Komite Olimpiade Internasional atau disebut dengan International Olympic Committee memiliki sebuah komisi khusus, yaitu Women in Sport yang focus dalam meningkatkan kesempatan partisipasi perempuan dalam dunia olahraga.
Diskriminasi terhadap wanita dalam olahraga baru didokumentasikan dan dianggap sebagai masalah pada tahun 1970-an. Di mana tim olahraga wanita menerima dana yang lebih rendah dari tim pria.
Status atlet, yang dimiliki wanita, merupakan achieved-status yaitu kedudukan yang dicapai oleh seseorang dengan usahausaha yang disengaja. Kedudukan ini tidak diperoleh atas dasar kelahiran (ascribestatus).
Pelatihan olahraga dipengaruhi oleh: intensitas, frekuensi, lamanya pelatikan, genetic, jenis kelamin dan umur (semakin sering, semakin bugar)