•Target Berolahraga Saat berolahraga, pria dan wanita sama-sama ingin memiliki penampilan yang lebih baik. Namun bedanya, pria memiliki target yang lebih spesifik dibandingkan wanita. Pria selalu melibatkan angka saat membuat target untuk di mereka sendiri, misalnya memperoleh berat badan tertentu dalam waktu 3 bulan dan sebagainya. Sementara wanita cenderung tidak terlalu ambisius terhadap target mereka.
•Penampilan Saat Berolahraga Saat berolahraga, pria tidak peduli jika tubuh mereka banyak berkeringat. Bahkan, keringat tersebut adalah bukti bahwa mereka telah bekerja keras. Sebaliknya, tidak ada wanita yang ingin tampak berkeringat dan lepek. Wanita juga cenderung kurang percaya diri saat harus mengenakan pakaian olahraga di depan banyak orang.
•Jenis Olahraga Wanita lebih menyukai olahraga yang menghasilkan keseimbangan jiwa dan raga, misalnya yoga, tai chi, dan kardio. Pria lebih menyukai olahraga atletik dan permainan. Mereka cenderung menghindari olahraga yang melibatkan tarian dan koordinasi.
•
•Rekan olahraga Wanita lebih menyukai olahraga berkelompok dibandingkan pria. Hal ini dikarenakan wanita merasa lebih percaya diri saat bersama orang lain di dalam gym dan mereka mementingkan aspek sosial dari olahraga.
•Frekuensi dan durasi Wanita memang lebih jarang berolahraga daripada pria. Mereka sering menggunakan alasan ‘tidak ada waktu’ untuk membenarkan tindakan ini. Hal ini karena wanita terlalu sibuk mengurus orang lain (keluarga) dibandingkan diri mereka sendiri.
•Massa Otot Massa Otot wanita lebih kecil daripada pria, itu sebabnya saat melakukan latihan angkat beban, wanita harus menggunakan beban yang lebih ringan untuk menhindari cedera.
•Personal Trainer Wanita lebih mudah menerima instruksi daripada pria. Wanita kerap meminta saran dari personal trainer ataupun kelompoknya saat berolahraga, Sementara pria cenderung segan meminta saran tentang cara berolahraga karena tidak mau terlihat bodoh.