Nama: Wardatul Mahsufah
Nim: 230121600736
Prinsip-Prinsip Multimedia Menurut Mayer dan Penerapannya
- Prinsip Kohorensi (Coherence Principle)
- Deskripsi: Pembelajaran lebih efektif jika hanya memuat informasi yang relevan dengan materi. Informasi tambahan seperti musik atau gambar dekoratif justru mengganggu fokus siswa.
- Penerapan: Saat membuat video pembelajaran, tampilkan elemen penting saja tanpa efek atau gambar yang tidak berhubungan.
- Deskripsi: Gunakan tanda visual atau verbal untuk menyoroti informasi utama agar siswa mudah memahami poin penting.
- Penerapan: Tambahkan panah, warna, atau garis bawah pada bagian penting dalam slide atau video.
- Deskripsi: Jangan menampilkan teks panjang yang sama dengan narasi audio karena bisa membebani perhatian siswa.
- Penerapan: Gunakan poin-poin singkat di layar sementara penjelasan dijelaskan melalui suara.
- Deskripsi: Teks dan gambar yang saling berkaitan harus diletakkan berdekatan agar mudah dipahami.
- Penerapan: Label pada diagram ditempatkan di dekat bagian gambar yang dijelaskan.
- Deskripsi: Narasi dan gambar sebaiknya muncul bersamaan, bukan bergantian.
- Penerapan: Saat menjelaskan proses atau bagian tubuh, tampilkan gambar dan narasi secara bersamaan.
- Deskripsi: Materi pembelajaran dibagi dalam segmen kecil agar lebih mudah dipahami siswa.
- Penerapan: Video pembelajaran dipecah menjadi bagian pengantar, contoh, dan latihan.
- Deskripsi: Gambar sebaiknya dijelaskan melalui narasi audio, bukan teks panjang.
- Penerapan: Dalam animasi, gunakan suara narator untuk menjelaskan isi gambar.
- Deskripsi: Pembelajaran lebih efektif jika menggabungkan teks dan gambar dibandingkan hanya teks saja.
- Penerapan: Gunakan ilustrasi, diagram, atau gambar pendukung pada materi pembelajaran.
- Deskripsi: Gunakan bahasa yang bersifat percakapan agar siswa merasa lebih dekat dan termotivasi belajar.
- Penerapan: Gunakan kalimat seperti “Ayo kita pelajari bersama!” untuk menciptakan suasana belajar yang interaktif.