Global searching is not enabled.
Skip to main content

Topic outline

  • Mikroprosesor & Mikrokontroler dan Teknik Interface dan Pheripheral


    Dosen Pengampu

      Nama : SYAHRI MUHAROM
    Email: syahrimuharom@itats.ac.id
    Nama : ARIEF WISAKSONO
    Email: ariefwisaksono@umsida.ac.id

    Mata Kuliah   :  

    Mikroprosesor & Mikrokontroler

    Teknik Interface dan Pheripheral

    Kode   :   21034103 / TEL23536
    Program Studi   :   S1 Teknik Elektro
    Perguruan Tinggi   :  

    Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

    Universitas Muhammadiyah Sidoarjo


    Mata Kuliah ini adalah mata kuliah yang mempelajari tentang Topik-topikDi kuliah Mikrokontroler dan Teknik Interface, mahasiswa akan belajar tentang teknik untuk mengkoneksikan dan memprogram sistem mikrokomputer dengan peripheral masukan dan keluaran. Teknik ini meliputi interkoneks antar-devais, sinyal elektrik dan logika serta protokol/signallingnya Dijelaskan pula komponen-komponen terpenting seperti sensor, actuator, sistem kon komunikasi wireless dari suatu robot. Dan juga akan disampaikan mengenai IoT dari sistem interface beserta aplikasi-aplikasinya.


      Unduh RPS
      Unduh Kontrak Kuliah
  • Pertemuan ke 1_Pengantar Mikrokontroler

    Kata Pengantar

    Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga modul perkuliahan Mikroprosesor dan Mikrokontroler serta Teknik Interface dan Peripheral ini dapat disusun dan diterbitkan dengan baik. Modul ini diharapkan menjadi panduan yang komprehensif bagi mahasiswa dalam memahami dasar-dasar mikroprosesor, mikrokontroler, serta berbagai teknik interface dan peripheral yang sangat penting dalam pengembangan sistem embedded dan otomasi modern.

    Materi yang disajikan mencakup teori dan konsep mikroprosesor dan mikrokontroler, arsitektur dan fungsinya, serta teknik penghubung perangkat keras dengan berbagai komponen eksternal seperti sensor, aktuator, dan modul komunikasi. Selain itu, modul ini juga menyertakan contoh-contoh praktis yang diharapkan dapat memfasilitasi pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa dalam penerapan teori-teori yang dipelajari.

    Kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan materi ini, terutama kepada institusi ITATS dan UMSIDA yang telah mendukung proses pengembangan modul ini. Kritik dan saran yang membangun dari para pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan materi ini di masa yang akan datang.

    Semoga modul ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan mahasiswa dalam memahami konsep-konsep penting yang berhubungan dengan mikroprosesor, mikrokontroler, serta teknik interface dan peripheral, yang sangat relevan dalam dunia teknologi saat ini.

    Pengampu Mata Kuliah,
    Syahri Muharom
    Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

    Arief Wisaksono
    Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA)

    • Pada sesi pembelajaran Pengantar Mikroprosesor dan Mikrokontroler. Presentasi ini dirancang untuk memberikan pemahaman dasar tentang mikroprosesor dan mikrokontroler, dua elemen kunci dalam berbagai sistem embedded yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari perangkat elektronik rumah tangga hingga aplikasi industri.

      Dalam presentasi ini, Anda akan mempelajari:

      1. Definisi dan Fungsi Mikroprosesor dan Mikrokontroler – Menjelaskan peran utama kedua perangkat dalam memproses dan mengontrol data.
      2. Arsitektur Dasar Mikroprosesor dan Mikrokontroler – Meliputi komponen utama seperti CPU, memori, dan port input/output.
      3. Perbedaan Mikroprosesor dan Mikrokontroler – Memahami kapan dan bagaimana setiap komponen digunakan sesuai dengan kebutuhan aplikasi.
      4. Teknik Interface dan Peripheral – Cara menghubungkan mikroprosesor atau mikrokontroler dengan perangkat eksternal seperti sensor, motor, atau layar.
      5. Aplikasi Praktis – Contoh aplikasi nyata di mana mikroprosesor dan mikrokontroler digunakan, seperti dalam robotika, sistem kontrol industri, dan perangkat IoT.

      Harapan kami, dengan mengikuti materi ini, Anda akan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana mikroprosesor dan mikrokontroler bekerja dan cara menerapkannya dalam berbagai skenario teknis.

      Mari kita mulai dengan semangat untuk mengeksplorasi dunia teknologi dan sistem digital ini! Selamat belajar!

  • Pertemuan ke 2_I/O Mikrokontroler Arduino

    Kata Pengantar

    Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga modul perkuliahan Mikroprosesor dan Mikrokontroler serta Teknik Interface dan Peripheral ini dapat disusun dan diterbitkan dengan baik. Modul ini diharapkan menjadi panduan yang komprehensif bagi mahasiswa dalam memahami dasar-dasar mikroprosesor, mikrokontroler, serta berbagai teknik interface dan peripheral yang sangat penting dalam pengembangan sistem embedded dan otomasi modern.

    Materi yang disajikan mencakup teori dan konsep mikroprosesor dan mikrokontroler, arsitektur dan fungsinya, serta teknik penghubung perangkat keras dengan berbagai komponen eksternal seperti sensor, aktuator, dan modul komunikasi. Selain itu, modul ini juga menyertakan contoh-contoh praktis yang diharapkan dapat memfasilitasi pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa dalam penerapan teori-teori yang dipelajari.

    Kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan materi ini, terutama kepada institusi ITATS dan UMSIDA yang telah mendukung proses pengembangan modul ini. Kritik dan saran yang membangun dari para pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan materi ini di masa yang akan datang.

    Semoga modul ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan mahasiswa dalam memahami konsep-konsep penting yang berhubungan dengan mikroprosesor, mikrokontroler, serta teknik interface dan peripheral, yang sangat relevan dalam dunia teknologi saat ini.

    Pengampu Mata Kuliah,
    Syahri Muharom
    Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

    Arief Wisaksono
    Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA)

    • Selamat datang pada presentasi mengenai Input/Output (I/O) pada Mikrokontroler Arduino. Mikrokontroler Arduino merupakan salah satu platform yang sangat populer dan banyak digunakan dalam berbagai aplikasi, baik untuk proyek kecil maupun sistem yang lebih kompleks. Fleksibilitas dan kemudahan penggunaannya membuat Arduino menjadi pilihan utama bagi para pengembang, mahasiswa, dan hobiis teknologi.

      Salah satu komponen penting dalam memahami dan menggunakan Arduino adalah konsep Input/Output (I/O). I/O memungkinkan mikrokontroler untuk berinteraksi dengan perangkat luar, baik dengan menerima input dari sensor, tombol, atau perangkat lain, maupun mengirimkan output ke aktuator seperti motor, lampu, atau layar.

      Dalam presentasi ini, kita akan membahas dua jenis utama I/O pada Arduino:

      1. I/O Digital – digunakan untuk membaca atau menulis nilai biner (HIGH/LOW).
      2. I/O Analog – digunakan untuk membaca sinyal analog dengan rentang nilai kontinu, yang biasanya berasal dari sensor-sensor seperti suhu, cahaya, atau tegangan.

      Melalui materi ini, kita akan mempelajari bagaimana Arduino menangani sinyal input dan output, bagaimana melakukan interfacing dengan perangkat eksternal, serta bagaimana memanfaatkan pin I/O Arduino untuk berbagai aplikasi praktis. Pemahaman yang baik tentang I/O ini akan memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan proyek-proyek berbasis mikrokontroler dan sistem terbenam.

    • 1. Apa itu Digital I/O pada Arduino, dan apa perbedaan antara input dan output digital?

      2. Bagaimana cara menggunakan pin digital sebagai input atau output?

      3. Apa yang dimaksud dengan kondisi HIGH dan LOW dalam digital I/O?

  • Pertemuan ke 3_Rangkaian LED dengan Arduino

    Kata Pengantar

    Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga modul perkuliahan Mikroprosesor dan Mikrokontroler serta Teknik Interface dan Peripheral ini dapat disusun dan diterbitkan dengan baik. Modul ini diharapkan menjadi panduan yang komprehensif bagi mahasiswa dalam memahami dasar-dasar mikroprosesor, mikrokontroler, serta berbagai teknik interface dan peripheral yang sangat penting dalam pengembangan sistem embedded dan otomasi modern.

    Materi yang disajikan mencakup teori dan konsep mikroprosesor dan mikrokontroler, arsitektur dan fungsinya, serta teknik penghubung perangkat keras dengan berbagai komponen eksternal seperti sensor, aktuator, dan modul komunikasi. Selain itu, modul ini juga menyertakan contoh-contoh praktis yang diharapkan dapat memfasilitasi pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa dalam penerapan teori-teori yang dipelajari.

    Kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan materi ini, terutama kepada institusi ITATS dan UMSIDA yang telah mendukung proses pengembangan modul ini. Kritik dan saran yang membangun dari para pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan materi ini di masa yang akan datang.

    Semoga modul ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan mahasiswa dalam memahami konsep-konsep penting yang berhubungan dengan mikroprosesor, mikrokontroler, serta teknik interface dan peripheral, yang sangat relevan dalam dunia teknologi saat ini.

    Pengampu Mata Kuliah,
    Syahri Muharom
    Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

    Arief Wisaksono
    Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA)

    • Selamat datang pada presentasi tentang penggunaan LED pada Mikrokontroler Arduino. Dalam presentasi ini, kita akan membahas konsep dasar penggunaan LED (Light Emitting Diode) sebagai salah satu komponen paling mendasar yang sering digunakan dalam proyek elektronik. Kita juga akan mempelajari bagaimana mikrokontroler Arduino dapat mengontrol LED melalui pin I/O digital.

      Arduino merupakan platform mikrokontroler yang sangat populer dan mudah digunakan, menjadikannya pilihan ideal bagi pemula maupun profesional dalam mengembangkan berbagai proyek elektronik. Salah satu proyek pertama yang biasa dilakukan dalam mempelajari Arduino adalah menyalakan dan mematikan LED. Proyek sederhana ini memberikan gambaran dasar tentang bagaimana mikrokontroler berinteraksi dengan perangkat luar menggunakan pin digital.

      Dalam sesi ini, kita akan membahas:

      1. Bagaimana menyusun rangkaian dasar dengan LED dan Arduino.
      2. Cara kerja pin digital pada Arduino untuk menyalakan dan mematikan LED.
      3. Prinsip dasar penggunaan resistor dalam rangkaian untuk melindungi LED dari kerusakan akibat arus berlebih.
    • Mengendalikan LED menggunakan Arduino dengan kode sederhana.

      1. Bagaimana cara menghidupkan dan mematikan LED menggunakan kode digitalWrite pada Arduino?

      2. Apa peran resistor pada rangkaian LED?

    • Buatlah Simulasi arduino dengan output LED, dimana LED Menyala dan Mati dengan delay 2 detik, dimana:

      1.Tugas berupa video, dimana di dalam video terdapat proses pembuatan rangkaian, proses pembuatan coding dan hasil simulasi running tinkercad.
      2.Di dalam video harus terdapat penjelasan narasi berupa suara dan dan foto mahasiswa.
      3.Hasil tugas di upload pada YouTube atau Google drive, dan yang di upload di spada cukup link video.
  • Pertemuan ke 4_ Mikrokontroler Arduino dan Push Button

    Kata Pengantar

    Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga modul perkuliahan Mikroprosesor dan Mikrokontroler serta Teknik Interface dan Peripheral ini dapat disusun dan diterbitkan dengan baik. Modul ini diharapkan menjadi panduan yang komprehensif bagi mahasiswa dalam memahami dasar-dasar mikroprosesor, mikrokontroler, serta berbagai teknik interface dan peripheral yang sangat penting dalam pengembangan sistem embedded dan otomasi modern.

    Materi yang disajikan mencakup teori dan konsep mikroprosesor dan mikrokontroler, arsitektur dan fungsinya, serta teknik penghubung perangkat keras dengan berbagai komponen eksternal seperti sensor, aktuator, dan modul komunikasi. Selain itu, modul ini juga menyertakan contoh-contoh praktis yang diharapkan dapat memfasilitasi pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa dalam penerapan teori-teori yang dipelajari.

    Kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan materi ini, terutama kepada institusi ITATS dan UMSIDA yang telah mendukung proses pengembangan modul ini. Kritik dan saran yang membangun dari para pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan materi ini di masa yang akan datang.

    Semoga modul ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan mahasiswa dalam memahami konsep-konsep penting yang berhubungan dengan mikroprosesor, mikrokontroler, serta teknik interface dan peripheral, yang sangat relevan dalam dunia teknologi saat ini.

    Pengampu Mata Kuliah,
    Syahri Muharom
    Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

    Arief Wisaksono
    Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA)

    • Selamat datang di presentasi mengenai penggunaan Push Button pada Mikrokontroler Arduino. Push button merupakan salah satu komponen elektronik dasar yang sering digunakan sebagai input dalam berbagai proyek mikrokontroler. Dengan push button, kita dapat mengirim sinyal ke mikrokontroler untuk menjalankan fungsi tertentu, seperti menyalakan dan mematikan lampu, mengontrol motor, atau mengubah status perangkat.

      Pada kesempatan ini, kita akan membahas bagaimana push button bekerja dan bagaimana mikrokontroler Arduino membaca statusnya sebagai input digital. Melalui rangkaian sederhana ini, kita dapat melihat cara kerja I/O digital Arduino dan bagaimana interaksi dengan perangkat input seperti push button bisa digunakan untuk mengontrol berbagai perangkat lain, seperti LED.

      Materi ini dirancang untuk membantu Anda memahami:

      1. Konsep dasar push button sebagai perangkat input.
      2. Cara menghubungkan push button ke mikrokontroler Arduino.
      3. Pentingnya penggunaan resistor pull-up atau pull-down dalam memastikan sinyal input yang stabil.
      4. Implementasi rangkaian sederhana dengan push button untuk mengontrol LED atau perangkat lain.
    • Dasar-Dasar Push Button dan LED pada Arduino

      • Apa fungsi utama push button dalam rangkaian Arduino, dan bagaimana cara kerjanya dalam mengontrol LED?
      • Bagaimana cara menghubungkan push button ke pin digital pada Arduino dan menggunakannya sebagai input?
      • Mengapa penting menggunakan resistor pull-up atau pull-down saat menghubungkan push button?
  • Pertemuan ke 5_LCD

    Kata Pengantar

    Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga modul perkuliahan Mikroprosesor dan Mikrokontroler serta Teknik Interface dan Peripheral ini dapat disusun dan diterbitkan dengan baik. Modul ini diharapkan menjadi panduan yang komprehensif bagi mahasiswa dalam memahami dasar-dasar mikroprosesor, mikrokontroler, serta berbagai teknik interface dan peripheral yang sangat penting dalam pengembangan sistem embedded dan otomasi modern.

    Materi yang disajikan mencakup teori dan konsep mikroprosesor dan mikrokontroler, arsitektur dan fungsinya, serta teknik penghubung perangkat keras dengan berbagai komponen eksternal seperti sensor, aktuator, dan modul komunikasi. Selain itu, modul ini juga menyertakan contoh-contoh praktis yang diharapkan dapat memfasilitasi pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa dalam penerapan teori-teori yang dipelajari.

    Kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan materi ini, terutama kepada institusi ITATS dan UMSIDA yang telah mendukung proses pengembangan modul ini. Kritik dan saran yang membangun dari para pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan materi ini di masa yang akan datang.

    Semoga modul ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan mahasiswa dalam memahami konsep-konsep penting yang berhubungan dengan mikroprosesor, mikrokontroler, serta teknik interface dan peripheral, yang sangat relevan dalam dunia teknologi saat ini.

    Pengampu Mata Kuliah,
    Syahri Muharom
    Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

    Arief Wisaksono
    Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA)

    • Selamat datang pada presentasi mengenai penggunaan LCD (Liquid Crystal Display) pada Mikrokontroler Arduino. LCD merupakan salah satu perangkat output yang sangat umum digunakan dalam berbagai proyek berbasis mikrokontroler. Dengan LCD, kita dapat menampilkan data seperti informasi sensor, pesan status, atau bahkan membuat antarmuka sederhana untuk sistem terbenam.

      Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas LCD 16x2, yang artinya LCD ini memiliki dua baris dengan masing-masing 16 karakter per baris. LCD 16x2 sangat populer karena kemampuannya menampilkan informasi dengan cara yang mudah dipahami dan diimplementasikan, terutama dalam proyek yang menggunakan Arduino Uno.

      Melalui materi ini, kita akan mempelajari:

      1. Bagaimana menghubungkan LCD 16x2 ke Arduino.
      2. Bagaimana menampilkan teks atau informasi pada layar LCD.
      3. Pentingnya penggunaan modul I2C untuk menyederhanakan penghubungan LCD dengan Arduino, yang hanya memerlukan dua pin data.

      Dengan pemahaman ini, diharapkan Anda dapat menggunakan LCD dalam proyek Arduino untuk menampilkan informasi real-time dari sistem, baik untuk pengembangan aplikasi sederhana maupun kompleks.

    • Dasar-Dasar Penggunaan LCD pada Arduino

      • Apa fungsi utama LCD dalam proyek Arduino, dan bagaimana cara kerjanya untuk menampilkan informasi?
      • Apa perbedaan antara LCD 16x2 dan LCD 20x4 dalam hal ukuran dan kemampuan tampilan?
      • Apakah Anda pernah menggunakan LCD dalam proyek Arduino sebelumnya? Jika ya, untuk aplikasi apa saja?
    • Buatlah Simulasi arduino dengan output LCD 16x2 dimana menampilkan nama mata kuliah, setelah itu clear 2 detik dan selanjutnya menampilkan nama dan NIP Mahasiswa. Dimana dengan ketentuan:

      1.Tugas berupa video, dimana di dalam video terdapat proses pembuatan rangkaian, proses pembuatan coding dan hasil simulasi running tinkercad.
      2.Di dalam video harus terdapat penjelasan narasi berupa suara dan dan foto mahasiswa.
      3.Hasil tugas di upload pada YouTube atau Google drive, dan yang di upload di spada cukup link video.

  • Pertemuan ke 6_ADC

    Kata Pengantar

    Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga modul perkuliahan Mikroprosesor dan Mikrokontroler serta Teknik Interface dan Peripheral ini dapat disusun dan diterbitkan dengan baik. Modul ini diharapkan menjadi panduan yang komprehensif bagi mahasiswa dalam memahami dasar-dasar mikroprosesor, mikrokontroler, serta berbagai teknik interface dan peripheral yang sangat penting dalam pengembangan sistem embedded dan otomasi modern.

    Materi yang disajikan mencakup teori dan konsep mikroprosesor dan mikrokontroler, arsitektur dan fungsinya, serta teknik penghubung perangkat keras dengan berbagai komponen eksternal seperti sensor, aktuator, dan modul komunikasi. Selain itu, modul ini juga menyertakan contoh-contoh praktis yang diharapkan dapat memfasilitasi pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa dalam penerapan teori-teori yang dipelajari.

    Kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan materi ini, terutama kepada institusi ITATS dan UMSIDA yang telah mendukung proses pengembangan modul ini. Kritik dan saran yang membangun dari para pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan materi ini di masa yang akan datang.

    Semoga modul ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan mahasiswa dalam memahami konsep-konsep penting yang berhubungan dengan mikroprosesor, mikrokontroler, serta teknik interface dan peripheral, yang sangat relevan dalam dunia teknologi saat ini.

    Pengampu Mata Kuliah,
    Syahri Muharom
    Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

    Arief Wisaksono
    Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA)

    • Selamat datang pada presentasi mengenai ADC (Analog to Digital Converter) pada Mikrokontroler Arduino. ADC adalah salah satu komponen penting yang memungkinkan mikrokontroler untuk membaca sinyal analog dan mengubahnya menjadi data digital yang dapat diolah. Dalam berbagai aplikasi berbasis mikrokontroler, seperti sensor suhu, potensiometer, atau sensor cahaya, sinyal yang dihasilkan bersifat analog, dan di sinilah peran ADC menjadi sangat krusial.

      Pada Arduino Uno, kita memiliki pin analog yang memungkinkan pembacaan sinyal dari berbagai sensor analog. Mikrokontroler menggunakan ADC untuk mengonversi sinyal analog tersebut menjadi representasi digital yang bisa digunakan untuk pengolahan data, kontrol sistem, atau menampilkan hasil secara real-time.

      Dalam presentasi ini, kita akan membahas:

      1. Bagaimana ADC bekerja pada Arduino Uno.
      2. Penggunaan pin analog untuk membaca sinyal dari sensor analog.
      3. Resolusi 10-bit dari ADC dan bagaimana konversi nilai digital menjadi tegangan.
      4. Contoh aplikasi seperti pembacaan suhu menggunakan sensor LM35 dan pembacaan nilai resistansi dari potensiometer.

      Dengan memahami konsep ADC, kita dapat memanfaatkan kemampuan Arduino untuk membaca dan memproses sinyal analog dalam berbagai aplikasi yang melibatkan sensor dan kontrol perangkat secara presisi.

    • Dasar-Dasar ADC pada Arduino

      • Apa itu ADC, dan mengapa penting dalam pemrosesan sinyal analog di Arduino?
      • Apa perbedaan antara sinyal analog dan digital, dan mengapa diperlukan konversi dari analog ke digital?
      • Bagaimana cara kerja ADC pada Arduino dalam mengonversi tegangan analog menjadi nilai digital?
  • Pertemuan ke 7_Serial

    Kata Pengantar

    Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga modul perkuliahan Mikroprosesor dan Mikrokontroler serta Teknik Interface dan Peripheral ini dapat disusun dan diterbitkan dengan baik. Modul ini diharapkan menjadi panduan yang komprehensif bagi mahasiswa dalam memahami dasar-dasar mikroprosesor, mikrokontroler, serta berbagai teknik interface dan peripheral yang sangat penting dalam pengembangan sistem embedded dan otomasi modern.

    Materi yang disajikan mencakup teori dan konsep mikroprosesor dan mikrokontroler, arsitektur dan fungsinya, serta teknik penghubung perangkat keras dengan berbagai komponen eksternal seperti sensor, aktuator, dan modul komunikasi. Selain itu, modul ini juga menyertakan contoh-contoh praktis yang diharapkan dapat memfasilitasi pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa dalam penerapan teori-teori yang dipelajari.

    Kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan materi ini, terutama kepada institusi ITATS dan UMSIDA yang telah mendukung proses pengembangan modul ini. Kritik dan saran yang membangun dari para pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan materi ini di masa yang akan datang.

    Semoga modul ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan mahasiswa dalam memahami konsep-konsep penting yang berhubungan dengan mikroprosesor, mikrokontroler, serta teknik interface dan peripheral, yang sangat relevan dalam dunia teknologi saat ini.

    Pengampu Mata Kuliah,
    Syahri Muharom
    Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

    Arief Wisaksono
    Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA)

    • Selamat datang pada presentasi mengenai Komunikasi Serial pada Arduino. Dalam dunia mikrokontroler, komunikasi antar perangkat adalah elemen penting untuk pertukaran data dan pengendalian sistem. Komunikasi serial adalah metode yang paling umum digunakan untuk mengirim dan menerima data antara Arduino dan perangkat lain, seperti komputer, sensor, dan modul eksternal.

      Komunikasi serial bekerja dengan cara mengirim data satu per satu melalui satu jalur komunikasi, baik untuk mengirim data dari Arduino ke perangkat lain atau menerima data dari perangkat lain ke Arduino. Arduino Uno mendukung beberapa protokol komunikasi serial, seperti UART (Universal Asynchronous Receiver/Transmitter), I2C (Inter-Integrated Circuit), dan SPI (Serial Peripheral Interface), yang memberikan fleksibilitas dalam menghubungkan berbagai jenis perangkat.

      Dalam materi ini, kita akan membahas:

      1. Konsep dasar komunikasi serial dan bagaimana Arduino mengirim dan menerima data melalui pin TX dan RX.
      2. Penggunaan Serial Monitor untuk melihat dan mengirim data secara real-time.
      3. Protokol komunikasi serial lainnya seperti I2C dan SPI, yang digunakan untuk berkomunikasi dengan perangkat eksternal seperti sensor, modul GPS, atau LCD.

      Dengan pemahaman tentang komunikasi serial ini, Anda akan dapat mengintegrasikan Arduino dengan berbagai perangkat, baik untuk keperluan monitoring data sensor maupun pengendalian perangkat jarak jauh. Mari kita mulai eksplorasi ini untuk memahami bagaimana komunikasi serial membantu proyek mikrokontroler Anda berinteraksi dengan perangkat lain.

    • Dasar-Dasar Komunikasi Serial pada Arduino

      • Apa itu komunikasi serial, dan mengapa digunakan dalam Arduino untuk berkomunikasi dengan perangkat lain?
      • Apa perbedaan antara komunikasi serial dan komunikasi paralel, dan mengapa komunikasi serial lebih sering digunakan dalam Arduino?
      • Apakah Anda pernah menggunakan komunikasi serial dalam proyek Arduino sebelumnya? Untuk aplikasi apa saja?
  • Pertemuan ke 8_UTS

    Kata Pengantar

    Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga modul perkuliahan Mikroprosesor dan Mikrokontroler serta Teknik Interface dan Peripheral ini dapat disusun dan diterbitkan dengan baik. Modul ini diharapkan menjadi panduan yang komprehensif bagi mahasiswa dalam memahami dasar-dasar mikroprosesor, mikrokontroler, serta berbagai teknik interface dan peripheral yang sangat penting dalam pengembangan sistem embedded dan otomasi modern.

    Materi yang disajikan mencakup teori dan konsep mikroprosesor dan mikrokontroler, arsitektur dan fungsinya, serta teknik penghubung perangkat keras dengan berbagai komponen eksternal seperti sensor, aktuator, dan modul komunikasi. Selain itu, modul ini juga menyertakan contoh-contoh praktis yang diharapkan dapat memfasilitasi pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa dalam penerapan teori-teori yang dipelajari.

    Kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan materi ini, terutama kepada institusi ITATS dan UMSIDA yang telah mendukung proses pengembangan modul ini. Kritik dan saran yang membangun dari para pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan materi ini di masa yang akan datang.

    Semoga modul ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan mahasiswa dalam memahami konsep-konsep penting yang berhubungan dengan mikroprosesor, mikrokontroler, serta teknik interface dan peripheral, yang sangat relevan dalam dunia teknologi saat ini.

    Pengampu Mata Kuliah,
    Syahri Muharom
    Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

    Arief Wisaksono
    Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA)

    • Buatlah simulasi Mikrokontroler menggunakan thinkercad:

      1.Simulasi menyalakan LED menggunakan push Button, jika Push button 1 di tekan LED akan menyala, jika push button 2 di tekan maka LED akan mati.
      2.Simulasi menyalakan LCD 16x2 menggunakan push Button, jika Push button 1 di tekan LCD akan menampilkan nama dan npm Mahasiswa, jika push button 2 di tekan maka LCD clear, dan menampilkan karakter baris 0,0 ‘UTS’, baris 0,1 ‘MIKROKONTROLER’.

      Dengan ketentuan:

      a.UTS berupa video, dimana di dalam video terdapat proses pembuatan rangkaian, proses pembuatan coding dan hasil simulasi running tinkercad.
      b.Di dalam video harus terdapat penjelasan narasi berupa suara dan dan foto mahasiswa.
      c.Hasil UTS di upload pada YouTube atau Google drive, dan yang di upload di spada cukup link video.
  • Pertemuan ke 9_Sensor Suhu

    Kata Pengantar

    Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga modul perkuliahan Mikroprosesor dan Mikrokontroler serta Teknik Interface dan Peripheral ini dapat disusun dan diterbitkan dengan baik. Modul ini diharapkan menjadi panduan yang komprehensif bagi mahasiswa dalam memahami dasar-dasar mikroprosesor, mikrokontroler, serta berbagai teknik interface dan peripheral yang sangat penting dalam pengembangan sistem embedded dan otomasi modern.

    Materi yang disajikan mencakup teori dan konsep mikroprosesor dan mikrokontroler, arsitektur dan fungsinya, serta teknik penghubung perangkat keras dengan berbagai komponen eksternal seperti sensor, aktuator, dan modul komunikasi. Selain itu, modul ini juga menyertakan contoh-contoh praktis yang diharapkan dapat memfasilitasi pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa dalam penerapan teori-teori yang dipelajari.

    Kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan materi ini, terutama kepada institusi ITATS dan UMSIDA yang telah mendukung proses pengembangan modul ini. Kritik dan saran yang membangun dari para pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan materi ini di masa yang akan datang.

    Semoga modul ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan mahasiswa dalam memahami konsep-konsep penting yang berhubungan dengan mikroprosesor, mikrokontroler, serta teknik interface dan peripheral, yang sangat relevan dalam dunia teknologi saat ini.

    Pengampu Mata Kuliah,
    Syahri Muharom
    Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

    Arief Wisaksono
    Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA)

    • Selamat datang dalam presentasi mengenai Sensor Suhu dengan Mikrokontroler Arduino. Dalam era digital saat ini, kemampuan untuk memantau dan mengontrol suhu secara otomatis menjadi kebutuhan penting dalam berbagai aplikasi, baik di industri, rumah tangga, maupun kesehatan. Arduino, sebagai salah satu platform mikrokontroler yang mudah digunakan, memberikan solusi praktis untuk mengintegrasikan sensor suhu dalam sistem yang cerdas dan efisien.

      Pada presentasi ini, kita akan membahas berbagai jenis sensor suhu yang kompatibel dengan Arduino, seperti termistor, DS18B20, dan sensor inframerah, serta cara penggunaannya dalam berbagai proyek. Materi ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai prinsip kerja sensor suhu, manfaatnya, dan aplikasinya dalam menciptakan solusi otomatisasi.

      Dengan mempelajari materi ini, Anda akan lebih siap untuk merancang dan mengimplementasikan sistem berbasis Arduino yang dapat mendeteksi, memantau, dan mengontrol suhu dengan presisi tinggi. Mari kita eksplorasi bersama teknologi yang mendukung pengembangan sistem pintar ini.

    • Bagaimana menentukan jenis sensor suhu yang paling sesuai untuk aplikasi tertentu, seperti pemantauan lingkungan, kontrol suhu mesin, atau perangkat kesehatan

  • Pertemuan ke 10_Sensor Kelembaban

    Kata Pengantar

    Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga modul perkuliahan Mikroprosesor dan Mikrokontroler serta Teknik Interface dan Peripheral ini dapat disusun dan diterbitkan dengan baik. Modul ini diharapkan menjadi panduan yang komprehensif bagi mahasiswa dalam memahami dasar-dasar mikroprosesor, mikrokontroler, serta berbagai teknik interface dan peripheral yang sangat penting dalam pengembangan sistem embedded dan otomasi modern.

    Materi yang disajikan mencakup teori dan konsep mikroprosesor dan mikrokontroler, arsitektur dan fungsinya, serta teknik penghubung perangkat keras dengan berbagai komponen eksternal seperti sensor, aktuator, dan modul komunikasi. Selain itu, modul ini juga menyertakan contoh-contoh praktis yang diharapkan dapat memfasilitasi pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa dalam penerapan teori-teori yang dipelajari.

    Kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan materi ini, terutama kepada institusi ITATS dan UMSIDA yang telah mendukung proses pengembangan modul ini. Kritik dan saran yang membangun dari para pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan materi ini di masa yang akan datang.

    Semoga modul ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan mahasiswa dalam memahami konsep-konsep penting yang berhubungan dengan mikroprosesor, mikrokontroler, serta teknik interface dan peripheral, yang sangat relevan dalam dunia teknologi saat ini.

    Pengampu Mata Kuliah,
    Syahri Muharom
    Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

    Arief Wisaksono
    Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA)

    • Selamat datang pada presentasi tentang Sensor Kelembaban. Dalam dunia teknologi modern, sensor kelembaban memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai bidang, mulai dari pertanian hingga sistem rumah pintar. Sensor ini digunakan untuk mendeteksi kadar kelembaban di udara atau tanah, yang kemudian diubah menjadi data untuk dianalisis atau digunakan dalam pengambilan keputusan.

      Pada presentasi ini, kita akan mempelajari lebih lanjut tentang prinsip kerja sensor kelembaban, jenis-jenisnya, serta aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kita juga akan membahas bagaimana teknologi ini membantu meningkatkan efisiensi dan memberikan solusi inovatif di berbagai sektor.

      Melalui materi ini, diharapkan Anda dapat memahami dasar-dasar penggunaan sensor kelembaban, kelebihannya, serta potensinya dalam pengembangan teknologi masa depan. Selamat mengikuti dan mari kita eksplorasi bersama

    • Apa saja faktor lingkungan yang memengaruhi akurasi sensor kelembaban, dan bagaimana cara mengatasi gangguan tersebut?

  • Pertemuan ke 11_Pengantar Interface

    Kata Pengantar

    Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga modul perkuliahan Mikroprosesor dan Mikrokontroler serta Teknik Interface dan Peripheral ini dapat disusun dan diterbitkan dengan baik. Modul ini diharapkan menjadi panduan yang komprehensif bagi mahasiswa dalam memahami dasar-dasar mikroprosesor, mikrokontroler, serta berbagai teknik interface dan peripheral yang sangat penting dalam pengembangan sistem embedded dan otomasi modern.

    Materi yang disajikan mencakup teori dan konsep mikroprosesor dan mikrokontroler, arsitektur dan fungsinya, serta teknik penghubung perangkat keras dengan berbagai komponen eksternal seperti sensor, aktuator, dan modul komunikasi. Selain itu, modul ini juga menyertakan contoh-contoh praktis yang diharapkan dapat memfasilitasi pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa dalam penerapan teori-teori yang dipelajari.

    Kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan materi ini, terutama kepada institusi ITATS dan UMSIDA yang telah mendukung proses pengembangan modul ini. Kritik dan saran yang membangun dari para pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan materi ini di masa yang akan datang.

    Semoga modul ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan mahasiswa dalam memahami konsep-konsep penting yang berhubungan dengan mikroprosesor, mikrokontroler, serta teknik interface dan peripheral, yang sangat relevan dalam dunia teknologi saat ini.

    Pengampu Mata Kuliah,
    Syahri Muharom
    Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

    Arief Wisaksono
    Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA)

    • Selamat datang pada presentasi mengenai Pengantar Interface. Interface merupakan elemen penting dalam sistem elektronik yang memungkinkan komunikasi antara perangkat utama, seperti mikrokontroler, dengan perangkat eksternal, seperti sensor atau aktuator. Dalam materi ini, kita akan membahas konsep dasar interface, jenis-jenisnya, dan peranannya dalam mendukung fungsi sistem elektronik. Dengan memahami interface, Anda dapat merancang sistem yang lebih efisien, fleksibel, dan kompatibel. Mari kita mulai perjalanan pembelajaran ini

    • Apa kendala utama dalam komunikasi antar perangkat menggunakan interface seperti I2C atau SPI, dan bagaimana cara menyelesaikannya?

  • Pertemuan ke 12_Motor DC

    Kata Pengantar

    Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga modul perkuliahan Mikroprosesor dan Mikrokontroler serta Teknik Interface dan Peripheral ini dapat disusun dan diterbitkan dengan baik. Modul ini diharapkan menjadi panduan yang komprehensif bagi mahasiswa dalam memahami dasar-dasar mikroprosesor, mikrokontroler, serta berbagai teknik interface dan peripheral yang sangat penting dalam pengembangan sistem embedded dan otomasi modern.

    Materi yang disajikan mencakup teori dan konsep mikroprosesor dan mikrokontroler, arsitektur dan fungsinya, serta teknik penghubung perangkat keras dengan berbagai komponen eksternal seperti sensor, aktuator, dan modul komunikasi. Selain itu, modul ini juga menyertakan contoh-contoh praktis yang diharapkan dapat memfasilitasi pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa dalam penerapan teori-teori yang dipelajari.

    Kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan materi ini, terutama kepada institusi ITATS dan UMSIDA yang telah mendukung proses pengembangan modul ini. Kritik dan saran yang membangun dari para pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan materi ini di masa yang akan datang.

    Semoga modul ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan mahasiswa dalam memahami konsep-konsep penting yang berhubungan dengan mikroprosesor, mikrokontroler, serta teknik interface dan peripheral, yang sangat relevan dalam dunia teknologi saat ini.

    Pengampu Mata Kuliah,
    Syahri Muharom
    Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

    Arief Wisaksono
    Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA)

    • Selamat datang dalam presentasi tentang Rangkaian Kontrol Motor DC dengan Driver L293D. Motor DC merupakan komponen penting dalam berbagai aplikasi, seperti robotika dan otomatisasi. Untuk mengontrol kecepatan dan arah putarannya, diperlukan driver motor seperti L293D. Dalam materi ini, kita akan mempelajari cara kerja driver motor, bagaimana merancang rangkaian kontrol, dan aplikasinya. Diharapkan materi ini dapat memberikan pemahaman praktis dalam mengimplementasikan kontrol motor DC yang efisien.

    • Apa saja kendala dalam merancang rangkaian kontrol motor DC yang melibatkan lebih dari satu motor, dan bagaimana solusi terbaik untuk mengatasinya?

  • Pertemuan ke 13_Rangkaian Kontrol Motor Dengan PWM

    Kata Pengantar

    Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga modul perkuliahan Mikroprosesor dan Mikrokontroler serta Teknik Interface dan Peripheral ini dapat disusun dan diterbitkan dengan baik. Modul ini diharapkan menjadi panduan yang komprehensif bagi mahasiswa dalam memahami dasar-dasar mikroprosesor, mikrokontroler, serta berbagai teknik interface dan peripheral yang sangat penting dalam pengembangan sistem embedded dan otomasi modern.

    Materi yang disajikan mencakup teori dan konsep mikroprosesor dan mikrokontroler, arsitektur dan fungsinya, serta teknik penghubung perangkat keras dengan berbagai komponen eksternal seperti sensor, aktuator, dan modul komunikasi. Selain itu, modul ini juga menyertakan contoh-contoh praktis yang diharapkan dapat memfasilitasi pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa dalam penerapan teori-teori yang dipelajari.

    Kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan materi ini, terutama kepada institusi ITATS dan UMSIDA yang telah mendukung proses pengembangan modul ini. Kritik dan saran yang membangun dari para pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan materi ini di masa yang akan datang.

    Semoga modul ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan mahasiswa dalam memahami konsep-konsep penting yang berhubungan dengan mikroprosesor, mikrokontroler, serta teknik interface dan peripheral, yang sangat relevan dalam dunia teknologi saat ini.

    Pengampu Mata Kuliah,
    Syahri Muharom
    Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

    Arief Wisaksono
    Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA)

    • Selamat datang di presentasi mengenai Rangkaian Kontrol Motor DC dengan PWM. Pulse Width Modulation (PWM) adalah metode canggih yang digunakan untuk mengatur kecepatan motor DC secara hemat energi dan presisi tinggi. Dalam materi ini, Anda akan mempelajari prinsip kerja PWM, komponen yang digunakan, serta langkah-langkah merancang rangkaian kontrol motor DC menggunakan teknik ini. Mari kita eksplorasi teknologi PWM untuk mendukung aplikasi otomatisasi yang lebih inovatif.

    • Bagaimana menentukan frekuensi PWM yang optimal untuk mengontrol motor DC agar tidak menimbulkan suara atau getaran berlebihan?

  • Pertemuan ke 14_Pengantar IoT

    Kata Pengantar

    Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga modul perkuliahan Mikroprosesor dan Mikrokontroler serta Teknik Interface dan Peripheral ini dapat disusun dan diterbitkan dengan baik. Modul ini diharapkan menjadi panduan yang komprehensif bagi mahasiswa dalam memahami dasar-dasar mikroprosesor, mikrokontroler, serta berbagai teknik interface dan peripheral yang sangat penting dalam pengembangan sistem embedded dan otomasi modern.

    Materi yang disajikan mencakup teori dan konsep mikroprosesor dan mikrokontroler, arsitektur dan fungsinya, serta teknik penghubung perangkat keras dengan berbagai komponen eksternal seperti sensor, aktuator, dan modul komunikasi. Selain itu, modul ini juga menyertakan contoh-contoh praktis yang diharapkan dapat memfasilitasi pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa dalam penerapan teori-teori yang dipelajari.

    Kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan materi ini, terutama kepada institusi ITATS dan UMSIDA yang telah mendukung proses pengembangan modul ini. Kritik dan saran yang membangun dari para pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan materi ini di masa yang akan datang.

    Semoga modul ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan mahasiswa dalam memahami konsep-konsep penting yang berhubungan dengan mikroprosesor, mikrokontroler, serta teknik interface dan peripheral, yang sangat relevan dalam dunia teknologi saat ini.

    Pengampu Mata Kuliah,
    Syahri Muharom
    Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

    Arief Wisaksono
    Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA)

    • Selamat datang pada presentasi tentang Pengantar Internet of Things (IoT). IoT adalah teknologi revolusioner yang menghubungkan perangkat-perangkat pintar melalui internet untuk berbagi data dan melakukan tugas secara otomatis. Dalam materi ini, kita akan mempelajari konsep dasar IoT, komponen-komponen utamanya, serta penerapan teknologi ini dalam berbagai bidang seperti rumah pintar, kesehatan, dan industri. Dengan memahami IoT, kita dapat menciptakan solusi yang lebih cerdas dan efisien untuk tantangan di masa depan.

    • Bagaimana cara memastikan keamanan data yang dikirimkan oleh perangkat IoT dalam jaringan publik?

  • Pertemuan ke 15_Implementasi IoT

    Kata Pengantar

    Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga modul perkuliahan Mikroprosesor dan Mikrokontroler serta Teknik Interface dan Peripheral ini dapat disusun dan diterbitkan dengan baik. Modul ini diharapkan menjadi panduan yang komprehensif bagi mahasiswa dalam memahami dasar-dasar mikroprosesor, mikrokontroler, serta berbagai teknik interface dan peripheral yang sangat penting dalam pengembangan sistem embedded dan otomasi modern.

    Materi yang disajikan mencakup teori dan konsep mikroprosesor dan mikrokontroler, arsitektur dan fungsinya, serta teknik penghubung perangkat keras dengan berbagai komponen eksternal seperti sensor, aktuator, dan modul komunikasi. Selain itu, modul ini juga menyertakan contoh-contoh praktis yang diharapkan dapat memfasilitasi pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa dalam penerapan teori-teori yang dipelajari.

    Kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan materi ini, terutama kepada institusi ITATS dan UMSIDA yang telah mendukung proses pengembangan modul ini. Kritik dan saran yang membangun dari para pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan materi ini di masa yang akan datang.

    Semoga modul ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan mahasiswa dalam memahami konsep-konsep penting yang berhubungan dengan mikroprosesor, mikrokontroler, serta teknik interface dan peripheral, yang sangat relevan dalam dunia teknologi saat ini.

    Pengampu Mata Kuliah,
    Syahri Muharom
    Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

    Arief Wisaksono
    Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA)

    • Selamat datang dalam presentasi tentang Implementasi Internet of Things (IoT). Setelah memahami dasar-dasar IoT, kini saatnya kita menjelajahi bagaimana IoT diimplementasikan dalam dunia nyata. Dalam materi ini, Anda akan mempelajari komponen utama dalam sistem IoT, kelebihan dan kekurangannya, serta berbagai contoh penerapannya di bidang-bidang strategis. Dengan pembelajaran ini, diharapkan Anda dapat mengaplikasikan IoT dalam menciptakan inovasi teknologi yang relevan dan berdampak. Selamat mengikuti.

    • Apa solusi untuk mengatasi keterbatasan daya perangkat IoT yang digunakan dalam lokasi terpencil atau sulit dijangkau?

  • Pertemuan ke 16_Project Based Learning

    Kata Pengantar

    Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga modul perkuliahan Mikroprosesor dan Mikrokontroler serta Teknik Interface dan Peripheral ini dapat disusun dan diterbitkan dengan baik. Modul ini diharapkan menjadi panduan yang komprehensif bagi mahasiswa dalam memahami dasar-dasar mikroprosesor, mikrokontroler, serta berbagai teknik interface dan peripheral yang sangat penting dalam pengembangan sistem embedded dan otomasi modern.

    Materi yang disajikan mencakup teori dan konsep mikroprosesor dan mikrokontroler, arsitektur dan fungsinya, serta teknik penghubung perangkat keras dengan berbagai komponen eksternal seperti sensor, aktuator, dan modul komunikasi. Selain itu, modul ini juga menyertakan contoh-contoh praktis yang diharapkan dapat memfasilitasi pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa dalam penerapan teori-teori yang dipelajari.

    Kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan materi ini, terutama kepada institusi ITATS dan UMSIDA yang telah mendukung proses pengembangan modul ini. Kritik dan saran yang membangun dari para pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan materi ini di masa yang akan datang.

    Semoga modul ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan mahasiswa dalam memahami konsep-konsep penting yang berhubungan dengan mikroprosesor, mikrokontroler, serta teknik interface dan peripheral, yang sangat relevan dalam dunia teknologi saat ini.

    Pengampu Mata Kuliah,
    Syahri Muharom
    Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

    Arief Wisaksono
    Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA)