Penerapan elastisitas dalam kehidupan sehari-hari.
Contohnya pada kasur pegas ketika kasur tersebut di duduki atau di tiduri di atas kasur pegas, gaya berat menekan kasur. Kasur akan mendapatkan tekanan, sehingga pegas kasus termampatkan. Akibat sifat elastisitas, kasur pegas akan meregang kembali.
Penerapan elastisitas dalam agama
Elastisitas ajaran Islam dijelaskan secara indah oleh SH Nasser dalam Ideal and Realities of Islam. Dia melukiskan dengan indah sinkronisasi nilai-nilai Islam yang universal dengan budaya dan peradaban lokal.Mereka tidak saling mengorbankan, tetapi saling mengisi dan sangat menguntungkan untuk kemanusiaan. Keduanya tidak perlu dihadap-hadapkan karena nilai-nilai universal Islam bersifat terbuka. Dalam arti fleksibel dan dapat mengakomodasi nilai-nilai lokal.
Hukum Islam bersifat elastis, dapat berubah karena perubahan waktu, tempat, dan situasi. Perubahan hukum Islam terjadi demi merespon perubahan gaya hidup manusia akibat perkembangan zaman, atau perubahan tempat.
LMS-SPADA INDONESIA