Global searching is not enabled.
Skip to main content
Glossary

Akibat Konsumsi Alkohol

Completion requirements
  • Alkohol sendiri adalah zat psikoatif yang bersifat adiktif. Psikoatif karena alkohol bekerja secara selektif terutama pada otak, yang dapat menimbulkan perubahan pada perilaku, emosi, kognitif, persepsi, dan kesadaran seseorang
  • Mengkonsumsi minuman keras atau alkohol, memiliki dampak negatif bagi kesehatan dan sosial seperti gangguan perkembangan otak, bunuh diri dan depresi, kehilangan memori, resiko tinggi terhadap perilaku seksual, kecanduan, pengambilan keputusan terganggu, prestasi akademis yang buruk, kekerasan, dan kecelakaan kendaraan bermotor (cedera dan kematian)
  • Penyalagunaan alkohol dapat mempengaruhi gangguan perilaku serius yang dimulai dengan, kehilangan ingatan, depresi akut atau kronik, tingkat bunuh diri yang tinggi, flaktuasi emosi, dan kehilangan kesadaran sela ma mabuk
  • Mengkonsumsi alkohol di dunia meyebabkan kematian lebih dari 3,3 juta orang setiap tahunnya atau 5,9% dari semua kematian. Dalam laporan status Global mengenai Alkohol dan Kesehatan, pada tahun 2012 terdapat kurang lebih dari 320.000 orang antara usia 15-20 tahun meninggal setiap tahun karena berbagai penyebab terkait dengan alkohol.
  • Mengkonsumsi minuman keras dapat menimbulkan dampak negatif bagi tubuh manusia yaitu: dampak fisik, dampak psikologi, dan dampak sosial. Dampak fisik, ada beberapa penyakit yang diyakini berasosiasi dengan kebiasaan minum alkohol diantaranya serosis hati, kanker, penyakit jantung dan syaraf. Sebagian besar kasus serosis hati atau liver cirrhosis dialami oleh peminum berat yang kronis.

Browse the glossary using this index

Special | A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | ALL
No entries found in this section