat belajar bersama pada pertemuan ke-15 tentang materi Rencana Anggaran Biaya (RAB)
Capaian pembelajaran pada pertemuan 15 yaitu Mahasiswa mampu mempehitungkan dan tentang Rencana Anggaran Biaya (RAB) (CPMK4; CPMK5)
Dosen Pengajar :
1. Cahyono, S.T., M.M. (Unv. Islam Jakarta)
Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek adalah perhitungan biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu proyek. RAB biasanya dibuat sebelum proyek dimulai, dan digunakan sebagai panduan untuk mengelola pengeluaran dan sumber daya selama proyek berlangsung.
RAB dapat mencakup berbagai komponen biaya, seperti:
RAB penting dalam manajemen proyek karena dapat membantu: Mengestimasi biaya keseluruhan proyek, Mengetahui seberapa besar investasi yang dibutuhkan, Merencanakan sumber daya keuangan, Menghindari pengeluaran melebihi anggaran.
Untuk membuat RAB, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut:
RAB umumnya dibuat oleh manajer keuangan, manajer proyek, atau pemilik bangunan.
Silahkan klik judul/link di atas, untuk menayangkan materi Rencana Anggaran Biaya (RAB)

Sebagai seorang Manager yang menjalankan sebuah proyek. Cobalah Anda buat Rencana Anggaran Biaya (RAB) berdasarkan harga satuan dasar dan upah tenaga kerja sesuai wilayah yang Anda tentukan untuk mendapatkan total anggaran biaya yang akan Anda buat!
Klik pada Room di atas untuk dapat mengikuti perkuliahan Manajemen Proyek secara daring..
Jangan lupa ubah sesuai nama dan NPM serta asal prodi kalian masing-masing.
Silahkan berikan tanggapan terkait materi pertemuan ini.
1. Apa tujuan dari dibuatkannya rencana anggaran biaya dalam membuat proyek?
2. Apa saja yang menjadi komponen penyusun rencana anggaran biaya dalam proyek?
3. Apa peran rencana anggaran biaya dalam manajemen proyek?