Jenis-jenis minuman dengan kandungan alkohol, yaitu: Anggur mengandung 10-15%, Bir mengandung 2-6%, Brandy mengandung 45%, Rum mengandung 50-60%, Likeur mengandung 35-40%, Wine mengandung 10-15, Whisky mengandung 34-40%, Captikus mengandung rata- rata 40%. Minum minuman alkohol berarti mengkonsumsi antara 10-12 gram etanol
Kandungan alkohol pada bir dan soda alkohol (1%-10% alkohol), martini dan anggur (10%-20% alkohol), dan minuman keras import yang biasa disebut sebagai whisky dan brandy (20%-50% alkohol). Alkohol sendiri dibedakan menjadi 3 golongan, golongan A berkadar 0,1%-05%, golongan B berkadar 0,5%-20%, dan golongan C berkadar 20%-50%
Minuman keras mengandung etanol atau alkohol. Etanol adalah bahan psikoaktif, bentuk molekul sederhana dari alkohol yang sangat mudah diserap dalam saluran pencernaan mulai dari mulut, esophagus, lambung, sampai usus halus, daerah paling banyak menyerap alkohol adalah bagian proksimal usus halus, disini juga diserap vitamin B yang larut dalam air, kemudian dengan cepat beredar dalam darah, kadar alkohol diserap dalam darah maksimum 30-90 menit.
Di Indonesia, tingkat konsumsi alkohol terus meningkat dari tahun ke tahun, namun belum ditetapkan batas KAD dan KAU yang diperbolehkan bagi seseorang untuk mengendarai mobil di jalan raya
Konsumsi alkohol pada anak dan remaja dipengaruhi oleh factor: pengetahuan yang kurang terhadap bahaya alkohol, lingkungan yang mendukung (terbiasa konsumsi atau melihat mengkonsumsi) dan pengaruh teman sebaya