LMS-SPADA INDONESIA
Revolusi Industri 4.0 tidak hanya mempengaruhi pasar tenaga kerja ataupun perilaku produsen dan konsumen saja tetapi secara keseluruhan mempengaruhi kehidupan sosial dan ekonomi. Untuk menghadapinya, masyarakat harus berkembang secara komprehensif dan melihat dari berbagai sisi bagaimana teknologi dapat mempengaruhi kehidupan baik ekonomi, sosial, budaya serta lingkungan hidup sehingga dapat membentuk tatanan hidup yang baru. Di samping itu, pemerintah harus berpikir secara sistematis dan strategis akan adanya transformasi teknologi. Revolusi Industri 4.0 hadir untuk memberikan manfaat dan membuka peluang yang luas bagi siapapun untuk maju. Dalam perkembangan Revolusi Industri 4.0 yang terjadi saat ini tidak terlepas dari pengelolaan sistem informasi manajemen. Kehadiran sistem informasi manajemen pada suatu organisasi membuat organisasi menjadi lebih efisien dan kompetitif, dengan cara menggunakan teknologi digital dalam proses bisnis, hubungan dengan pelanggan, supplier, dan karyawan.
Mata kuliah Pengenalan Basis Data dan Sistem Informasi akan memberikan dasar pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan premis tersebut. Pada mata kuliah ini, mahasiswa akan mempelajari teori sistem informasi, berbagai jenis sistem informasi, e-business dan e-commerce, keamanan informasi, pengenalan basis data, model data relasional, dan structured query language (SQL). Di samping teori, mahasiswa juga akan mempelajari praktik membuat basis data, membuat antarmuka pengguna basis data, dan membuat laporan basis data. Di akhir sesi kuliah, mahasiswa diharapkan mampu bekerjasama dalam tim mengembangkan sistem informasi sederhana berdasarkan kasus dunia nyata di bidang keahliannya.
Mata Kuliah Akuntansi Syariah ini memberikan gambaran transaksi berdasarkan dasar hukum syariah, mulai dari pengertian, ruang lingkup, pemikiran akuntansi syariah, kerangka penyusunan laporan keuangan syariah hingga pencatatan ke dalam jurnal dengan menggunakan akad-akad tertentu dalam setiap transaksi. capaian pembelajaran mata kuliah Akuntansi Syariah ini mahasiswa dapat memahami, menjelaskan, dan melakukan pencatatan transaksi ke dalam jurnal yang selanjutnya akan dilanjutkan dalam penyajian laporan keuangan syariah. akad yang digunakan dalam transaksi syariah yang menjadi pembahasan mata kuliah ini adalah Mudharabah, Musyarakah, Murabahah, Salam, Istishna', Ijarah, Qardh, Akad pelengkap lainnya seperti rahn, sharf, kafalah, wakalah, wadiah, jualah, hiwalah, selain itu juga Zakat dan Wakaf
Deskripsi Mata Kuliah
Setelah mengikuti kuliah Analisis Deret Waktu mahasiswa mampu membuat peramalan (forecasting) data deret waktu secara tepat dan akurat. Mata kuliah ini diawali dengan pembahasan konsep dasar deret waktu yang meliputi karakteristik data deret waktu, jenis-jenis data deret waktu, tujuan analisis deret waktu, dan domain deret waktu. Materi selanjutnya adalah eksplorasi data deret waktu yang meliputi plot data, dekomposisi klasik, dan transformasi data. Kemudian materi tentang proses stasioner yang meliputi konsep proses stasioner, pengertian fungsi autokovarians, fungsi autokorelasi, fungsi autokovarians empiris, fungsi autokorelasi empiris, dan proses linear. Selanjutnya model-model deret waktu stasioner seperti model autoregresif (AR), model rata-rata bergerak (MA), dan model rata-rata bergerak autoregresif (ARMA) dibahas secara mendalam. Selanjutnya pembahasan tentang model nonstasioner rata-rata bergerak terintegrasi autoregresif (ARIMA). Setelah materi ARIMA dilanjutkan materi tentang ARIMA musiman atau SARIMA. Materi selanjutnya adalah pembahasan tentang spesifikasi model, estimasi model, diagnostik model, dan peramalan dibahas secara rinci dan mendalam. Bagian akhir membahas konsep volatilitas dan model deret waktu heteroskedastik yang relevan dengan contoh aplikasi pada bidang finansial. Bagian ini juga membahas spesifikasi model, diagnostik model, dan peramalan model heteroskedastik.
Capaian Pembelajaran
Capaian pembelajaran lulusan (CPL)
program studi yang dibebankan pada mata kuliah ini:
Rumusan Sikap (S)
Keterampilan Umum (KU)
Kemampuan Kerja (KK)
Penguasaan Pengetahuan (PP)
Menguasai konsep teoretis matematika meliputi logika matematika, matematika diskret, aljabar, analisis dan geometri, serta teori peluang dan statistika (PP1);Capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK)
Materi Pembelajaran/Pokok Bahasan
Materi Pembelajaran/Pokok Bahasan
Hai
semua, perkenalkan saya Audry Leiwakabessy, dosen pada Jurusan
Akuntansi Politeknik Negeri Ambon yang mengampu mata kuliah Auditing I.
Mulai tahun ini mata kuliah Auditing I sudah dapat diakses di Learning
Management System (LMS) SPADA untuk materi terbuka. Materi ajar yang sekarang saya sampaikan adalah konsep Auditing dan Profesi Akuntan Publik yang merupakan ilmu yang berfungi untuk meningkatkan reliabilitas
dan suatu informasi yang ada dalam suatu laporan keuangan. Capaian
yang diharapkan pada materi ini adalah peserta
didik mampu memahami dan menjelaskan definisi Auditing, jenis-jenis audit dan tipe Auditor, sersi manajemen, Standar Auditing, Profesi
Akuntan Publik, hierarki kantor akuntan publik, serta kode etik profesi Akuntan
Publik.
Proses
pembelajaran materi terbuka “Konsep Auditing dan Profesi Akuntan Publik”
meliputi merancang tutorial, dan peta program untuk pengembangan paket e-learning.
Rancangan pembelajaran disusun dengan memperhatikan interaksi antara
media, metode, materi, waktu, dan sistem penyampaian serta memuat penjelasan
tentang belajar mandiri, belajar terbimbing, dituangkan dalam bentuk rancangan
materi ajar mata kuliah.
Mata kuliah Bahasa Indonesia ditujukan untuk seluruh mahasiswa program studi berbasis Bahasa Indonesia, yaitu Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia yang berasal dari Perguruan Tinggi Mitra di seluruh Indonesia. Mata kuliah Bahasa Indonesia adalah matakuliah wajib Prodi Pendidikan Bahasa dan Sasra Indonesia yang memiliki beban 2 SKS. Proyeksi perguruan tinggi mitra tersebut berjumlah lima universitas dengan latar belakang yang variatif. Kekhasan latar belakang tersebut menjadi motif proyeksi mitra strategis, seperti; latar belakang kerja sama yang terjalin, potensi ketercapaian Indikator Kinerja Utama (IKU), potensi dan kapasitas mahasiswa.
Mata kuliah Bahasa Indonesia akan diajarkan dalam bentuk Daring dengan sistem Blended Learning. Topik-topik yang diajarkan meliputi sejarah Bahasa Indonesia; kedudukan Bahasa Indonesia, fungsi Bahasa Indonesia dan eksistensi Bahasa Indonesia; hakikat Bahasa Indonesia untuk teks akademik/ karya ilmiah, diksi (kata dan frasa) yang sesuai dengan kaidah; teks akademik dan non akademik; teknik penulisan teks akademik genre makro (resume, esay, makalah, paper); model teks ulasan buku dan artikel jurnal ilmiah; aspek penilaian, formulasi bahasa, dan manfaat teks ulasan buku atau artikel jurnal ilmiah; bentuk plagiasi dan sitasi dalam teks akademik; model teks proposal PKM; formulasi bahasa pada proposal, manfaat proposal, pihak yang diberi proposal, dan hubungan genre pada setiap tahapan proposal PKM; teks proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM); struktur teks pada artikel ilmiah dan media presentasi ilmiah; hubungan genre pada teks artikel llmiah dan media presentasi ilmiah; teks artikel llmiah dan media presentasi ilmiah.
Mata kuliah ini memberikan pemahaman mendalam tentang konsep, desain, implementasi, dan manajemen sistem basis data. Mahasiswa akan mempelajari teori dan praktek yang berkaitan dengan pengelolaan data dalam sebuah sistem basis data, termasuk :
Konsep Dasar Basis Data : Pengenalan tentang apa itu basis data, manfaat, dan perannya dalam sistem informasi.
Model Data: Pembahasan tentang berbagai model data seperti model relasional, model hierarki, dan model jaringan.
Bahasa Query: Penggunaan SQL (Structured Query Language) untuk membuat, mengelola, dan memanipulasi basis data.
Desain Basis Data: Teknik normalisasi untuk memastikan efisiensi dan integritas data, serta perancangan skema basis data
Implementasi dan Pengelolaan: Instalasi dan konfigurasi sistem manajemen basis data (DBMS).
Optimisasi Query: Teknik untuk meningkatkan kinerja query dengan Structure Query Language (SQL)
Melalui kombinasi kuliah teori, diskusi, dan tugas praktis, mahasiswa akan memiliki kemampuan untuk merancang, mengimplementasikan, dan mengelola sistem basis data yang efisien dan efektif
SELAMAT DATANG DI MATA KULIAH BIOLOGI KONSERVASI
Mata kuliah Biologi Konservasi merupakan mata kuliah wajib 2 SKS teori yang diambil pada semester 6 di Universitas Ahmad Dahlan. Mata kuliah ini mempelajari konsep tingkat keanekaragaman hayati, strategi konservasi, keterlibatan multi-stakeholder, dan teknologi pendukung dalam kegiatan monitoring kawasan konservasi dan promosi ekowisata. Mata kuliah ini akan disampaikan pada semester genap dalam 16 pertemuan termasuk ujian tengah semester (UTS) dan ujian akhir semester (UAS). Persyaratan untuk mengikuti perkuliahan ini adalah mahasiswa sudah menyelesaikan mata kuliah dasar ekologi. Mata kuliah ini dilakukan dengan metode flipped class room menggunakan LMS Spada Indonesia dan E-learning UAD mengkombinasikan tatap muka sinkron langsung di kelas dan asinkron secara daring.
CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH
Setelah menempuh mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu:
MATERI YANG DIBERIKAN MELIPUTI
|
Pertemuan ke |
Materi per Minggu |
Capaian Pembelajaran Mingguan (Kompetensi) |
|
Topik Pembelajaran A: Keanekaragaman hayati, ancaman terhadap ekosistem dan status tumbuhan dan satwa liar di dalamnya |
||
|
1 |
Pengantar biologi konservasi dan keanekaragaman hayati Indonesia |
Mampu menjelaskan tingkat keanekaragaman hayati dan contoh keanekaragaman hayati di Indonesia |
|
2 |
Ancaman terhadap ekosistem dan populasi |
Mampu menerangkan penyebab kerusakan dan akibatnya pada ekosistem dan populasi kecil |
|
3 |
Status konservasi flora fauna |
Mampu menyimpulkan status konservasi dari setiap spesies berdasarkan IUCN, CITES dan Permen LHK no.108 tahun 2018 |
|
Topik Pembelajaran B: Strategi konservasi in-situ dan eks-situ |
||
|
4 |
Strategi In-situ |
Mampu mempresentasikan definisi strategi insitu dan contoh penerapannya |
|
5 |
Kawasan konservasi |
Mampu menjelaskan perbedaan kawasan suaka alam dan kawasan pelestarian alam |
|
6 |
Strategi Rencana Aksi Konservasi (SRAK) |
Mampu menerangkan definisi, contoh SRAK dan proses pembentukan SRAK |
|
7 |
Strategi Ek-situ |
Mampu membandingkan antara strategi ek-situ dengan in-situ |
|
8 |
Ujian Tengah Semester |
|
|
Topik Pembelajaran C: Keterlibatan multistakeholders dalam kegiatan konservasi |
||
|
9 |
Multi stakeholders dan perannya |
Mampu menguraikan peran masing-masing stakeholder dalam kegiatan konservasi |
|
10 |
Keterlibatan para pihak di Kawasan Konservasi |
Mampu menggambarkan peran masing-masing stakeholder dalam kasus pembuatan SRAK dan kegiatan konservasi penyu di pantai selatan Yogyakarta |
|
11 |
Pemberdayaan masyarakat |
Mampu menggambarkan peran masyarakat dalam kegiatan konservasi |
|
Topik Pembelajaran D: Peran teknologi dalam upaya monitoring dan promosi ekowisata |
||
|
12 |
Komponen Ekologi bentang alam |
Mampu menjabarkan komponen bentang alam dan aplikasinya di kawasan konservasi |
|
13 |
Desain kawasan konservasi |
Mampu menganalisis bentuk patch kawasan konservasi dan ancamannya |
|
14 |
Teknologi monitoring kawasan konservasi |
Mampu menerangkan berbagai teknologi pendukung seperti drone, penginderaan jauh, camera trap dalam memonitoring kawasan konservasi |
|
15 |
Promosi ekowisata |
Mampu menjelaskan berbagai bentuk promosi wisata alam yang berkelanjutan |
|
16 |
Ujian Akhir Semester |
|
|
*studi kasus akan diinputkan dalam setiap pertemuan |
||
METODE PERKULIAHAN
Selama mengikuti perkuliahan ini, dosen akan menggunakan metode flipped classroom dimana perkuliahan akan berlangsung secara student-centered learning. Dosen akan memberikan materi seminggu sebelumnya dan mahasiswa akan diarahkan untuk mengerjakan beberapa soal pengayaan sebagai bahan persiapan diskusi pada minggu depan. Mahasiswa diwajibkan aktif selama mengikuti jalannya diskusi dan akan mendapatkan nilai keaktifan bagi mahasiswa yang berpartisipasi selama perkuliahan.

SISTEM PENILAIAN
Bobot penilaian ditentukan oleh beberapa komponen penilaian. Sesuai peraturan akademik Universitas Ahmad Dahlan, apabila mahasiswa tidak masuk kuliah selama kurang dari 11 kali (baik dalam tatap muka sinkron maupun asinkron), maka tidak berhak mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS).
|
Aspek Penilaian |
Persentase |
|
Ujian Akhir Semester |
35% |
|
Ujian Tengah Semester |
35% |
|
Tugas |
8% |
|
Kuis |
8% |
|
Keaktifan dan sikap |
14% |
|
Total |
100% |
KRITERIA EVALUASI
Evaluasi berdasar pada penilaian acuan patokan (PAP).
|
KONVERSI NILAI |
Predikat Nilai Huruf |
|
|
Penilaian Acuan Patokan (PAP) |
||
|
Skala 100 |
Skala 4 |
|
|
80,00 – 100,00 |
3,68 – 4,00 |
A |
|
76,25 – 79,99 |
3,34 – 3,67 |
A- |
|
68,75 – 76,24 |
3,01 – 3,33 |
B+ |
|
65,00 – 68,74 |
2,68 – 3,00 |
B |
|
62,50 – 64,99 |
2,34 – 2,67 |
B- |
|
57,50 – 62,49 |
2,01 – 2,33 |
C+ |
|
55,00 – 57,49 |
1,68 – 2,00 |
C |
|
51,25 – 54,99 |
1,34 – 1,67 |
C- |
|
43,75 – 51,24 |
1,01 – 1,33 |
D+ |
|
40,00 – 43,74 |
0,00 – 1,00 |
D |
|
00,00 – 39,99 |
0 |
E |
JENIS TATAP MUKA
Kegiatan perkuliahan Biologi Konservasi dilakukan secara blended learning. Jenis tatap muka pada kegiatan perkuliahan adalah :
PETUNJUK MEMPELAJARI MEDIA PEMBELAJARAN
Media pembelajaran yang disediakan pada setiap perkuliahan meliputi:
Pertama-tama, Anda harus download media pembelajaran no 1, 2 dan 3 pada H-7 sebelum perkuliahan hari-H. Anda sebaiknya membaca handout, menonton video pembelajaran dan mengerjakan Latihan soal dengan tuntas dan benar. Pada Hari-H, perkuliahan akan membahas latihan soal dan diskusi dengan berpusat pada mahasiswa (Student centered learning).
Kegiatan tatap muka juga kadang dilengkapi dengan aktivitas tugas dan kuis khususnya diakhir topik pembelajaran). Tugas dapat merupakan tugas individu atau tugas kelompok, sedangkan kuis adalah tugas individu.
BAHAN AJAR
Handout yang digunakan dalam kuliah Biologi Konservasi akan diunggah seminggu sebelumnya dan menjadi bahan persiapan kuliah di hari H. Silahkan mencetak bahan ajar jika diperlukan.
KOMUNIKASI DOSEN - MAHASISWA DAN ANTAR MAHASISWA
Forum disediakan di bagian terbawah dari setiap tatap muka. Anda dapat menggunakan forum untuk:
· Menjawab pertanyaan atau diskusi
· Menanyakan materi kuliah yang belum dipahami. Pertanyaan ditujukan kepada semua mahasiswa.
· Menjawab pertanyaan mahasiswa lain tentang materi kuliah.
Keaktifan Anda dalam berdiskusi di dalam forum adalah merupakan salah satu komponen penilaian.
REFERENSI
Bahan bacaan berikut digunakan oleh dosen pengampu dalam membuat media pembelajaran. Silahkan untuk menggunakan referensi tambahan sebagai berikut :
1. Indrawan, M., Primack, R.B., Supriatna, J., 2007. Biologi Konservasi (Edisi Revisi). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
2. Murdiyarso, D. 2003. Protokol Kyoto Implikasinya bagi Negara Berkembang. Penerbit Buku Kompas: Jakarta
3. Khakhim, N., Jatmiko, R.H., Nurjani, E., Daryono, B.S. 2014. Perubahan Iklim dan Pemanfaatan SIG di Kawasan Pesisir. Gadjah Mada University Press: Yogyakarta
4. Jurnal-jurnal dalam bidang biologi konservasi
Anjuran
5. Fandeli C., 2014. Bisnis Konservasi, Pendekatan Baru dalam Pengelolaan Sunberdaya Alam dan Lingkungan Hidup. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
6. Fandeli C., Muhammad., 2008. Prinsip-prinsip Dasar Mengkonservasi Lanskap. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Fawzi, N.I., 2016. Penginderaan Jauh Untuk Lingkungan dan Konservasi. Yogyakarta: Penerbit Ombak.
Salam jumpa mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA di manapun Anda berada. Selamat Datang di Mata Kuliah Bioteknologi dengan kode mata kuliah: 3516321526. Mata kuliah ini merupakan program pembelajaran daring kolaboratif antara Universitas ivet dengan Universitas Pancasakti Tegal. Pada mata kuliah ini, Anda akan diajak untuk sama-sama mempelajari materi pokok mulai dari prinsip dan pengembangan bioteknologi dari massa ke massa; sustainable development goals (SDGs); bioteknologi di berbagai bidang kehidupan, antara lain yaitu: farmasi dan kedokteran; pertanian; pangan dan gizi; lingkungan; dan energi; serta masalah-masalah dalam bioteknologi yang berkaitan dengan agama, etika dan sosial budaya. Pada perkuliahan ini anda akan diminta untuk Menyusun sebuah proyek kelompok terkait Bioteknologi yang dikaitkan dengan Sustainable development goals (SDGs). Anda juga akan diajak untuk mempelajari beberapa materi pengayaan yang akan kami tautkan dengan video pembelajaran atau sumber belajar lainnya yang relevan dengan materi konsep esensial yang dibahas pada setiap sesi. Untuk itu, silakan Anda mengikuti setiap aktivitas yang telah kami sediakan. Semoga Anda diberikan kemudahan dan kelancaran dalam mengikuti seluruh rangkaian aktivitas Perkuliahan Daring Kolaboratif ini. Sukses selalu untuk kita semua.
Dengan mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami garis pokok bahasan utama dalam kuliah ini yaitu, pemahaman umum seni musik, jenis dan ragam seni musik, implementasi seni musik di lingkungan PGSD, pengembangan seni musik sebagai media pendidikan.
Dengan mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami garis pokok bahasan utama dalam kuliah ini yaitu, pemahaman umum seni musik, jenis dan ragam seni musik, implementasi seni musik di lingkungan PGSD, pengembangan seni musik sebagai media pendidikan.
Mata kuliah ini bertujuan untuk memperkenalkan sistem ERP dan aktivitas sistem rantai pasok elektronik atau E-SCM. Aktivitas sistem rantai pasok elekronik yang terdiri dari tahap perencanaan, source, make, pengiriman (delivery) dan proses return. Integrasi IT dan E-SCM memiliki peran penting untuk mengubah aktivitas rantai pasokan yang awalnya terpisah menjadi sistem terpadu dan terkoordinasi secara cepat, responsif, fleksibel, efektif dan efisien. Mata kuliah ini membahas prosedur pemodelan dan peningkatan proses e-SCM, transshipment dinamis, e-commerce dan UKM, pengelolaan e-services, jaringan nilai layanan jasa, alat kolaborasi dalam rantai pasokan, e-Procurement dan Aplikasi e-SCM, pemodelan koalisi untuk rantai pasokan, sistem rantai pasokan e-Valvex dan integrasinya dengan sistem ERP, pendekatan umpan balik informasi dan manajemen kinerja. Selain itu, mata kuliah ini memberikan pembahasan beberapa isu yang berkaitan dengan teknologi, standar, manajemen permintaan, manajemen biaya dan sistem rantai pasokan elektronik pada organisasi atau perusahaan.
Melalui mata kuliah ekologi mahasiswa diharapkan dapat menentukan, mengestimasi serta menghitung populasi, aliran energi, siklus materi dalam ekosistem baik di lapangan maupun di laboratorium dengan menggunakan pemodelan dan pendekatan tertentu. Dengan demikian mata kuliah Ekologi memberi manfaat bagi mahasiswa dalam memahami interaksi organisme dengan lingkungan biotik maupun abiotik. Interaksi antara organisme dengan lingkungannya ini menggambarkan tatanan organisme dengan faktor-faktor lingkungannya. Selain itu, mahasiswa dapat merancang dan membelajarkan konsep-konsep ekologi di sekolah, serta mengaplikasikan konsep-konsep ekologi dalam kehidupan sehari-hari.
Selamat datang di perkuliahan Elektronika Digital.
Pada semester ini, kita akan memasuki salah satu bidang fundamental dalam dunia teknik, khususnya Teknik Informatika dan Teknik Elektro, yaitu sistem elektronik yang bekerja berdasarkan logika digital. Elektronika digital merupakan dasar dari perkembangan teknologi modern—mulai dari komputer, mikrokontroler, smartphone, sistem kontrol industri, hingga perangkat IoT yang semakin kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori dasar, tetapi juga mampu menerjemahkannya ke dalam aplikasi nyata. Kita akan mempelajari bagaimana suatu informasi direpresentasikan dalam bentuk bilangan biner, bagaimana rangkaian logika bekerja, serta bagaimana komponen digital seperti gerbang logika, flip-flop, counter, hingga mikrokontroler dibangun dan dioperasikan.
Perkuliahan akan dirancang berbasis proyek sehingga mahasiswa dapat langsung mengimplementasikan konsep yang dipelajari melalui praktik, simulasi, dan perancangan rangkaian digital sederhana. Harapannya, setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa mampu memahami konsep dasar digital dan mengaplikasikannya pada berbagai sistem elektronika dan perangkat cerdas.
Selamat belajar, semoga pengalaman belajar di mata kuliah ini memberikan fondasi kuat bagi pengembangan kemampuan teknis dan kreativitas Anda di bidang teknologi.
Mata kuliah Elektronika Digital memberikan gambaran tentang dasar dasar sistem digital dalam elektronika yang meliputi defenisi sistem digital, gerbang logika, aritmatika biner, komparator, transistor, dan flip-flop .
mata kuliah yang membahas konsep, prinsip, dan aplikasi rangkaian digital yang menjadi dasar dari sistem komputasi modern. Mahasiswa akan mempelajari representasi data dalam bentuk bilangan biner dan sistem bilangan lainnya, logika Boolean, gerbang logika, rangkaian logika kombinasi, rangkaian sekuensial, hingga pengenalan sistem digital yang lebih kompleks.
Selain teori, mata kuliah ini juga menekankan kemampuan praktis melalui kegiatan laboratorium dan proyek berbasis pemecahan masalah. Mahasiswa akan merancang dan mensimulasikan rangkaian digital menggunakan perangkat lunak, IC digital, dan mikrokontroler sederhana. Dengan orientasi pada aplikasi nyata, perkuliahan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan kemampuan untuk memahami, merancang, menganalisis, dan menerapkan sistem digital dalam berbagai bidang seperti kontrol, otomasi, komputasi, dan embedded system.
Segala puji penulis panjatkan ke hadirat Allah Ta'ala atas segala rahmat, karunia, hidayah, dan inayah-Nya kepada kita semua. Shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada junjungan alam Nabi Besar Muhammad Salalallahualaiwasallam, kepada keluarga beliau, sahabat beliau, serta kepada orang-orang yang selalu istiqomah mengikuti ajaran beliau sampai hari kebangkitan kelak. Mudah-mudahan kita semuanya mendapat syafaat beliau di hari kiamat, Aamiin Yaa Robbal Aalamiin.
Buku ajar yang disusun ini sebagai salah satu upaya membantu mahasiswa khususnya mahasiswa sains (MIPA, Teknik, dan Kesehatan) dalam memahami konsep fisika dasar. Pembahasan materi pada buku ini dilakukan dengan cara memaparkan landasan teori yang kuat tentang konsep Fisika Dasar. Ketuntasan dalam pembahasan dilakukan dengan menguraikan contoh soal secara detail dan didukung dengan teori dan formula matematis yang relevan. Hal ini dilakukan karena buku ajar maupun buku teks fisika dasar yang sudah ada sekarang masih terasa sulit dipahami dengan cepat oleh mahasiswa. Selain itu, buku ajar/teks fisika dasar yang ada sekarang walaupun memiliki penjelasan yang banyak dan disertai dengan contoh soal dan pembahasan namun masih perlu diberikan materi pelengkap agar mahasiswa semakin memahami materi fisika dasar.
Buku ajar ini hadir dengan lebih menekankan pada penguasaan konsep fisika dasar
secara mendetail dengan alat bantu analisis matematik sehingga mahasiswa dapat memahami
setiap bab pada buku ini dengan baik. Selain itu buku ajar ini disertai dengan beberapa contoh
soal dan pembahasan, rangkuman, dan latihan pada setiap bab sehingga mahasiswa dapat
berlatih secara mandiri.
Dalam proses pembelajaran, paradigma baru pembelajaran sebagai produk inovasi yang lebih menyediakan proses untuk mengembalikan hakikat siswa sebagai manusia yang memiliki segenap potensi untuk mengalami proses dalam mengembangkan kemanuasiaanya. Oleh sebab itu, apapun fasilitas yang dikreasi untuk memfasilitasi siswa dan siapapun fasilitator yang akan menemani siswa belajar, seharusnya bertolak dan berorientasi pada apa yang menjadi tujuan belajar siswa.Paradigma pembelajaran yang mampu mengusik hati siswa untuk membangkitkan mode mereka hendaknya menjadi fokus pertama dalam mengembangkan fasilitas belajar.
Dalam proses pembelajaran, paradigma baru pembelajaran sebagai produk inovasi yang lebih menyediakan proses untuk mengembalikan hakikat siswa sebagai manusia yang memiliki segenap potensi untuk mengalami proses dalam mengembangkan kemanuasiaanya. Oleh sebab itu, apapun fasilitas yang dikreasi untuk memfasilitasi siswa dan siapapun fasilitator yang akan menemani siswa belajar, seharusnya bertolak dan berorientasi pada apa yang menjadi tujuan belajar siswa.Paradigma pembelajaran yang mampu mengusik hati siswa untuk membangkitkan mode mereka hendaknya menjadi fokus pertama dalam mengembangkan fasilitas belajar.
Pada mata kuliah ini mahasiswa mampu untuk memahami dan mengaplikasikan tentang konsep kebutuhan manusia dan sehat-sakit; Kebutuhan psikososial, seksual, spiritual, stress dan adaptasi; Prinsip pencegahan infeksi dalam praktik kebidanan; Kebutuhan dasar istirahat dan tidur; Pemeriksaan anamnesa, pemeriksan tanda-tanda vital, dan pemeriksan fisik; Kebutuhan dasar oksigenasi dan gangguan pemenuhan kebutuhan oksigenasi; Kebutuhan dasar nutrisi dan gangguan pemenuhan kebutuhan nurisi; Kebutuhan dasar cairan dan elektrolit dan gangguan pemenuhan kebutuhan cairan; Kebutuhan dasar eliminasi dan gangguan pemenuhan kebutuhan eliminasi; Kebutuhan dasar persoanal hygine; Perinsip pemberian obat; Prinsip pemeriksan diagnostik; Persiapan pembedahan; Kebutuhan mekanika tubuh, postur posisi, ambulasi, dan mobilitas.
Setelah mengikuti pembelajaran dalam mata kuliah Kewarganegaraan ini diharapkan mahasiswa nantinya mampu untuk memahami dan berperan serta sebagai Warganegara Indonesia yang bangga dan cinta tanah air, serta mendukung perdamaian dunia. Selain itu, mahasiswa mampu bekerjasama dan memiliki kepekaan sosial maupun kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat serta lingkungannya. Kemudian mahasiswa juga mampu menghargai keanekaragaman budaya, agama, pandangan dan kepercayaan, pendapat atau temuan original orang lain. Sehingga mahasiswa berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila, serta dalam menginternalisasi nilai, norma dan etika akademik.
Matakuliah daring ini memberikan pembelajaran mengenai teori perilaku wirausaha. Setelah mengikuti pembelajaran dalam matakuliah ini mahasiswa akan mampu memahami, menjelaskan dan melaksanakan perilaku wirausaha.
Tujuan pembelajaran matakuliah ini adalah mampu mengaplikasikan berbagai konsep akademis yang menentukan seseorang dapat sukses berkesinambungan meniti karir sebagai wirausaha. Beberapa konsep manajemen dan inovasi juga diperkenalkan untuk mengetahui bagaimana perilaku seorang wirausaha. Setelah itu melakukan proyeksi peluang bisnis selama beberapa periode dan mempersiapkan presentasi rencana bisnis kepada para calon investor. Dalam laporan kelayakan dan rencana bisnis juga diperkenalkan metode survey validitas atas aspek-aspek kunci keberhasilan bisnis.
Metode Pembelajaran Aktif dengan Pembelajaran Eksperimental. Beberapa metode pembelajaran juga digunakan dalam proporsi kecil.
Evaluasi Sumatif: Ujian Tulis, Tugas Individu dan Tugas Kelompok.
Mata kuliah Kewirausahaan menumbuhkan minat mahasiswa untuk menjadi wirausahawan yang memiliki ide atau gagasan usaha menjadi suatu lapangan usaha dengan memahami situasi dan kondisi yang terjadi di sekitarnya sehingga dapat menjadi wirausahawan yang sukses dan dapat menciptakan lapangan kerja bagi orang lain. Mahasiswa mempraktikan konsep-konsep kewirausahaan dan mampu menjalankan usaha secara mandiri atau berkelompok
Mata Kuliah Kimia Lingkungan bertujuan untuk mendukung capaian pembelajaran lulusan berupa kemampuan mahasiswa dalam memberikan kontribusi untuk memecahkan masalah dalam lingkup pekerjaannya. Mata kuliah ini membahas tentang reaksi kimia yang ada di lingkungan seperti kimia air, udara, dan tanah. Selanjutnya, mahasiswa setelah menyelesaikan perkuliahan ini dapat lebih bijak dalam menjaga kelestarian lingkungan. Tujuan mata kuliah ini untuk memberikan pengetahuan dan wawasan kepada mahasiswa tentang berbagai kompartemen lingkungan baik lingkungan perairan, udara dan tanah dari segi tinjauan kimia. Selain itu mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan berbagai proses transformasi kimia yang berlangsung di lingkungan dan berbagai aktivitas yang menyebabkan terjadinya penurunan kualitas lingkungan serta penanggulangannya. Softskill yang masuk dalam matakuliah ini adalah problem solving. Penyisipan softskill dapat menumbuhkan dan mendasari keinginan mahasiswa dalam menyikapi isu-isu lingkungan.
Mata Kuliah ini menyajikan komunikasi sebagai komponen penting untuk sukses di tempat kerja.
Di kelas ini, Anda akan mengembangkan landasan untuk merancang pesan yang efektif, baik tertulis maupun lisan, mulai dari konsep hingga penyampaian.
Anda akan menggunakan model komunikasi untuk mengidentifikasi tujuan, menganalisis audiens, memilih informasi, dan membuat pengaturan dan saluran yang paling efektif untuk pesan tersebut.
Secara khusus, Mata Kuliah ini menekankan unsur-unsur komunikasi persuasif: bagaimana merancang pesan untuk audiens yang beragam dan mungkin menolak dan bagaimana menyajikan informasi tersebut dengan cara yang kredibel dan meyakinkan.
Secara khusus, Anda akan berlatih menyusun dan mengedit dokumen bisnis tertulis yang jelas, tepat, dan dapat dibaca serta belajar merancang dokumen untuk membuat informasi mudah diakses oleh pembaca tingkat eksekutif yang sibuk. Selain itu, Anda akan mengembangkan dan menyampaikan presentasi individu, menggunakan dukungan visual yang tepat dan efektif, di mana Anda menyajikan argumen persuasif yang menunjukkan relevansi dan manfaat bagi audiens di berbagai tingkat keahlian atau minat.
Kursus ini membahas komunikasi sebagai komponen kunci untuk sukses di tempat kerja. Dalam kelas ini, kamu akan membangun dasar untuk merancang pesan-pesan yang efektif, baik secara tertulis maupun lisan, dari konsep hingga penyampaian. Kamu akan menggunakan model komunikasi untuk mengidentifikasi tujuan, menganalisis audiens, memilih informasi, dan membuat susunan serta saluran yang paling efektif untuk pesan tersebut. Khususnya, kursus ini menekankan elemen-elemen komunikasi persuasif: bagaimana merancang pesan-pesan untuk audiens yang beragam dan mungkin resisten, serta bagaimana menyajikan informasi tersebut dengan cara yang kredibel dan meyakinkan.
Secara khusus, kamu akan berlatih menyusun dan mengedit dokumen bisnis tertulis yang jelas, tepat, dan mudah dibaca, serta belajar merancang dokumen agar informasi mudah diakses oleh pembaca yang sibuk dan berada di level eksekutif. Selain itu, kamu akan mengembangkan dan menyampaikan presentasi individu, dengan menggunakan dukungan visual yang sesuai dan efektif. Dalam presentasi ini, kamu akan menyajikan argumen persuasif yang menunjukkan relevansi dan manfaat kepada audiens dengan tingkat pengetahuan atau minat yang berbeda-beda.
Mata kuliah ini memberikan pemahaman
komprehensif tentang konsep, teori, dan aplikasi machine learning.
Mahasiswa akan belajar menjelaskan prinsip-prinsip dasar supervised,
unsupervised, dan reinforcement learning, serta memahami
istilah-istilah umum seperti dataset, feature, instance, class, label,
training, testing, dan model. Selain itu, mahasiswa akan
menguasai dasar-dasar pemrograman Python, termasuk conditional
statement, input/output, looping, dan struktur data, serta mampu membaca
dan memvisualisasikan dataset. Pembelajaran berlanjut dengan
mengimplementasikan proses pelatihan dan pengujian dataset, serta
menerapkan tahapan inti machine learning melalui kasus sederhana.
Mahasiswa juga akan menelaah dan menguraikan struktur dataset
menggunakan teknik seperti exploratory data analysis (EDA) dan principal
component analysis (PCA) untuk mengidentifikasi pola dan anomali. Validasi
kualitas dan hasil analisis dataset dilakukan dengan pendekatan
seperti k-fold cross-validation dan bootstrap sampling untuk
meningkatkan keandalan model. Mahasiswa akan belajar mengorganisasikan
dataset dari berbagai sumber dengan teknik seperti feature
engineering, data augmentation, normalisasi, dan ensemble methods.
Analisis dataset untuk mengidentifikasi pola dan tren yang signifikan
serta melakukan EDA menjadi bagian penting untuk mendapatkan wawasan
awal tentang data. Selain itu, pemilihan pendekatan machine learning
yang tepat serta penerapan teknik optimasi seperti hyperparameter tuning
akan diajarkan untuk memaksimalkan kinerja model. Mahasiswa akan
menguji dan mengukur karakteristik dataset menggunakan pustaka Python
seperti Pandas dan NumPy, serta mengevaluasi efektivitas
berbagai pendekatan machine learning dengan metrik kinerja seperti accuracy,
precision, recall, F1-score, dan ROC-AUC. Akhirnya, mahasiswa
akan mampu merekomendasikan solusi machine learning yang tepat,
merancang arsitektur model yang sesuai dengan kebutuhan spesifik, dan
membangun serta mengimplementasikan model secara end-to-end
untuk aplikasi nyata, mulai dari pengumpulan data hingga deployment.
Dosen Pengampu ;

Syakhruni, S. Pd, M. Sn.

Sri Wahyuni Muhtar, S.Pd., M.Sn
Deskripsi Mata Kuliah :
Mata kuliah ini memberi
penjelasan mengenai manajemen pertunjukan secara teoretis,
mata kuliah ini adalah mata kuliah dasar atau awal yang memiliki mata kuliah lanjutan yaitu
Manajemen Produksi
Tari 2. Mata kuliah ini membahas tentang profil organisasi seni pertunjukan di
Indonesia, konsep dasar manajemen organisasi seni pertunjukan, perencanaan
stratejik, manajemen proyek, manajemen pemasaran, manajemen keuangan dan
penggalangan dana. Output dari mata kuliah ini adalah proposal penyelenggaraan
pertunjukan tari.
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah ;
Mahasiswa dapat menambah pengetahuan sebagai tim produksi dan pihak manajemen yang akan mengatur produksi pertunjukan tari dan dapat membuat serta mengajukan proposal penyelenggaraan pertunjukan tari.
Selamat datang para Pejuang Muda dalam pembelajaran Kampus Merdeka “Pejuang Muda" selama satu semester ke depan. Pembelajaran akan dilaksanakan dalam dua bagian, yaitu pembelajaran Materi Umum melalui online/daring dan Team Based Project.
Kompetensi Pembelajaran Kampus Merdeka “Pejuang Muda” terdiri dari 7 modul yaitu:
Modul 1: pengantar materi umum sebanyak 9 materi yang wajib diikuti oleh semua peserta.
Selanjutnya, bagian kedua adalah team- based project dengan program tematik sebanyak 4 jenis program yang terbagi dalam 4 modul yaitu:
Modul 2: Pengembangan program bantuan sosial,
Modul 3: Pemberdayaan Fakir Miskin dan Lanjut Usia,
Modul 4: Pola Hidup Sehat dan Kesehatan Lingkungan,
Modul 5: Fasilitas untuk kepentingan umum.
Untuk menunjang program team-based project, terdapat 2 modul pendukung yaitu:
Modul 6: Social Enterpreneurship
Modul 7: Pengembangan Project Proposal
Tahun Akademik:
Gasal 2021/2022
Kelas-Offr:
K-K
Deskripsi:
Teknologi internet secara
signifikan mempengaruhi cara sebuah bisnis menjual produk mereka dan
berinteraksi dengan pemasok mereka. E-Marketing akan membantu kita
mengembangkan pemahaman menyeluruh tentang prinsip dan praktik penggunaan
Internet dan teknologi lainnya seperti media sosial dan telepon seluler untuk memasarkan
barang dan jasa. Meneliti berbagai model bisnis yang digunakan dalam pemasaran
elektronik, dan mengeksplorasi teknik dan metodologi untuk melakukan penelitian
e-market dan mengembangkan kecerdasan kompetitif dalam sebuah organisasi.
Selain itu, E-Marketing juga menjabarkan secara rinci untuk merencanakan dan
menerapkan strategi E-Marketing yang komprehensif menggunakan strategi
penetapan harga alternatif, periklanan dan promosi, dan jalur distribusi.
E-Marketing juga mempertimbangkan isu penting lainnya seperti akuisisi dan
retensi pelanggan, dan tantangan yang dihadapi perusahaan dalam penerapan
strategi E-Marketing di pasar global
Memahami apa itu Pemasaran Online (E-Marketing)
dan hal-hal yang berkaitan dan mendukungnya
Memahami Lingkungan yang melingkupi E-Marketing
Memahami Strategi E-Marketing
Memahami Manajemen E-Marketing
Strauss, J. & Frost,
R. 2014. E-Marketing. Essex: Pearson
Education
Laudon, K.C. & Traver, C.G. 2018. E-Commerce
2017. Essex: Pearson Education
Jurnal Nasional dan Internasional Kredibel
Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib dan merupakan kelanjutan dari materi Fisika Modern yang kajiannya berfokus pada materi Inti Atom. Materi perkuliahan ini merupakan pemantapan mata kuliah Fisika Modern dalam mempelajari fisika mikroskopik yang membahas tentang sifat-sifat inti, gaya antar nukleon, model inti, peluruhan radioaktif dan radioaktivitas, reaksi inti (termasuk reaksi fisi dan fusi), dan aplikasi fisika inti dalam berbagai bidang, seperti energi nuklir, kedokteran, serta lingkungan. Mahasiswa diajak memahami prinsip-prinsip dasar fisika inti secara konseptual dan kuantitatif, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis terhadap isu-isu sains dan teknologi terkait energi nuklir. Pembelajaran dilaksanakan secara daring (sinkron dan/atau asinkron) melalui kombinasi perkuliahan, diskusi, pemecahan masalah, dan team-based project. Dalam perkuliahan ini, ada 4 indikator penilaian untuk mengetahui hasil belajar mahasiswa yaitu: (1) Quiz 12%; (2) Tugas 28% ; (3) Team-Based Project 40%; (4) UTS 10% ; dan (5) UAS 10%.
Mata kuliah Pendidikan Jasmani dan Olahraga termasuk mata kuliah umum (MKU) yang merupakan bagian dari keseluruhan kurikulum pendidikan maupun non-pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia. Mata kuliah Pendidikan Jasmani dan Olahraga diberikan pada tahun kedua dengan bobot 2 sks selama satu semester. Mata kuliah ini membekali peserta didik melalui pengalaman belajar yang diarahkan untuk mengembangkan nilai-nilai kesehatan, kebugaran jasmani dan afektif sepanjang hayat. Dengan berpartisipasi dalam mata kuliah ini diharapkan mahasiswa memiliki kualitas hidup yang lebih baik, mengurangi resiko terkena penyakit dan mendapatkan manfaat-manfaat psikologis maupun emosional melalui aktivitas jasmani. Disamping itu, pendekatan, metode hingga model pembelajaran yang dikembangkan dalam mata kuliah ini diarahkan untuk memberi kesempatan seluas-luasnya kepada mahasiwa untuk meningkatkan keterampilan sosial dan kognifitf sehingga terbentuk gaya hidup sehat dan aktif serta meningkatnya partisipasi dalam beraktifiats fisik secara mandiri sepanjang hayat. Sejalan dengan tujuan UPI yaitu menghasilkan pendidik, tenaga kependidikan, ilmuwan, dan tenaga ahli pada semua jenis dan program pendidikan tinggi, yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif global, maka mata kuliah Pendidikan Jasmani dan Olahraga sangat relevan dan penting untuk mewujudkan tercapainya Visi dan Misi UPI.
Proses belajar mengajar, istilah pendekatan, metode dan teknik pembelajaran .Istilah-istilah tersebut sering digunakan dengan pengertian yang sama. Artinya orang memaknai bahwa pendekatan, metode dan teknik adalah hal yang sama dalam proses pembelajaran. Istilah–istilah tersebut memiliki kemiripan makna, sehingga seringkali orang merasa bingung untuk membedakannya. istilah yang memiliki kemiripan makna, sehingga seringkali orang merasa bingung untuk membedakannya.
Setiap guru tidak selalu mempunyai pandangan yang sama dalam menilai anak didik. Hal ini akan mempengaruhi pendekatan yang guru ambil dalam pengajaran. Pendekatan pembelajaran dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, di dalamnya mewadahi, menginsiprasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu. Dilihat dari pendekatannya, pembelajaran terdapat dua jenis pendekatan, yaitu: (1) pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada siswa (student centered approach) dan (2) pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada guru (teacher centeredapproach).
Pendekatan dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran. Pendekatan yang berpusat pada guru menurunkan strategi pembelajaran langsung (direct instruction), pembelajaran deduktif atau pembelajaran ekspositori. Sedangkan, pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa menurunkan strategi pembelajaran discovery dan inkuiri serta strategi pembelajaran induktif (Sanjaya, 2008: 127). Menurut Darmiyati Zuchdi ( 1996: 30), pendekatan merupakan dasar teoritis untuk suatu metode. Pendekatan ini mengacu pada seperangkat asumsi yang saling berkaitan, dan berhubungan dengan sifat bahasa.
Ketepatan penggunaan suatu metode akan menunjukkan fungsionalnya strategi dalam kegiatan pembelajaran. Istilah metode dapat digunakan dalam berbagai bidang kehidupan, sebab secara umum menurut kamus Purwadarminta (1976), metode adalah cara yang telah teratur dan terfikir baik-baik untuk mencapai sesuatu maksud. Metode pembelajaran bahasa ialah rencana pembelajaran yang mencakup pemilihan, penentuan, dan penyusunan secara sistematis bahan yang akan diajarkan serta kemungkinan pengembangan (Darmiyati Zuchdi, 1996: 30).
Berdasarkan hal tersebut maka kedudukan metode dalam pembelajaran mempunyai ruang lingkup sebagai cara dalam:
Dari metode, teknik pembelajaran diturunkan secara aplikatif, nyata, dan praktis di kelas saat pembelajaran berlangsung. Teknik yang digunakan oleh guru bergantung pada kemampuannya membuat siasat agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik. Enny Zubaedah (disampaikan dalam Sarasehan Pengembangan Pembelajaran di SD dan TK Jurusan Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Dasar FIP, 2006: 8) memaparkan teknik dalam pengajaran selalu mengacu pada pengertian implementasi perencanaan pengajaran di depan kelas, yakni penyajian pelajaran di dalam kelas maupun di luar kelas. Oleh karena itu, teknik bersifat implementasional.
Pemaparan diatas memberi kesimpulan bahwa pendekatan pembelajaran menjadi dasar untuk menentukan metode yang tepat pada pembelajaran tersebut. Setelah itu, metode tersebut menjadi dasar penerapan teknik pembelajaran.
Pendekatan dalam pembelajaran bahasa terdiri dari beberapa macam, seperti yang akan diuraikan berikut.
Kelompok ini berpandangan bahwa proses penguasaan kemampuan berbahasa anak sebenarnya dikendalikan dari luar sebagai akibat berbagai rangsangan yang diterapkan lingkungan kepada Si Anak. Bahasa sebagai wujud perilaku manusia merupakan kebiasaan yang harus dipelajari. Jadi kemampuan berkomunikasi anak melalui bahasa pada dasarnya sangat ditentukan oleh stimulus-respon dan peniruan-peniruan.
Pandangan ini berpendapat bahwa anak sudah dibekali secara alamiah dengan apa yang disebut LAD (Language Acquisition Device). LAD sudah diprogramkan untuk mengolah butir-butir tatabahasa yang dianggap sebagai suatu bagian dari otak. LAD membekali anak dengan kemampuan alamiah untuk dapat berbahasa. Dengan demikian belajar berbahasa pada hakikatnya hanyalah mengisi detail dalam struktur yang sudah ada secara alamiah.
Kemapuan berbahasa anak berasal dan diperoleh sebagai akibat dari kematangan kognitif anak. Bahasa dalam pandangan kognitif distrukturlisasi dan dikendalikan oleh nalar. Dengan demikian perkembangan kognisi sangat berpengaruh pada perkembangan bahasa.
Pendekatan ini merupakan perpaduan teori-teori yang telah disebutkan di atas. Kesimpulan teori-teori bahasa anak mempunyai potensi dasar (kognitif) dari bawaannya yang tidak terlepas dari pengaruh lingkungan melalui proses interaksi. Inti pembelajaran interaktif adalah siswa membuat pertanyaan atau mencari masalah sendiri dan berusaha menyelesaikan sendiri. Hal ini akan meningkatkan kreativitas dan berpikir kritis siswa.
Penerapan pendekatan tujuan ini sering dikaitkan dengan ‘’cara belajar tuntas’’. Dengan ‘’cara belajar tuntas’’, berarti suatu kegiatan belajar mengajar dianggap berhasil, apabila sedikit-dikitnya 85% dari jumlah siswa yang mengikuti pelajaran itu menguasai minimal 75% dari bahan ajar yang diberikan oleh guru. Penentuan keberhasilan itu didasarkan hasil tes sumatif; jika sekurang-kurangnya 85% dari jumlah siswa dapat mengerjakan atau dapat menjawab dengan betul minimal 75% dari soal yang diberikan oleh guru maka pembelajaran dapat dianggap berhasil.
Pandangan ini berpendapat bahwa bahasa adalah data yang didengar/ditulis untuk dianalisis sesuai dengan tatabahasa. Jadi belajar bahasa adalah belajar struktur (tatabahasa).
Pendekatan komunikatif didasarkan pada pandangan bahwa bahasa adalah sarana berkomunikasi. Karena itu tujuan utama pengajaran bahasa adalah meningkatkan keterampilan berbahasa siswa, bukan kepada pengetahuan tentang bahasa, pengetahuan bahasa diajarkan untuk menunjang pencapaian keterampilan bahasa.
Pendekatan ini mengutamakan keterampilan berbahasa dengan memperhatikan faktor-faktor penentu berbahasa, seperti: pemeran serta, tujuan, situasi, konteks juga aspek pengembangan: emosi, moral, sosial dan intelektual.
Suatu pendekatan untuk mengembangkan mengajarkan bahasa yang dilaksanakan secara menyeluruh, meliputi: mendengar, berbicara, membaca dan menulis. Keterampilan tersebut memiliki hubungan yang interaktif yang tidak terpisah-pisah dengan aspek kebahasaan: fonem, kata, ejaan, kalimat, wacana dan sastra. Di samping itu pendekatan ini juga mementingkan multimedia, lingkungan, dan pengalaman belajar anak.
Karakteristik pengembangan whole languange menurut Goodman & Newman (Rofi’uddin, Ahmad & darmiyati Zuchdi, 2002: 133-136) yaitu:
Konsep whole languange berasal dari pernyataan Dewey tentang hakikat pembelajar. Penganut whole languange mengatakan bahwa pembelajar memiliki kekuatan, kesanggupan, dan keinginan untuk belajar. Pembelajar merupakan pribadi yang kreatif, ia mampu menyusun menciptakan, dan menemukan pemecahan terhadap berbagai persoalan secara aktif jika mereka diberi kesempatan untuk melakukan aktifitas tersebut selaras dengan kemampuannya. Piaget dan kawan-kawan membuktikan dalam sebuah penelitian bahwa ank-anak terlibat secara aktif dalam memahami dunianya mampu menjawab berbagai pertanyaan dan memecahkan berbagai persoalan yang dihadapinya. Anak belajar melalui aktivitas dan keterlibatan mereka dengan objek-objek di luar dirinya dan menyusun kategori-kategori pemikiran mereka sendiri serta mengorganisasikan dunianya.
Anak mengembangkan konsep mereka sendiri. Setiap pembelajar memiliki perbedaan yang bersifat personal sebagai refleksi dari keberagaman manusia yaitu budaya, sistem nilai, pengalaman, kebutuhan, minat, dan bahasa serta bersifat sosial yaitu suku, budaya, dan sistem budaya dari kelompok sosial di mana pembelajar berada. Guru kelas menghargai perbedaan tersebut diantara pembelajar. Pembelajar bertanggung jawab terhadap terhadap apa yang mereka pelajari dan mendapat dukungan penuh dalam mengembangkan dan memenuhi tujuan pembelajarannya.
Guru sebagai mediator yang menyediakan fasilitas kepada pembelajaran dalam melaksanakan transaksi dengan dunia luar. Para guru adalah tenaga profesional yang memahami kondisi pembelajar, teori belajar, dan kegiatan belajar-mengajar. Guru tidak bertindak sebagai pengontrol dalam pembelajaran namun memiliki kewenangan dalam merencanakan, mengorganisasikan, dan memilih sumber belajar yang diperlukan anak. Guru mengajar ke dan dari pembelajar. Guru tidak hanya menyampaikan pengetahuan melainkan bersama-sama memecahkan masalah dan mencari jawaban bersama pembelajar. Guru menolak model-model pengajaran efektif yang bersifat membatasi, karena dianggap bahwa mengajar lebih kompleks dan komperhensif dari sekedar menerapkan model.
Keberadaan bahasa disebabkan oleh dua alasan. Pertama, karena manusia sanggup berfkir simbolik, mereka mempresentasikan sesuatu dengan sesuatu yang lain, mereka mampu menciptakan sistem-sistem semiotik. Kedua, karena manusia adalah makhluk sosial yang menggunakan bahasa sebagai saran komunikasi dalam kehidupannya. Berdasarkan alasan di atas, jelas bahwa bahasa bagi manusia adalah media komunikasi dan berfikir. Haliday menjelaskan ada tiga jenis belajar bahasa yang terjadi secara simultan, yaitu: belajar bahasa, belajar melalui bahasa, dan belajar tentang bahasa. Dalam whole languange berpandangan bahwa program pengajaran membaca, menulis, berbicara, dan menyimak tidak terpisah melainkan terpadu. Bahasa lisan dan tulis lebih baik dan lebih mudah dipelajari dalam aktivitas berbahasa yang autentik dan peristiwa berbahasa sesuai dengan fungsi bahasa yang sesungguhnya.
Halliday menyimpulkan bahwa sebenarnya kita belajar melalui bahasa sewaktu kita belajar bahasa. Ini mendasari penyusunan kurikulum whole languangeyaitu kurikulum ganda, setiap aktivitas, pengalaman, atau unit memiliki kesempatan dalam pengembangan linguistik dan sekaligus kognitif. Bahasa dan pikiran berkembang, namun disaat yang bersamaan pengetahuan dan konsep dikembangkan dan dibangun. Guru menggunakan pembelajaran tematik dalam menerapkan kurikulum ganda.Whole languange menegaskan konsep “ belajar sambil bekerja”. Kurikulum ganda keterpaduan, keautentikan, pilihan pembelajar, dan kolaborasi merupakan hal-hal yang mendasar. Istilahwhole languange memiliki makna dibagi/tidak terpisah, dan terpadu.
Pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning atau CTL) merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkannya dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Dengan konsep itu, hasil pembelajaran diharapkan lebih bermakna bagi siswa.
Proses pembelajaran berlangsung alamiah dalam bentuk kegiatan siswa bekerja dan mengalamai, bukan transfer pengetahuan dari guru ke siswa. Strategi pembelajaran lebih dipentingkan daripada hasil. Dalam konteks itu, siswa perlu mengerti apa makna belajar, apa manfaatnya, dalam status apa mereka, dan begaimana mencapainya. Mereka sadar bahwa yang mereka pelajari berguna bagi hidupnya nanti. Dengan begitu mereka memposisikan sebagai diri sendiri yang memerlukan suatu bekal untuk hidupnya nanti.
Pendekatan terpadu dalam bidang bahasa hampir sama dengan pendekatan “Whole Language”, yang pada dasarnya pembelajaran bahasa senantiasa harus terpadu, tidak terpisahkan antara keterampilan berbahasa (menyimak,berbicara,membaca,menulis) dengan komponen kebahasaan (tatabunyi, tatamakna, tatabentuk, tatakalimat) juga aspek sastra. Di samping itu untuk kelas-kelas rendah pendekatan terpadu ini menggunakan jenis pendekatan lintas bidang studi, yang artinya pembelajaran Bahasa Indonesia dapat disatukan dengan mata pelajaran lain seperti: Pendidikan Agama, Matematika, Sains, Pengetahuan Sosial, Kesenian dan Pendidikan Jasmani.
Pendekatan ini merupakan suatu sistem pembelajaran yang menekankan kadar keterlibatan siswa secara fisik, mental, intelektual dan emosional untuk mencapai tujuan pembelajaran. Kadar CBSA dapat dilihat dari aktivitas belajar siswa tinggi, aktivitas guru sebagai fasilitator, desain pembelajaran berfokus pada keterlibatan siswa, suasana belajar kondusif. Misal: dalam pembelajaran membaca permulaan di kelas satu, dapat dilaksanakan secara individual, kelompok atau klasikal. Kegiatan secara individual dapat membaca nyaring (bagi siswa yang sudah lancar membaca), dapat pula membaca gambar, menyusun balok-balok huruf menjadi kata, menjodohkan gambar dan kata.
Keterampilan proses adalah kemampuan yang dibangun oleh sejumlah keterampilan dalam proses pembelajaran yang meliputi:
Keterampilan proses berfungsi sebagai alat menemukan dan mengembangkan konsep. Konsep itu akan menunjang pula keterampilan proses. Keterampilan proses dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia meliputi kegiatan: mengamati, menggolongkan, menafsirkan, menerapkan, dan mengomunikasikan.
Pendekatan komunikatif merupakan pendekatan yang dilandasi oleh pemikiran bahwa kemampuan menggunakan bahasa dalam komunikasi merupakan tujuan yang harus dicapai dalam pembelajaran bahasa. Tampak bahwa bahasa tidak hanya dipandang sebagai seperangkat kaidah tetapi lebih luas lagi, yakni sebagai sarana untuk berkomunikasi. Ini berarti, bahasa ditempatkan sesuai dengan fungsinya, yaitu fungsi komunikatif. Menurut Littlewood (1981) pemikiran pendekatan komunikatif didasarkan pada pemikiran bahwa:
Matakuliah ini membahas tentang pengertian, karakteristik, klasifikasi media audio format program audio, pengorganisasian personil produksi, pengenalan dan penggunaan studio rekaman dan peralatannya, langkah-langkah penyusunan rancangan yang meliputi penentuan ide, perumusan tujuan, perumusan pokok materi, pengembangan treatment, penulisan naskah dan produksi media audio dan penyiaran untuk keperluan pembelajaran melalui pembelajaran saintifik. Perkuliahan dilaksanakan dengan cara blended learning. Penilaian dilakukan dengan cara tanya jawab dan tertulis.
Menurut Sadiman, Media audio adalah media untuk menyampaikan pesan yang akan disampaikan dalam bentuk lambang – lambang auditif, baik verbal (ke dalam kata–kata atau bahasa lisan) maupun non verbal.
Menurut Rudi Susilana dan Cepi Riyana media audio adalah media yang penyampaian pesannya hanya dapat diterima oleh indra pendengaran. Pesan atau informasi yang akan disampaikan dituangkan ke dalam lambang-lambang auditif yang berupa kata-kata, musik, dan sound effect.
Sedangkan menurut Sudjana dan Rivai media audio untuk pengajaran adalah bahan yang mengandung pesan dalam bentuk auditif (pita suara, atau piringan suara), yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan siswa sehingga terjadi proses belajar mengajar.
Berdasarkan pendapat di atas dapat kami simpulkan bahwa Media audio adalah media yang digunakan untuk menyampaikan pesan verbal maupun non verbal, dimana fokus pada aspek pendengaran sebagai penangkap informasi. Kegiatannya meliputi beberapa unsur.
Mata kuliah ini menjadi bagian tak terpisahkan dari kurikulum untuk mahasiswa Jurusan S1 Pendidikan Biologi. Fokusnya adalah untuk memberikan kemampuan kepada mahasiswa calon guru dalam menghasilkan ide-ide kreatif dan inovatif dalam menciptakan alat bantu pembelajaran biologi, serta mendorong kemampuan mahasiswa calon guru dalam mengembangkan berbagai jenis media pembelajaran dan sumber belajar yang efektif untuk mendukung terciptanya pembelajaran biologi yang bermutu. Mata kuliah ini mencakup pemahaman mendalam tentang konsep media dan sumber belajar, berbagai macam media yang ada, dan teori dasar penggunaan media. Mahasiswa diharapkan dapat menguasai berbagai aspek pengembangan media, termasuk definisi dan fungsi berbagai jenis media, serta langkah-langkah praktis dalam pengembangannya, seperti media cetak, grafis, tiga dimensi, audio, visual, multimedia, dan berbasis internet. Selain itu, mata kuliah ini juga membahas berbagai model pengembangan produk seperti ADDIE, Dick & Carey, dan lainnya. Mahasiswa akan diajak untuk mengembangkan media dengan prosedur tertentu sebagai bagian dari pembelajaran ini. Para mahasiswa diberi kebebasan untuk memilih jenis media yang ingin dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan keterjangkauan dalam bentuk kerja kelompok.
Tahun Akademik:
Gasal 2023/2024
Deskripsi:
Analisis Situasi Masyarakat; Teori perencanaan dan evaluasi program promosi kesehatan; Model Perencanaan promosi kesehatan; Pengembangan Work Plan; Pengembangan Indikator dan Target; Evaluasi Program Promosi Kesehatan; Model Evaluasi promosi kesehatan; Keberlangsungan Program; Implementasi dan evaluasi program promosi kesehatan
Capaian Pembelajaran
Daftar Pustaka:
Dalam mata kuliah Inovasi Pendidikan, mahasiswa melakukan kajian mengenai konsep dasar inovasi pendidikan konsep inovasi pendidikan yang meliputi: pengertian inovasi dan modernisasi; dan karakteristik inovasi pendidikan dari berbagai sumber yaitu observasi, buku, internet, dan jurnal. Setelah itu, mahasiswa diarahkan untuk menganalisis proses inovasi (yang meliputi difusi dan diseminasi inovasi, proses keputusan inovasi, model proses inovasi pendidikan) dan strategi inovasi pendidikan (yang meliputi strategi dan petunjuk penerapan strategi inovasi pendidikan). Dalam matakuliah ini, mahasiswa juga diarahkan untuk menganalisis inovasi kurikulum dan inovasi pembelajaran serta inovasi profesionalisme pendidik. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu mengaktualisasikan inovasi pendidikan di SD.
Dalam mata kuliah Inovasi Pendidikan, mahasiswa melakukan kajian mengenai konsep dasar inovasi pendidikan konsep inovasi pendidikan yang meliputi: pengertian inovasi dan modernisasi; dan karakteristik inovasi pendidikan dari berbagai sumber yaitu observasi, buku, internet, dan jurnal. Setelah itu, mahasiswa diarahkan untuk menganalisis proses inovasi (yang meliputi difusi dan diseminasi inovasi, proses keputusan inovasi, model proses inovasi pendidikan) dan strategi inovasi pendidikan (yang meliputi strategi dan petunjuk penerapan strategi inovasi pendidikan). Dalam matakuliah ini, mahasiswa juga diarahkan untuk menganalisis inovasi kurikulum dan inovasi pembelajaran serta inovasi profesionalisme pendidik. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu mengaktualisasikan inovasi pendidikan di SD.
Mata kuliah Program Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia merupakan salah satu mata kuliah wajib bagi mahasiswa Prodi PBSI. Mata kuliah ini mempunyai bobot 3 SKS. Sebagai salah satu mata kuliah yang esensial, mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman belajar bagi mahasiswa agar mempunyai kemampuan dan keterampilan dalam melakukan desain pembelajaran. Mata kuliah ini berisi topik bahasan antara lain pengembangan program PBSI mencakup RPE, jadwal pelajaran, prota, promes, silabus dan RPP. Selain itu terdapat juga materi tentang remedial dan pengayaan. Hal yang harus disusun atau dikerjakan oleh mahasiswa dalam mata kuliah ini adalah menyusun semua perangkat pembelajaran layaknya guru yang ada di sekolah. Penguasaan materi dalam mata kuliah ini menggunakan metode diskusi, ceramah dan tanya jawab serta tugas protofolio. Sistem perkuliahan dilakukan dengan tatap muka dikelas dan dikombinasi dengan sistem perkuliahan daring (online) dengan web milik kampus. Penilaian akhir dari mata kuliah ini diambil dari absensi, keaktifan di kelas, tugas dan penampilan saat presentasi materi. Tujuan umum dari mata kuliah ini adalah agar mahasiswa PBSI mampu merancang dan menyembangkan perangkat pembelajaran yang inovatif dan kreatif sesuai dengan perkembangan jaman. Selain itu, adanya
Mata kuliah perkembangan psikologi pendidikan membekali mahasiswa untuk memiliki kemampuan memahami menjelaskan, menganalisis, mengaplikasikan dan mengevaluasi psikologi pendidikan dalam lingkup pendidikan anak uusia dini dengan topik yang di bahas yaitu; 1). Mengetahui konsep, unsur dan perilaku siswa dalam psikologi perkembangan, 2). Memahami kecakapan dan perkembangan peseta didik; 3). Menjelaskan kepribadian dan konsep teori belajar dalam psikologi; 4). Menganalisis yang mempengaruhi kesulitan belajar; 5).Mngaplikasikan asesmen hasil belajar; 6)Mengevaluasi peran seorang guru dalam psikologi pendidikan.
Assalamulaikum wr, wb
Prosa merupakan jenis karya tulis bebas yang tidak terikat diksi, irama dan rima. Karya tulis ini berkembang pesat di Indonesia. Prosa sendiri bisa dibagi menjadi dua jenis yaitu prosa lama dan prosa baru. Pernahkan mendengar istilah hikayat, dongeng, mitos, fabel dll, itu semua merupakan sebagian kecil dari jenis prosa. Belum lagi disaat penikmat sastra yang sedang jalan-jalan ke toko buku, akan ditemuan beragam novel, cerpen, komik, kumpulan dongeng dll. Pernahkah juga di antara kita menonton bioskop yang filmnya teradaptasi dari novel best seller. Hal ini membuktikan prosa dan segala perkembangannya telah hidup di antara kesibukan manusia dan terus berkembang seiring perkembangan jaman. Belum lagi mungkin sebagian di antara kita pernah menangis, terharu, sedih, marah, tersenyum hingga tertawa setelah membaca prosa (novel, cerpen, komik dll).
Adanya
mata kuliah prosa Indonesia diharapkan mahasiswa mampu menguasai dan
mengapresiasi konsep teoretis karya sastra prosa dan ruang lingkup kajiannya sebagai
dasar dalam pembelajaran sastra secara kritis. Dengan luasnya kajian dan materi
tentang prosa Indonesia tidak akan cukup jika mengandalkan pembelajaran
konvesional
Mata kuliah ini menyajikan (1) hakikat dan tujuan apresiasi prosa fiksi,
(2) ragam dan struktur prosa fiksi Indonesia, (3) pendekatan apresiasi prosa
fiksi; (4) bekal apresiator; (5) tahapan apresiasi, dan (6) apresiasi ragam prosa fiksi Indonesia. Sistem perkuliahan pada matakuliah ini menggunakan sistem Hybrid/Blended artinya ada kolaborasi antara pertemuan di kelas dan di e-learning.
SELAMAT BELAJAR DAN SEMOGA SUKSES
Deskripsi: Mata kuliah ini memberikan pengetahuan kepada mahasiwa terkait sejarah, perkembangan, dan tren aliran dan gaya-gaya desaindesain grafis dunia dan di Indonesia.
Mata kuliah ini juga memberikan pengetahuan dan kajian-kajian relevansi sejarah terhadap perkembangan desain grafis kekinian dan akan datang.
Pengetahuan sejarah desain grafis memberikan Anda kemampuan untuk menggunakan gaya, warna, gerakan, dan komunikasi yang benar dalam mengomunikasikan dengan jelas pesan yang anda tempatkan dalam setiap gagasan visual yang anda berikan kepada audiens Anda.
Sebagai desainer grafis, kita dituntut memiliki kemampuan dalam menguasai komunikasi yang jelas. Jika kita menggunakan gaya dan teknik desain yang salah maka pesan kita akan tidak dapat dikomunikasikan. Pertimbangkan pada poin ini… Misalnya, jika Anda menggunakan karya Alexander Rodchenko sebagai inspirasi untuk desain Anda yang mempromosikan kebebasan dan keragaman, maka Anda akan mengirimkan pesan yang sepenuhnya salah dengan gaya yang Anda gunakan. Jika sejarah desain grafis Alexander Rodchenko desain bekerja di Rusia selama pemerintahan komunis berat. Karyanya mempromosikan gerakan komunis dan dikenal sebagai Konstruktivisme. Ketika Anda memahami ini, Anda akan memastikan untuk selalu menggunakan inspirasi yang Anda peroleh dari sejarah desain grafis dengan benar. Ini akan memungkinkan Anda untuk menggunakan riwayat desain Anda secara akurat dan menjadi desainer grafis yang lebih cerdas dan terinformasi.
Mata kuliah ini memberikan pemahaman mendalam tentang konsep, desain, implementasi, dan manajemen sistem basis data. Mahasiswa akan mempelajari teori dan praktek yang berkaitan dengan pengelolaan data dalam sebuah sistem basis data, termasuk:
Melalui kombinasi kuliah teori, diskusi, dan tugas praktis, mahasiswa akan memiliki kemampuan untuk merancang, mengimplementasikan, dan mengelola sistem basis data yang efisien dan efektif sesuai dengan kebutuhan bisnis atau organisasi.
Mata kuliah Statika merupakan mata kuliah yang mempelajari bagaimana kondisi fisik sebuah
benda yang mengalami kerja atau aksi gaya statis. Berkaitan dengan kondisi fisik sebuah benda
maka dalam mata kuliah ini akan dikenalkan dan dijelaskan bagaimana kesetimbangan terjadi
pada sebuah benda tegar. Selain itu juga menghitung berapa gaya aksi-reaksi, titik berat/pusat
gravitasi, gaya dan momen bending dari suatu struktur. Momen inersia dari suatu penampang
juga diajarkan untuk menunjang materi yang berkaitan dengan defleksi dan tegangan. Mata
kuliah ini diperlukan untuk menunjang pembelajaran di mata kuliah semester berikutnya, seperti
Kekuatan Material, Elemen Mesin, Desain Produk, dan yang lain.
Mata kuliah ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam tentang konsep dan penerapan metode statistik dalam penelitian pendidikan, khususnya pada bidang pendidikan matematika. Melalui perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu menguasai prinsip-prinsip dasar statistik, memilih teknik analisis yang tepat sesuai desain penelitian, menggunakan perangkat lunak statistik (program R) secara efektif, serta menginterpretasikan hasil analisis dengan kritis, teliti, dan sesuai etika penelitian. Cakupan materi dalam mata kuliah ini meliputi pengantar statistik penelitian pendidikan, pengujian hipotesis, uji asumsi statistik, analisis varians satu jalur (one-way ANOVA), analisis varians dua jalur (two-way ANOVA), analisis regresi dan korelasi serta praktik menggunakan perangkat lunak statistic (program R). Penyajian materi dilakukan secara terpadu antara teori dan praktik, dengan pembagian beban studi sebesar 3sks. Evaluasi hasil belajar mahasiswa dilakukan melalui penilaian berbasis proyek yaitu mahasiswa diminta untuk merancang dan melaksanakan analisis data penelitian pendidikan menggunakan data primer/sekunder.
Mata kuliah ini diperuntukkan bagi mahasiswa prodi Teknik Pertambangan dan prodi terkait di bidang ilmu dan teknologi kebumian. Mata kuliah ini mempelajari tentang sumber-sumber energi fosil alternatif tidak konvensional seperti metana batubara (CBM), coal mine methane (CMM), serpih minyak (oil shale), dan shale gas yang mencakup proses terbentuknya, metode eksplorasi serta pemanfaatannya. Pada mata kuliah ini materi yang akan ditekankan adalah CBM dan CMM, dimana materi yang lain tetap akan diberikan dalam porsi yang lebih sedikit. Mata kuliah TA4114 Sumberdaya Energi Non-Konvensional merupakan sebuah mata kuliah pilihan yang dipelajari pada semester ganjil di prodi Teknik Pertambangan ITB. Terdapat 14 bab yang dipelajari pada mata kuliah ini, di antaranya adalah pengertian energi fosil non-konvensional, bentuk-bentuknya, proses geologi yang mempengaruhinya, sifat-sifat fisik dan kimia, metode eksplorasi dan pemanfaatannya. Sasaran kompetensi yang diharapkan bagi mahasiswa adalah mampu memahami bentuk-bentuk sumberdaya energi alternatif yang tidak konvensional dan mampu mengaplikasikan teknik-teknik dalam mengevaluasi sumberdayanya. Pada perkuliahan daring ini mahasiswa dapat menemui sejumlah bahan ajar yang dikemas dalam format presentasi PDF, audio, dan video. Pada akhir pembelajaran setiap minggu, mahasiswa diberikan tes formatif berupa tugas dan kuis untuk mengukur pemahamannya terhadap materi yang telah diberikan. Selain itu, disediakan juga forum diskusi sebagai sarana bagi partisipan kelas untuk berinteraksi dan berkolaborasi dengan partisipan kelas lainnya. Untuk memfasilitasi pembelajaran synchronous, pada mata kuliah ini dapat diadakan chatting atau video conference.
Mata Kuliah Teknologi Pengolahan Kopi, Teh dan Kakao bertujuan memberikan kemampuan dalam menjelaskan proses pengolahan kopi, teh dan kakao lalu mengemukakan perubahan kimia dan fisik selama proses tersebut. Kompetensi yang akan dicapai dan dikuasai oleh mahasiswa yaitu menguasai mengenai tahapan pengolahan kopi, teh dan kakao beserta perubahan fisik dan kimia yang terjadi mulai dari bahan baku, proses pengolahan hingga produk akhir. Pada mata kuliah ini proses pembelajaran dilakukan dengan blended learning, secara luring di kelas sedangkan secara daring melalui zoom dan LMS Instiper Classroom (https://classroom.instiperjogja.ac.id). Metode pembelajaran dilakukan dengan studi kasus (case method) dan pembelajaran kelompok berbasis proyek (project based learning). Penilaian Mata Kuliah Teknologi Pengolahan Kopi, Teh dan Kakao bersumber dari penyelesaian studi kasus, penyelesaian proyek, tugas mandiri, ujian tengah semester, dan ujian akhir semester yang mencerminkan CPL sikap, pengetahuan, keterampilan umum dan keterampilan khusus yang dibebankan pada mata kuliah.
Mata kuliah Tektonika memberikan pengalaman belajar
kepada mahasiswa tentang filosofi tektonika dan faktor-faktor yang memengaruhi perkembanganya,
geologi yang dihasilkannya, pembentukan pegunungan dan lembah, dan dampak
positif dan negatif yang ditimbulkannya (seperti tsunami, letusan gunung api
dan gempabumi). Dari filosofi tektonika tersebut, mahasiswa dituntut untuk
memahami karakteristik dan mekanisme pergerakan tepian-tepian lempeng aktif,
meliputi konvergen, divergen, transform dan magmatisme yang membentuk cincin
api. Tektonika yang dipelajari adalah (1) struktur dalam bumi dan sejarah
pembentukan bumi, (2) jenis-jenis tepian lempeng dan karakteristik
pergerakannya, (3) evolusi tektonika, dan (4) perkembangan tektonika di
Indonesia. Di akhir kuliah, mahasiswa akan dikenalkan pada potensi geologi
(positif dan negatif) yang dihasilkan oleh proses-proses tektonika.
Pembelajaran dilakukan secara tatap muka di dalam kelas, praktek di lapangan
dan simulasi.
Materi pembelajaran (instructional materials) adalah pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dikuasai peserta didik dalam rangka memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan. Materi yang ditentukan untuk kegiatan pembelajaran hendaknya materi yang benar-benar menunjang tercapainya standar kompetensi dan kompetensi dasar, serta tercapainya indikator . Agar guru dapat membuat persiapan yang baik, guru dituntut memahami berbagai aspek yang berkaitan dengan bagaimana menelaah dan mengembangkan materi pembelajaran, baik berkaitan dengan hakikat, fungsi, prinsip, maupun prosedur pengembangan materi serta mengukur efektivitas persiapan tersebut. Berkaitan dengan hal tersebut, mata kuliah ini perlu dipahami oleh mahasiswa dengan baik agar memiliki kompetensi dalam mengembangkan materi pembelajaran di sekolah,