LMS-SPADA INDONESIA
Pada bab pertama modul ini, akan disampaikan hal-hal mendasar terkait modul. Penjelasan meliputi latar belakang penyusunan modul, capaian pembelajaran, ragam bentuk dan modul dan target pembaca, pengetahuan mendasar, dan seterusnya. Penjelasan tersebut disampaikan pada awal bab, agar pembaca atau pengguna modul digital ini dapat benar-benar memaksimalkan fitur atau fungsi pada modul ini. Dengan demikian, eksistensi dan aktualisasi modul digital ini dapat lebih terasa.
Hal-hal akan dipelajari pada Bab ini:
Mata kuliah ini menjelaskan tentang konsep dan definisi dari basis data, mulai dari komponen penyusun basis data, arsitektur dan perancangan basis data dengan menggunakan pendekatan model relasional ( entity relationship diagram). Selain itu dibahas tentang konsep mapping antara model konseptual kedalam model fisik basis data. Selanjutnya dikenalkan konsep normalisasi basis data sebagai bagian dari metode pengujian kualitas rancangan basis data. Setelah itu dipelajari konsep pengolahan basis data dengan pendekatan notasi aljabar relasional yang diperkuat dengan pengenalan konsep dan impelementasi penggunaan bahasa query (SQL) melalui DDL dan DML. Selain pengembangan basis data dengan konsep relasional mata kuliah ini membahan perkembangan teknologi basis data dengan konsep data base noSQL
Mata kuliah ini menjelaskan tentang konsep dan definisi dari basis data, mulai dari komponen penyusun basis data, arsitektur dan perancangan basis data dengan menggunakan pendekatan model relasional ( entity relationship diagram). Selain itu dibahas tentang konsep mapping antara model konseptual kedalam model fisik basis data. Selanjutnya dikenalkan konsep normalisasi basis data sebagai bagian dari metode pengujian kualitas rancangan basis data. Setelah itu dipelajari konsep pengolahan basis data dengan pendekatan notasi aljabar relasional yang diperkuat dengan pengenalan konsep dan impelementasi penggunaan bahasa query (SQL) melalui DDL dan DML. Selain pengembangan basis data dengan konsep relasional mata kuliah ini membahan perkembangan teknologi basis data dengan konsep data base noSQL
Selamat datang di minggu pertama perkuliahan Basis Data! Pada sesi ini, kita akan memulai perjalanan untuk memahami fondasi dari dunia data. Anda akan belajar menjawab pertanyaan mendasar seperti: Apa itu data? Apa bedanya dengan informasi? Dan mengapa kita memerlukan sebuah "basis data" untuk mengelolanya? Di akhir minggu ini, Anda diharapkan mampu menjelaskan konsep dasar basis data dan perannya yang krusial dalam teknologi informasi saat ini.
Indikator Penilaian
Di chapter ini, akan dibahas cara mengubah kebutuhan bisnis atau sebuah studi kasus menjadi sebuah rancangan data yang logis dan sistematis. Kita akan membahas:
Conceptual Data Model (CDM): Bagaimana cara menangkap entitas-entitas utama dan hubungan antar entitas dari sebuah masalah. Ini adalah langkah awal untuk memvisualisasikan data tanpa terikat teknologi apapun.
Physical Data Model (PDM): Bagaimana mentransformasikan model konseptual menjadi model fisik yang siap diimplementasikan ke dalam sistem manajemen basis data (DBMS) pilihan Anda. Di sini kita akan berbicara tentang tabel, kolom, tipe data, primary key, dan foreign key.
Studi Kasus Praktis: Anda akan diajak untuk membedah sebuah kasus nyata dan merancang model datanya dari nol hingga siap diimplementasikan.
Pada akhir chapter ini, Anda diharapkan mampu merancang model data (CDM & PDM) yang solid untuk berbagai kebutuhan aplikasi, menjadi bekal penting Anda sebagai seorang profesional di bidang informatika.
Indikator PenilaianPada Video ini membahas data model dalam sistem basis data dan membahas pemodelan dengan satu konsep data model yaitu data model relasional
Anda akan belajar bagaimana menerjemahkan kebutuhan bisnis yang sering kali kompleks menjadi sebuah diagram ERD (Entity-Relationship Diagram) yang terstruktur dan mudah dipahami. Ini adalah keterampilan fundamental yang wajib dimiliki oleh setiap calon database designer, developer, dan data analyst.
Apa yang akan Anda Pelajari?
Analisis Kebutuhan: Menguraikan narasi studi kasus untuk menemukan proses bisnis inti dan data yang terlibat.
Identifikasi Entitas & Atribut: Menentukan "objek" utama (seperti Pelanggan, Produk, Pesanan) dan "karakteristik" yang melekat padanya.
Menentukan Relasi & Kardinalitas: Memetakan bagaimana setiap entitas saling terhubung (misalnya, satu pelanggan bisa memiliki banyak pesanan).
Pembuatan ERD: Menggambarkan keseluruhan model data secara visual menggunakan notasi standar.
Indikator Penilaian
Video ini membahas perancangan data model dengan konsep relasional berdasarkan suatu studi kasus
Setelah rancangan data "normal" secara logis, kita akan menerjemahkannya ke dalam blueprint fisik melalui Physical Data Model (PDM). PDM adalah representasi akhir dari bagaimana database Anda akan benar-benar dibuat di dalam sistem (seperti MySQL, PostgreSQL, dll.). Di sini, kita akan membahas detail teknis seperti:
Pemilihan tipe data yang paling efisien (VARCHAR, INT, DATE, dll.).
Penentuan Primary Key dan Foreign Key untuk membangun relasi antar tabel.
Penerapan constraints (aturan) seperti NOT NULL atau UNIQUE untuk menjaga integritas dan keakuratan data.
Tujuan Pembelajaran:
Setelah menyelesaikan chapter ini, Anda diharapkan mampu:
Menjelaskan tujuan utama dan manfaat dari proses normalisasi.
Menerapkan teknik normalisasi pada sebuah studi kasus hingga mencapai Bentuk Normal Ketiga (3NF).
Membedakan secara jelas antara model data konseptual/logis dengan model data fisik (PDM).
Merancang sebuah Physical Data Model (PDM) yang siap diimplementasikan dari sebuah model logis.
Menentukan properti teknis pada PDM, termasuk tipe data, kunci, indeks, dan constraints secara tepat.
Dalam video ini akan dibahas proses pemetaan dari desain basis data relasional menjadi conseptual data model (CDM) dan Physical data model (PDM)
Indikator Penilaian
Indikator Penilaian
Materi ini membahas perintah-perintah dasar dalam pembuatan Query dalam SQL
Indikator Penilaian
Indikator Penilaian
Tujuan Pembelajaran:
Setelah menyelesaikan chapter ini, Anda akan mampu menerapkan berbagai aspek fundamental dalam manajemen database.
Video dan materi ini membahas peran database administrator (DBA) dan simulasi perintah2 dalam administrasi database
Dalam pengembangan aplikasi modern, sering dihadapkan pada pilihan penting: haruskah menggunakan database relasional (SQL) yang kokoh dan terstruktur, atau beralih ke database NoSQL yang fleksibel dan dapat diskalakan secara masif? Keputusan ini adalah salah satu fondasi arsitektur yang akan sangat memengaruhi kinerja, kecepatan pengembangan, dan kemampuan aplikasi untuk tumbuh di masa depan.
Dalam chapter ini, akan menjelajahi dua "dunia" database ini secara berdampingan. Kita akan membedah perbedaan fundamental keduanya, mulai dari cara mereka menyimpan data, aturan skema, hingga pendekatan mereka terhadap konsistensi dan skalabilitas data.
Setelah menyelesaikan chapter ini, Anda diharapkan mampu membedakan konsep database NoSQL dengan relasional database. Secara spesifik, Anda akan dapat:
Menjelaskan karakteristik inti, kelebihan, dan kekurangan dari database relasional (SQL).
Mengidentifikasi empat tipe utama database NoSQL (Document, Key-Value, Column-Family, dan Graph).
Menganalisis perbedaan mendasar dalam hal model data, skema, skalabilitas (vertikal vs. horizontal), dan model konsistensi (ACID vs. BASE).
Menentukan jenis database mana yang lebih cocok untuk berbagai skenario aplikasi, seperti sistem perbankan, media sosial, atau katalog e-commerce.
Tujuan Pembelajaran:
Setelah menyelesaikan chapter ini, Anda diharapkan mampu mensimulasikan data model dengan pendekatan NoSQL - document base database. Secara lebih rinci, Anda akan dapat:
Mengidentifikasi query pattern (pola akses data) sebagai dasar utama dalam merancang model dokumen.
Menentukan kapan harus menggunakan teknik Embedding (menyematkan data) versus Referencing (menghubungkan data) untuk merepresentasikan relasi antar data.
Merancang dan menggambarkan struktur dokumen (dalam format JSON) untuk sebuah studi kasus spesifik.
Menjelaskan keuntungan dari desain model yang Anda buat dalam hal performa dan kemudahan pengembangan.
Dalam chapter ini, Anda akan belajar bagaimana merancang dan memanipulasi data menggunakan pasangan kunci dan nilai yang sederhana namun sangat efektif. Pendekatan ini merupakan tulang punggung dari banyak teknologi modern, seperti sistem caching super cepat, manajemen sesi pengguna pada situs web besar, dan papan peringkat (leaderboards) dalam game online.
Melalui sebuah studi kasus yang terpandu, Anda akan mensimulasikan cara kerja model ini dari awal hingga akhir, memberi Anda pengalaman praktis dalam "berpikir" ala NoSQL.
Tujuan Pembelajaran:
Setelah menyelesaikan chapter ini, Anda diharapkan mampu mensimulasikan data model dengan pendekatan NoSQL key-value database. Secara spesifik, Anda akan dapat:
Merancang strategi penamaan key (kunci) yang efektif untuk memastikan data dapat diakses dengan cepat dan unik.
Menentukan struktur value (nilai) yang paling tepat untuk menyimpan data, termasuk penggunaan format JSON untuk data yang lebih kompleks.
Mensimulasikan operasi data fundamental (CRUD): Create (SET), Read (GET), Update (SET), dan Delete (DEL) pada model key-value.
Menerapkan konsep pemodelan key-value untuk menyelesaikan sebuah studi kasus spesifik.
Dalam chapter ini, kita akan beralih dari "apa itu NoSQL" ke "bagaimana NoSQL digunakan di industri". Kita akan membedah studi kasus nyata dari berbagai perusahaan teknologi terkemuka untuk memahami alasan teknis dan bisnis di balik pemilihan database NoSQL mereka. Anda akan melihat secara langsung bagaimana setiap model data NoSQL—Document, Key-Value, Column-Family, dan Graph—menjawab tantangan spesifik yang tidak dapat ditangani secara efisien oleh database relasional.
Tujuan Pembelajaran:
Setelah menyelesaikan chapter ini, Anda akan mampu:
Mengidentifikasi model database NoSQL yang paling sesuai untuk berbagai skenario aplikasi dunia nyata.
Menganalisis arsitektur data di balik layanan populer seperti e-commerce, media sosial, dan platform streaming.
Menjelaskan trade-off (pertukaran) antara konsistensi, ketersediaan, dan performa dalam konteks studi kasus yang dibahas.
Merancang skema data NoSQL dasar untuk sebuah kasus penggunaan yang diberikan.
Pada sesi ini akan Mahasiswa mampu mengunakan RDBMS untuk membuat sistem basis data sederhana
Indikator Penilaian
Pada sesi ini akan Ujian Akhir Semester (UAS)