Global searching is not enabled.
Skip to main content
Forum

Diskusi Lemak dan Minyak

Diskusi Lemak dan Minyak

Diskusi Lemak dan Minyak

by RADEN SITI NURLAELA - Number of replies: 148

Kamu dapat melemparkan pertanyaan di forum diskusi dan teman lain akan memberikan jawaban.
Silakan ajukan sebanyak mungkin pertanyaan dan juga menjawab sebanyak mungkin pertanyaan dari teman lain.

Semakin baik kualitas pertanyaan dan kualitas jawaban, semakin tinggi skor yang akan diperoleh.
Skor akhir diperoleh dari skor tertinggi yang kamu peroleh dari pertanyaan dan jawaban yang kamu berikan.

Tanggapan dapat diberikan hingga Senin 21 Oktober 2024 pukul 15.00 WIB.

Selamat berdiskusi approve

In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by SITI ALIZA FAHIRA -
mengapa harga minyak sering mengalami fluktuasi?
In reply to SITI ALIZA FAHIRA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by SABILA ANISA RULLIA -
FLUKTUASI atau perubahan harga BBM pada dasarnya merupakan sesuatu yang wajar seperti perubahan harga barang dan jasa pada umumnya. Harga minyak mentah yang diperdagangkan di pasar internasional tercatat terus mengalami perubahan hampir untuk setiap harinya. Sementara minyak mentah merupakan komponen terbesar dalam pembentuk harga BBM.

Perubahan kondisi permintaan dan penawaran minyak Indonesia menyebabkan biaya yang diperlukan untuk dapat mengintervensi harga BBM semakin besar. Konsumsi minyak Indonesia telah meningkat dari kisaran 300 ribu barel per hari pada periode awal pelaksanaan pembangunan menjadi sekitar 1,5 juta barel per hari. Sementara kemampuan produksi minyak Indonesia yang sempat mencapai 1,6 juta barel per hari, saat ini turun menjadi 600-700 ribu barel per hari.

Saat ini formula perhitungan harga BBM di Indonesia diatur melalui Permen ESDM No.20/2021 dan telah diperbarui dalam Permen ESDM No. 11/2022 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak. Regulasi tersebut menggantikan Permen ESDM No.39/2014 yang telah beberapa kali diubah terakhir dengan Permen ESDM No.40/2018 tentang Perubahan Keenam atas Permen ESDM No.39/2014 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak.

Jika mencermati sebagian besar faktor pembentuk harga BBM yang fluktuatif tersebut, perubahan harga BBM semestinya juga dapat disikapi seperti harga barang dan jasa di pasar pada umumnya. Bahwa naik dan turunnya harga adalah sesuatu yang wajar. Dalam hal ini yang perlu dikawal adalah memastikan bahwa mekanisme penyesuaian harga tersebut adil untuk semua pihak. Ketika biaya penyediaan turun, harga BBM harus diturunkan agar tidak merugikan konsumen. Sebaliknya, ketika biaya penyediaan naik, harga BBM harus dinaikkan agar tidak merugikan pelaku usaha penyedia BBM.
In reply to SABILA ANISA RULLIA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by SITI ALIZA FAHIRA -
baik terimakasih 🙏🏻
In reply to SITI ALIZA FAHIRA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by REIHANA FITRI AULIA -
Karna ada nya beberapa faktor seperti,faktor persediaan minyak yg sedikit sehingga membutuhkan banyak minyak tetapi persediaan minyak sedikit jadi harga minyak bisa meningkat,bisa juga karna,mungkin juga bisa karna pertumbuhan ekonomi,pertumubuhan ekonomi yg kuat biasanya meningkatkan permintaan minyak,sehingga mendorong harga naik
In reply to SITI ALIZA FAHIRA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ANNORA ELFREDA FAUZIYAH -
Mungkin ada beberapa faktor penyebab ny, salah satu ny mungkin permintaan dan penawaran: ketidakseimbangan antara permintaan global dan produksi minyak, jika permintaan meningkat dan penawaran tetap biasanya harga cenderung naik
Faktor kedua bisa dipengaruhi oleh cuaca atau bencana alam, cuaca ekstrim atau bencana alam dapat menggangu produksi dan distribusi minyak, yang berdampak pada harga
In reply to SITI ALIZA FAHIRA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by RESTYA YULIANTI -
Ada beberapa faktor mengapa minyak sering mengalami fluktuasi :
1. Penawaran dan permintaan: ketika produksi minyak menurun ataupun meningkat harga minyak akan cenderung naik dan begituan sebaliknya.
2. Harga bahan baku: untuk minyak nabati,faktor gagal panen atau adanya bencana alam akan yang mempengaruhi tanaman sumber minyak dapat memicu kenaikan harga minyak.
3. Biaya produksi dan transportasi: fluktuasi dalam biaya produksi seperti harga energi atau Logistik juga dapat menyebabkan kenaikan terhadap harga minyak.
In reply to SITI ALIZA FAHIRA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by FITRIAH NUR HASANAH -
Fluktuasi adalah perubahan atau ketidaktepatan yang terjadi pada sesuatu dalam suatu tingkat atau nilai. Fluktuasi dapat merujuk pada beberapa hal. Mengapa harga minyak sering mengalami fluktuasi? karena terjadi konflik geopolitik, seperti konflik Rusia-Ukraina,yang dapat menyebabkan harga minyak naik dan OPEC dapat mempengaruhi harga minyak dunia dengan mengontrol pasokan tambaha, pembelian minyak secara besar-besaran juga dapat membuat fluktasi, permintaan musiman juga dapat mempengaruhi fluktasi
In reply to SITI ALIZA FAHIRA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by DENI ARDHIKA BADRUDIN -
Nama: Deni Ardhika Badrudin
Nim: B. 2310650
Universitas Djuanda
Izin menjawab
Misalnya permintaan dan penawaran minyak sangat memengaruhi harga. Jika permintaan meningkat sementara penawaran tetap atau menurun, harga cenderung naik. Sebaliknya, jika penawaran meningkat atau permintaan menurun, harga akan turun. Selain itu, kondisi dari negara/wilayah seperti ketegangan di negara penghasil minyak dapat mengganggu produksi dan distribusi, menyebabkan harga naik. Kebijakan organisasi pengespor minyak juga berperan penting; keputusan untuk mengatur produksi dapat mempengaruhi harga global. Kondisi ekonomi global yang baik meningkatkan permintaan, sedangkan fluktuasi nilai tukar dolar AS dan spekulasi pasar juga dapat menyebabkan volatilitas harga lebih lanjut.
In reply to SITI ALIZA FAHIRA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by MUTIARA AZ-ZHARI WIJAYA -
harga minyak sering berubah-ubah atau naik turun karena ada banyak hal yang mempengaruhi. Salah satu contoh misalnya itu kalo permintaan minyak lagi tinggi, pas ekonomi lagi berkembang dan banyak yang butuh energi, nah itu otomatis harga minyak jadi ikut naik. Tapi sebaliknya kalo permintaan turun, pas lagi resesi atau krisis, harganya bisa turun jugaa.
In reply to SITI ALIZA FAHIRA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by M SHAVA AULIA HESA -
1. Harga Bahan Baku
Kenaikan harga bahan baku kelapa sawit, yang merupakan komponen utama dalam produksi minyak goreng, berkontribusi signifikan terhadap fluktuasi harga. Ketika harga kelapa sawit naik, harga minyak goreng juga cenderung meningkat.
2. Biaya Produksi dan Distribusi
Kenaikan biaya produksi dan distribusi, termasuk biaya tenaga kerja dan transportasi, juga mempengaruhi harga minyak goreng. Jika biaya ini meningkat, produsen akan menaikkan harga jual untuk mempertahankan margin keuntungan.
3. Fluktuasi Nilai Tukar
Nilai tukar mata uang, khususnya rupiah terhadap dolar AS, dapat mempengaruhi harga minyak goreng. Ketika rupiah melemah, biaya impor bahan baku menjadi lebih mahal, yang pada gilirannya dapat menyebabkan kenaikan harga minyak goreng.
4. Kebijakan Pemerintah
Kebijakan pemerintah terkait harga eceran tertinggi (HET) dan distribusi minyak goreng juga berperan dalam fluktuasi harga. Misalnya, perubahan dalam kebijakan subsidi atau pengaturan distribusi dapat mempengaruhi ketersediaan dan harga minyak goreng di pasar.
5. Permintaan Pasar
Permintaan yang tinggi, terutama selama periode tertentu seperti bulan Ramadan atau saat perayaan, dapat menyebabkan lonjakan harga. Ketika permintaan melebihi pasokan, harga cenderung naik.
6. Kelangkaan Pasokan
Kelangkaan pasokan, baik karena faktor cuaca, bencana alam, atau masalah distribusi, dapat menyebabkan harga minyak goreng melonjak. Misalnya, kelangkaan minyak goreng curah di pasar dapat menyebabkan harga naik di seluruh segmen.
7. Kondisi Ekonomi Global
Perubahan dalam kondisi ekonomi global, seperti krisis ekonomi atau perubahan dalam kebijakan energi di negara penghasil minyak, juga dapat mempengaruhi harga minyak goreng di pasar domestik.

sumber:
https://goodstats.id/article/tak-kunjung-turun-inilah-harga-minyak-goreng-sampai-juli-2024-w4dvp
https://tirto.id/tren-fluktuasi-harga-minyak-goreng-pada-awal-2023-gCfG#google_vignette
https://www.liputan6.com/hot/read/5655964/harga-minyak-kita-naik-lagi-dan-mulai-langka-ini-penyebabnya
In reply to SITI ALIZA FAHIRA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ANI NURAINI -
Izin menjawab, minyak sering mengalami fluktuasi karena minyak merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Minyak merupakan sumber daya fosil yang terbentuk dari sisa-sisa organisme yang terpendam di bawah tanah selama jutaan tahun. Proses pembentukan minyak sangat lambat, sehingga cadangan minyak yang ada tidak dapat diperbaharui dalam skala waktu manusia. Hal itu menyebabkan, negara negara penghasil minyak seperti Timur Tengah khawatir akan pasokan minyak, sehinga memicu kenaikan harga minyak. Selain itu, permintaan pasar dan penawaran dari negara penghasil juga dapat memicu kenaikan harga
In reply to SITI ALIZA FAHIRA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by MEGI YUNELSI PUTRI -
Harga minyak sering mengalami fluktuasi karena dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan, baik dari sisi penawaran (supply) maupun permintaan (demand).
In reply to SITI ALIZA FAHIRA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by SITI NAZWA HIDAYAH -
Nama: Siti Nazwa Hidayah
NIM: B.2310848

Izin menjawab, harga minyak sering berfluktuasi karena banyak faktor yang saling mempengaruhi. Ada beberapa faktor utama yang menyebabkan fluktuasi harga minyak, antara lain:
1. Permintaan dan Penawaran
Kenaikan permintaan minyak akan mendorong harga naik, sebaliknya penurunan permintaan akan menekan harga. Lalu gangguan produksi minyak dapat mengurangi pasokan dan mendorong harga naik.
2. Geopolitik
Ketegangan geopolitik dikawasan penghasil minyak seringkali memicu ketidakstabilan pasokan dan mendorong harga naik. Lalu sanksi ekonomi terhadap negara penghasil minyak juga dapat mengganggu produksi dan distribusi minyak.
3. Faktor ekonomi
Pertumbuhan ekonomi global yang kuat biasanya diiringi dengan peningkatan permintaan energi, termasuk minyak sehingga mendorong harga naik.
4. Investasi
Perkembangan teknologi energi alternatif dapat mempengaruhi permintaan minyak dalam jangka panjang.

Harga minyak adalah cerminan dari berbagai faktor kompleks yang saling terkait. Oleh karena itu, harga minyak cenderung sangat volatil dan sulit diprediksi dalam jangka pendek.
In reply to SITI ALIZA FAHIRA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by MUHAMAD FALIH FAUZAN -
Karena ada beberapa faktor contohnya pada permintaan dan penawaran secara dalam maupun global harga cenderung naik jika permintaan menurun atau produksi meningkat harga bisa turun.lalu kebijakan energi dan regulasi perubahan dalam kebijakan energi seperti subsidi bahan bakar,tarif,atau pajak lingkungan dapat mempengaruhi harga minyak.dan yang terakhir spekulasi dipasar sangat berpengaruh dalam harga minyak ada mungkin yang memungkinkan spekulasi di pasar keuangan.
In reply to SITI ALIZA FAHIRA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by SAARAH BANAFSA -
Adanya permintaan yang meningkat atau pasokan menurun, harga cenderung naik.
Selain itu juga karena musim dan Cuaca yang mana perubahan musim mempengaruhi permintaan, akibatnya mengalami gangguan pasokan akibat cuaca ekstrem.
In reply to SITI ALIZA FAHIRA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ZHARIFA DEFRI PUTRI -
Harga minyak sering mengalami fluktuasi karena dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling terkait di pasar global.
1. Permintaan dan penawaran
2. Geopolitik dan konflik internasional
3. Kebijakan energi dan inovasi teknologi
4. Spekulasi dan aktivitas pasar keuangan
In reply to SITI ALIZA FAHIRA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by MUTIA FEBI TRIANDA -
Harga minyak sering mengalami fluktuasi karena berbagai faktor, di antaranya:
Geopolitik: Peristiwa geopolitik seperti konflik Rusia-Ukraina, instabilitas politik di Timur Tengah dan Iran, atau kerusuhan di Nigeria dapat memengaruhi harga minyak.
OPEC: OPEC sebagai "kartel" produsen minyak dapat memengaruhi harga minyak dunia dengan mengontrol pasokan minyak.
Spekulan: Pembelian minyak mentah secara besar-besaran oleh para spekulan dapat mendorong naiknya harga minyak.
Permintaan global: Permintaan global terhadap minyak dapat memengaruhi harga minyak.
Kebijakan produksi: Kebijakan produksi dapat memengaruhi harga minyak.
Fluktuasi harga minyak dunia dapat berdampak luas pada perekonomian, terutama bagi negara-negara pengimpor minyak. Kenaikan harga minyak dapat meningkatkan biaya produksi, mengurangi daya beli konsumen, dan mendorong inflasi.
In reply to SITI ALIZA FAHIRA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by SINTA AYUDIA -
Harga minyak sering mengalami fluktuasi karena berbagai faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran global, serta kondisi ekonomi dan politik di seluruh dunia. Berikut adalah beberapa alasan utama mengapa harga minyak bisa berubah-ubah:

1. Penawaran dan Permintaan Global

Ketersediaan Pasokan: Jika ada gangguan pada pasokan minyak (misalnya, konflik di negara penghasil minyak atau bencana alam), pasokan minyak bisa berkurang, menyebabkan harga naik.

Permintaan Konsumen: Ketika permintaan minyak meningkat, misalnya selama periode pertumbuhan ekonomi atau musim dingin yang lebih panjang, harga minyak cenderung naik. Sebaliknya, saat permintaan turun, harga minyak bisa jatuh.


2. Kebijakan OPEC dan Negara Penghasil Minyak

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC): OPEC, yang terdiri dari beberapa negara penghasil minyak utama, dapat memengaruhi harga minyak dengan memutuskan untuk meningkatkan atau mengurangi produksi minyak. Keputusan ini sering kali dilakukan untuk menjaga kestabilan harga dan mengendalikan persediaan minyak global.

Kebijakan Negara Penghasil: Negara besar penghasil minyak, seperti Rusia atau Amerika Serikat, dapat memengaruhi harga minyak dengan kebijakan produksi mereka. Contohnya, kebijakan fracking (pengambilan minyak dari batuan) di AS yang membuat negara ini menjadi produsen minyak besar.


3. Kondisi Geopolitik

Ketegangan Politik atau Konflik: Ketegangan atau konflik di negara-negara penghasil minyak utama, seperti Timur Tengah, dapat menyebabkan ketidakpastian tentang pasokan minyak dan memicu lonjakan harga.

Sanksi Ekonomi: Sanksi terhadap negara penghasil minyak, seperti Iran atau Venezuela, juga dapat mengganggu pasokan minyak global dan menyebabkan fluktuasi harga.


4. Kebijakan dan Perubahan Ekonomi

Kebijakan Pemerintah: Kebijakan fiskal atau moneter, termasuk kebijakan pajak, subsidi, atau regulasi lingkungan, dapat memengaruhi biaya produksi dan harga minyak.

Krisis Ekonomi: Selama resesi atau penurunan ekonomi, permintaan minyak bisa menurun tajam, menyebabkan penurunan harga. Sebaliknya, ketika ekonomi global tumbuh, permintaan minyak meningkat, yang dapat meningkatkan harga.


5. Spekulasi Pasar

Perdagangan Derivatif dan Futures: Banyak investor yang memperdagangkan kontrak minyak berjangka (futures), yang memengaruhi harga minyak secara langsung. Spekulasi di pasar ini bisa menyebabkan fluktuasi harga minyak meskipun tidak ada perubahan signifikan dalam pasokan atau permintaan fisik.


6. Nilai Mata Uang

Dolar AS: Harga minyak biasanya diperdagangkan dalam dolar AS. Ketika nilai dolar naik, minyak menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain, dan ini bisa menurunkan permintaan, yang akhirnya mempengaruhi harga. Sebaliknya, penurunan nilai dolar dapat meningkatkan harga minyak di pasar global.


7. Perkembangan Teknologi

Inovasi Teknologi: Penemuan dan adopsi teknologi baru, seperti teknik pengeboran minyak yang lebih efisien atau sumber energi alternatif, dapat mengurangi ketergantungan pada minyak, yang mempengaruhi permintaan dan harga.
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by RESTYA YULIANTI -
1. Mengapa minyak nabati dianggap lebih sehat dibandingkan lemak hewani dalam hal kesehatan jantung?
2. Bagaimana proses pemurnian minyak mempengaruhi kualitas nutrisi dan sifat fisik minyak tersebut?
3. Mengapa minyak zaitun sering dianggap sebagai pilihan yang lebih sehat dibandingkan minyak lainnya?
4. Bagaimana proses penggorengan mempengaruhi struktur kimia minyak dan dampaknya terhadap kesehatan?
In reply to RESTYA YULIANTI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ANNORA ELFREDA FAUZIYAH -
Saya akan menjawab pertanyaan nomor 3
Karena minyak zaitun memiliki kandungan lemak sehat: minyak zaitun kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal, khusus nya asam oleat yang dapat membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL)
In reply to RESTYA YULIANTI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by FITRIAH NUR HASANAH -
Saya akan menjawab no 1
1. Karena minyak nabati tidak mengandung kolestrol sedangkan lemak hewani mengandung kolestrol
In reply to RESTYA YULIANTI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by SURYANI NUR KHOTIMAH -
1. Minyak nabati dianggap lebih sehat dibandingkan lemak hewani dalam hal kesehatan jantung karena beberapa alasan terkait kandungan lemak yang berbeda di antara keduanya:
- Tingkat Kolesterol: Lemak hewani, seperti yang terdapat dalam daging merah, mentega, dan produk susu tinggi lemak, mengandung lemak jenuh yang lebih tinggi. Konsumsi berlebihan lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol "jahat") dalam darah, yang berisiko meningkatkan penyakit jantung. Sebaliknya, minyak nabati, seperti minyak zaitun, minyak kanola, dan minyak bunga matahari, cenderung mengandung lebih sedikit lemak jenuh.
- Lemak Tak Jenuh: Minyak nabati mengandung lebih banyak lemak tak jenuh, baik lemak tak jenuh tunggal (seperti pada minyak zaitun) maupun lemak tak jenuh ganda (seperti pada minyak kedelai dan minyak biji bunga matahari). Lemak tak jenuh ini berperan dalam menurunkan kadar kolesterol LDL dan meningkatkan kolesterol HDL (kolesterol "baik"), yang baik untuk kesehatan jantung.
- Asam Lemak Omega-3 dan Omega-6: Beberapa minyak nabati, terutama minyak ikan dan minyak biji rami, mengandung asam lemak omega-3 yang dikenal memiliki manfaat anti-inflamasi dan perlindungan terhadap penyakit jantung. Lemak hewani, sebaliknya, lebih rendah kandungan omega-3, terutama jika berasal dari hewan yang tidak diberi pakan alami seperti rumput.
- Sifat Antioksidan: Beberapa minyak nabati, seperti minyak zaitun extra virgin, kaya akan senyawa antioksidan seperti polifenol, yang memiliki efek positif dalam melindungi jantung dari kerusakan akibat radikal bebas.
Namun, tidak semua minyak nabati sama sehatnya. Minyak nabati yang melalui proses hidrogenasi bisa mengandung lemak trans, yang justru dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Oleh karena itu, pemilihan jenis minyak nabati yang tepat sangat penting.
In reply to RESTYA YULIANTI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by DENI ARDHIKA BADRUDIN -
Nim: B. 2310650
Universitas Djuanda
Izin menjawab no 4
Proses penggorengan mempengaruhi struktur kimia minyak dengan meningkatkan kandungan lemak trans dan mengubah komposisi asam lemak. Ketika minyak dipanaskan pada suhu tinggi, senyawa berbahaya seperti akrilamida dapat terbentuk, terutama dalam makanan bertepung.
In reply to RESTYA YULIANTI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by MUHAMAD ARI ISMAIL -
saya Muhamad Ari Ismail (B.2310224) Universitas Djuanda, ingin memberikan pendapat tentang mengapa minyak zaitun menjadi pilihan yang lebih sehat.
pada minyak zaitun terkandung zat polifenol yang bersifat antioksidan, dimana gugus fenol yang banyak(poli) ini bersifat asam membuatnya cenderung melepaskan H+ dari gugus hidroksil. H+ ini lah menjadikan radikal bebas menjadi lebih stabil atau bersifat netral. Kemudian ada heberapa kandungan nutrisi yang lebih unggul di minyak zaitun, seperti vitamin E, K, lemak tak jenuh, dan omega 3.
In reply to RESTYA YULIANTI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by MUTIARA AZ-ZHARI WIJAYA -
aku mau jawab yang no 1 sama 4 yaa
1. minyak nabati dianggap lebih sehat untuk jantung karena kebanyakan isinya lemak tak jenuh yang bagus, kaya omega 3 sama omega 6. lemak ini bantu nurunin kolestrol jahat (LDL) didarah, yang bikin risiko penyakit jantung lebih kecil. sementara itu, lemak hewani banyak banget mengandung lemak jenuh, yang malah bisa bikin LDL naik dan nimbun plak di arteri, jadi lebih gampang kena penyakit jantung dan sroke.

4. Penggorengan bisa ngubah struktur kimia minyak karena lemak tak jenuh di minyak bisa berubah jadi lemak trans, yang bahaya buat kesehatan. minyak yang dipanasin lama atau dipake berkali-kali bakal teroksidasi dan bikin senyawa-senyawa jahat yang bisa merusak sel tubuh dan bikin resiko penyakit jantung naik. jadi, makin sering minyak dipake buat goreng, apalagi kalo minyaknya ga stabil, makin besar juga efek buruknya buat kesehatan.
In reply to RESTYA YULIANTI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by SABILA ANISA RULLIA -
Izin menjawab untuk nomor 3.

Ini dikarenakan minyak zaitun berkorelasi dengan penurunan senyawa inflamasi yang dapat berkontribusi pada perkembangan penyakit kardiovaskular. Zaitun mengandung bahan kimia tumbuhan yang disebut polifenol yang dapat membantu mengurangi peradangan. Dan juga, Minyak zaitun mengandung asam oleat dan antioksidan, yang dapat membantu melawan peradangan. Ini mungkin alasan utama manfaat minyak zaitun bagi kesehatan.
In reply to RESTYA YULIANTI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by HERRY MUHAMMAD ZIKRILLAH -
Herry Muhammad Zikrillah
B.2310617
Universitas Djuanda

menjawab no 1.
karena kandungan minyak nabati adalah lemak tak jenuh yang justru baik untuk jantung dan menurunkan kadar kolesterol seperti minyak zaitun. berbeda dengan lemak hewani yang biasanya lemak jenuhnya tinggi, minyak nabati justru memiliki kandungan lemak yang rendah. dan alasan mengapa minyak nabati dapat menyehatkan jantung, karena mengandung asam lemak omega 3 dan omega 6 yang dibutuhkan untuk jantung
In reply to RESTYA YULIANTI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by REIHANA FITRI AULIA -
Jawab no 3
Karna kandungan lemak,antioksidan,dan sifat anti-inflamansinya lebih sehat
In reply to RESTYA YULIANTI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by M SHAVA AULIA HESA -
saya akan menjawab pertanyaan nomor 1 yaitu Mengapa minyak nabati dianggap lebih sehat dibandingkan lemak hewani dalam hal kesehatan jantung?

1. Kandungan Lemak Tak Jenuh
Minyak nabati kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan ganda, yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Lemak tak jenuh ini juga dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).
2. Pengaruh terhadap Kesehatan Jantung
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa konsumsi lemak jenuh dan lemak trans, yang banyak ditemukan dalam lemak hewani, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Sebaliknya, mengonsumsi lemak tak jenuh dari minyak nabati dapat mengurangi risiko tersebut.
3. Kandungan Fitosterol
Minyak nabati mengandung fitosterol, yang dapat menghambat penyerapan kolesterol jahat dalam tubuh. Ini berkontribusi pada penurunan risiko penyakit jantung.

sumber:
https://ners.unair.ac.id/site/index.php/news-fkp-unair/30-lihat/941-manfaat-lemak-nabati-bagi-kesehatan-tubuh
https://www.klikdokter.com/gaya-hidup/diet-nutrisi/benarkah-lemak-nabati-lebih-sehat-daripada-lemak-hewani?srsltid=AfmBOopJRxRLI458zq_-4h6UAGpF4paFiRziTs5aDQ-R0Dm6wH61SjJe
In reply to RESTYA YULIANTI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by REIHANA FITRI AULIA -
Jawab no 1
Karna mengandung lebih banyak asam lemak tak jenuh, sehingga dapat menurunkan kadar kolesterol dan mengurangi risiko serangan jantung
In reply to RESTYA YULIANTI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by DEA RAHMA ANDINI -
izin menjawab soal no 3
minyak zaitun kaya akan asam lemak tak jenuh, terutama asam oleat, yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol HDL dan LDL, minyak zaitun juga meimiliki kandungan antioksidan seperti vit E dan polifenol yang dapat membantu melindungi sel" dari kerusakan radikal bebas dan dapat mengurasngi risiko penyakit kronis
In reply to RESTYA YULIANTI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by SITI NAZWA HIDAYAH -
Izin menjawab no.1
Minyak nabati umumnya dianggap lebih baik untuk kesehatan jantung karena kandungan lemak tak jenuh nya yang lebih tinggi. Lemak tak jenuh ini membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).
In reply to RESTYA YULIANTI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ASHILA MAZIYYA FAIRUZ FIRDAUS -
1. Karena minyak nabati dapat menurunkan kadar kolesterol, sehingga risiko terjadinya serangan jantung juga akan berkurang.

2. Tahap I proses pemurnian yaitu netralisasi untuk menghilangkan asam
lemak bebas dengan menggunakan kaustik soda (NaOH).
Selanjutnya dilakukan Tahap II yaitu proses pemucatan (bleaching) untuk
menghilangkan berbagai zat warna yang tidak disukai dalam minyak dengan menggunakan adsorben campuran arang aktif dan bentonit.
Akhirnya, dilakukan Tahap III yaitu proses deodorisasi untuk menghilangkan bau dan rasa yang tidak disukai dengan menggunakan cara destilasi.
Karena ketiga tahap tersebut dapat menurunkan kadar air dan asam lemak bebas serta mengubah warna dan aroma minyak.

3. Minyak zaitun memiliki kandungan utama lemak tak jenuh tunggal, asam oleat, serta antioksidan kuat seperti polifenol dan vitamin E. Nutrisi ini menjadikan minyak zaitun sebagai pilihan sehat dalam menjaga kesehatan jantung, menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Selain itu, minyak ini juga memiliki sifat anti- inflamasi yang dapat membantu melindungi pembuluh darah dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

4. Paparan oksigen dan proses pemanasan dapat mempercepat terjadinya oksidasi
minyak goreng membentuk peroksida, seterusnya menjadi aldehid dan komponen
radikal bebas yang berpengaruh terhadap pertumbuhan sel kanker. Pemanasan minyak menyebabkan terjadinya oksidasi, hidrolisis dan dekomposisi minyak, yang di
pengaruhi tingginya suhu dan lamanya pemanasan.
In reply to RESTYA YULIANTI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by YOU CI ANDRIYANI -
ijin menjawab no 1
minyak nabati lebih baik untuk kesehatan jantung dibandingkan lemak hewani karena kandungan lemak tak jenuh, asam lemak esensial dan antioksidan yg lebih tinngii
In reply to RESTYA YULIANTI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ARLITA NADA PUTRI -
izin menjawab no 1

Karena minya nabati adalah minyak tak jenuh, jadi dapat menurunkan resiko penyakit jantung.
In reply to RESTYA YULIANTI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by FATIMATUZAHRA FATIMATUZAHRA -
izin menjawab pertanyaan no 1 , minyak nabati dianggap lebih sehat dibanding minyak hewani karna minyak nabati mengandung asam lemak tak jenuh yang membantu menurunkan kadar kolesterol jahat(LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik(HDL) dalam tubuh,selain itu minyak nabati kaya akan omega-3 yang bermanfaat untuk kesehatan jantung,mengurangi peradangan,dan tidak mengandung kolesterol,sedangkan minyak hewani akan bekerja sebaliknya(meningkatkan resiko penyakit jantung,meningkatkan peradangan dll).
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by CANTYKA MEISA NURUL PUTRI -
Bagaimana perbandingan dampak kesehatan antara lemak jenuh dan lemak tak jenuh dalam diet sehari hari?
In reply to CANTYKA MEISA NURUL PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by RESTYA YULIANTI -
Mengganti lemak jenuh dengan lemak tak jenuh dalam diet sehari-hari dapat mendukung kesehatan jantung dan menurunkan risiko penyakit kronis. Oleh karena itu, lemak tak jenuh dianggap lebih baik untuk dikonsumsi dalam jumlah lebih besar dibandingkan lemak jenuh.
In reply to CANTYKA MEISA NURUL PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by FITRIAH NUR HASANAH -
Lemak jenuh dapat ditemukan dalam produk hewani seperti mentega, daging merah, dan susu. Dampak kesehatannya apabila mengkonsumsi lemak jenuh secara berlebihan dapat menyebabkan kolestol dan penyakit jantung.
Lemak tak jenuh dapat ditemukan dalam minyak nabati seperti minyak zaitun, dan minyak kanola. Dampak kesehatannya dapat mengontrol berat badan
In reply to CANTYKA MEISA NURUL PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by NATASIA WULANDARI -
Lemak jenuh dan lemak tak jenuh memiliki dampak kesehatan yang berbeda dalam diet sehari-hari.
•Lemak Jenuh
- Sumber utama: Daging merah, produk susu penuh lemak, minyak kelapa, dan minyak palmitan.
- Dampak kesehatan: Konsumsi lemak jenuh berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat), yang berpotensi meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

•Lemak Tak Jenuh
- Sumber utama: Minyak zaitun, minyak kanola, kacang-kacangan, biji-bijian, dan ikan berlemak.
- Dampak kesehatan: Lemak tak jenuh, terutama lemak tak jenuh tunggal dan ganda, dapat membantu menurunkan kolesterol LDL,meningkatkan kolesterol HDL (kolesterol baik), dan mendukung kesehatan jantung secara keseluruhan.

Secara umum, disarankan untuk membatasi asupan lemak jenuh dan menggantinya dengan lemak tak jenuh untuk manfaat kesehatan yang lebih baik.
In reply to CANTYKA MEISA NURUL PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by TITI FANIA RABANI -
menurut saya perbandingan kedua nya berbeda, lemak jenuh itu dari produk hewani dan makanan olahan dapat meningkatkan kolesterol. Sebaliknya, lemak tak jenuh dari minyak nabati dan ikan menurunkan kolesterol
In reply to CANTYKA MEISA NURUL PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ABERLIN DWI SALSABILA -
- Lemak jenuh umumnya ditemukan dalam produk hewani seperti daging merah, produk susu penuh lemak (susu, keju, mentega), minyak kelapa, dan minyak sawit. Dampak bagi kesehatan seperti kolesterol : Konsumsi lemak jenuh yang tinggi dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL, yang berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke.
- Lemak tak jenuh terbagi menjadi dua jenis utama yaitu : lemak takjenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda.
Lemak tak jenuh banyak ditemukan dalam minyak nabati (seperti minyak zaitun, minyak canola), kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat, ikan berlemak (salmon, tuna), serta kacang-kacangan seperti almond dan kenari. Dampak bagi kesehatan seperti kolesterol : Lemak tak jenuh dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan meningkatkan kadar kolesterol HDL, yang baik untuk kesehatan jantung.
*****
Lemak jenuh lebih meningkatkan risiko penyakit jantung dan peradangan jika dikonsumsi berlebihan. Lemak tak jenuh cenderung lebih baik untuk kesehatan, terutama dalam mendukung kesehatan jantung dan metabolisme tubuh. Mengganti lemak jenuh dengan lemak tak jenuh dalam diet sehari-hari adalah langkah yang dianjurkan untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
In reply to CANTYKA MEISA NURUL PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by RAFIKA LUTHFIA AZZAHRA -
1. lemak jenuh
Lemak jenuh adalah lemak yang berbentuk padat saat berada di suhu ruang, seperti halnya mentega. Jenis lemak ini bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL) dalam tubuh.
Kadar kolesterol yang tinggi bisa menimbulkan plak atau sumbatan di pembuluh darah dan membuat pembuluh darah jadi kaku, sehingga aliran darah di dalam tubuh jadi kurang lancar.
Akibatnya, risiko terjadinya penyakit kardiovaskuler, termasuk penyakit jantung, serangan jantung, hipertensi, maupun stroke, juga bisa meningkat. Oleh sebab itulah, konsumsi jenis lemak ini sebaiknya dibatasi.
1. lemak tidak jenuh
Berbeda dengan lemak jenuh, lemak tak jenuh cenderung berbentuk cairan saat berada di suhu ruang. Lemak tak jenuh umumnya dibagi menjadi dua jenis, yakni lemak tak jenuh tunggal (MUFA) dan lemak tak jenuh ganda (PUFA).
Kedua jenis lemak tak jenuh ini dianggap sehat karena bisa mengontrol kadar kolesterol jahat dan trigliserida dalam darah, sehingga lebih baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah. Lemak sehat ini juga bisa membantu meredakan peradangan di dalam tubuh.
Berbagai manfaat ini membuat lemak tak jenuh lebih sehat, khususnya untuk menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung dan stroke. Nah, contoh jenis lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan adalah asam lemak omega-3 dan omega-6.

manfaat untuk diet sehari hari ;
Lemak tak jenuh adalah jenis lemak dalam versi lebih sehat, yang dibutuhkan oleh tubuh. Pasalnya, lemak ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, mulai dari menjaga berat badan, hingga mengurangi risiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan diabetes.
In reply to CANTYKA MEISA NURUL PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by AMANDA ARTATIA PUTRI -
perbandingan dampak kesehatannya itu lemak jenuh dan lemak tak jenuh itu memiliki pengaruh yang berbeda terhadap kesehatan. Dimana lemak jenuh itu ditemukan didalam daging, mentega, dan beberapa minyak nabati seperti minyak kelapa yang bisa meningkatkan kolesterol jahat sehingga dapat meningkatkan resiko penyakit jantung dan stroke. sebaliknya lemak tak jenuh, ada dalam minyak sayur, kacang-kacangan dan ikan baik untuk kesehatan jantung. Dan mengonsumsi lemak tak jenuh juga dapat membantu menurunkan kolesterol jahat. Jadi, lemak tak jenuh itu baik untuk menjaga kesehatan jantung dan jika dipakai dalam diet sehari hari
In reply to CANTYKA MEISA NURUL PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ANATASYA FADILLAH -
lemak tak jenuh itu lebih baik digunakan dalam diet sehari-hari karena karena dapat memberikan manfaat positif untuk kesehatan tubuh. sedangkan lemak jenuh, seperti yang terdapat dalam video yang kita simak, mereka mungkin tidak mudah tengik, dan lebih stabil saat digunakan, tapi hal ini akan berdampak buruk bagi kesehatan.
saya mengutip penjelasan akhir video yang tertera "bukan seberapa banayk lemak yang kita makan, tetapi tentang jening lemak apa yang kita konsumsi" maka, kita bisa batasi konsumsi lemak jenuh dan menghindari lemak trans sebisa mungkin untuk mecegah hal yang tidak di inginkan. dan untuk diet yang sehat maka kita harus selalu mempertimbangkan keseimbanagn gizi dalam pola makan kita
In reply to CANTYKA MEISA NURUL PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by DENI ARDHIKA BADRUDIN -
Lemak jenuh, biasanya berasal dari produk hewani, dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol "jahat") dalam darah, yang berisiko menyebabkan penyakit jantung dan diabetes tipe 2
Sebaliknya, lemak tak jenuh, yang ditemukan dalam minyak nabati, kacang-kacangan, dan ikan, dapat menurunkan kolesterol LDL dan meningkatkan kesehatan jantung
Jadi lemak tak jenuh dalam diet harian sangat bagus untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan
In reply to CANTYKA MEISA NURUL PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by NABILA NABILA -
lemak tak jenuh lebih baik untuk kesehatan daripada lemak jenuh
- Lemak jenuh bisa meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hipertensi, dan serangan jantung. Lemak jenuh salah satunya terdapat pada daging merah, makanan cepat saji dan makanan yang digoreng
- Lemak tak jenuh dapat membantu menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik. Lemak tak jenuh juga dapat membantu menjaga kesehatan otak dan sel-sel tubuh. Lemak tak jenuh terdapat pada sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian.
In reply to CANTYKA MEISA NURUL PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by SALSABILA SALSABILA -
Lemak tak jenuh merupakan lemak yang tergolong lebih sehat dibanding lemak jenuh, sumbernya bisa kita dapatkan pada minyak zaitun, alpukat, ikan,kacang-kacangan dll.
Manfaat dari lemak tak jenuh ini baik untuk jantung dan pembuluh darah
Lemak jenuh merupakan lemak yang tidak baik bagi kesehatan kita, apabila kita tidak membatasinya, mengkonsumsi secara berlebihan.
Jika mengkonsumsinya berlebihan bisa berdampak pada kesehatan yaitu kolesterol, jantung, berat badan bertambah.
Sumber lemak jenuh terdapat pada mentega,keju,minyak sawit .
In reply to CANTYKA MEISA NURUL PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by SABILA ANISA RULLIA -
Lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol dan dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Lemak tak jenuh justru dapat menurunkan kadar kolesterol dan baik untuk jantung Anda.

Para ahli menyarankan untuk membatasi total lemak hingga 20% hingga 35% dari total kalori yang dikonsumsi dalam sehari.
In reply to CANTYKA MEISA NURUL PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by HERRY MUHAMMAD ZIKRILLAH -
Herry Muhammad Zikrillah
B.2310617
Universitas Djuanda

Lemak jenuh yang biasanya ditemukan dalam produk hewani seperti daging merah mentega dan susu. dampak dari lemak jenuh kurang baik bagi kesehatan dan dapat meningkatkan risiko kolesterol dan penyakit jantung.

sedangkan Lemak tak jenuh yang biasanya ada pada minyak zaitun, kacang-kacangan, biji-bijian dan ikan berlemak justru lebih bagus untuk dikonsumsi karena memiliki dampak yang baik seperti munurunkan kadar kolesterol dan meningkatkan kesehatan jantung
In reply to CANTYKA MEISA NURUL PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by M SHAVA AULIA HESA -
1. Pengaruh terhadap Kadar Kolesterol
Lemak Jenuh: Lemak jenuh cenderung meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dalam darah. Kadar kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah, meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Lemak Tak Jenuh: Sebaliknya, lemak tak jenuh, baik itu lemak tak jenuh tunggal maupun ganda, dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik). Ini berkontribusi pada kesehatan jantung yang lebih baik.
2. Sumber Makanan
Lemak Jenuh: Umumnya ditemukan dalam produk hewani seperti daging merah, mentega, keju, dan makanan olahan. Konsumsi berlebihan dari sumber ini dapat berisiko bagi kesehatan jantung.
Lemak Tak Jenuh: Ditemukan dalam minyak nabati (seperti minyak zaitun dan minyak kanola), kacang-kacangan, biji-bijian, dan ikan berlemak. Makanan ini lebih dianjurkan dalam diet sehat.
3. Dampak Kesehatan Jangka Panjang
Lemak Jenuh: Diet tinggi lemak jenuh telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, hipertensi, dan diabetes tipe 2. Oleh karena itu, penting untuk membatasi asupan lemak jenuh dalam diet sehari-hari.
Lemak Tak Jenuh: Diet yang kaya akan lemak tak jenuh dapat mengurangi risiko penyakit jantung, meningkatkan kesehatan metabolik, dan mendukung fungsi otak yang sehat. Ini juga dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.
4. Keseimbangan dalam Diet
Penting untuk menjaga keseimbangan antara kedua jenis lemak ini. Meskipun lemak tak jenuh lebih dianjurkan, tubuh tetap memerlukan beberapa lemak jenuh dalam jumlah moderat untuk fungsi normal. Namun, lemak jenuh sebaiknya tidak menjadi komponen utama dalam diet.

sumber:
https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/lemak-jenuh-dan-tak-jenuh/
https://www.family.abbott/id-id/ensure/tools-and-resources/tips-on-how-to-live-strong/nutrition/apa-perbedaan-lemak-jenuh-tak-jenuh.html
https://www.alodokter.com/lemak-jenuh-dan-tak-jenuh-mana-yang-lebih-sehat
In reply to CANTYKA MEISA NURUL PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by REIHANA FITRI AULIA -
Mungkin dalam diet sehari2 kita bisa pakai lemak tak jenuh karna dari makanan2 yg dikonsumsi sangat minim minyak/lemak
In reply to CANTYKA MEISA NURUL PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ANI NURAINI -
lemak jenuh biasa ditemukan dalam produk hewani (seperti, daging merah, mentega dan susu penuh lemak) dan dalam minyak nabati (seperti minyak kelapa dan minyak sawit). sedangkan, lemak tak jenuh ditemukan di minyak nabati (seperti minyak zaitun dan minyak kanola), biji - bijian, kacang - kacangan, dan ikan berlemak (seperti salmon dan sarden). dampak kesehatan mngonsumsi lemak jenuh dan tak jenuh cukup signifikan. lemak yang jenuh dapat mengakibatkan kolestrol jahat naik dalam tubuh yang berpotensi meningkatkan resiko penyakit jantung. sedangkan lemak tak jenuh dapat menurunkan kolesterol dan pencegahan penyakit jantung serta sebagai anti infalamasi yang bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan.
Dalam diet sehari-hari, disarankan untuk mengonsumsi lemak tak jenuh dan membatasi asupan lemak jenuh. Memilih sumber lemak yang sehat dan seimbang dapat berkontribusi pada kesehatan jantung yang lebih baik dan mengurangi risiko penyakit kronis.
In reply to CANTYKA MEISA NURUL PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by NAYLA SABILLA RAMADHANI -
Nama : Nayla Sabilla Ramadhani
NIM : B.2310474

Lemak pada dasarnya memberikan energi yang besar bagi perkembangan sel tubuh. Satu gram lemak, apa pun jenisnya, dapat memberikan energi sebesar 9 kkal (satuan kalori untuk energi). Lemak tak jenuh merupakan jenis lemak yang sehat, sedangkan lemak jenuh adalah jenis lemak yang tidak sehat dan asupannya perlu dibatasi. Lemak tak jenuh dinilai lebih sehat dibanding lemak jenuh. Lemak ini menjaga arteri tetap bersih serta menghasilkan kolesterol HDL, yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Diet tinggi lemak baik dapat membantu menghindari masalah jantung pada kemudian hari. Sementara itu, lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL, yaitu kolesterol jahat yang dapat memicu penyumbatan pembuluh arteri di jantung.
Mengonsumsi lemak jenuh dapat dengan cepat menaikkan berat badan serta dapat menimbulkan risiko penyakit. Oleh karena itu, mengonsumsi lemak tak jenuh lebih baik dibandingkan mengonsumsi lemak jenuh baik untuk kesehatan maupun untuk program diet sehari-hari
In reply to CANTYKA MEISA NURUL PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ASHILA MAZIYYA FAIRUZ FIRDAUS -
Lemak jenuh banyak ditemukan pada produk hewani yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dan risiko penyakit jantung sedangkan lemak tak jenuh banyak ditemukan pada minyak nabati, kacang-kacangan dan ikan yang dapat menurunkan kolesterol serta mengurangi risiko penyakit jantung sehingga dapat disimpulkan bahwa mengganti lemak jenuh dengan lemak tidak jenuh dalam diet terbuki memiliki manfaat dan keuntungan yang lebih baik untuk kesehatan
In reply to CANTYKA MEISA NURUL PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ARLITA NADA PUTRI -
Lebih harus banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak tak jenuh, karena dapat membantu meningkatkan kolesterol baik dan menurunkan kolesterol jahat dalam darah, yang dapat menurunkan risiko penyakit jantung atau stroke.
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by FAUZAN SABTAJI -
Apasih bedanya lemak dengan minyak? Lalu bedanya antara minyak yang kita sering pakai untuk menggoreng dengan minyak bumi apa ya? Kan dalam kimia dasar minyak bumi itu semakin tinggi nilai oktannya maka semakin bagus kualitasnya, nah apasih yang menjadi parameter suatu minyak goreng dikatakan lebih berkualitas dari minyak goreng lainnya?

😁🤔
In reply to FAUZAN SABTAJI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by DENI ARDHIKA BADRUDIN -
Lemak biasanya padat pada suhu ruang dan terdiri dari asam lemak jenuh, sedangkan minyak cair dan kaya akan asam lemak tak jenuh.
Minyak goreng berasal dari sumber nabati, berfungsi untuk medium memasak dan menambah rasa, kalo minyak bumi itu sumber energi yang digunakan untuk bahan bakar. Kualitas minyak goreng ditentukan oleh faktor seperti kandungan asam lemak, stabilitas oksidatif.
In reply to DENI ARDHIKA BADRUDIN

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by FAUZAN SABTAJI -
Terima kasih akang Deni, telah menjawab pertanyaan saya 😁
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by NAZWA KHAERUL NISSA -
Salah satu camilan sehat contohnya seperti soyjoy yang biasanya dikonsumsi oleh orang-orang yang sedang menjalani program diet, dalam produk tersebut ditemukan adanya kandungan lemak walaupun tidak banyak. Pertanyaan yang ingin saya tanyakan adalah bagaimana cara perusahaan soyjoy dalam menentukan kandungan lemak pada produknya? kira-kira apakah produk tersebut dapat efektif dalam membantu program diet yang sedang dijalankan? serta bagaimana jadinya jika semisal perusahaan tidak menambahkan lemak sama sekali untuk produk soyjoy tersebut?
In reply to NAZWA KHAERUL NISSA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by M SHAVA AULIA HESA -
Sebenarnya SOYJOY tidak dapat menurunkan berat badan karena SOYJOY termasuk kategori Low GI maka glukosa akan dilepaskan perlahan dan bertahap sehingga nantinya tidak akan disimpan sebagai lemak tubuh. Jadi SOYJOY tidak akan menambah timbunan lemak pada tubuh, bukan mengurangi lemak yang sudah ada pada tubuh.
Yang dibuat SOYJOY itu biasa di konsumsi oleh orang-orang yang sedang menjalani program diet dikarenakan SOYJOY telah diteliti memiliki nilai Glycemic Index yang rendah sehingga dapat mengendalikan kadar gula darah dan membantu untuk mengontrol berat badan.

sumber:
https://www.soyjoy.id/faq/
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by MUTIARA AZ-ZHARI WIJAYA -
gimana struktur cis dan trans di asam lemak bisa ngaruh ke titik leleh lemak, dan gimana aplikasinya di industri makanan?
In reply to MUTIARA AZ-ZHARI WIJAYA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by MELDA PUTRI RAHAYU -
Asam lemak cis memiliki bentuk geometris yang menyebabkan atom hidrogen berada di sisi molekul yang sama. Kekusutan dalam struktur molekulnya membuat asam lemak cis sulit ditumpuk satu sama lain, sehingga meleleh pada suhu yang lebih rendah.

Asam lemak trans memiliki bentuk geometris di mana atom hidrogen berada di sisi berlawanan dari molekul. Asam lemak trans tidak memiliki kekusutan dalam strukturnya, sehingga molekulnya dapat ditumpuk satu sama lain dan menjadi lebih kokoh.

Contoh dalam industri makanan:
Karena titik lelehnya yang lebih rendah, asam lemak tak jenuh cis sering kali berwujud cair pada suhu ruangan (misalnya, minyak zaitun), sedangkan lemak trans dapat berwujud padat atau semi padat (misalnya, margarin).
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by FITRIAH NUR HASANAH -
1. Apa perbedaan minyak nabati dan minyak hewani?
2. Apakah minyak nabati lebih baik daaripada minyak hewani? apa alasannya
3. Apakah minyak jenuh lebih baik daripada minyak tak jenuh? apa alasannya
4. Apakah minyak itu penting untuk kehidupan manusia? jelaskan
5. Terbuat dari apakah minyak nabati?
6. Terbuat dari apakah minyak hewani?
7.Terbuat dari apakah minyak esensial?
8. Terbuat dari apakah minyak sintesis?
9. Apa perbedaan minyak esensial dan minyak sintesis?
10. Terbuat dari apakah minyak jelantah?
In reply to FITRIAH NUR HASANAH

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by REIHANA FITRI AULIA -
Jawab no 1
Komposisi
Minyak nabati berasal dari ekstraksi bagian tanaman, sedangkan minyak hewani berasal dari ekstraksi jaringan tubuh hewan.

Kandungan
Minyak nabati mengandung fitosterol, sedangkan minyak hewani mengandung kolesterol.

Asam lemak
Minyak nabati mengandung lebih banyak asam lemak tak jenuh, sedangkan minyak hewani mengandung asam lemak jenuh berantai panjang.

Manfaat
Minyak nabati dapat menurunkan kadar kolesterol dan mencegah penumpukan lemak pada pembuluh darah
In reply to FITRIAH NUR HASANAH

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by REIHANA FITRI AULIA -
Jawab no 9
Minyak esensial dan minyak sintetis memiliki perbedaan dalam bahan, proses produksi, dan manfaat yang diberikan:

Bahan
Minyak esensial terbuat dari bahan-bahan alami, seperti ekstrak kulit kayu, bunga, daun, akar, biji, dan batang tanaman. Sementara minyak sintetis, juga dikenal sebagai minyak padanan alami, biasanya dibuat dari petrokimia.

Proses produksi
Minyak esensial diperoleh melalui proses penyulingan, sedangkan minyak sintetis dibuat di laboratorium.

Manfaat
Minyak esensial alami dapat memberikan manfaat secara fisik, psikologis, dan spiritual. Sementara minyak esensial sintetik mungkin hanya memberikan manfaat psikologis, dan tidak memberikan manfaat secara fisik.
In reply to FITRIAH NUR HASANAH

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by AMANDA ARTATIA PUTRI -
izin menjawab no 6
minyak hewani terbuat dari lemakyang diekstrak dari tubuh hewan, seperti daging, kulit, atau jaringan lemak contohnya minyak babi, minyak sapi, dan minyak ikan
In reply to FITRIAH NUR HASANAH

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by SITI ANISA MAULIDA YANTI -
1. Perbedaan umum lemak nabati dan hewani yaitu lemak hewani mengandung kolesterol sedangkan lemak nabati mengandung fitosterol, kadar asam lemak tak jenuh pada lemak hewani lebih kecil daripada lemak nabati .

2. Baik nabati maupun hewani, lemak merupakan salah satu nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Meski komposisinya berbeda, lemak nabati dan hewani memiliki manfaat yang sama, yaitu membantu metabolisme tubuh, sebagai bahan pelarut berbagai vitamin, seperti A, D, E, dan K. Selain itu, lemak juga berfungsi untuk menghasilkan energi, jika cadangan karbohidrat dalam tubuh telah habis.

Baik atau tidaknya suatu lemak tergantung pada jenisnya, bukan berdasarkan asal lemaknya. Secara umum, jenis lemak yang baik untuk tubuh memang lebih banyak terkandung dalam sumber makanan nabati, dibandingkan hewani. Namun, hal ini bukan berarti lemak nabati lebih baik dari hewani. Sebab, beberapa sumber makanan nabati juga mengandung lemak yang tidak baik bagi tubuh, yaitu lemak jenuh dan lemak trans.

3. Pada dasarnya ada dua jenis lemak utama yang ditemukan dalam makanan, yakni lemak jenuh dan lemak tak jenuh.
Lemak jenuh merupakan salah satu jenis lemak makanan. Lemak jenuh sering disebut sebagai lemak tidak sehat, seperti halnya lemak trans. Lemak jenuh memiliki ikatan tunggal antara molekulnya dan “jenuh” terhadap molekul hidrogen. Adapun bentuk lemak jenuh cenderung padat pada suhu ruang. Mengonsumsi terlalu banyak jenuh dapat meningkatkan kolesterol jahat atau LDL (lipoprotein densitas rendah) dalam darah. Oleh karena itu, konsumsi kolesterol jahat yang berlebihan juga meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Lain halnya dengan lemak jenuh, lemak tidak jenuh disebut lebih menyehatkan tubuh dan dipercaya dapat menurunkan kolesterol dalam darah. Secara garis besar, lemak tidak jenuh dikenal sebagai lemak baik. Lemak jenuh dapat meningkatkan level kolesterol baik atau HDL (high-density lipoprotein). Adapun HDL membawa kolesterol jahat ke liver sehingga dapat dikeluarkan dari tubuh.

4. Minyak dan juga lemak sangat penting dalam kehidupan kita, berikut bebrapa fungsi dari lemak dan juga minyak
a. Sebagai cadangan energi
b. Sebagai Komponen struktural
c. Pengantar Vitamin
d. Pengatur suhu tubuh
e. Meningkatkan fungsi otak
f. Meninigkatkan kekuatan tulang
g. Meningkatkan kesehatan hati.

5. Minyak nabati merupakan minyak yang terbuat dari ekstrak tumbuhan atau sayuran, seperti kelapa, kelapa sawit, jagung, kacang, hingga buah zaitun.

6. lemak hewani adalah lemak yang berasal dari hewan. sebagai salah satu contohnya ialah minyak ikan.

7. Minyak esensial atau minyak atsiri adalah minyak yang berasal dari ekstrak tanaman.

10. Minyak jelantah merupakan minyak bekas dari hasil menggoreng makanan yang tidak lagi dapat digunakan.

maaf, karena ada beberapa soal yang tidak bisa saya jawab, karena ada beberapa hal yang berada di luar kemampuan saya🙏🏻
In reply to FITRIAH NUR HASANAH

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ASHILA MAZIYYA FAIRUZ FIRDAUS -
1. Perbedaan umum lemak nabati dan hewani yaitu lemak hewani mengandung kolesterol sedangkan lemak nabati mengandung fitosterol, kadar asam lemak tak jenuh pada lemak hewani lebih kecil daripada lemak nabati.

2. Iya karena sumber lemak tak jenuh dari lemak nabati biasanya kaya akan vitamin, polifenol yang kaya antioksidan, dan lemak tak jenuh ganda (lemak tak jenuh dengan dua ikatan rangkap antara molekul lemak) yang baik untuk jantung. Sedangkan, lemak hewani banyak mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang dapat memicu penyakit jantung.

3. Tidak karena lemak tak jenuh dinilai lebih sehat. Lemak ini menjaga arteri tetap bersih serta menghasilkan kolesterol HDL, yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Sementara itu, lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL, yaitu kolesterol jahat yang dapat memicu penyumbatan pembuluh arteri di jantung.

4. Iya karena minyak bisa sebagai sumber energi bagi tubuh dan penyerapan vitamin yang tidak larut dalam air.

5. Minyak dan Lemak bahan pangan yang bersumber dari Tanaman atau  disebut sebagai Minyak dan Lemak Nabati. Minyak dan lemak nabati biasaya diperoleh dari:
a. Biji-bijian dari tanaman semusim (Palawija) seperti: jagung, biji kapas, kacang tanah, wijen, kedelai, bunga matahari.
b. Kulit buah tanaman tahunan, seperti: Kulit buah Zaitun, kulit buah kelapa sawit.
c. Biji-bijian dari tanaman tahunan, seperti: kelapa, inti kelapa sawit, biji coklat.

6. Minyak dan lemak bahan pangan yang bersumber dari hewan atau disebut sebagai minyak dan lemak hewani. Minyak dan lemak hewani biasanya diperoleh dari:
a. Susu dari hewan mamalia.
b. Lemak yang terdapat pada tubuh hewan mamalia dan unggas, seperti:
lemak sapi dan turunannya, lemak babi, mutton tallow, lemak ayam.
c. Lemak dari hewan laut, seperti: ikan sardin, hiu, paus, hati ikan kod.

7. Minyak esensial atau minyak atsiri adalah minyak yang berasal dari ekstrak tanaman. Untuk menghasilkan minyak jenis ini, maka beberapa bagian pada tanaman, seperti daun, bunga, buah, kulit kayu, atau akar, harus melalui serangkaian proses penyulingan.

10. Minyak jelantah adalah minyak yang telah digunakan lebih dari dua atau tiga kali penggorengan, dan dikategorikan sebagai limbah karena dapat merusak lingkungan dan merugikan kesehatan.
In reply to FITRIAH NUR HASANAH

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ARLITA NADA PUTRI -
izin menjawab no 1,2 dan 3

1. lemak hewani merupakan lemak yang berasal dari hewan, contohnya daging, ayam, telur, susu, dll. Sementara untuk lemak nabati adalah lemak yang berasal dari tumbuhan, contohnya sayur, buah dan kacang - kacangan. lemak hewani lebih meningkatkan kolesterol dibandingkan lemak nabati
2. iya, karena minyak nabati lebih banyak mengandung lemak tak jenuh yang baik bagi tubuh kita, sedangkan minyak hewani mengadung lemak jenuh yang bahaya bagi tubuh kita.
3. Tidak, karena minya tak jenuh lebih tinggi tingkat kolesterol nya, sementara kolesterol sangat berbahaya bagi tubuh manusia.
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ABERLIN DWI SALSABILA -
Apa rekomendasi terbaik untuk mengganti lemak jenuh dalam diet sehari-hari tanpa mengurangi cita rasa dan tekstur makanan?
In reply to ABERLIN DWI SALSABILA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by DENI ARDHIKA BADRUDIN -
Minyak Sehat: bisa menggunakan minyak zaitun, minyak kanola, atau minyak bunga matahari yang kaya akan lemak tak jenuh
Daging Rendah Lemak: Pilih daging ayam bagian dada atau kalkun sebagai sumber protein
Produk Susu Rendah Lemak: Ganti susu dan keju tinggi lemak dengan versi rendah lemak
Makanan Utuh: Konsumsi lebih banyak sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian yang tidak diproses
In reply to DENI ARDHIKA BADRUDIN

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ASHILA MAZIYYA FAIRUZ FIRDAUS -
Bisa dengan minyak zaitun, minyak kanola, daging ayam bagian dada, alpukat, kacang-kacangan seperti almond atau chia seed
In reply to ABERLIN DWI SALSABILA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by KAMILA RISKA AMELIA -
Ada beberapa tips untuk mengatasi lemak jenuh antara lain
A.Tips pertama
1. Pilihlah daging tanpa lemak seperti dada ayam tanpa kulit, ikan atau daging tanpa lemak
2. Pilihlah susu rendah lemak atau skim yoghurt rendah lemak dan keju cottage
3. Mengkonsumsi telur dalam jumlah sedang terutama bagian putih telur yang rendah lemak
B.Tips ke dua
Menggunakan minyak lebih sehat contohnya minyak zaitun minyak wijen dan minyak canola
C.Tips ke tiga
Cara memasak yang sehat untuk menjauhi lemak jenuh yaitu
1. memanggang
2. Mengukus
3. Membakar
4. Menumis
D Tips ke empat
1. Mengkonsumsi buah dan sayur
2. Minum air putih yang secukupnya
3. Olahraga secara teratur
Dengan menerapkan tips-tips di atas dapat mengurangi konsumsi lemak jenuh tanpa mengurangi kenikmatan makanan
In reply to ABERLIN DWI SALSABILA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by AMANDA ARTATIA PUTRI -
izin menjawab
untuk mengganti lemak jenuh bisa menggunakan minyak zaitun, minyak kanola, atau minyak kelapa selain itu, bisa menggunakan alpukat, kacang - kacangan, dan biji - bijian
In reply to ABERLIN DWI SALSABILA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by DEA RAHMA ANDINI -
izin menjawab untuk mengganti lemak jenuh dalam diet sehari" kita bisa beralih menggunakan minyak zaitun, minyak kanola, kacang-kacangan, dan biji-bijian .
In reply to ABERLIN DWI SALSABILA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ARLITA NADA PUTRI -
mungkin bisa di ganti dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak tak jenuh yang enak atau disukai oleh kita. Namun bisa juga diganti oleh minyak zaitun, minyak kacang yang merupakan minyak tak jenuh.
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by DENI ARDHIKA BADRUDIN -
Bagaimana cara mengenali produk makanan yang mengandung minyak trans, dan apa yang harus diperhatikan saat membaca label nutrisi?
In reply to DENI ARDHIKA BADRUDIN

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by SABILA ANISA RULLIA -
Sejak tahun 2006, produsen makanan diharuskan mencantumkan informasi kandungan lemak trans pada label Fakta Gizi pada kemasannya. Saat ini, produsen makanan diizinkan untuk membuat klaim “bebas lemak trans” atau “tanpa lemak trans” jika jumlah lemak trans dalam produk kurang dari 0,5 g lemak trans per sajian. Satu sajian didefinisikan sebagai satu sendok makan atau sekitar 12 g lemak trans. Oleh karena itu, klaim bebas lemak trans atau tanpa lemak trans pada kemasan produk tidak selalu berarti bahwa produk tersebut tidak mengandung lemak trans. Periksa daftar bahan pada kemasan untuk melihat apakah ada minyak terhidrogenasi yang tercantum.

Meskipun konsumsi lemak trans menurun sekitar 78 persen antara tahun 2003 dan 2012, asupan TF saat ini tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat. Pada bulan Juni 2015, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS menyelesaikan penentuannya bahwa makanan yang dibuat dengan minyak terhidrogenasi parsial (PHO), sumber makanan utama lemak trans buatan dalam makanan olahan, tidak "secara umum diakui aman" atau GRAS untuk digunakan dalam makanan manusia. Produsen makanan akan memiliki waktu tiga tahun (hingga Juni 2018) untuk menghilangkan PHO dari produk. Ini akan memungkinkan perusahaan untuk merumuskan kembali produk tanpa PHO dan/atau mengajukan petisi kepada FDA untuk mengizinkan penggunaan PHO secara spesifik. Setelah periode kepatuhan, tidak ada PHO yang dapat ditambahkan ke makanan manusia kecuali jika disetujui oleh FDA.
In reply to DENI ARDHIKA BADRUDIN

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by REIHANA FITRI AULIA -
1.Asam lemak trans harus dicantumkan sebagai "Lemak trans" atau "Trans" pada baris terpisah di bawah daftar lemak jenuh.
2.Jika label mencantumkan "0 g" lemak trans tetapi juga menyertakan "minyak terhidrogenasi sebagian" dalam daftar bahan, artinya makanan tersebut mengandung sedikit lemak trans.
3.Kandungan lemak ditunjukkan dalam gram.
4.Cek tanggal kedaluwarsa, Baca takaran saji, Baca tabel informasi nilai gizi, Membaca % Angka Kecukupan Gizi (AKG).
In reply to DENI ARDHIKA BADRUDIN

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ASHILA MAZIYYA FAIRUZ FIRDAUS -
Untuk mengenali produk makanan yang mengandung minyak trans, perhatikan label nutrisi dan komposisi bahan. Cari istilah seperti "partially hydrogenated oils", "shortening", atau "lemak terhidrogenasi". Hal yang harus diperhatikan dalam membaca label nutrisi yaitu jumlah sajian perkemasan, total karbohidrat, lemak, protein, gula, sodium dan angka kecukupan gizi.
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by REIHANA FITRI AULIA -
1.Mengapa minyak dan lemak tidak larut dengan air?
2.kenapa minyak kelapa lebih baik di konsumsi dibanding minyak yg lain?
3.gimana kita menyeimbangkan produksi lemak yang seimbang di dalam tubuh kita?
4.kenapa minyak sangat berpengaruh dalam penaikan berat badan?
 
In reply to REIHANA FITRI AULIA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by SABILA ANISA RULLIA -
Molekul air adalah molekul polar, artinya salah satu ujung molekul memiliki muatan positif dan ujung lainnya memiliki muatan negatif. Sehingga molekul air selalu berikatan.Polar ini membentuk ikatan hidrogen yang kuat satu sama lain. Molekul gula dan garam bisa bercampur dengan air karena memiliki molekul polar yang sama dengan air.

Sedangkan minyak memiliki jenis molekul non-polar. Molekul ini hanya bisa bersatu dengan molekul non-polar lainnya.Sehingga air dan minyak tidak dapat bersatu karena memiliki molekul yang berbeda dan tidak bisa mengikat.
In reply to REIHANA FITRI AULIA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by DENI ARDHIKA BADRUDIN -
Minyak dan lemak tidak larut dalam air karena perbedaan polaritas. Air bersifat polar, sementara minyak dan lemak bersifat nonpolar, sehingga tidak dapat berinteraksi dengan molekul air. Prinsip "like dissolves like" (Sama seperti materi yang dijelaskan saat semester 2 dengan ibu rosy) menjelaskan bahwa senyawa polar hanya larut dalam senyawa polar, dan sebaliknya. Ketika dicampur, minyak akan mengambang di atas air, membentuk lapisan terpisah
In reply to REIHANA FITRI AULIA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by AMANDA ARTATIA PUTRI -
izin menjawab no 2
karena minyak kelapa itu lebih banyak mengandung lemak jenuh (lemak tanpa ikatan rangkap) jadi minyak kelapa lebih stabil saat berada di suhu tinggi dan tidak mudah teroksidasi dibanding minyak lain sebagai contoh minyak kelapa tidak mudah rusak dan menghitam ketika dipakai menggoreng
In reply to REIHANA FITRI AULIA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by DEA RAHMA ANDINI -
izin menjawab soal no 4
kenapa minyak berpengaruh di dalam penaikan BB karena minyak memiliki kandungan kalori yang tinggi, minyak mengandung sekitar 9 kalori per gr, sedangkan karbohidrat dan protein hanya mengandung sekitar 4 kalir per gr, hal ini berarti minyak sangat padat kalori, sedikit minyak saja dapat menambah banyak kalori ke dalam makanan.
In reply to REIHANA FITRI AULIA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ASHILA MAZIYYA FAIRUZ FIRDAUS -
1. Air dan lemak/minyak memiliki kepolaran yang berbeda. Air adalah suatu pelarut yang bersifat polar, sedangkan semakin panjang rantai karbon asam lemak pada lemak, maka sifat kepolaran lemak tersebut semakin berkurang. Oleh karena itu, menurut prinsip like dissolve like yaitu senyawa polar akan larut dalam senyawa polar dan senyawa non polar akan larut dalam pelarut non polar, maka lemak dan minyak tidak larut dalam air karena bersifat kurang polar (mendekati nonpolar).

2. Penggunaan minyak kelapa masih termasuk pilihan yang lebih baik daripada beberapa sumber lemak jenuh lainnya. Asam laurat pada minyak kelapa tidak meningkatkan risiko penyakit jantung sebanyak jenis asam lemak jenuh lainnya, seperti asam palmitat, yang banyak terkandung dalam mentega.

3. Dengan mengkonsumsi lemak tak jenuh yang berasal dari alpukat, kacang-kacangan atau biji-bijian, menerapkan pola makan seimbang yang dibarengi dengan olahraga dan tidur yang cukup.

4. Karena minyak mengandung kalori yang cukup tinggi apabila mengkonsumsi dalam jumlah berlebih dan tidak digunakan sebagai energi maka akan berubah menjadi lemak didalam tubuh sehingga menyebabkan kenaikan berat badan.
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by AMANDA ARTATIA PUTRI -
saya ingin bertanya pertanyaannya yaitu :
1. apakah ada lemak yang baik untuk penderita diabetes?
2. bagaimana pengaruh minyak goreng yang dipakai berulang kali terhadap kesehatan?
In reply to AMANDA ARTATIA PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by SABILA ANISA RULLIA -
izin menjawab nomor 1

Lemak merupakan salah satu makronutrien yang dibutuhkan untuk mendukung fungsi tubuh, termasuk bagi penderita diabetes. American Diabetes Association merekomendasikan penderita diabetes untuk lebih banyak mengonsumsi makanan mengandung lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda.

inilah beberapa makanan mengandung lemak tak lemak jenuh yang baik untuk penderita diabetes. “Misalnya, bisa mengonsumsi lemak dari alpukat, kacang almond, minyak zaitun, minyak canola, minyak biji bunga matahari.
In reply to AMANDA ARTATIA PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by DENI ARDHIKA BADRUDIN -
No 1
Alpukat: Mengandung lemak baik yang dapat mengontrol kadar gula darah.
Minyak zaitun: Sumber lemak tidak jenuh tunggal yang baik.
No 2
Penggunaan minyak goreng berulang kali dapat berbahaya bagi kesehatan. Proses pemanasan berulang meningkatkan oksidasi, menghasilkan senyawa berbahaya dan radikal bebas yang dapat menyebabkan ketengikan dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
In reply to AMANDA ARTATIA PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by WIJA KRISMAN HAREFA -
1). Ya,ada lemak yang baik untu penderita diabetes . Lemak sehat dapat membantu mengelola kadar gula darah dan meningkatkan kesehatan jantung.salah satunya minyak zaitun yang dikenal dapat menurunkan kadar gula darah dan kolesterol,dan juga minyak canola. Yang mengandung asam alfa-linolenat, yang merupakan jenis asam omega 3, dan dapat membantu mengontrol gula darah.

2). Pengaruh penggunaan minyak goreng yang dipakai berulang kali terhadap kesehatan yaitu,
-minyak yang dipanaskan berulang kali dapat menghasilkan lemakan trans yang diketahui meningkatkan risiko penyakit jantung
- dan dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan
In reply to AMANDA ARTATIA PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by REIHANA FITRI AULIA -
Jawab no 1
Ada,lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda
Contoh:minyak zaitun,alpukat,kacang almond
In reply to AMANDA ARTATIA PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by REIHANA FITRI AULIA -
Jawab no 2
Minyak goreng yang dipanaskan berulang kali akan mengalami kerusakan, seperti: Perubahan warna menjadi cokelat kehitaman, Menjadi kental, Berbau tengik.
disebabkan oleh proses oksidasi dan polimerisasi asam lemak yang menghasilkan radikal bebas senyawa peroksida yang bersifat toksis bagi sel tubuh
In reply to AMANDA ARTATIA PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by GITA NUR ERIANI -
izin menjawab nomer 2
minyak goreng yang di pake berulang kali tentu sangat berbahaya karena dapat menyebabkan reaksi oksidasi yang dapat memicu terbentuknya radikal bebas yang sangat berbahaya bagi tubuh karena radikal bebas dapat menyebabkan terjadinya kerusakan sel dan jaringan pada tubuh kita, dapan meningkatkan resiko radang tenggorokan, memicu kolesterol, mengandung lebih banyak asam trans, dan mempengaruhi nilai gizi yang terkandung dalam makanan.
In reply to AMANDA ARTATIA PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by DEA RAHMA ANDINI -
izin menjawab
1. lemak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda seperti minyak zaitun, minyak kanola, alpukat, kacang-kacangan dan biji-bijian
2. minyak yg dipanaskan berulang kali dapat menghasilkan senyawa yang berbahaya seperti -akrilamida yang di kaitak dapat berisiko kanker
- dapat menghasilkan radikal bebas yang berpotensi merusak sel-sel di dalam tubuh dan menyebabkan stres oksidatif.
- dapat mengubah struktur lemak yang menghasilakan lemak trans yang dapat meingkatkan risiko penyakit jantung.
In reply to AMANDA ARTATIA PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by RESTYA YULIANTI -
1. Tentu saja ada lemak yang baik untuk penderita diabetes, Lemak yang baik untuk penderita diabetes adalah lemak tak jenuh. Contohnya seperti alpukat,minyak zaitun, kacangan dan biji-bijian.
2. Pengaruh minyak goreng yang dipakai berulang kali dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan,karena setiap kali minyak dipanaskan terutama pada proses penggorengan akan terjadi perubahan kimia yang dapat mempengaruhi kualitas dan kandungan nutrisinya.
In reply to AMANDA ARTATIA PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ASHILA MAZIYYA FAIRUZ FIRDAUS -
1. Beberapa pilihan lemak sehat yang bisa dikonsumsi oleh penderita diabetes antara lain:
• Lemak tak jenuh tunggal, seperti minyak zaitun, minyak kanola, alpukat, kacang almond, hazelnut, serta biji labu, dan wijen
• Lemak tak jenuh ganda, seperti minyak bunga matahari, minyak jagung, kenari, biji rami, dan ikan
2. Penggunaan minyak goreng berulang kali memiliki dampat negatif terhadap kesehatan seperti reaksi oksidasi yang dapat memicu radikal bebas, meningkatkan risiko radang tenggorokan, mengandung lebih banyak asam lemak trans yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, memicu kolesterol dan mempengaruhi nilai gizi yang terkandung dalam bahan makanan
In reply to AMANDA ARTATIA PUTRI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ARLITA NADA PUTRI -
izin menjawab

1. ada, lemak terbagi menjadi 2 yaitu jenuh dan tindak jenuh. lemak yang baik bagi penderita diabetes adalah lemak tak jenuh, seperti minyak zaitun, biji wijen, kacang almond dll
2. mungkin akan berpengaruh terhadap penurunan mutu dari minyak tersebut dan akan menyebabkan masalah kesehatan bagi tubuh kita.
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ABDUL ASSHARY RAMADHAN -
Mengapa minyak zaitun lebih baik daripada minyak yang lainnya?

Asam lemak memiliki atom dan memiliki ikatan ikatan rantai, pada asam lemak ikatan tunggal dan ikatan tunggal dan ganda disebut apa?

Jelaskan bagaimana cara menyusun ikatan rangkap pada lemak!?
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ABDUL ASSHARY RAMADHAN -
Mengapa minyak zaitun lebih baik daripada minyak yang lainnya?

Asam lemak memiliki atom dan memiliki ikatan ikatan rantai, pada asam lemak ikatan tunggal dan ikatan tunggal dan ganda disebut apa?

Jelaskan bagaimana cara menyusun ikatan rangkap pada lemak!?
In reply to ABDUL ASSHARY RAMADHAN

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by REIHANA FITRI AULIA -
Jawab no 1
karena mengandung banyak vitamin, mineral, dan antioksidan
In reply to ABDUL ASSHARY RAMADHAN

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ASHILA MAZIYYA FAIRUZ FIRDAUS -
1. Minyak zaitun lebih baik dibandingkan minyak lainnya karena kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL) dalam tubuh. Selain itu, minyak ini mengandung antioksidan dan polifenol yang membantu mencegah penyakit kardiovaskular, diabetes, dan kanker.

2. Asam lemak dibedakan menjadi asam lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh. Asam lemak jenuh hanya memiliki ikatan tunggal di antara atom-atom karbon penyusunnya, sementara asam lemak tak jenuh memiliki paling sedikit satu ikatan ganda di antara atom-atom karbon penyusunnya.
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ANATASYA FADILLAH -
apakah suhu saat melakukan penggorengan bisa mengubah kualitas lemak dalam makanan? dan minyak apa yang bisa digunakan ketika menggoreng dengan suhu tinggi tapi tidak mengubah kualitas lemak dalam makanan nya?
In reply to ANATASYA FADILLAH

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by DENI ARDHIKA BADRUDIN -
Suhu saat menggoreng memang mempengaruhi kualitas lemak dalam makanan. Peningkatan suhu di atas 90ºC menyebabkan peningkatan asam lemak bebas, yang menandakan penurunan kualitas minyak. Minyak yang baik untuk penggorengan pada suhu tinggi dan tetap menjaga kualitas lemak adalah minyak dengan titik asap tinggi, seperti minyak kelapa sawit atau minyak kanola, yang lebih stabil terhadap oksidasi.
In reply to ANATASYA FADILLAH

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ASHILA MAZIYYA FAIRUZ FIRDAUS -
Suhu saat penggorengan dapat mempengaruhi kualitas lemak dalam makanan. Pemanasan pada suhu tinggi meningkatkan kadar asam lemak bebas dan bilangan peroksida, yang menandakan penurunan kualitas minyak dan penurunan gizi dalam makanan. Minyak yang baik untuk penggorengan pada suhu tinggi adalah minyak kelapa karena minyak kelapa memiliki kandungan lemak jenuh yang lebih tinggi, sehingga minyak ini lebih stabil pada suhu tinggi dan tidak mudah teroksidasi dibandingkan dengan minyak sawit. Namun, tingginya kandungan lemak jenuh dalam minyak kelapa juga dapat meningkatkan risiko penumpukan lemak dalam tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan.
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ABDUL ASSHARY RAMADHAN -
Mengapa minyak zaitun lebih baik daripada minyak yang lainnya?

Asam lemak memiliki atom dan memiliki ikatan ikatan rantai, pada asam lemak ikatan tunggal dan ikatan tunggal dan ganda disebut apa?

Jelaskan bagaimana cara menyusun ikatan rangkap pada lemak!?
In reply to ABDUL ASSHARY RAMADHAN

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by SITI ANISA MAULIDA YANTI -
Izin menjawab nomor 1&2
1. Olive oil, terutama extra virgin, adalah salah satu minyak goreng yang paling sedikit diproses. Ini artinya ia menyimpan paling banyak antioksidan, vitamin, dan mineral. Misalnya, senyawa antioksidan dan polifenol dalam minyak zaitun telah diteliti secara ekstensif manfaatnya untuk kesehatan jantung.

Sedangkan minyak nabati mengalami banyak proses untuk menetralkan rasa dan mencampurkan beberapa jenis minyak nabati. Artinya, ia memiliki nutrisi bermanfaat yang minimal dan hanya menyisakan kalori kosong. mengganti minyak sayur dengan olive oil bermanfaat bagi kesehatan otak. Mengganti minyak sayur dengan olive oil extra virgin meningkatkan fungsi kognitif pada orang dewasa yang lebih tua. Jika kamu memilih antara olive oil dengan minyak jenis lain, maka olive oil (terutama extra virgin) cenderung menjadi pilihan yang jauh lebih sehat dibandingkan dengan minyak lainnya.

2. Asam lemak tak jenuh mengacu pada satu atau lebih ikatan rangkap karbon-ke-karbon dalam rantainya. Jika asam lemak mengandung satu ikatan rangkap, maka disebut asam lemak tak jenuh tunggal, dan jika terdapat dua atau lebih ikatan rangkap, maka disebut asam lemak tak jenuh ganda.
In reply to ABDUL ASSHARY RAMADHAN

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by GITA NUR ERIANI -
izin menjawab no 1

minyak zaitun memberikan manfaat lebih banyak ketimbang minyak kelapa. Disebutkan bahwa minyak zaitun adalah pilihan yang lebih baik, karena lemak tak jenuh tunggal dapat memiliki efek menguntungkan pada jantung saat dikonsumsi dalam jumlah sedang, serta jika digunakan untuk menggantikan lemak jenuh dan trans dalam makanan.

Sedangkan penggunaan minyak kelapa dapat meningkatkan kolesterol LDL, meski dalam beberapa penelitian menunjukkan asam lemak jenuh dan asam laurat dalam minyak kelapa erat kaitannya dengan peningkatan kadar HDL. Selain itu, meski minyak kelapa kaya akan fitokimia yang memiliki sifat antioksidan yang menyehatkan, efek lemak jenuhnya lebih besar daripada efek menguntungkan dari antioksidan.
Meski begitu, penggunaan minyak kelapa masih termasuk pilihan yang lebih baik daripada beberapa sumber lemak jenuh lainnya. Asam laurat pada minyak kelapa tidak meningkatkan risiko penyakit jantung sebanyak jenis asam lemak jenuh lainnya, seperti asam palmitat, yang banyak terkandung dalam mentega
In reply to ABDUL ASSHARY RAMADHAN

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by RESTYA YULIANTI -
Izin menjawab no 1
Minyak zaitun sering dianggap lebih baik dibandingkan minyak lainnya karena berbagai manfaat kesehatan dan komposisi kimianya yang unik terutama karena kandungan asam lemak tak jenuh tunggal, antioksidan yang tinggi, dan sifat anti-inflamasi yang mendukung kesehatan jantung dan tubuh secara keseluruhan.
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by SITI ANISA MAULIDA YANTI -
Bagaimana sifat-sifa fisik minyak dan lemak?
Bagaimana juga sifat-sifat kimianya?
In reply to SITI ANISA MAULIDA YANTI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by WIJA KRISMAN HAREFA -
1). Sifat fisik minyak : bentuknya cair pada suhu kamar, warna bervariasi dari bening ke kuning, kentetalan lebih rendah dibandingkan lemak padat.
Sifat fisik lemak : bentuknya padat pada suhu kamar, warna umumnya putih atau kuning, tekstur lebih kental dan padat.

2). Sifat kimia minyak dan lemak :
- terdiri dari trigliserida, yang merupakan Ester dari gliserol dan asam lemak
- dapat mengalami hidrolisis menjadi asam lemak dan gliserol
- dapat teroksidasi, terutama lemak tak jenuh yang menyebabkan ketengikan
In reply to SITI ANISA MAULIDA YANTI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by RESTYA YULIANTI -
•Sifat fisik minyak dan lemak terutama dipengaruhi oleh suhu dan kejenuhan asam lemak, dengan lemak lebih padat pada suhu kamar dan minyak lebih cair.
•Sifat kimia minyak dan lemak berhubungan dengan reaktivitas mereka, termasuk reaksi hidrolisis, saponifikasi, oksidasi, dan hidrogenasi, yang mempengaruhi penggunaannya dalam makanan dan industri.
In reply to SITI ANISA MAULIDA YANTI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ASHILA MAZIYYA FAIRUZ FIRDAUS -
Sifat fisik minyak dan lemak yaitu:
1. Tidak larut dalam air dikarenakan lemak dan minyak terbentuk dari ikatan karbon-kabon (CC) atau karbon hidrogen (CH) non polar. Ikatan non polar tersebut memberikan sifat takut air (hidrofobik), sehingga membuat lemak dan minyal tidak dapat larut dalam air juga pelarut polar lainnya.

2. Larut dalam pelarut organik, lemak dan asam dapat larut dalam pelarut organik dan pelarut non polar. Contohnya adalah alkohol, kloroform, aseton, dan benzena.

3. Tidak berwarna, berbau, dan berasa. Sifat lemak dan minyak selanjutnya mungkin akan sedikit mengejutkan karena berbeda dengan apa yang biasanya kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Lemak dan minyak murni tidak memiliki warna, tidak berbau, dan juga tidak berasa. Warna, bau, dan rasa yang kita lihat pada lemak dan minyak berasal dari campuran bahan lain.

Sifat kimia minyak dan lemak yaitu:
1. Dapat dihidrolisis karena trigliserida (komponen pembentuk minyak dan lemak) adalah senyawa ester. Minyak dan lemak dapat dihidrolisis dengan menggunakan asam, basa, atau enzim spesifik seperti lipase. Dalam bidang industri, hidrolisis lemak dilakukan untuk membentuk garam natrium. Garam natrium adalah molekul sabun yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan sabun. Proses pembuatan sabun dari lemak dan minyak disebut dengan saponifikasi.
2. Dapat dihidrogenase, minyak dan lemak dihidrogenase dengan cara adisi (penambahan) hidrogen (H2) untuk memecah ikatan rangkap karbonnya. Reaksi dihidrogenase tersebut menghasilkan minyak dan lemak terhidrogenase yang digunakan sebagai pengawet, penyedap rasa, juga memberikan tekstur tertentu pada makanan.

3. Dapat mengeluarkan bau tengik ketika dibiarkan dalam udara terbuka. Bau tengik tersebut dihasilkan dari oksidasi dan hidrolisis asam lemak dalam minyak dan lemak terhidrogenase.
In reply to SITI ANISA MAULIDA YANTI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ARLITA NADA PUTRI -
izin menjawab

sifat fisik minyak dan lemak:
untuk sifat fisik dan lemak bisa dilihat dari warnanya serta bau dari si minyak atau lemak tersebut apakah aroma khas minyak atau tengik

sementara untuk sifat kimia minyak dan lemak:
untuk sifat kimia dapat di uji yaitu kelarutan, saponifikasi, hidrogenasi, ketengikan dll
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by WIJA KRISMAN HAREFA -
Apa saja faktor yang menyebabkan terjadinya ketengikan pada suatu lemak? Dan bagaimana cara mengatasi ketengikanya tersebut?
In reply to WIJA KRISMAN HAREFA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by KAMILA RISKA AMELIA -
Berikut ini beberapa faktor yang penyebab terjadinya keteknikan yaitu
A. Oksidasi
1. reaksi dengan oksigen proses pembentukan senyawa peroksida yang kemudian diurai menjadi senyawa berbau tidak sedap seperti aldehida dan keton
2. Peningkatan suhu suhu tinggi mempercepat reaksi oksidasi
3. Cahaya cahaya UltraViolet dapat mempercepat proses oksidasi
B. Hidrolisis
Reaksi dengan air yaitu lemak dapat memberi reaksi dengan air terutama dalam kondisi asam atau basa sehingga menghasilkan asam lemak bebas dan gliserol asam lemak bebas ini memiliki bau yang tidak sedap
C. Enzim
Lipase: enzim lipase dapat menghidrolisis lemak menjadi asam lemak bebas di gliserol
Dan ada beberapa faktor yang mempercepat proses ketengikan yaitu
1. Kehadiran logam
2. Kadar air
3. Luas permukaan
Beberapa cara mencegah ketengikan yaitu
1. Penyimpanan : Simpanlah lemak pada tempat yang kering dingin dan gelap
2. Kemasan : Gunakan kemasan yang kedap udara dan cahaya
3. Antioksidan: Tambahkan antioksidan alami atau sintesis untuk menghambat reaksi oksidasi
4. Nitrogen : simpan nama dalam suasana nitrogen untuk mengurangi kontak dengan oksigen
Dengan cara tersebut dapat menghambat terjadinya ketengikan
In reply to WIJA KRISMAN HAREFA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by GITA NUR ERIANI -
ada beberapa faktor penyebab ketengikan dalam minyak yaitu:
1. Oksigen : Penyebab utama ketengikan makanan adalah paparan makanan di udara terbuka yang kaya oksigen. Oksigen mengakibatkan reaksi oksidasi yang mengakibatkan terbentuknya radikal bebas
2.Mikroorganisme : Banyak mikroorganisme yang melepaskan enzim yang disebut lipase yang menyebabkan hidrolisis lipid. Mereka menggunakan enzim tersebut pada bahan makanan yang menyebabkan rusaknya komposisi ideal
3.Faktor fisik : Panas, cahaya, dan udara berperan penting dalam proses tengik. Karena proses oksidasi juga dirangsang oleh panas, cahaya, dan udara, maka proses ini merupakan sumber utama produksi radikal bebas.
4. Unsur jejak : Unsur jejak seperti Fe dan Zn juga meningkatkan laju ketengikan. 
Salah satu cara utama untuk mencegah makanan menjadi tengik adalah dengan menyimpannya di tempat yang gelap, jauh dari cahaya dan udara. Untuk menjaganya, makanan dapat disimpan dalam wadah kedap udara. Untuk mencegah terjadinya autooksidasi pada makanan yang mengandung lemak dan minyak, menambahkan antioksidan juga merupakan cara yang efektif. Antioksidan dapat berupa antioksidan alami atau sintetis. Semua vitamin C, vitamin E, flavonoid, dan polifenol merupakan contoh antioksidan alami . Zat pengikat seperti EDTA
In reply to WIJA KRISMAN HAREFA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by DEA RAHMA ANDINI -
izin menjawab
ada beberapa faktor penyebab ketengikan
a. oksidasi
> ketika lemak terpapar oksigen terutama pada suhu tinggi maka proses oksidasi akan terjadi sehingga menghasilkan senyawa yang memiliki bau dan rasa yang tidak sedap.
b. paparan cahaya
>cahaya, sinar UV dapat mempercepat proses oksidasi yang akan menyebabkan lemak menjadi tengik
c. suhu tinggi
> memanaskan lemak dengan suhu tinggi dapat merusak struktur kimianya, hal ini dapat memicu penbentukan radikal bebas dan ketengikan.
d. kelembapan
>kelembapan dapat mempercepat oksidasi dan menyebabkan pertumbuhan mikroorganisme yang dapat menimbulkan ketengikan.
e. sisa makanan
> sisa-sisa makanan yang tertingal dalam minyak dapat teturai dan menyebakan tengik apabila minyak dipanaskan kembali.
f. penyimpanan
> semakin lama minyak atau lemak disimpan semakin besar kemungkinan mengalami ketengikan, terutama jika tidak disimpan dengan benar.
Bagaimana cara mengatasi ketengikan
1. penyimpanan yang tepat.
2. gunakan minyak segar.
3. kuranngi paparan udara.
4. hindari memanasan berulang kali.
In reply to WIJA KRISMAN HAREFA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ASHILA MAZIYYA FAIRUZ FIRDAUS -
Kerusakan lemak yang utama adalah timbulnya bau dan rasa tengik yang disebut proses ketengikan (rancidity). Ketengikan terjadi karena asam lemak pada suhu ruang dirombak akibat hidrolisis atau oksidasi menjadi hidrokarbon, alkanal, atau keton, serta sedikit epoksi dan alcohol (alkanol). Bau yang kurang sedap muncul akibat campuran dari berbagai produk ini. Selain pada suhu kamar, proses ini dapat terjadi selama proses pengolahan menggunakan suhu tinggi. Tipe penyebab ketengikan dalam lemak dibagi atas tiga golongan yaitu ketengikan oleh oksidasi (oxidative rancidity), ketengikan oleh enzim (enzymatic rancidity), dan ketengikan oleh proses hidrolisa (hidrolitic rancidity). Cara mengatasi ketengikan tersebut yaitu membatasi dari paparan oksigen dan menambahkan antioksidan yang dapat menghambat reaksi oksidasi.
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by SITI NAZWA HIDAYAH -
Siti Nazwa Hidayah
B.2310848
Izin bertanya,
1. Mengapa minyak kelapa yang sebagian besar mengandung lemak jenuh, sering dianggap sebagai minyak sehat?
2. Apa dampak konsumsi lemak trans terhadap kesehatan tubuh? Mengapa lemak trans sering dihindari dalam diet modern?
In reply to SITI NAZWA HIDAYAH

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by NAYLA SABILLA RAMADHANI -
Izin menjawab pertanyaan nomor 2

Lemak trans menyebabkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah meningkat, serta menurunkan kadar kolesterol baik (HDL). Pola makan yang mengandung banyak lemak trans meningkatkan risiko penyakit jantung, penyebab kematian utama orang dewasa. Semakin banyak lemak trans yang dikonsumsi, semakin besar risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Maka dari itu lemak ini sangat dihindari terutama bagi orang yang obesitas maupun orang yang sedang ingin menurunkan berat badan.
In reply to SITI NAZWA HIDAYAH

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by LUSY OCKTAVIANI -
Izin menjawab pertanyaan nomor 1

Minyak kelapa mengandung campuran asam lemak rantai pendek, asam lemak rantai sedang atau medium, dan asam lemak rantai panjang. Tetapi walaupun minyak kelapa merupakan lemak jenuh, dalam minyak kelapa lebih banyak mengandung asam lemak rantai sedang atau medium dibandingkan minyak lain. Kandungan asam lemak rantai pendek dan medium ini memiliki metabolisme yang aman, karena semakin pendek rantai karbon maka asam lemak semakin mudah dimetabolisir dan apabila dikonsumsi dalam jumlah banyak tidak akan menyebabkan kolesterol darah meningkat. Sehingga rantai karbon minyak kelapa bisa dengan mudah diserap tubuh dan masuk ke aliran darah kemudian segera menuju hati untuk dimetabolisir.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa tidak semua asam lemak jenuh memberi dampak yang buruk bagi kesehatan, meskipun aman bagi tubuh namun penggunaannya dalam menjaga pola sehat juga perlu dibatasi.
In reply to SITI NAZWA HIDAYAH

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by HAFIDH ALAUDDIEN RABBANI -
Izin menjawab pertanyaan no 1
1. Karena minyak kelapa kaya akan asam lemak rantai sedang terutama asam laurat
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mcts dapat mengurangi metabolisme dan membantu dalam pembakaran lemak
In reply to SITI NAZWA HIDAYAH

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ASHILA MAZIYYA FAIRUZ FIRDAUS -
1. Minyak kelapa sering dianggap sehat meskipun mengandung lemak jenuh tinggi karena beberapa alasan yaitu minyak ini mengandung asam laurat, jenis lemak jenuh yang dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan memiliki efek positif pada metabolisme serta minyak kelapa stabil pada suhu tinggi, menjadikannya pilihan yang baik untuk memasak. Walaupun begitu penggunaan minyak kelapa tetap harus dibatasi.

2. Konsumsi lemak trans dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke dan diabetes tipe 2. Lemak trans mengganggu keseimbangan kolesterol dengan meningkatkan LDL (kolesterol jahat) dan menurunkan HDL (kolesterol baik). Lemak trans sering dihindari dalam diet modern karena efek negatifnya terhadap kesehatan jantung dan metabolisme tubuh.
In reply to SITI NAZWA HIDAYAH

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by LISA RAHMAYANI -
Izin menjawab pertanyaan no. 2
Dampak negarif lemak trans
Meningkatkan kadar kolestrol LDL, menurunkan kadar kolestrol HDL yang berfungsi melindungi jantung, Berisiko menyebabkan penyakit njantung koroner, serangan jantung, dan stroke
Mengapa dihindari, karena lemak tersebut dapat menurunkan HDL yang berisiko menyebabkan penyakit jantung, dan lemak ini juga mengandung resistensi insulin yang dapat meningkatkan risiko diabetes. Karena alasan-alasan ini, lemak trans dianggap tidak sehat dan sering dihindari dalam diet modern
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by HAFIDH ALAUDDIEN RABBANI -
1. Bagaimana cara membedakan minyak sehat dan tidak sehat?
2. Bagaimana cara menghancurkan lemak dalam tubuh selain berolahraga?
In reply to HAFIDH ALAUDDIEN RABBANI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ASHILA MAZIYYA FAIRUZ FIRDAUS -
1. Minyak yang sehat adalah minyak yang lebih banyak mengandung lemak tak jenuh baik rantai tunggal maupun rantai majemuk. Minyak sehat tidak akan membeku meskipun disimpan di lemari pendingin berhari-hari sebaliknya minyak tidak sehat biasanya mengandung trans lemak berbahaya yang mudah beku di suhu rendah.

2. Perbanyak makanan berserat, konsumsi makanan tinggi protein, kurangi stres, kurangi makanan dan minuman manis, banyak minum air putih dan minum teh hijau.
In reply to HAFIDH ALAUDDIEN RABBANI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by LISA RAHMAYANI -
Izin menjawab:
Pertanyaan 1.
1. Tentukan jenis lemak
Minyak sehat mengandung lemak tak jenuh seperti minyak zaitun, minyak kanola, minyak alpukat, dan minyak ikan. Sedangan minyak tidak sehat mengandung lemak jenuh dan lemak trans, seperti minyak kelapa, dan margarin yang mengandung lemak trans.
2. Kandungan asam lemak
Minyak sehat mengandung asam lemak omega-3 dan omega-6 yang seimbang. Sedangkan lemak tidak segat mengandung lebih rendah asam lemak esensial.
Pertanyaan no. 2
1. Mengkonsumsi makanan yang tinggi serat seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian yang dapat meningkatkan rasa kenyang
2. Minum air yang cukup untuk membantu meningkatkan metabolisme dan mengurangi rasa lapar.
3. Tidur yang cukup
4. Mengkonsumsi makanan yang kaya akan protein
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by YOU CI ANDRIYANI -
dampak apa jika seseorang mengonsumsi lemak berlebihan bagi kesehatan?
In reply to YOU CI ANDRIYANI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by LISA RAHMAYANI -
Izin menjawab:
Seseorang yang mengonsumsi lemak secara berlebihan itu bisa berdampak negatif bagi kesehatannya atau dapat berakibat fatal, antara lain
1. Obesitas yaitu penambahan berat badan yang dapat meningkatkan resiko berbagai penyakit.
2. Penyakit jantung yaitu lemak jenuh dan lemak trans dapat meningkatkan kadar kolestrol LDL, yang berkontribusi pada pembentukan plak di arteri yang dapat menyebabkan penyakit stroke.
3. Penyakit hati yaitu penumpukan lemak dihati yang menyebabkan peradangan dan kerusakan hati.
4. Penyakit kanker.
In reply to YOU CI ANDRIYANI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ARLITA NADA PUTRI -
akan menyebabkan kesehatan bagi tubuh dan yang pasti membawa banyak penyakit, contoh nya kolesterol, obesitas, gangguan pencernaan terjadi penyumbatan di pembuluh darah.
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by NOVA ALVIA ANUGGRAENI -
Apa hubungan antara lemak dan penyakit jantung?
In reply to NOVA ALVIA ANUGGRAENI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by LISA RAHMAYANI -
Izin menjawab:
Jenis lemak yang dikonsumsi
1. Lemak jenuh yaitu mengkonsumsi lemak jenuh dalam jumlah yang tinggi (daging merah, Produk susu penuh lemak, makanan olahan) dapat meningkatkan kadar kolestrol LDL dalam darah. Kadar LDL yang tinggi berkontribusi pada penumpukan plak diarteri, yang dapat menyebabkan penyakit jantung.
2. Lemak trans yaitu yang sering ditemukan dalam makanan olahan dan margarin dapat meningkatkan LDL dan menurunkan kolestrol HDL yang dapat meningkatkan resiko penyakit jantung.
3. Lemak tak jenuh yaitu lemak yang ditemukan dalam kacang-kacangan dan minyak nabati dapat menurunkan peradangan dan meningkatkan kesehatan jantung
Dengan memilih jenis lemak yang sehat dan mengkonsumsinya dalam jumlah yang tepat dapat meminimalkan/mengurangi risiko penyakit jantung
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by ALISYA IDA NATA -
1. Bagaimana cara membedakan antara minyak sehat dan minyak yang tinggi lemak jenuh atau lemak trans?

Apa efek jangka panjang yang ditimbulkan dari mengonsumsi lemak trans secara rutin?
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by DIAN SAFITRI -
1. Lemak jenuh dan tak jenuh kan berbeda ikatannya, bagaimana cara proses merubah lemak tak jenuh menjadi lemak jenuh dan apa efek samping dari perubahan tersebut?

2. Lemak trans banyak terdapat pada minyak yang digunakan pada olahan makanan dan sering dianggap lemak jahat. Saya ingin bertanya mengapa lemak trans sendiri dianggap lemak jahat? pengaruh lemak trans pada kesehatan manusia? dan berapa batas normal yang diperbolehkan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak trans agar tidak mengalami pengaruh buruk dari lemak trans tersebut ke tubuh manusia?
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by SITI NUR ALIYAH -
1. Apakah mengkonsumsi olive oil lebih baik dari pada menggunakan minyak kelapa sawit? Jika iya apakah olive oil dapat digunakan setiap hari? Dan apakah bisa digunakan untuk menggoreng makanan?
2. Apa fungsi lemak/minyak untuk tubuh dan berapa banyak jumlah yang baik untuk dikonsumsi setiap harinya?
In reply to SITI NUR ALIYAH

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by PUTRI NURSALSABILA -
Mwnanggapi peetanyan tentang apakah mwngkonsumsi olive oil leboh baik dibandinh mwnggunakan minyak kelapa sawit, Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), minyak zaitun dianggap lebih sehat karena mengandung asam lemak tak jenuh tunggal (ASLT) yang telah terbukti menurunkan risiko penyakit jantung. Sedangkan minyak sawit mengandung asam lemak jenuh yang berpotensi meningkatkan kolesterol jahat. Lalu mwnurut Lembaga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Pangan AS (IFPRI) menyebutkan bahwa minyak zaitun dapat digunakan untuk menggoreng dengan suhu rendah hingga 165°C karena pada suhu lebih tinggi akan merusak kandungan ASLT-nya. Minyak sawit lebih baik hanya untuk proses pembuatan makanan saja, bukan untuk menggoreng.
lalu menanggaoi oertanyaan yang kedua apa itu fungsi lemak dalam tubuh, pertama lemak sebahai salah satu sumber energi jika ksrbohidrat dalam tubuh sudsh habis atau jsdi lemak bisa sebagai sumber energi setelah karbohidrat, lemak juha membantu proses penyerapan Vit A,D,E,K dalam tubuh yang mempunyai sifat larut dalam lemak. juga lemak menambah cita rasa gurih pada produk makanan. Lalu jumlah baik konsumsi lemak bagi tubuh perharinya adalah 25-35% dari total kalori harian. Artinya jika asupan kalori rata-rata untuk remaja putri adalah 2000 kalori, maka asupan lemak sehatnya adalah 500-700 kalori atau setara dengan 55-77 gram lemak per hari. Sedangkan untuk remaja putra yang memiliki kebutuhan kalori rata-rata 2500 kalori, maka porsi lemak sehatnya adalah 625-875 kalori atau setara dengan 69-97 gram lemak per hari.
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by MUHAMAD FALIH FAUZAN -
Saya Muhamad Falih Fauzan(B.2310600)Universitas djuanda

Pertanyaannya:Mengapa harga minyak curah lebih murah ketibang minyak dalam kemasan?? Dan minyak curah merupakan turunan dari kelapa sawit yang tidak murni akan tetapi sudah melalui proses tahap permunian,pemutihan,serta penghilangan bau apakah itu aman bagi kesehatan tubuh??
In reply to MUHAMAD FALIH FAUZAN

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by DIAN SAFITRI -
Izin menjawab, harga minyak curah lebih murah dibanding minyak dalam kemasan? karena jika dilihat dari segi pengemasan, minyak curah menggunakan packaging yang sederhana biasanya menggunakan plastik biasa, dan sedangkan minyak kemasan dikemas dengan menggunakan packaging seperti botol dan plastik yang sudah bermerk. Dari segi pengolahan, minyak curah melalui proses yang sederhana, sedangkan minyak kemasan itu diproses secara lebih lanjut seperti adanya penambahan vitamin A pada minyak dan telah diuji secara lab. Dan juga jika dilihat dari segi pendistribusian minyak curah itu hanya didistribusikan secara lokal sedangkan minyak kemasan diproduksi di sebuah perusahaan besar dan pendistribusiannya sudah meluas.

Menurut saya, minyak curah yang telah melalui tahap tersebut itu aman dikonsumsi asalkan proses tersebut sesuai dengan standar kualitas dan keamanan pangan yang ada.
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by SAARAH BANAFSA -
Bagaimana cara kita mengenali minyak yang sudah teroksidasi atau tengik?
In reply to SAARAH BANAFSA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by PUTRI NURSALSABILA -
Izin menjawab ya sarah, dari sepengetahuan saya untuk mengetahui minyak sudaj teroksidasi atau teking utu pertama bisa dicium baunya, biasanya minyak yang sudah teroksidasi berbau tidak sedap atau amis karena asam lwmak yang teroksidasi, lalu jika dilihat dafi swgi tampilan minyak yang sudah teroksidasi akan cenderung berwarna lebih gelap dan menjadi jenuh(butek) karena terdapat endapan endapan minyak yanh teroksidasi. Atau bisa dilakukan uji coba denhan membakar minyak, jika nyala api saat dibakar berwarna biru maka minyak sudah teroksidasi jika saat di baksr minyak nyala apinya nerwarna orange maka minyak masih bagus, dari salah satu sumber yang saya baca penjelasan nya seperti ini bahwa saat minyak teroksidasi akan menghasilkan senyaq bari yaitu asam lemak salah satu asam yang dihasilkan yaitu asam hidroperoksida, nah asam ini bersifat mudah terurai ketika dipanaskan menghasilakan radikal bebas dan alkoksil. Radikal-radikal bebas ini sangat reaktif dan akan bereaksi dengan oksigen menghasilkan senyawa antara berupa singlet oksigen . Singlet oksigen inilah yang memberikan cahaya berwarna biru ketika terbakar. Berikut Berikut gambaran diagramnya Minyak teroksidasi → Asam hidroperoksida → Pemanasan → Radikal bebas → Reaksi dengan O2 → Singlet Oksigen ( _1O2_) → Nyala Biru
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by PUTRI NURSALSABILA -
Apakah ada perbedaan antara minyak nabati dan minyak hewani dalam jika di tinjau dari konteks kehalalan?
In reply to PUTRI NURSALSABILA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by CINTA ANDANI -
-Minyak nabati biasanya dianggap halal ketika minyak tersebut tidak terkontaminasi dengan bahan haram seperti pada saat kegiatan pengolahannya.
-Minyak hewani dikatakan halal apabila minyak tersebut harus berasal dari hewan yang disembelih sesuai dengan syariat dan hukum Islam.
In reply to PUTRI NURSALSABILA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by NADIYAH RAHMAN -
Untuk minyak hewani berasal dari hewan-hewan yang disembelih sesuai dengan syariat islam agar diakui kehalalannya dan juga tidak terkontaminasi dengan bahan haram.
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by INDRAWAN SETIAJI -
kandungan apa yang terdapat pada alpukat sehingga alpukat disebut lemak yang baik bagi tubuh?
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by CINTA ANDANI -
Apakah miyak kelapa termasuk minyak yang baik untuk di konsumsi?
In reply to CINTA ANDANI

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by TITI FANIA RABANI -
Minyak kelapa dianggap baik untuk konsumsi karena mengandung lemak jenuh yang dapat meningkatkan kolesterol baik dan asam lemak rantai menengah yang cepat diubah menjadi energi. dan penting untuk mengonsumsinya dalam konteks diet seimbang
In reply to RADEN SITI NURLAELA

Re: Diskusi Lemak dan Minyak

by LUSY OCKTAVIANI -
Izin bertanya, apakah ada faktor dalam proses pengolahan yang dapat mempengaruhi lemak tak jenuh dapat berubah menjadi lemak jenuh, sehingga menyebabkan lemak sehat menjadi lemak jahat? Apabila hal tersebut bisa terjadi bagaimana proses tersebut berlangsung?