Global searching is not enabled.
Skip to main content
Forum

Diskusi 4

Tugas Pertemuan 4 - 12 Prinsip Mayer

Tugas Pertemuan 4 - 12 Prinsip Mayer

by OLIVIA NOVENA WIDYAPUTRI - Number of replies: 0

Nama: Olivia Novena W

NIM: 230121601212

Asal Universitas: Universitas Negeri Malang (UM)

Tugas Pertemuan 4 Pendidikan Multimedia

Dalam Teori Kognitif Multimedia Pembelajaran, Richard E Mayer memaparkan 12 prinsip multimedia pembelajaran

  1. Prinsip Multimedia → menurut prinsip ini, pebelajar dapat belajar dan memahami materi lebih baik ketika teks dan gambar disajikan bersamaan daripada teks saja.
    Implementasi ⇒ Menyajikan materi pembelajaran dengan menggunakan animasi yang interaktif untuk menggambarkan konsep-konsep abstrak, seperti cara kerja mesin atau proses kimia
  2. Prinsip Modalitas → dalam prinsip ini, pebelajar dapat belajar dan memahami materi ketika animasi/gambar disampaikan secara langsung menggunakan narasi/kata kata langsung daripada dituliskan dan ditampilkan.
    Implementasi ⇒ Membuat video dengan narasi yang menjelaskan konten visual, seperti grafik atau animasi, untuk membantu siswa memahami konsep-konsep yang kompleks
  3. Prinsip Redudansi → dalam prinsip ini pebelajar dapat belajar dan memahami materi lebih baik ketika teks dan narasi tidak ditampilkan secara bersamaan.
    Implementasi ⇒Membuat video yang hanya memiliki narasi dan gambar, tanpa teks tambahan, untuk memudahkan siswa memahami materi
  4. Prinsip Kesinambungan Spasial → dalam prinsip ini pebelajar dapat belajar dan memahami lebih baik ketika teks dan gambar/animasi disajikan dalam waktu yang berdekatan.
    Implementasi ⇒Membuat slide presentasi dengan teks dan gambar yang saling terkait, sehingga siswa tidak perlu mencari informasi secara terpisah
  5. Prinsip Kesinambungan Waktu → dalam prinsip ini pebelajar dapat belajar dan memahami lebih baik ketika teks dan gambar/animasi ditampilkan secara simultan.
    Implementasi ⇒Membuat video yang menampilkan narasi dan gambar secara bersamaan untuk menjelaskan konsep-konsep yang kompleks
  6. Prinsip Koherensi → dalam prinsip ini pebelajar dapat belajar dan memahami lebih baik ketika yang disajikan adalah narasi, suara, gambar, maupun video yang relevan dengan materi. Maka dari itu, hindarilah narasi, suara, gambar, maupun video yang tidak penting dan tidak relevan dengan materi.
    Implementasi ⇒Membuat materi pembelajaran yang ringkas dan fokus pada konten yang penting, sehingga siswa dapat belajar lebih banyak dan lebih dalam
  7. Prinsip Sinyalisasi → dalam prinsip ini, pebelajar dapat belajar dan memahami materi lebih baik ketika dalam presentasi terdapat kata atau suara yang menjadi penekanan pada informasi-informasi yang penting.
    Implementasi ⇒ Membuat video yang memiliki isyarat visual seperti tanda bintang atau garis bawah untuk menunjukkan informasi penting, sehingga siswa dapat dengan mudah mengidentifikasi informasi yang paling relevan
  8. Prinsip Segmentasi → dalam prinsip ini, pebelajar dapat belajar dan memahami materi jika terdapat pembagian atau segmentasi pada pemaparan materi.
    Implementasi ⇒Membuat pelajaran yang disajikan secara terpisah melalui menu dan submenu, sehingga siswa dapat belajar secara bertahap dan tidak terbebani oleh informasi yang terlalu banyak
  9. Prinsip Pre-training → dalam prinsip ini, pebelajar dapat belajar dan memahami materi lebih baik ketika diberikan informasi awal konsep utama sebelum materi diberikan.
    Implementasi ⇒Membuat video yang menjelaskan istilah-istilah kunci sebelum menjelaskan konsep-konsep yang lebih kompleks, sehingga siswa memiliki dasar yang kuat untuk memahami konten selanjutnya
  10. Prinsip Personalisasi → dalam prinsip ini, pebelajar dapat belajar dan memahami materi jika dapat disesuaikan dengan prefensi gaya belajar tiap individu. Selain itu, Lebih baik teks disajikan dengan gaya bahasa yang komunikatif agar tidak membosankan.
    Implementasi ⇒membuat video dengan narasi yang ramah dan bahasa sehari-hari untuk menarik perhatian siswa dan membuat mereka lebih nyaman belajar
  11. Prinsip Suara → dalam prinsip ini, pebelajar dapat belajar dan memahami materi jika suara narasi yang digunakan adalah suara manusia bukan digenatikan oleh suara dari mesin
    Implementasi ⇒ saat menjelaskan proses sejarah, gunakan suara manusia yang jelas dan ekspresif untuk menarik perhatian siswa.
  12. Prinsip Gambar → dalam prinsip ini, pebelajar dapat belajar dan memahami materi jika menghilangkan gambar yang tidak relevan seperti gambar narator.
    Implementasi ⇒ gambar hutan hujan yang jelas menunjukkan flora dan fauna yang relevan dengan materi.