Teman-teman mahasiswa perlu di
ketahui bahwa ada beberapa cara untuk menghubungi dosen pengampu. Berikut tata
cara menghubungi dosen yang wajib diperhatikan!
Perhatikan waktu Perhatikan kapan waktu
yang tepat saat ingin menghubungi dosen. Hindari menghubungi di luar jam kerja. Sebab, dosen pun
punya waktu untuk keluarga atau istirahat. Cobalah menghubungi di pagi
hari atau siang hari selepas jam istirahat kampus.
Ucapkan salam untuk mengawali
pesan. Contoh teks untuk awalan pesan WA
misalnya “Selamat pagi atau Assalamu’alaikum Bapak/Ibu”, jangan disingkat
seperti “ass” dan bentuk singkatan lainnya.
Maaf di awal, untuk respon izin Setelah salam, jangan dulu langsung sebut
apa keperluan kamu. Ucapkan “Maaf” terlebih dahulu. Mengapa mengucapkan
maaf bila tak ada kesalahan? Sebetulnya, tujuan mengucapkan maaf saat
berkirim pesan ke dosen adalah untuk menunjukkan kesopanan. Contoh teksnya
seperti ini: “Mohon maaf mengganggu waktu Bapak/Ibu."
Menyampaikan identitas, jangan cuma menyebutkan nama, tapi sebutkan Program Studinya
dan dari angkatan berapa.
Gunakan bahasa indonesia yang baik dan
benar. Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan
benar dalam konteks formal dan juga gunakan tanda baca yang tepat. Jangan
gunakan kata “otw, sy, tdk, yg, dmn, dll”.
Sampaikan keperluan dengan singkat, padat
dan jelas. Beberapa dosen punya jam terbang tinggi.
Jadi sampaikan keperluan dengan dosen secara singkat, padat dan jelas.
Tidak perlu berbelit-belit dan banyak basa-basi.
Jangan memerintah dosen. Kalau mahasiswa ingin janjian untuk ketemu dosen, sebaiknya
jangan kamu yang menentukan waktunya. Tanyakan dulu waktu atau hari yang
pas kepada dosen.
Tutup percakapan. Supaya lebih sopan usahakan akhiri setiap pesan yang kamu
kirimkan ke dosen di akhiri dengan ucapan “terima kasih”. Jika dosen sudah
membalas pesanmu juga jangan lupa sampaikan “Baik Pak, terima kasih”.
Jangan mengirim pesan yang sama berulang. Kadangkala dosen bukan lupa membalas WA mu. Bisa saja, beliau
mengurutkan satu persatu WA yang harus dibalas.