Nama : Ani Setiyowati/Unimma
NPM : 22.0102.0012
1. Jelaskan pentingnya tata kelola yang baik bagi lembaga keuangan syariah !
Jawab :
Saya akan membahas mengenai GCG dan lembaga keuanagan syariah (LKS) terlebih dahulu bahwa GCG adalah prinsip-prinsip yang diterapkan oleh suatu organisasi atau perusahaan untuk memastikan bahwa perusahaan tersebut dikelola dengan transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran. hal ini untuk melindungi kepentingan seluruh pihak yang terlibat baik itu pemegang saham, karyawan, konsumen, atau masyarakat umum. sementara, untuk lembaga keuangan syariah sendiri adalah lembaga keuangan yang beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip syariah islam, yang mengharamkan riba (bunga), gharar, dan maysir guna untuk memberikan alternatif pembiayaan yang adail dan etis. maka dari itu,
Tata kelola yang baik di lembaga keuangan syariah sangat penting karena berfungsi sebagai landasan untuk menjalankan operasional yang etis, transpran, dan akuntabel. prinsip-prinsip tata kelola yang baik diantaranya :
1) Transparansi yaitu penyedian informasi yang jelas, akurat, dan tepat waktu kepada para pemangku kepentingan ( stakeholders) misalnya, jika sebuah lembaga keuangan syariah menawarkan investasi, mereka harus menjelaskan dengan rinci risiko dan keuntungan yang mungkin akan didapatkan.
2) Akuntabilitas yaitu pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas dalam pengelolaan perusahaan, misalnya pembagian tugas sesuai job desk masing-masing dan sesuai dengan pertanggungjawaban.
3) Responbilitas tanggung jawab perusahaan terhadap keberlanjutan udaha dan dampak sosial
4)independensi yaitu keputusan yang diambil harus bebas dari pengaruh pihak yang tidak berkepentingan
5) Kewajaran yaitu memastikan perlakuan yang adil terhadap semua pihak yang terlibat tanpa diskriminasi.
2. Apakah perusahaan skala kecil speperti UMKM perlu menerapkan tata kelola perusahaan jelaskan !
Jawab: Tentu saja, perusahaan skala kecil seperti UMKM juga perlu menerapkan tet kelola perusahaan meskipun dalam skala yang lebih sederhana. karena beberapa alasan yaitu : untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan, pengelolaan sumber daya yang lebih efektif, meningkatkan kinerja keuangan, dan meningkatkan hubungan dengan pemangku kepentingan seperti pemasok dan mitra bisnis. misalnya sebuah UMKM kuliner seperti warung makan jika mereka menerapkan tata kelola yang baik dengan sistem pengelolaan bahn baku, mencatat penjualan, harian dan meminta umpan balik dari pelanggan, mereka akan bisa, menajga kualitas makanan yang disajikan mengelola stok agar tidak ada bahan yang terbuang dan menyesuaikan menu berdasarkan selera pelanggan.