Global searching is not enabled.
Skip to main content
Forum

Diskusi 4

Ringkasan materi dan jawaban pertanyaan pertemuan 4

Ringkasan materi dan jawaban pertanyaan pertemuan 4

by LESTARI LESTARI - Number of replies: 0

RINGKASAN MATERI

1. Pencarian dalam Ruang Keadaan (State Space Search)

State Space Search adalah pendekatan AI untuk menyelesaikan masalah dengan menelusuri berbagai kemungkinan keadaan (state) hingga menemukan solusi.

2. Konsep Dasar

State: kondisi sistem pada suatu waktu

Initial State: keadaan awal

Goal State: keadaan tujuan yang ingin dicapai

Operator / Action: tindakan yang mengubah state

Path: urutan state dari awal ke tujuan

Search Space: semua kemungkinan state yang dapat dicapai

3. Hubungan State, Operator, dan Goal

Proses pencarian bergerak dari initial state → state antara → goal state dengan menerapkan operator secara bertahap.

4. Goal Test

Digunakan untuk mengecek apakah state saat ini sudah memenuhi kondisi tujuan (true/false).

5. Representasi Ruang Keadaan

Ruang keadaan dapat direpresentasikan sebagai:

Graf (graph) atau

Pohon (tree)

Node mewakili state, edge mewakili operator.

6. Contoh Kasus

Puzzle 8: setiap konfigurasi ubin adalah state

Rute kota: state = posisi kota, operator = berpindah kota

Kehidupan nyata: menyalakan lampu, menyusun jadwal, memasak resep

7. Elemen Pencarian Formal

Initial state

Action

Transition model

Goal test

Path cost

Solution (jalur terbaik ke goal)

 

JAWABAN SOAL

1. Ruang keadaan (state space)

Ruang keadaan adalah kumpulan semua kondisi (state) yang mungkin dari suatu masalah. Konsep ini digunakan dengan menelusuri perpindahan dari state awal ke state tujuan melalui serangkaian aksi untuk menemukan solusi.

2. Tiga elemen utama pencarian AI

State: kondisi sistem (contoh: posisi pion pada puzzle)

Operator: aksi yang mengubah state (contoh: geser ubin)

Goal: kondisi akhir yang diinginkan (contoh: puzzle tersusun rapi)

3. Puzzle 8

State awal: konfigurasi awal ubin

Operator: geser ubin ke atas, bawah, kiri, kanan

Goal: konfigurasi ubin sesuai target

4. Pentingnya representasi pohon/graf

Karena memudahkan visualisasi, penelusuran, dan penerapan algoritma pencarian secara sistematis.

5. Perbedaan operator dan path

Operator: satu aksi perpindahan state

Path (jalur): rangkaian operator dari state awal ke goal

B. Analisis Strategi Pencarian

6. Breadth-First Search (BFS)

Menelusuri node per level

Menggunakan Queue (FIFO)

Menjamin solusi terpendek

7. Depth-First Search (DFS)

Menelusuri sedalam mungkin

Menggunakan Stack (LIFO)

Lebih hemat memori dibanding BFS

8. Urutan kunjungan node (goal = F)

Struktur:

A

├─ B → D, E

└─ C → F

BFS: A → B → C → D → E → F

DFS: A → B → D → E → C → F

9. Mengapa DFS lebih hemat memori

Karena DFS hanya menyimpan satu jalur aktif, sedangkan BFS menyimpan semua node pada satu level sekaligus.

10. Contoh BFS lebih tepat daripada DFS

Pencarian rute terpendek (misalnya GPS, maze)

Karena BFS menjamin solusi paling pendek, sedangkan DFS bisa menemukan solusi lebih panjang terlebih dulu.