Istilah gender dan sex sering kali digunakan secara bergantian, namun keduanya mempunyai pengertian yang berbeda. Sex mengacu pada perbedaan biologis antara laki-laki dan perempuan, seperti hormon dan struktur tubuh, sedangkan gender berkaitan dengan peran sosial yang diberikan oleh masyarakat kepada laki-laki dan perempuan.
Perbedaan tersebut dapat mempengaruhi olahraga, yang dimana secara biologis laki-laki dan perempuan mempunyai perbedaan fisik, seperti massa otot yang lebih banyak pada laki-laki karena pengaruh hormon testosteron, sedangkan perempuan mempunyai lebih banyak lemak tubuh karena pengaruh hormon estrogen. Hal ini dapat mempengaruhi hasil olahraga yang dirasakan oleh keduanya.
Selain itu, laki-laki dan perempuan memiliki pendekatan berbeda terhadap olahraga. Laki-laki cenderung ambisius dalam menetapkan target, sedangkan perempuan lebih fokus pada keseimbangan fisik dan mental. Meskipun terdapat perbedaan fisik, laki-laki dan perempuan mempunyai potensi yang sama dalam olahraga. Kesetaraan gender sangat penting untuk memastikan semua orang mendapatkan kesempatan yang adil untuk berkembang.