Nama : Dava Fayrano Morey Widiama
NIM : 230121603964
Asal : Universitas Negeri Malang
PERTANYAAN
Deskripsikan dan berikan pengaplikasiaanya Prinsip-prinsip Multimedia menurut Mayer: Kohorensi, Signaling, Redudancy, Spasial Kontiguity, Temporal Kontiguity, Segmentasi, Modality, Multimedia, dan Personalisasi!
JAWABAN
1. Prinsip Koherensi (Coherence Principle)
- Deskripsi: Menghapus materi yang tidak relevanm. Pebelajar belajar lebih baik ketika kata-kata, gambar, dan suara yang berlebihan atau tidak perlu dihilangkan dari media presentasi.
- Pengaplikasian:
- Video Pembelajaran: Hindari menambahkan musik latar yang tidak ada hubungannya dengan materi.
- Slide Presentasi: Jangan memasukkan gambar dekoratif (clip art) atau teks yang tidak mendukung tujuan pembelajaran utama.
2. Prinsip Pensinyalan (Signaling Principle)
- Deskripsi: Menarik perhatian pebelajar pada informasi penting. Pebelajar belajar lebih baik ketika ada isyarat atau penekanan yang menyoroti bagian penting dari materi yang disajikan.
- Pengaplikasian:
- Animasi/Grafik: Gunakan panah, sorotan warna (highlight), atau garis tebal untuk mengarahkan mata pebelajar ke bagian grafik yang sedang dibahas narasi.
- Teks: Gunakan huruf tebal atau italic untuk istilah kunci atau ringkasan poin penting.
3. Prinsip Redundansi (Redundancy Principle)
- Deskripsi: Menghindari informasii verbal berlebihan. Pebelajar belajar lebih baik dari gambar dan narasi, daripada dari gambar, narasi, dan teks yang sama di layar secara bersamaan (karena membebani saluran visual).
- Pengaplikasian: Saat membuat Video Naratif: Jika sudah memiliki animasi dan narasi yang menjelaskan, jangan tampilkan teks lengkap narasi di layar. Cukup tampilkan kata kunci atau judul bagian.
4. Prinsip Kedekatan Ruang (Spatial Contiguity Principle)
- Deskripsi: Meletakkan teks dan visual yang relevan secara berdekatan. Pebelajar belajar lebih baik ketika kata-kata dan gambar yang terkait disajikan berdekatan secara fisik (spasial) di layar.
- Pengaplikasian: Diagram: Letakkan label teks tepat di samping atau menempel pada bagian diagram yang dijelaskannya. Jangan meletakkan diagram di satu sisi dan daftar label penjelasnya di sisi lain layar atau slide.
5. Prinsip Kedekatan Waktu (Temporal Contiguity Principle)
- Deskripsi: Menyajikan teks/narasi dan visual secara simultan. Pebelajar belajar lebih baik ketika kata-kata dan gambar yang terkait disajikan secara berdekatan dalam waktu (temporal), atau pada saat yang sama.
- Pengaplikasian: Animasi Proses: Pastikan narasi yang menjelaskan tahapan proses muncul tepat saat animasi tahapan tersebut sedang bergerak, bukan sebelum atau setelahnya. Sinkronisasi audio dan visual harus ketat.
6. Prinsip Segmentasi (Segmenting Principle)
- Deskripsi: Membagi materi panjang menjadi segmen yang lebih kecil dan terkontrol. Pebelajar belajar lebih baik ketika materi disajikan dalam potongan-potongan kecil yang dapat mereka kontrol kecepatannya.
- Pengaplikasian:
- Modul E-learning: Berikan tombol "Lanjut" atau kontrol kecepatan (play/pause) setelah setiap sub-topik atau segmen utama.
- Video Panjang: Bagi video menjadi beberapa bab sehingga pebelajar dapat meninjau dan mengontrol bagian mana yang ingin dipelajari.
7. Prinsip Modalitas (Modality Principle)
- Deskripsi: Menggunakan saluran audio untuk teks. Pebelajar belajar lebih baik dari grafik dan narasi (suara), daripada grafik dan teks di layar (tulisan).
- Pengaplikasian: Presentasi Kompleks: Gunakan narasi untuk menjelaskan langkah-langkah dalam diagram alir atau grafik. Kurangi teks panjang di layar (misalnya, poin-poin panjang).
8. Prinsip Multimedia (Multimedia Principle)
- Deskripsi: Menggabungkana dua saluran. Pebelajar belajar lebih baik dari kata-kata (teks atau narasi) dan gambar, daripada hanya kata-kata saja. Ini adalah fondasi dari seluruh teori Mayer.
- Pengaplikasian: Dokumen Instruksional: Selalu sertakan ilustrasi, grafik, atau foto yang relevan untuk setiap konsep penting yang dijelaskan.
10. Prinsip Personalisasi (Personalization Principle)
- Deskripsi: Menggunakan gaya bahasa informal dan percakapan. Pebelajar belajar lebih baik ketika presentasi disampaikan dalam gaya percakapan yang ramah (personal) daripada gaya yang sangat formal atau "seperti buku teks."
- Pengaplikasian: Narasi Video: Gunakan kata ganti orang pertama dan kedua seperti "Anda," "kita," dan "saya."