Seorang balita yang mengalami kelebihan konsumsi vitamin A sehingga bersifat toksik pada tubuh hal hal apakah yang dapat terjadi?
Izin menjawab
Vitamin A bersifat mikronutrien bagi tubuh manusia, karena hanya dibutuhkan dalam jumlah sedikit. Apabila kelebihan vitamin A, justru bisa mengalami masalah kesehatan.
Faktanya, menurut Kementerian Kesehatan RI, konsumsi vitamin A harian yang tepat berdasarkan usia adalah sebagai berikut:
1. Anak usia 1–3 tahun: 400 mikrogram (mcg)
2. Anak usia 4–6 tahun: 450 mcg
3. Anak usia 7–9 tahun: 500 mcg
4. Anak remaja: 600 mcg
5. Wanita dewasa: 600 mcg
6. Ibu hamil dan menyusui: 900–950 mcg
7. Pria dewasa: 600–700 mcg
Jika asupan vitamin A melebihi kadar tersebut, kamu berisiko mengalami sejumlah gangguan kesehatan, seperti berikut ini.
1. Sakit Kepala dan Vertigo
Vitamin A adalah jenis senyawa yang larut dalam lemak. Karenanya, vitamin ini dapat menumpuk di jaringan tubuh, termasuk jaringan otak, apabila dikonsumsi terlalu banyak.
Akibat kelebihan vitamin A ini menyebabkan gejala berupa peningkatan tekanan darah. Kondisi ini bisa membuat pembuluh darah di kepala bisa terkena dampak buruk. Gejala yang bisa terjadi, yaitu sakit kepala dan pusing.
Gejala tersebut bahkan bisa berkembang menjadi vertigo, yaitu sensasi berputar di dalam atau luar kepala yang terjadi secara mendadak.
2. Mual dan Muntah
Bahaya kelebihan mengonsumsi vitamin A berikutnya adalah memicu mual dan muntah. Gejala ini juga timbul sebagai akibat dari meningkatnya tekanan di dalam rongga kepala
3. Diare
Diare adalah kondisi sering buang air besar (BAB) dengan tekstur tinja encer atau berair. Kondisi ini bisa terjadi ketika kamu mengalami hipervitaminosis A
4. Gangguan Penglihatan
Vitamin A bermanfaat untuk mendukung kemampuan penglihatan. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, vitamin ini justru bisa menyebabkan gangguan penglihatan berupa diplopia.
Diplopia alias penglihatan ganda adalah gangguan yang membuatmu melihat dua gambar dari satu objek yang sama. Kedua gambar dapat terlihat berdampingan, tumpang tindih, terpisah, maupun miring.
5. Kulit Kering
Menurut studi yang dimuat International Archives of Allergy and Immunology, vitamin A berperan dalam pembentukan dan perbaikan sel-sel kulit. Vitamin ini juga bertugas melawan peradangan akibat masalah kulit tertentu.
Sebaliknya, jika kamu mengonsumsi vitamin A terlalu banyak, hal ini justru bisa menyebabkan gangguan kulit. Keluhan yang terjadi dapat berupa kulit kering, kasar, dan mudah mengelupas.
Tidak hanya itu, overdosis vitamin A juga bisa menyebabkan pruritus, yaitu rasa gatal yang membuat kamu ingin terus menggaruk kulit.
6.Menghambat Pertumbuhan Anak
Vitamin A diperlukan untuk perkembangan tubuh manusia. Sayangnya, vitamin ini bisa berdampak buruk pada pertumbuhan jika dikonsumsi berlebihan. Bahaya kelebihan vitamin A bisa menghambat tumbuh kembang anak.
Vitamin A bersifat mikronutrien bagi tubuh manusia, karena hanya dibutuhkan dalam jumlah sedikit. Apabila kelebihan vitamin A, justru bisa mengalami masalah kesehatan.
Faktanya, menurut Kementerian Kesehatan RI, konsumsi vitamin A harian yang tepat berdasarkan usia adalah sebagai berikut:
1. Anak usia 1–3 tahun: 400 mikrogram (mcg)
2. Anak usia 4–6 tahun: 450 mcg
3. Anak usia 7–9 tahun: 500 mcg
4. Anak remaja: 600 mcg
5. Wanita dewasa: 600 mcg
6. Ibu hamil dan menyusui: 900–950 mcg
7. Pria dewasa: 600–700 mcg
Jika asupan vitamin A melebihi kadar tersebut, kamu berisiko mengalami sejumlah gangguan kesehatan, seperti berikut ini.
1. Sakit Kepala dan Vertigo
Vitamin A adalah jenis senyawa yang larut dalam lemak. Karenanya, vitamin ini dapat menumpuk di jaringan tubuh, termasuk jaringan otak, apabila dikonsumsi terlalu banyak.
Akibat kelebihan vitamin A ini menyebabkan gejala berupa peningkatan tekanan darah. Kondisi ini bisa membuat pembuluh darah di kepala bisa terkena dampak buruk. Gejala yang bisa terjadi, yaitu sakit kepala dan pusing.
Gejala tersebut bahkan bisa berkembang menjadi vertigo, yaitu sensasi berputar di dalam atau luar kepala yang terjadi secara mendadak.
2. Mual dan Muntah
Bahaya kelebihan mengonsumsi vitamin A berikutnya adalah memicu mual dan muntah. Gejala ini juga timbul sebagai akibat dari meningkatnya tekanan di dalam rongga kepala
3. Diare
Diare adalah kondisi sering buang air besar (BAB) dengan tekstur tinja encer atau berair. Kondisi ini bisa terjadi ketika kamu mengalami hipervitaminosis A
4. Gangguan Penglihatan
Vitamin A bermanfaat untuk mendukung kemampuan penglihatan. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, vitamin ini justru bisa menyebabkan gangguan penglihatan berupa diplopia.
Diplopia alias penglihatan ganda adalah gangguan yang membuatmu melihat dua gambar dari satu objek yang sama. Kedua gambar dapat terlihat berdampingan, tumpang tindih, terpisah, maupun miring.
5. Kulit Kering
Menurut studi yang dimuat International Archives of Allergy and Immunology, vitamin A berperan dalam pembentukan dan perbaikan sel-sel kulit. Vitamin ini juga bertugas melawan peradangan akibat masalah kulit tertentu.
Sebaliknya, jika kamu mengonsumsi vitamin A terlalu banyak, hal ini justru bisa menyebabkan gangguan kulit. Keluhan yang terjadi dapat berupa kulit kering, kasar, dan mudah mengelupas.
Tidak hanya itu, overdosis vitamin A juga bisa menyebabkan pruritus, yaitu rasa gatal yang membuat kamu ingin terus menggaruk kulit.
6.Menghambat Pertumbuhan Anak
Vitamin A diperlukan untuk perkembangan tubuh manusia. Sayangnya, vitamin ini bisa berdampak buruk pada pertumbuhan jika dikonsumsi berlebihan. Bahaya kelebihan vitamin A bisa menghambat tumbuh kembang anak.