Migration adalah fitur dalam Laravel yang digunakan untuk mengelola struktur database menggunakan kode, seperti membuat, mengubah, atau menghapus tabel.
Fungsinya dalam pengembangan aplikasi adalah untuk mempermudah pengaturan database agar lebih terstruktur, menjaga konsistensi antar developer, serta memudahkan perubahan dan rollback jika terjadi kesalahan.
Perbedaan dengan membuat database secara manual menggunakan SQL adalah:
SQL manual dilakukan langsung di database menggunakan query, sehingga lebih sulit dilacak dan kurang terstruktur.
Migration dilakukan melalui kode yang bisa disimpan dan dijalankan ulang, sehingga lebih rapi, mudah dikelola, dan cocok untuk kerja tim.
Fungsinya dalam pengembangan aplikasi adalah untuk mempermudah pengaturan database agar lebih terstruktur, menjaga konsistensi antar developer, serta memudahkan perubahan dan rollback jika terjadi kesalahan.
Perbedaan dengan membuat database secara manual menggunakan SQL adalah:
SQL manual dilakukan langsung di database menggunakan query, sehingga lebih sulit dilacak dan kurang terstruktur.
Migration dilakukan melalui kode yang bisa disimpan dan dijalankan ulang, sehingga lebih rapi, mudah dikelola, dan cocok untuk kerja tim.