LMS-SPADA INDONESIA
Berikut adalah beberapa fungsi utama dari Bootstrap:
Beberapa kelebihan Bootstrap di antaranya adalah mudah digunakan. Sebab, fitur-fitur yang ada di dalam Bootstrap terbilang mudah untuk dipelajari serta memiliki banyak tutorial maupun forum online.
Kedua, Bootstrap Image System di mana framework ini dapat menangani tampilan gambar dan responsivitas menggunakan aturan HTML dan CSS yang telah ditentukan. Ketiga, meminimalisasi bug antar browser dan fitur kustomisasi yang lengkap.
Keempat, meningkatkan konsistensi desain karena penggunaaan Bootstrap memungkinkan front-end team dan back-end mengacu pada referensi yang sama sehingga menciptakan kesamaan. Selain itu, beberapa kelebihan lainnya dari Bootstrap dapat kamu lihat dari fungsi-fungsi Bootstrap yang sudah dijelaskan di atas.
Adapun kekurangan dari Bootstrap framework sendiri antara lain:
Saat
pertama kali diunduh, ukuran file Bootstrap memang tidak begitu besar.
Namun, di dalamnya berisi file CSS, jQuery, dan JavaScript yang akan
digunakan untuk membangun website. Seiring perkembangan membuat website,
maka file yang digunakan pun akan semakin banyak alhasil website
semakin berat. Untuk itu, gunakan class Bootstrap sesuai dengan
kebutuhan saja ya.
Hampir
semua gaya visual Bootstrap memang hampir selalu sama sehingga pengguna
perlu melakukan banyak penyesuain gaya agar hasilnya tidak monoton.
Sebab, website akan memiliki komponen desain, struktur, dan navigasi
yang sama bila tidak disesuaikan kembali sehingga website akan kurang
menarik.
Saat
menggunakan Bootstrap, pengguna perlu banyak mempelajari cara
penggunaannya dan menghapal berbagai CSS class yang akan digunakan. Tak
hanya itu, pengguna juga perlu mempelajari, beradaptasi, dan
menyesuaikan sistem grid yang digunakan oleh Bootstrap.
Berikut beberapa cara menggunakan Bootstrap:
Ada juga cara lain menggunakan Bootstrap, yakni:
Itulah ulasan lengkap mengenai Bootstrap yang merupakan framework CSS open-source yang cukup terkenal di kalangan developer untuk membantu mempersingkat waktu saat pengembangan website.
Melalui Bootstrap, pengguna dapat mengembangkan website responsif dengan mudah tanpa perlu melakukan coding dari
awal. Sebelum menggunakan Bootstrap, jangan lupa untuk memastikan
website kamu memiliki performa yang baik dan dapat diakses dengan cepat.
Hal tersebut tentunya bukan menjadi sebuah masalah bila memilih layanan
WordPress hosting instan, seperti NEO WordPress dari Biznet Gio.
NEO WordPress merupakan layanan Serverless WordPress hosting yang bisa langsung digunakan dalam waktu 60 detik sejak pembelian tanpa perlu repot konfigurasi hosting atau server terlebih dahulu dan memiliki performa cepat dan responsif. Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan WordPress versi terbaru yang kompatibel dengan berbagai plugin WordPress dan lengkap dengan fitur upgrade sumber daya komputasinya.
Salah satu kelebihan dari NEO WordPress adalah berjalan di atas Kubernetes yang menyebabkan website lebih cepat, minim downtime, dan lebih aman. NEO WordPress juga memiliki sumber daya komputasi dedicated yang bisa di-upgrade kapan saja sesuai kebutuhan.
Dapatkan NEO WordPress sekarang juga dengan harga mulai dari Rp50.000/bulan untuk 2 vCPU Core, 2 GB RAM, dan 10 GB Storage yang masing-masing dibagi ke dalam 2 pod untuk apps dan database dengan konfigurasi sumber daya yang sama. Kunjungi Portal Biznet Gio, untuk informasi lebih lanjut hubungi support@biznetgio.com.
https://www.biznetgio.com/news/apa-itu-bootstrap?gad_source=1