- gaya kepemimpinan adaptif, gaya kepemimpinan suportif, dan gaya kepemimpinan apresiatif. mengubah paradigma tentang bagaimana seharusnya mengelola generasi milenial dan Z melalui pendekatan kekuatan kaum milenial, yaitu melihat sisi kekuatan para milenial kemudian memaksimalkan kekuatan para pemuda tersebut, pemimpin mampu mengenali karakteristik unik generasi milenial, menciptakan lingkungan kerja yang paling sesuai hingga akhirnya mampu untuk memimpin para milenial dan Z untuk bisa bersama-sama mewujudkan visi misi organisasi.
- mengubah paradigma tentang bagaimana seharusnya mengelola generasi milenial dan Z melalui pendekatan kekuatan kaum milenial, yaitu melihat sisi kekuatan para milenial kemudian memaksimalkan kekuatan para pemuda tersebut, pemimpin mampu mengenali karakteristik unik generasi milenial, menciptakan lingkungan kerja yang paling sesuai hingga akhirnya mampu untuk memimpin para milenial dan Z untuk bisa bersama-sama mewujudkan visi misi organisasi.
- Komunikasi Gen Z juga biasanya bersifat informal. Mereka lebih memilih chat daripada email, karena mereka dapat menggunakan emoji, GIF, catatan suara, dan video untuk bertukar ide dan berkontribusi dalam percakapan dengan cepat. Karena ingin lebih dekat dengan otoritas dibandingkan generasi Milenial, cara komunikasi Generasi Z juga lebih informal, bahkan dengan manajer dan supervisor.
LMS-SPADA INDONESIA