Karakteristik bahan pangan segar yang beredar dipasaran saat ini memiliki beragam karakteristik yang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti, jenis komoditas, tiap jenis komoditas memiliki karakteristik fisik, kimia, dan mikrobiologis yang berbeda. Misalnya, buah-buahan memiliki kandungan air yang tinggi, sementara yang daging memiliki kandungan protein yang tinggi dan musim yang kualitas dan ketersediaan bahan pangan segar seringkali dipengaruhi oleh musim
Pengaruh karakteristik bahan pangan segar terhadap produk olahan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas dan karakteristik produk olahan yang dihasilkan antara lain
- cita rasa, rasa produk olahan akan sangat dipengaruhi oleh rasa bahan baku yang segar yang digunakan
- tekstur, tekstur bahan baku segar akan menentukan tekstur produk olahan akhir
-warna, warna bahan baku segar akan memberikan warna alami pada produk olahan
-aroma, aroma bahan baku segar akan memberikan aroma khas pada produk
Pengaruh karakteristik bahan pangan segar terhadap produk pangan olahan:
Kualitas Produk Akhir: Bahan pangan segar berkualitas tinggi menghasilkan produk olahan yang lebih baik, baik dari segi rasa, tekstur, maupun nutrisi.
Daya Simpan: Produk olahan yang menggunakan bahan segar cenderung memiliki masa simpan yang lebih pendek, yang dapat mempengaruhi strategi pemasaran dan distribusi.
Inovasi Produk: Ketersediaan bahan pangan segar yang beragam mendorong inovasi dalam pengolahan dan pengembangan produk baru.
Penerimaan Konsumen: Produk yang menggunakan bahan segar seringkali lebih diterima oleh konsumen, karena mereka lebih percaya pada kualitas dan manfaat kesehatan.
Keberagaman Rasa: Bahan pangan segar membawa rasa dan aroma alami yang dapat meningkatkan daya tarik produk olahan.
Dengan memahami karakteristik ini, produsen dapat menciptakan produk pangan olahan yang lebih berkualitas dan sesuai dengan selera konsumen.