LMS-SPADA INDONESIA
Judul Tugas: Analisis dan Perancangan ER Berdasarkan Studi Kasus
Tujuan Pembelajaran: Setelah menyelesaikan tugas ini, mahasiswa diharapkan mampu:
Menganalisis sebuah proses bisnis dari studi kasus yang diberikan.
Mengidentifikasi entitas, atribut (termasuk primary key), dan relasi yang relevan.
Memodelkan dan menggambarkan hubungan antar data dalam bentuk Entity-Relationship model
Menerjemahkan transaksi data dalam studi kasus menjadi relasi dengan kardinalitas yang tepat.
Studi Kasus:
Langkah-Langkah Pengerjaan Tugas
Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk menyelesaikan tugas ini:
Baca dan Pahami Studi Kasus: Bacalah studi kasus secara menyeluruh. Tandai atau catat semua kata benda yang berpotensi menjadi entitas dan semua proses/kegiatan yang menunjukkan adanya transaksi data atau hubungan.
Identifikasi Entitas (Entities):
Tentukan objek-objek utama yang perlu disimpan datanya dalam sistem. Entitas biasanya adalah kata benda seperti orang, tempat, atau konsep.
Buat daftar semua entitas yang berhasil Anda temukan.
Identifikasi Atribut (Attributes):
Untuk setiap entitas yang telah Anda identifikasi, tentukan properti atau data deskriptif yang melekat padanya.
Tentukan Primary Key (atribut unik) untuk setiap entitas.
Buat daftar atribut untuk masing-masing entitas.
Identifikasi Relasi dan Kardinalitas (Relationships):
Analisis bagaimana entitas-entitas tersebut saling berinteraksi. Hubungan ini biasanya ditunjukkan oleh kata kerja atau frasa yang menjelaskan transaksi dalam studi kasus.
Tentukan kardinalitas relasi (derajat hubungan):
One-to-One (1:1): Satu data di entitas A hanya berhubungan dengan satu data di entitas B.
One-to-Many (1:N): Satu data di entitas A dapat berhubungan dengan banyak data di entitas B.
Many-to-Many (N:M): Banyak data di entitas A dapat berhubungan dengan banyak data di entitas B. Relasi ini seringkali perlu dipecah menjadi entitas asosiatif/penghubung.
Gunakan Notasi Standar: Gambarkan ER
Entitas: digambarkan dengan persegi panjang.
Atribut: digambarkan dengan oval
Relasi: digambarkan dengan belah ketupat .
Gambar Diagram Lengkap:
Letakkan semua entitas yang telah Anda identifikasi.
Hubungkan entitas-entitas tersebut menggunakan garis relasi sesuai dengan analisis Anda.
Tuliskan nama relasi (biasanya kata kerja) pada garis penghubung atau di dalam simbol belah ketupat.
Tambahkan simbol kardinalitas pada setiap ujung garis relasi untuk menunjukkan derajat hubungan.
Lengkapi setiap entitas dengan atribut-atributnya dan berikan garis bawah pada atribut yang menjadi Primary Key.
Kumpulkan tugas Anda dalam format dokumen PDF tunggal yang berisi:
Gambar ER Diagram Final: Gambar ER Diagram yang jelas, rapi, dan mudah dibaca.
| No | Kriteria | Bobot |
| 1. | Ketepatan dalam mengidentifikasi Entitas | 25% |
| 2. | Ketepatan dalam menentukan Atribut dan Primary Key | 25% |
| 3. | Ketepatan dalam menentukan Relasi dan Kardinalitas | 30% |
| 4. | Kualitas dan kejelasan penggambaran ER Diagram | 15% |
| 5. | Kerapian dan kelengkapan format laporan | 5% |
| Total | 100% |