Nama : Ninda Mawarni
NIM : 230121609638
Asal: Universitas Negeri Malang
Deskripsikan dan berikan pengaplikasiaanya Prinsip-prinsip Multimedia menurut Mayer: Kohorensi, Signaling, Redudancy, Spasial Kontiguity, Temporal Kontiguity, Segmentasi, Modality, Multimedia, dan Personalisasi!
1. Prinsip Kohorensi (Coherence Principle)
- Deskripsi: Pemahaman materi meningkat ketika informasi yang tidak relevan (teks, visual, atau audio) dikeluarkan dari presentasi.
- Pengaplikasian: Hapus musik latar belakang yang mengganggu, ilustrasi dekoratif yang tidak menambah makna, atau teks atau narasi yang bertele-tele. Fokus hanya pada konten inti yang relevan.
2. Prinsip Pensinyalan (Signaling Principle)
- Deskripsi: Pemahaman ditingkatkan ketika ada isyarat visual atau verbal yang menarik perhatian audiens pada informasi yang paling penting.
- Pengaplikasian: Gunakan panah, highlight, bold, atau perubahan warna untuk menunjuk dan menekankan kata kunci, bagian penting dari grafik, atau langkah-langkah dalam animasi.
3. Prinsip Redudansi (Redundancy Principle)
- Deskripsi: Penyajian materi lebih efektif menggunakan animasi dan narasi daripada menggunakan animasi, narasi, dan teks di layar secara bersamaan.
- Pengaplikasian: Jika ada animasi yang dinarasikan (audio), hindari menampilkan teks lengkap narasi yang sama persis di layar. Cukup tampilkan grafis dan narasi (atau teks dan grafis).
4. Prinsip Kedekatan Ruang (Spatial Contiguity Principle)
- Deskripsi: Pemrosesan informasi lebih baik ketika teks dan visual yang terkait ditempatkan berdekatan secara fisik di layar.
- Pengaplikasian: Tempatkan label teks langsung di samping atau menempel pada bagian diagram yang dijelaskan, bukan di daftar terpisah di bagian bawah atau di halaman yang berbeda.
5. Prinsip Kedekatan Waktu (Temporal Contiguity Principle)
- Deskripsi: Pemahaman meningkat ketika narasi (audio) dan visual yang terkait disajikan pada saat yang bersamaan (simultan) daripada secara berurutan.
- Pengaplikasian: Pastikan narasi (audio) tentang suatu proses atau bagian tertentu dari animasi muncul tepat saat gambar atau animasi tersebut sedang ditampilkan.
6. Prinsip Segmentasi (Segmenting Principle)
- Deskripsi: Proses belajar difasilitasi ketika materi multimedia yang panjang dipecah menjadi segmen-segmen kecil yang kecepatannya dapat dikontrol oleh pengguna.
- Pengaplikasian: Bagi video pelajaran menjadi bab-bab pendek atau tambahkan tombol 'Next' di antara slide materi yang padat, memberikan kendali kepada pengguna untuk maju ketika mereka siap.
7. Prinsip Modalitas (Modality Principle)
- Deskripsi: Materi dipahami lebih baik dari visual yang dinarasikan (audio) daripada visual yang disertai teks di layar.
- Pengaplikasian: Daripada menggunakan teks panjang di layar untuk menjelaskan diagram, gunakan narasi suara (audio) untuk menjelaskan diagram tersebut. Ini membantu membagi beban pemrosesan kognitif.
8. Prinsip Multimedia (Multimedia Principle)
- Deskripsi: Prinsip dasar bahwa penyajian materi menggunakan kata-kata dan gambar menghasilkan pembelajaran yang lebih baik daripada hanya kata-kata saja.
- Pengaplikasian: Untuk menjelaskan konsep, gunakan kombinasi teks, gambar (diagram) atau animasi, bukan hanya teks deskriptif panjang.
9. Prinsip Personalisasi (Personalization Principle)
- Deskripsi: Penyajian materi dengan gaya percakapan (conversational) lebih efektif dalam meningkatkan proses belajar dibandingkan dengan gaya yang terlalu formal.
- Pengaplikasian: Gunakan kata sapaan "Anda" atau "Kita" dan nada bicara yang lebih santai (seperti layaknya tutor) dalam narasi atau teks penjelasan, bukan bahasa yang sangat kaku dan formal.