Global searching is not enabled.
Skip to main content
Forum

Diskusi 3

Discuss Pertemuan ke 3

Discuss Pertemuan ke 3

by ABIZAR AMARULLAH - Number of replies: 0

A. Analisis Media

Contoh media: Video edukasi “Siklus Air untuk Anak SD” (YouTube Channel: Ruang Edukasi Anak)

Analisis kesesuaian dengan prinsip CTML

Video ini menjelaskan proses siklus air (penguapan, kondensasi, hujan, dan aliran air).
Media ini sudah cukup sesuai dengan prinsip CTML, karena:

  • Menggunakan dual channel (narasi audio + animasi visual).

  • Menggunakan segmentation: setiap tahap siklus air dijelaskan satu per satu.

  • Namun, kurang signaling, karena tidak ada penekanan visual (misalnya warna berbeda atau tanda panah) saat istilah penting disebut.

Identifikasi beban kognitif

Jenis Beban KognitifContoh dalam MediaAnalisis
Essential Processing Menjelaskan konsep “penguapan” dan “kondensasi” Penting untuk memahami inti materi
Extraneous Processing Latar belakang animasi bergerak berlebihan Dapat mengganggu fokus siswa
Generative Processing Narasi mengajak berpikir “apa yang terjadi jika tidak ada hujan?” Mendorong siswa berpikir mendalam dan menghubungkan konsep

B. Desain Aplikasi Prinsip CTML

Contoh: Slide Infografis

Judul: Siklus Air

Isi slide (visual)

  • Gambar siklus air (panah menunjukkan penguapan → kondensasi → hujan → aliran air).

  • Teks singkat di tiap tahap.

  • Kata kunci diberi warna kuning dan garis bawah.

  • Terdapat ikon matahari dan awan bergerak sederhana.

🧠 Prinsip Mayer yang diterapkan:

  1. Dual Channel – Informasi disampaikan melalui gambar (visual) dan teks singkat (verbal) sehingga otak memproses lewat dua saluran berbeda.

  2. Signaling – Penekanan kata penting (“Penguapan”, “Kondensasi”) dengan warna cerah membantu siswa memusatkan perhatian pada konsep utama.

  3. Desain infografis ini mencerminkan prinsip CTML karena menggabungkan visual dan teks untuk mengurangi beban kognitif serta memperkuat pemahaman. Penggunaan dual channel membantu siswa memproses informasi melalui mata dan telinga secara bersamaan, sementara signaling membantu mengarahkan perhatian pada konsep kunci tanpa terganggu elemen lain. Dengan cara ini, pembelajaran menjadi lebih fokus, efisien, dan mudah diingat.